Sabtu, 08 Agustus 2026

Diduga Rusak Lingkungan Yang Disebabkan Angkutan Tanah, Warga Desa Sungai Dua Resah Debu dan Rumah Mulai Retak

BANYUASIN || Aktivitas mobil angkutan tanah yang diduga berasal dari kegiatan galian C di Jalan Suka Ratu, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menuai keluhan warga.

Debu pekat yang beterbangan dan lalu lalang kendaraan bertonase besar dinilai telah mengganggu lingkungan serta diduga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami keretakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media pada Jumat (7/8/2026), kendaraan pengangkut tanah, termasuk alat berat jenis jonder dan truk pengangkut, masih beroperasi dan melintas di kawasan permukiman warga.

Sejumlah warga mengaku resah karena aktivitas tersebut berlangsung hampir setiap hari. Selain debu yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, getaran yang ditimbulkan kendaraan berat diduga menjadi penyebab munculnya retakan pada beberapa rumah.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada penanganan yang dirasakan masyarakat.

"Debunya sangat mengganggu, apalagi saat cuaca panas. Rumah kami juga sudah ada yang retak, diduga akibat kendaraan berat yang terus melintas," ungkapnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama instansi terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi tersebut, sekaligus mengevaluasi aktivitas angkutan tanah yang dinilai telah berdampak terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Untuk mendapatkan klarifikasi terkait aktivitas tersebut, awak media kemudian melakukan konfirmasi melalui WhatsApp kepada pihak pelaksana.

Saat dikonfirmasi, pelaksana menjawab, "Malam ini kito ngopi bae om, Pempek Sentosa depan OPI."

Ketika kembali dikonfirmasi terkait CV yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut, pelaksana menyampaikan, "Kg aku konfirmasi lgi om dg cv tunggu yo," ungkap pelaksana.

Pernyataan tersebut disampaikan saat pihak pelaksana belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai legalitas kegiatan, asal-usul material tanah, maupun pengelolaan dampak lingkungan dari aktivitas angkutan tersebut.

Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, pelaku usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan (galian C) wajib memenuhi seluruh persyaratan perizinan serta pengelolaan lingkungan.

Apabila terbukti melanggar ketentuan yang berlaku, pelaku dapat dikenai sanksi administratif maupun pidana sesuai peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait aktivitas angkutan tanah yang dikeluhkan warga.

(Tim red)
Panen Ikan Betok Raman Mulya Jadi Contoh, Bupati PALI Ajak Seluruh Warga PALI Manfaatkan Potensi Perikanan Desa

PALI — Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto, S.T., turun langsung menghadiri kegiatan panen ikan betok yang diselenggarakan Dinas Perikanan PALI di Desa Persiapan Raman Mulya, Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah daerah mendorong pengembangan sektor perikanan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah di Kabupaten PALI.

Panen ikan betok berlangsung meriah mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai. Turut hadir mendampingi Bupati, Kapolsek Penukal AKP Sumartono, S.E., yang diwakili Bhabinkamtibmas Brigadir Arwansah, beserta jajaran Dinas Perikanan PALI. Kehadiran unsur kepolisian menjadi wujud dukungan penuh terhadap program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi desa.

Kapolsek Penukal AKP Sumartono, S.E., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga.

“Kami dari Polsek Penukal sangat mendukung kegiatan panen ikan ini. Selain memanfaatkan potensi lokal, kegiatan seperti ini nyata membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Sinergi pemerintah, kepolisian, dan warga akan terus kita jaga agar potensi desa dapat dikelola secara maksimal dan berkelanjutan,” ujar Sumartono.

Sementara itu, Bupati PALI Asgianto memberikan pujian tulus kepada para peternak ikan betok di Raman Mulya atas kegigihan dan keberhasilan mereka mengembangkan budidaya ikan.

“Saya sangat bangga dan memuji kerja keras para peternak ikan di Raman Mulya. Keberhasilan panen ini bukan hanya hasil kerja keras, tetapi juga bukti bahwa masyarakat mampu mandiri dan menciptakan peluang ekonomi dari potensi yang ada di sekitar kita,” ujar Asgianto.

Bupati juga membuka jalan seluas‑luasnya bagi masyarakat lain di seluruh wilayah PALI untuk ikut berpartisipasi mengembangkan budidaya ikan, sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat PALI untuk mencontoh keberhasilan warga Raman Mulya. Mari kita manfaatkan lahan dan sumber air yang ada untuk mengembangkan budidaya ikan. Pemerintah akan terus mendampingi dan mendukung setiap langkah warga, agar budidaya ikan tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga pondasi kuat ketahanan pangan di Kabupaten PALI,” ajak Asgianto.

Pengembangan budidaya ikan di tingkat desa diharapkan menjadi alternatif sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat ketersediaan pangan lokal yang sehat dan terjangkau.

Seluruh rangkaian kegiatan panen ikan betok berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Pemerintah Kabupaten PALI bersama jajaran instansi terkait berkomitmen terus mendorong pengembangan sektor perikanan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata dan berdampak luas bagi kemajuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat PALI.

Imbauan Tegas Polsek Tanah Abang: Jangan Bakar Lahan, Manfaatkan Hasil Pohon Karet Tua

PALI — Polsek Tanah Abang menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara dibakar. Pesan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang risikonya meningkat tajam seiring berjalannya musim kemarau.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama jajaran personel di Desa Sukaraja, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Hadir dalam kegiatan Kepala Desa Sukaraja Rahim Arwi, S.H., beserta perangkat desa, perwakilan masyarakat, serta personel Polsek Tanah Abang.

Dalam penyampaiannya, Kapolsek menjelaskan bahaya pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca kering saat musim kemarau membuat api sangat cepat menyebar dan berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Mengingat saat ini sedang memasuki musim kemarau, kami mengimbau masyarakat agar jangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar,” ujar Arzuan kepada warga Desa Sukaraja.

Selain melarang pembakaran, polisi juga memberikan alternatif bermanfaat bagi warga. Pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang disarankan untuk dijual, sehingga dapat menjadi sumber tambahan penghasilan keluarga tanpa harus dibakar.

“Manfaatkan pohon karet yang sudah tua yang hendak ditebang dengan cara dijual. Selain tidak perlu dibakar, hasil penjualannya juga dapat menambah perekonomian keluarga,” katanya.

Arzuan juga menegaskan bahwa tindakan membuka lahan dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum. Masyarakat yang tetap melakukannya dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang‑undangan yang berlaku.

“Apabila membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar, itu melanggar hukum dan dapat diproses sesuai undang‑undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Polsek Tanah Abang berharap masyarakat memahami sepenuhnya imbauan tersebut dan turut berperan aktif mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.

Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 11.10 WIB dan terpantau berlangsung aman, lancar, serta kondusif. Polsek Tanah Abang akan terus mengedepankan langkah‑langkah pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meminimalkan potensi kebakaran selama musim kemarau.

Kawal Tata Kelola Desa, Kapolsek Talang Ubi Tekankan Pentingnya Transparansi dalam Monev

PALI — Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Benakat Minyak, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang digelar di Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (7/8/2026).

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, serta Polri. Monev diselenggarakan sebagai upaya terpadu untuk memantau pelaksanaan administrasi pemerintahan dan program pembangunan di tingkat desa.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Benakat Minyak Aiptu M. Kurniadi, Babinsa Desa Benakat Minyak Serda Deri Wijaya, Kepala Desa Benakat Minyak Edi Suprapto beserta perangkat desa, serta jajaran unsur Kecamatan Talang Ubi. Dari pihak kecamatan hadir Kasi Ekonomi dan Pembangunan Ernawati, Am.Keb., Kasi Pemerintahan Tanggam Jaya, serta staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan monev merupakan wujud dukungan kepolisian terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.

“Bhabinkamtibmas kami hadir untuk mengikuti dan memantau kegiatan monitoring serta evaluasi di Desa Benakat Minyak. Kehadiran ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa,” ujar Ardiansyah.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar setiap kegiatan pemerintahan dan pembangunan di desa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, setiap program yang dilaksanakan pemerintah desa dapat berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tim kecamatan melakukan peninjauan dan evaluasi bersama pemerintah desa atas berbagai program yang telah berjalan. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga berperan menjaga kelancaran komunikasi serta situasi keamanan selama kegiatan berlangsung.

Ardiansyah menambahkan, pihaknya akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat maupun pemerintahan desa.

“Kami akan terus mengedepankan sinergi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Bhabinkamtibmas diharapkan aktif memberikan pendampingan serta menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah binaannya,” tuturnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Talang Ubi di Desa Benakat Minyak berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kawal Pembangunan Desa, Kapolsek Talang Ubi Tekankan Pentingnya Koordinasi dalam Monev di Semangus

PALI — Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Semangus, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang digelar di Kantor Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini diikuti unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, serta Polri. Monev diselenggarakan sebagai bagian dari pemantauan menyeluruh terhadap pelaksanaan administrasi pemerintahan dan program pembangunan di tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan Bhabinkamtibmas Desa Semangus Briptu Irhas, Babinsa Serda Deri Wijaya, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Talang Ubi Ernawati, Am.Keb., Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, serta staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo. Turut hadir pula Kepala Desa Semangus, Lian Sasnadi beserta jajaran perangkat desa.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan monev merupakan wujud nyata sinergi kepolisian bersama pemerintah kecamatan dan desa.

“Bhabinkamtibmas hadir mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi di Desa Semangus. Kehadiran personel adalah bentuk sinergi Polri dengan pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, kegiatan monev sangat penting untuk memastikan seluruh program pemerintahan dan pembangunan desa berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mendukung kegiatan monitoring dan evaluasi seperti ini. Melalui koordinasi yang terjalin antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, dan Polri, berbagai kegiatan di desa dapat dipantau bersama agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ardiansyah juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk terus aktif menjalin komunikasi yang erat dengan pemerintah desa dan masyarakat di wilayah binaannya. Kedekatan tersebut dinilai penting guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung kelancaran berbagai program pembangunan.

“Kami mengimbau Bhabinkamtibmas agar terus aktif berkomunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Sinergi serta komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tuturnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Talang Ubi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran unsur kepolisian diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di wilayah Kecamatan Talang Ubi.

Sosialisasi Larangan Bakar Lahan di Kota Baru, Polisi Ajak Warga Cegah Karhutla Bersama

PALI — Polsek Penukal Utara menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara dibakar. Pesan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memasuki musim kemarau, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan sosialisasi larangan pembakaran lahan dipimpin langsung Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., bersama jajaran personel di Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, berlangsung sekitar pukul 13.00–13.20 WIB.

Polisi menyasar warga Desa Kota Baru untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya pembukaan lahan dengan api, terutama saat kondisi cuaca kering yang sangat rentan memicu kebakaran meluas.

Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., menegaskan bahwa penggunaan api untuk membersihkan atau membuka lahan sangat berisiko saat musim kemarau.

“Karena saat ini sudah memasuki musim kemarau, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar,” ujar Budi saat menyampaikan materi sosialisasi.

Ia menjelaskan, praktik membakar lahan tidak hanya berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, tetapi juga membawa dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Lebih lanjut, Budi mengingatkan bahwa tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum.

“Apabila ada warga yang tetap membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar, hal itu melanggar hukum dan dapat diproses sesuai peraturan perundang‑undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, Polsek Penukal Utara berharap kesadaran masyarakat meningkat untuk bersama‑sama mencegah terjadinya karhutla selama musim kemarau. Polisi juga mengajak warga untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan kondusif. Upaya ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan risiko karhutla serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.

Jumat, 07 Agustus 2026

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Dusun III Talang Kampai, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa

PALI — Dua unit rumah milik warga di Dusun III Talang Kampai, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, hangus terbakar. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materi yang cukup besar.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 08.55 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari bagian tengah rumah milik Alminadi (36), seorang petani/pekebun. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah tetangganya, Darwin (43). Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan sudah lapuk membuat api meluas dengan sangat cepat, hingga kedua rumah akhirnya ludes terbakar sekitar 100 persen.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya segera menerjunkan personel begitu menerima laporan kebakaran. Tim yang dikirim terdiri dari piket Pawas, SPK, Reskrim, Intel, serta Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi kejadian.

“Setelah menerima informasi kejadian, personel langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, serta membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar,” ujar Ardiansyah.

Proses pemadaman melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil tangki milik PT SLR. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.30 WIB.

Ardiansyah menjelaskan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh isi rumah dan barang milik korban habis dilahap api, termasuk dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, ijazah, hingga rapor anak sekolah.

“Sementara ini penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang berasal dari rumah milik Saudara Alminadi. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 150 juta,” jelasnya.

Polisi juga telah melakukan pendataan dan meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya Kepala Dusun III Desa Benuang Anto dan Putra yang merupakan tetangga korban.

“Korban tidak membuat laporan maupun menuntut secara hukum, karena menganggap kejadian ini sebagai musibah. Kedua korban juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemadaman api,” tambahnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Talang Ubi melanjutkan kegiatan monitoring, pengumpulan bahan keterangan dan data, serta dokumentasi kejadian. Polisi juga memberikan imbauan kepada para korban. Pasca-kebakaran, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif.

Satresnarkoba Polres PALI Ungkap Perdagangan Sabu, Tersangka dan Barang Bukti Diamankan

PALI — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil menangkap seorang pria berinisial YA (28) yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 2,34 gram beserta perlengkapan pendukung transaksi narkoba.

Penangkapan dilakukan di kediaman tersangka di Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Langkah ini berawal dari informasi yang diterima kepolisian dari masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres PALI AKP Dedy Suandy, S.H., segera memerintahkan Kanit I IPDA Eduwar Fahlefi, S.H., M.Si., Katim Opsnal Aipda Rully beserta anggota untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Berdasarkan laporan warga, anggota melakukan pengawasan dan penyelidikan di lokasi yang diduga sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Setelah data dinilai cukup, tim melaksanakan penangkapan sekaligus penggeledahan di rumah tersangka,” ujar Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Dedy Suandy, S.H.

Hasil penggeledahan, polisi menemukan satu plastik klip bening berukuran sedang yang berisi satu klip bening sedang dan sembilan klip bening kecil. Seluruh klip tersebut berisi serbuk putih yang diduga sabu dengan berat bruto keseluruhan mencapai 2,34 gram.

Selain narkotika, polisi juga menyita satu unit timbangan digital berwarna hitam, satu dompet berwarna cokelat bertuliskan Madinah, serta satu buah korek api yang dilakban hitam berwarna merah.

“Tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres PALI untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” kata Dedy.

YA resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan peran sebagai pengedar narkotika. Saat ini polisi tengah memeriksa tersangka dan saksi-saksi serta melengkapi administrasi penyidikan.

“Selanjutnya, barang bukti akan dikirim untuk pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Sumsel. Kami juga akan melakukan tes urine terhadap tersangka dan melengkapi seluruh prosedur sesuai SOP sebelum berkas perkara diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum,” jelas Dedy.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan Satresnarkoba Polres PALI. Polisi terus mendalami asal-usul sabu yang dimiliki tersangka serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah PALI.

Kamis, 06 Agustus 2026

Polsek Betung Amankan Terduga Pelaku Pencurian Dua Unit Telepon Genggam.


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin – Personel Polsek Betung berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di sebuah rumah di Desa Taja Indah, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Terduga pelaku diamankan pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB setelah sebelumnya diserahkan oleh warga kepada pihak kepolisian.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/63/VIII/2026/SUMSEL/BA/SEK BTG tanggal 5 Agustus 2026.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di rumah korban, seorang perempuan berinisial S.R., warga Desa Taja Indah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terduga pelaku berinisial R.S. diduga masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dan mengambil dua unit telepon genggam milik korban, yakni Oppo A16 dan Oppo A17, sebelum meninggalkan lokasi.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Betung melakukan serangkaian penyelidikan. Pada Rabu malam, terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga Desa Taja Indah dan selanjutnya diserahkan kepada Polsek Betung untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua unit telepon genggam, yaitu Oppo A16 warna biru gelap dan Oppo A17 warna biru laut.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H. menyampaikan bahwa saat ini penyidik masih melaksanakan proses penyidikan guna melengkapi berkas perkara.

"Terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya," ujar IPTU Abu Bakar.

Polres Banyuasin mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah dan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.



*Man*

Wujud Sinergitas Antarunsur, Bhabinkamtibmas Sukadamai Ikut Evaluasi Pemerintahan Desa

PALI — Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Brigpol Rahmad, S.H., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Talang Ubi di Desa Sukadamai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kegiatan monev merupakan agenda rutin Pemerintah Kecamatan Talang Ubi guna melakukan pembinaan sekaligus pengawasan, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi wujud dukungan Polri agar tercipta tata kelola pemerintahan desa yang tertib, aman, dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Talang Ubi Ernawati, Am.Keb., Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo, Babinsa Desa Sukadamai Serka Pebri, Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Brigpol Rahmad, S.H., Kepala Desa Sukadamai, serta jajaran perangkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, tim kecamatan meninjau pelaksanaan administrasi pemerintahan desa sekaligus memberikan pembinaan kepada perangkat desa agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan pemerintahan adalah bentuk komitmen Polri untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa.

“Bhabinkamtibmas hadir untuk mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami berharap koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, dan Polri semakin solid sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Ardiansyah.

Ia menambahkan, Polsek Talang Ubi akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat maupun pemerintahan desa sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan.

Dengan terjalinnya koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan setiap program pembangunan desa dapat berjalan efektif, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten PALI.

Perkuat Keimanan dan Kekompakan, Binrohtal Polres PALI Jadi Bekal Layani Masyarakat dengan Presisi


PALI — Polres PALI kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh jajaran personel di Masjid Assaidiyah, Kamis (6/8/2026). Kegiatan rutin ini dipimpin oleh Kabag Ren Polres PALI AKP Bratanata, S.E., selaku wakil Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K.

Seluruh personel mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat, meliputi pembacaan ayat suci Al‑Qur’an, doa bersama, serta penyampaian tausiyah keagamaan. Pembinaan spiritual ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota, sekaligus membentuk karakter Polri yang berintegritas, humanis, dan profesional dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Mewakili Kapolres PALI, Kabag Ren AKP Bratanata, S.E. menyampaikan bahwa pembinaan rohani dan mental merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri. Kekuatan spiritual menjadi bekal utama bagi personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

“Melalui Binrohtal ini, kami berharap seluruh personel semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai‑nilai spiritual harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga anggota mampu bekerja secara profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Bratanata.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berfungsi meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kekompakan antar‑personel. Harmoni di lingkungan kerja diyakini akan membuat koordinasi pelaksanaan tugas kepolisian menjadi semakin optimal.

“Kami juga memohon doa agar seluruh personel Polres PALI senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah negara. Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres PALI tetap terjaga aman dan kondusif,” tambahnya.

Binrohtal merupakan program pembinaan rutin yang terus digalakkan Polres PALI untuk mewujudkan personel yang seimbang antara kemampuan profesional dan kematangan spiritual. Melalui kegiatan ini, setiap anggota diharapkan senantiasa mengedepankan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, serta mengimplementasikan semangat Presisi dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Tingkatkan Kapasitas SDM, Polres PALI Ikuti Pelatihan AI untuk Layanan Kepolisian Modern

PALEMBANG — Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si., memimpin rombongan jajaran Polres PALI mengikuti kegiatan Training of Trainer (TOT) Program PAHAM AI dalam rangka Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat Triwulan III Giat 9.1 dan 9.2 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Presisi Lantai 7 Polda Sumatera Selatan, Kamis (6/8/2026), dan dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Turut mendampingi Wakapolres PALI, Kasat Reskrim IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H., Kanit Pidsus, Kanit Turjawali, serta empat personel lainnya. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis Polri meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Keikutsertaan jajaran Polres PALI dalam pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi program transformasi digital Polri sekaligus melahirkan personel berkompetensi sebagai pelatih di satuan masing-masing. Melalui metode Training of Trainer, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dipersiapkan untuk menularkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada seluruh personel setelah kembali ke wilayah tugas.

Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kebijakan Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi kami untuk memahami dan mengimplementasikan pemanfaatan Artificial Intelligence secara tepat dalam mendukung tugas kepolisian. Ilmu yang diperoleh akan kami teruskan kepada seluruh personel di Polres PALI, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kompol Suprawira.

Ia menambahkan, transformasi digital yang sedang dijalankan Polri membutuhkan kesiapan personel yang memiliki kemampuan dan pemahaman terhadap teknologi terkini.

“Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri merupakan komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, modern, dan responsif. Karena itu, peningkatan kompetensi personel melalui pelatihan seperti ini sangat penting agar setiap anggota mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, Polres PALI menegaskan komitmennya mendukung program prioritas Polri guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berbasis teknologi. Hasil pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres PALI, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Rabu, 05 Agustus 2026

Monev Kecamatan Talang Ubi di Pantadewa, Polisi Tegaskan Dukungan Pengawasan Program dan Dana Desa

PALI — Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Pantadewa Brigpol Rahmad, S.H., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang berlangsung di Kantor Desa Pantadewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk memastikan seluruh program pemerintahan dan pembangunan desa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan monev diikuti unsur Kecamatan Talang Ubi, jajaran pemerintah desa, serta Bhabinkamtibmas. Kehadiran kepolisian menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan Polri dalam mengawal tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Talang Ubi Ernawati, A.M.Keb., Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo, Bhabinkamtibmas Desa Pantadewa Brigpol Rahmad, S.H., Kepala Desa Pantadewa Wandra, beserta jajaran perangkat desa.

Dalam sesi evaluasi, tim kecamatan meninjau pelaksanaan administrasi pemerintahan desa, perkembangan program pembangunan yang telah berjalan, serta berbagai aspek pelayanan publik kepada warga. Hasil dari kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan, agar setiap program desa dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai aturan yang berlaku.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut adalah bentuk dukungan Polri terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Bhabinkamtibmas hadir untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa. Kami mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Ardiansyah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, koordinasi yang terjalin erat antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa menjadi faktor pencipta stabilitas wilayah sekaligus pendorong keberhasilan pembangunan di tingkat desa.

“Monitoring dan evaluasi merupakan langkah yang sangat baik untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan. Polri siap mendukung dan mengawal pelaksanaannya, agar manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan semakin mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program pembangunan di Desa Pantadewa.

Pastikan Tidak Ada Kendala Teknis, Kapolres PALI Verifikasi Kesiapan Peralatan Penanganan Karhutla

PALI — Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Mapolres PALI, Rabu (5/8/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi kebakaran yang kerap meningkat tajam seiring berjalannya musim kemarau di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi jajaran pejabat utama Polres PALI memeriksa satu per satu kondisi kelengkapan sarana penanganan karhutla. Pengecekan mencakup mesin pompa air, selang pemadam kebakaran, alat pelindung diri (APD), hingga berbagai perlengkapan teknis lainnya yang akan digunakan personel saat terjadi titik api di lapangan.

Verifikasi ini bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi prima dan siap pakai kapan saja, sehingga tim dapat bergerak cepat begitu menerima laporan adanya kebakaran di wilayah hukum Polres PALI.

Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menyatakan bahwa kesiapan personel harus sejalan dengan kesiapan peralatan agar penanganan karhutla dapat berjalan cepat, tepat, dan maksimal.

“Saya meminta seluruh personel untuk memastikan seluruh peralatan penanggulangan karhutla senantiasa dalam kondisi siap digunakan. Jangan sampai saat dibutuhkan mendesak, justru ada kendala teknis yang menghambat proses penanganan di lapangan,” tegas AKBP Januar.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, perusahaan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, baik dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi harus terus ditingkatkan agar setiap potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini, dan apabila terjadi dapat segera ditangani secara optimal,” ujarnya.

Menurut Kapolres, langkah pencegahan tetap menjadi prioritas utama dibandingkan penanggulangan. Untuk itu, jajaran Polres PALI akan terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemantauan intensif di wilayah-wilayah yang teridentifikasi rawan kebakaran.

Melalui kegiatan pengecekan ini, Polres PALI menegaskan komitmennya untuk selalu siaga menghadapi ancaman karhutla. Dengan dukungan personel yang siap, kelengkapan peralatan yang terjamin, serta kerja sama lintas instansi yang solid, diharapkan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten PALI dapat dilakukan secara cepat dan efektif guna meminimalkan dampak kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.

Monev Kecamatan Sinardewa Berjalan Kondusif, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Pemerintahan Desa

PALI — Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Sinardewa Brigpol Rahmad, S.H., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang berlangsung di Kantor Desa Sinardewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (5/8/2026). Kehadiran personel Polri menjadi wujud dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini dihadiri Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Talang Ubi Ernawati, Am.Keb., Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo, Kepala Desa Sinardewa Husin Bambang W., jajaran perangkat desa, serta unsur terkait lainnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi bertujuan meninjau pelaksanaan administrasi pemerintahan desa, mengevaluasi kinerja program pembangunan yang telah berjalan, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi agar pelaksanaan program ke depan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan berbagai program pembangunan di wilayah Desa Sinardewa.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di setiap kegiatan pemerintahan merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus mempererat ikatan hubungan dengan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran anggota di tengah kegiatan pemerintahan desa adalah bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar AKP Ardiansyah.

Ia menambahkan, sinergi yang terjalin antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Kami berharap koordinasi yang telah berjalan baik ini terus dipertahankan. Apabila terdapat potensi gangguan keamanan maupun persoalan di tengah masyarakat, segera komunikasikan dengan Bhabinkamtibmas agar dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan humanis,” tegas AKP Ardiansyah.

Seluruh rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Talang Ubi berlangsung lancar hingga selesai dalam suasana aman dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang berkualitas melalui kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.


Eratkan Hubungan dengan Warga, Polsek Tanah Abang Tampung Aspirasi dan Edukasi Cegah Karhutla

PALI — Polsek Tanah Abang menggelar kegiatan Polisi Menyapa Masyarakat di salah satu warung milik warga Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 08.25 WIB. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., menjadi wadah komunikasi terbuka bagi kepolisian untuk mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran personel Polsek Tanah Abang bersama sejumlah warga Desa Sukaraja. Berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, warga menyampaikan berbagai permasalahan yang sedang dihadapi, terutama dampak musim kemarau terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Salah satu keluhan utama yang disampaikan adalah menurunnya pendapatan petani karet akibat produksi getah yang menyusut drastis saat musim kemarau. Kondisi ini cukup membebani penghasilan warga yang sebagian besar hidup dari sektor perkebunan karet.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., mengajak masyarakat tetap menjaga ketertiban dan tidak mengambil jalan pintas yang melanggar hukum meskipun sedang menghadapi tekanan ekonomi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi aman di desa. Jangan sampai kesulitan ekonomi mendorong seseorang melakukan tindakan negatif seperti pencurian, karena hal itu justru akan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Arzuan.

Kapolsek juga mengingatkan seluruh warga untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika yang dapat menghancurkan masa depan keluarga dan lingkungan.

“Mari bersama-sama menjauhi narkoba. Sayangi keluarga kita dan jangan sampai ada anggota keluarga yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Selain itu, seiring masuknya musim kemarau, AKP Arzuan meminta warga tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar guna mencegah risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Saya mengajak seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan di wilayah kita,” katanya.

Melalui program Polisi Menyapa Masyarakat, Polsek Tanah Abang berharap hubungan komunikasi antara kepolisian dan warga semakin erat, sehingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat segera teridentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan hingga selesai.

Tinjau Posko Karhutla, Wali Kota Prabumulih Imbau Masyarakat Hindari Membakar Lahan

PRABUMULIH, 5 Agustus 2026 — Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Victoria, S.H., M.Si., dan Kapolres Kota Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melakukan peninjauan langsung ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan Pemerintah Kota Prabumulih menghadapi potensi kebakaran yang meningkat seiring datangnya musim kemarau dan dampak fenomena El Nino.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana yang telah disiagakan berada dalam kondisi siap operasional. Hal ini bertujuan agar tim dapat memberikan respons cepat dan tepat setiap kali terjadi titik api maupun kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Prabumulih.

Pemerintah Kota telah menyiapkan empat posko Karhutla sebagai pusat koordinasi penanganan kebakaran, yang tersebar di:

1. Posko Taman Murni (di samping Rumah Dinas Wakil Wali Kota);

2. Posko Delinom (wilayah RSUD Lama/Puskesmas Delinom);

3. Posko Prabumulih Barat (Perumahan DPRD, di samping Polsek Prabumulih Barat); serta

4. Posko Prabumulih Selatan (Tugu Tani Simpang Empat Tanjung Raman).

Keberadaan keempat posko ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi antarinstansi terkait, memperpendek waktu penanganan di lapangan, serta meminimalkan dampak kerugian yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Wali Kota juga menyampaikan imbauan kepada seluruh warga agar turut berperan aktif dalam upaya pencegahan Karhutla. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Turut mendampingi kegiatan peninjauan Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M., Kepala BPBD Kota Prabumulih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Selasa, 04 Agustus 2026

Sinergi Polres PALI–Brimob Makin Solid, Kunjungan Kerja Bahas Koordinasi Operasional

PALI — Kapolres PALI AKBP. Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando (Mako) Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.20 WIB ini merupakan wujud nyata upaya mempererat hubungan antar-satuan, sekaligus memperkuat sinergitas, soliditas, dan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dalam rombongan Kapolres PALI turut hadir Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., Kabag Ops Kompol Andrie Noviansyah, S.Kom., Kabag Ren AKP Bratanata, S.E., Kasat Intelkam IPTU Febriansyah, S.H., Kasat Reskrim IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., serta Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel Kompol H. Maryuni Triyanto, S.H., M.Si., didampingi Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) AKP Tusiyanto beserta jajaran personel.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, silaturahmi ini juga menjadi forum penting untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama operasional. Kedua belah pihak membahas langkah-langkah penguatan sinergi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penanganan situasi kontinjensi, serta pengamanan berbagai agenda strategis di wilayah hukum Polres PALI.

Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menegaskan bahwa hubungan kerja sama yang solid antara Polres dan jajaran Brimob merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

"Kunjungan ini adalah wujud komitmen kami untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas dengan jajaran Brimob. Melalui komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik, kami harap pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah PALI dapat berjalan semakin profesional, responsif, dan terpadu, sehingga situasi kamtibmas senantiasa terjaga aman dan kondusif," ujar AKBP Januar.

Sementara itu, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel Kompol H. Maryuni Triyanto, S.H., M.Si., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai langkah yang sangat positif untuk mempererat hubungan antar-satuan.

"Kami sangat menyambut baik silaturahmi ini. Sinergitas antara Brimob dan Polres harus terus dipelihara dan ditingkatkan, agar setiap pelaksanaan tugas—khususnya dalam operasi pengamanan maupun penanganan situasi yang membutuhkan dukungan personel—dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan optimal," ungkap Maryuni.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan terpantau berjalan aman, tertib, serta lancar. Kapolres PALI beserta rombongan pun kemudian meninggalkan Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel dengan membawa semangat kerja sama yang semakin erat demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat PALI.

Perkuat Koordinasi Lintas Unsur, Polri Dampingi Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Beruge Darat

PALI — Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Beruge Darat Aipda Hendrick Ediman, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang berlangsung di Kantor Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Selasa (4/8/2026) pukul 10.30 WIB hingga selesai.

Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan, tertib secara administrasi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan aparat keamanan demi pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Kegiatan monev dipimpin langsung oleh Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Talang Ubi Ernawati, Am.Keb, serta Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, didampingi staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo. Turut hadir Kepala Desa Beruge Darat Edi Arman beserta jajaran perangkat desa, serta Bhabinkamtibmas setempat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta meninjau secara mendalam pelaksanaan administrasi pemerintahan desa dan mengevaluasi kinerja berbagai program yang telah berjalan, guna memastikan kesesuaian pelaksanaannya dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, monev juga menjadi sarana koordinasi yang efektif antara pemerintah kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat masyarakat.

Kepala Desa Beruge Darat, Edi Arman, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, monev menjadi momentum penting untuk memperbaiki dan menyempurnakan tata kelola pemerintahan desa.

"Monitoring dan evaluasi ini sangat bermanfaat bagi pemerintah desa sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan kinerja, agar penyelenggaraan pemerintahan semakin baik, administrasi semakin tertib, dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan," ujar Edi Arman.

Sementara itu, mewakili Kapolsek Talang Ubi, Aipda Hendrick Ediman menegaskan bahwa Polri akan senantiasa hadir mendukung setiap kegiatan pemerintahan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

"Kami siap mendukung sepenuhnya seluruh program pemerintah desa maupun kecamatan. Kehadiran Polri di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keamanan, memperkuat koordinasi antarunsur, serta menciptakan suasana yang aman dan tertib di wilayah ini," tegas Aipda Hendrick Ediman.

Sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Sinergi yang terjalin antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak kepolisian diharapkan terus terpelihara dan ditingkatkan, agar seluruh program pembangunan dan pelayanan publik di Desa Beruge Darat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran demi kepentingan seluruh lapisan masyarakat.

Senin, 03 Agustus 2026

Pemerintah Desa Muara Damai Mulai Kerjakan Penggantian Platdeker Patah dan Perataan Jalan dari Dana Desa.

Realitaterkini.com👇👇

SEMBAWA – Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, melakukan pembangunan penggantian platdeker lama yang sudah patah serta perataan akses jalan yang telah rusak. Pemerintah Desa setempat resmi memulai pekerjaan pembangunan platdeker baru, penggantian platdeker lama yang sudah patah/rusak, serta penggarapan permukaan jalan yang seluruhnya bersumber dari Anggaran (DD) Dana Desa Tahun Anggaran 2026, pembangunan ini Berlangsung Senin 3/8/2026.

Kepala Desa Muara Damai, Bapak Erwin Suba’i, saat ditemui di lokasi pekerjaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respon atas keluhan warga yang kesulitan melintas, terutama saat musim hujan.

“Selama ini platdeker yang patah dan tidak layak pakai, serta permukaan jalan yang tidak rata sering menyebabkan kendaraan warga tergelincir bahkan rusak. Alhamdulillah tahun ini kita alokasikan sebagian Dana Desa untuk mengatasi masalah ini secara bertahap. Semoga bermanfaat untuk seluruh masyarakat, anak-anak sekolah, serta memperlancar transportasi membawa hasil pertanian. Platdeker yang sudah tidak bisa diperbaiki akan kita ganti sepenuhnya dengan yang baru, sementara jalan yang berlubang dan tidak rata akan digarap agar lebih nyaman dan aman dilalui,” ujar Kepala Desa.

Pekerjaan ini mencakup penggantian platdeker patah sepanjang sekitar 6 meter, serta penggarapan dan pemadatan permukaan jalan utama penghubung antar desa. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan tenaga kerja dari warga desa setempat guna memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Sementara itu Bapak Kepala Desa menjelaskan bahwa seluruh proses akan diawasi secara transparan. “Kita pastikan penggunaan Dana Desa ini tepat sasaran, kualitas pekerjaan sesuai standar, dan kemajuan pekerjaan akan selalu kita sampaikan kepada warga melalui papan informasi desa dan rapat warga,” tambahnya.

Salah satu warga setempat menyambut gembira adanya pembangunan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa. Dulu lewat sini kalau hujan sangat berbahaya, sekarang semoga setelah selesai kami bisa beraktivitas lebih lancar, terutama membawa hasil kebun,” katanya.

Seluruh pekerjaan ini akan selesai sesuai standar kerja. Pemerintah Desa berharap dengan selesainya perbaikan ini, mobilitas warga semakin lancar, pengangkutan hasil tani menjadi lebih aman, anak-anak sekolah merasa aman, serta kenyamanan dan keselamatan warga saat melintas dapat terjamin.

 

 

 

Penulis: MAN

Editor: MAN