Kamis, 17 September 2026

Cegah Karhutla, Polsek Penukal Utara Sosialisasi Larangan Bakar Lahan ke Warga Lubuk Tampui

PALI— Menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran, Polsek Penukal Utara, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), gencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Lubuk Tampui, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI. Kegiatan berlangsung pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 15.25 WIB.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., C.I.I., C.B., Med., bersama Bhabinkamtibmas setempat, petugas menyambangi warga untuk mengingatkan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

"Saya mengimbau seluruh masyarakat Desa Lubuk Tampui agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar, terlebih saat ini sudah memasuki musim kemarau. Kondisi kering sangat memudahkan api menyebar dengan cepat," ujar Kapolsek Budi Anhar.

Ia juga memberikan solusi alternatif yang lebih aman sekaligus menguntungkan secara ekonomi. Salah satunya, memanfaatkan pohon karet yang sudah tua untuk dijual daripada ditebang lalu dibakar.

"Pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dapat dijual. Selain tidak menimbulkan risiko kebakaran, hasilnya juga bisa menambah pendapatan keluarga. Mengapa harus dibakar kalau bisa bernilai ekonomi?" paparnya.

Tidak sekadar mengingatkan bahaya api, polisi juga menegaskan konsekuensi hukum yang mengancam siapa pun yang sengaja membakar lahan. Warga diminta tidak menganggap pembakaran lahan sebagai hal yang lumayan atau aman.

"Membuka lahan dengan cara dibakar bukan hanya berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga melanggar hukum. Jangan sampai karena kebiasaan yang salah, warga justru tersangkut masalah hukum," tegasnya.

Polisi juga mengajak warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan sekitar. Jika menemukan titik api atau asap mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang agar dapat ditangani sebelum meluas.

"Sosialisasi ini akan terus kami lakukan sebagai langkah pencegahan dini. Kami berharap masyarakat dan aparat keamanan bersinergi, agar musim kemarau ini tidak berubah menjadi musim bencana karhutla," pungkas Kapolsek Budi Anhar.

Kegiatan berjalan lancar dan kondusif, dengan antusiasme warga yang hadir mendengarkan penjelasan dari pihak kepolisian.

0 komentar: