PALI — Pos Pantau Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terus melakukan pemantauan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hari ini, petugas mencatat lima firespot, namun seluruhnya nihil atau tidak ditemukan adanya titik api yang memerlukan penanganan pemadaman.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga melaksanakan patroli sebanyak dua kali serta memberikan imbauan kepada masyarakat sebanyak dua kali sebagai langkah pencegahan karhutla.
Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan SH mengatakan, kegiatan patroli dan pemberian imbauan dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang dianggap rawan.
"Hari ini hasil pemantauan di wilayah Pos Pantau Tanah Abang terdapat lima firespot, namun nihil ditemukan titik api yang harus dilakukan pemadaman. Kami tetap melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat," kata Arzuan.
Menurutnya, upaya pencegahan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan kondisi wilayah sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila melihat adanya titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin," ujarnya.
Dalam mendukung kegiatan di lapangan, Pos Pantau Tanah Abang memiliki sejumlah perlengkapan untuk menunjang pencegahan maupun penanganan awal karhutla. Peralatan tersebut antara lain enam masker, enam pasang sepatu, satu unit mesin air untuk pemadaman, serta selang sepanjang 15 meter.
Pos Pantau juga memiliki persediaan bahan bakar mesin air sebanyak lima liter dan tiga unit kendaraan patroli yang dapat digunakan untuk mendukung mobilitas petugas dalam melakukan pemantauan wilayah.
"Perlengkapan yang tersedia kami manfaatkan untuk mendukung kegiatan patroli dan kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu ditemukan adanya kebakaran. Untuk kegiatan hari ini tidak ada kendala dan tidak ada pemadaman api yang dilakukan," jelas Arzuan.
Ia menambahkan, pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar potensi karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi lingkungan serta mencegah dampak karhutla terhadap masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Abang, PALI.

0 komentar: