Rabu, 15 Juli 2026

Polsek Tanah Abang Pantau Pembangunan KDMP: Baru 2 Desa Berprogres, 15 Desa Terkendala Lahan

PALI – Polsek Tanah Abang melaksanakan pengumpulan bahan keterangan serta pemantauan perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah hukum Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–14.30 WIB ini dilaksanakan atas arahan Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., ditugaskan kepada Kanit Intelkam AIPDA Roy P. Saragih, S.H., guna memastikan kelancaran program penguatan ekonomi desa.

Hasil pemantauan menunjukkan dari total 17 desa di kecamatan ini, baru dua desa yang telah memasuki tahap pembangunan fisik. Desa Curup mencapai progres sekitar 60 persen, sedangkan Desa Sedupi mencapai sekitar 70 persen. Kedua koperasi ini sudah memiliki badan hukum dan direncanakan bergerak di bidang perdagangan sembako, simpan pinjam, logistik, serta layanan klinik desa, namun hingga kini belum beroperasi secara penuh.

Sementara itu, sebanyak 15 desa lainnya belum dapat memulai pembangunan, yaitu Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Tanah Abang Jaya, Muara Sungai, Sukaraja, Tanjung Dalam, Pandan, Modong, Lunas Jaya, Muara Dua, Sukamanis, Raja Barat, Raja, dan Harapan Jaya. Seluruh desa tersebut terkendala ketersediaan lahan yang akan dijadikan lokasi koperasi.

Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan menegaskan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala. "Kami catat setiap perkembangan dan kendala yang ada, lalu laporkan sebagai bahan evaluasi agar program ini segera berjalan. Kami juga siap bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mempercepat penyelesaian masalah lahan," ujarnya.

Kegiatan berakhir dengan aman dan kondusif. Pihak berwenang berharap kendala yang ada segera teratasi, sehingga KDMP dapat segera terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Tanah Abang.

Sosialisasi Survei Seismik 3D Peony Digelar di Talang Ubi Timur, Forkopimcam dan Warga Sepakat Dukung Lancarnya Kegiatan
PALI – Sosialisasi rencana pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony berlangsung di Balai Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Selasa (14/7/2026) mulai pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SKK Migas bersama PT Pertamina EP untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada pemangku kepentingan dan masyarakat, serta membangun dukungan agar eksplorasi berjalan aman dan lancar.

Hadir dalam acara Asisten III Setda Kabupaten PALI Haryono, S.H., M.H., Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan H. Kamriadi, S.Pd., M.Si., perwakilan Pertamina EP, jajaran APC-BGP, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., perwakilan Koramil, Camat Talang Ubi, Kejaksaan Negeri PALI, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Rangkaian acara berisi pembukaan, sambutan dari berbagai unsur, pemaparan materi, sesi tanya jawab, hingga ramah tamah. Pihak pelaksana menjelaskan survei seismik adalah langkah awal pengumpulan data bawah permukaan bumi untuk kebutuhan eksplorasi migas. Tahapan yang akan dilalui meliputi sosialisasi, pemetaan jalur, mobilisasi peralatan, pengambilan data lapangan, hingga pemulihan kondisi lahan setelah pekerjaan selesai.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengajak semua pihak bersinergi menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan. "Jika ada informasi yang belum jelas, segera konfirmasi ke pihak berwenang dan jangan mudah percaya berita bohong atau hoaks. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk mencegah potensi gangguan di lapangan," ujarnya.

Kegiatan berakhir pukul 17.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan seluruh pihak kini memiliki pemahaman yang sama, sehingga pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony di wilayah PALI dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi daerah.

 Cegah Kejahatan & Pelanggaran, Polsek Penukal Utara Gelar Patroli KRYD

PALI – Polsek Penukal Utara menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di seluruh wilayah hukumnya pada Selasa (14/7/2026) malam, mulai pukul 21.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menegakkan disiplin lalu lintas.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., didahului apel kesiapan personel yang dipimpin Ka Jaga Regu C AIPTU Ade Irawan di halaman Mapolsek. Tim yang bertugas terdiri dari AIPTU Ade Irawan, BRIPKA Nofran, dan BRIGADIR Fadli Suhara, yang kemudian menyisir titik-titik rawan.

Fokus utama kegiatan ini adalah mengantisipasi tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, hingga kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal.

Di samping pemantauan keamanan, petugas juga memberikan teguran edukatif kepada sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang tidak melengkapi surat kendaraan atau tidak memenuhi syarat berkendara, guna meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas.

Kapolsek IPTU Budi Anhar menjelaskan patroli rutin ini akan terus ditingkatkan. "Kami ingin kehadiran polisi di lapangan dapat memberikan rasa aman bagi warga, sekaligus mencegah kejahatan sejak dini. Kami juga mengajak masyarakat tetap waspada, patuh aturan, dan bergotong royong menjaga keamanan lingkungan," ujarnya.

Kegiatan berakhir pukul 21.30 WIB dengan suasana aman dan tertib. Hingga pelaksanaan selesai, situasi kamtibmas di wilayah Penukal Utara terpantau tetap kondusif dan terkendali.

Polsek Penukal Utara Pantau Pembangunan KDMP: Tiga Desa Rampung 100%, Enam Desa Masih Verifikasi Lahan

PALI – Polsek Penukal Utara melaksanakan pemantauan sekaligus pendataan progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah hukum Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Senin (13/7/2026). Kegiatan atas arahan Kapolsek IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si. ini ditugaskan kepada personel Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan program penguatan ekonomi desa berjalan sesuai rencana.

Hasil pemantauan menunjukkan dari total desa yang menjadi sasaran, sebanyak tiga desa telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen, yaitu Desa Kota Baru, Desa Tanjung Baru, dan Desa Tempirai Induk. Ketiga desa ini bahkan telah menerima sarana pendukung berupa masing-masing dua unit kendaraan roda tiga jenis Viar untuk menunjang operasional koperasi.

Sementara itu, pembangunan di Desa Sukarami dan Desa Tamba telah mencapai 70 persen, serta Desa Tempirai Selatan dan Desa Tanding Marga sekitar 50 persen. Berbeda dengan desa-desa tersebut, pembangunan fisik di enam desa lain—Desa Karang Tanding, Lubuk Tampui, Muara Ikan, Prabumenang, Tempirai Timur, dan Tempirai Utara—belum dapat dimulai karena masih dalam tahap verifikasi lahan.

Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar menyampaikan pihaknya akan terus melakukan pemantauan berkala. "Tujuannya agar setiap tahapan terpantau, kendala yang ada segera diketahui, dan bisa dikoordinasikan dengan instansi terkait," ujarnya.

 

Ia menambahkan sinergi semua pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses di desa yang terkendala. "Kami berharap verifikasi lahan segera selesai, sehingga pembangunan bisa berjalan dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat desa," tambahnya. Polsek berkomitmen terus mengawal realisasi KDMP demi mendukung pemberdayaan ekonomi warga.

---

Selasa, 14 Juli 2026

Nobar Piala Dunia 2026 Sekaligus Silaturahmi! Wali Kota Prabumulih Undang Seluruh Warga Berkumpul

PRABUMULIH, 14 JULI 2026 – Pemerintah Kota Prabumulih mengajak seluruh warga untuk menyatukan keseruan menonton pertandingan bergengsi dengan kehangatan persaudaraan, dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 sekaligus ajang silaturahmi. Acara ini akan digelar pada Rabu dini hari, 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB, bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih.

Wali Kota Prabumulih menyampaikan, momen ini bukan hanya soal menyaksikan aksi para pemain sepak bola dunia, melainkan waktu yang tepat untuk saling bertemu, bertegur sapa, dan mempererat tali persaudaraan antarwarga. "Mari kita tinggalkan sejenak kesibukan masing-masing, datanglah bersama keluarga, tetangga, dan sahabat. Nikmati keseruan sorak bersama, sekaligus memperkuat kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar Prabumulih," ujarnya.

Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan semangat sportivitas sekaligus menjaga kerukunan antarwarga. Pemerintah Kota berharap kehadiran warga dapat membuat suasana semakin hangat, dan mengajak semua peserta untuk saling menjaga ketertiban serta kebersihan demi kenyamanan bersama.

Saksikan Piala Dunia 2026, pererat silaturahmi, dan mari kita kumpul bersama di Pendopoan Rumah Dinas!

๐Ÿ“… Rabu, 15 Juli 2026

⏰ Pukul 02.00 WIB

๐Ÿ“ Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih

Senin, 13 Juli 2026

Polsek Banyuasin III Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Kedondong Raye


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Personel Polsek Banyuasin III bersama Tim Identifikasi (Inafis) dan Unit Reskrim Polres Banyuasin bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang warga yang meninggal dunia di sebuah rumah di Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah yang berlokasi di Lorong Lebak Rumbai, RT 17 RW 04, Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III.

Korban diketahui berinisial H.S. (33). Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, K.J. (31), setelah tidak memberikan respons dari dalam kamar mandi. Setelah pintu kamar mandi dibuka secara paksa, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Daerah Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan awal sebelum dipulangkan ke rumah duka.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Banyuasin III bersama Tim Inafis dan Unit Reskrim Polres Banyuasin segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, serta melaksanakan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya diketahui telah berhenti bekerja sebagai sopir beberapa hari sebelum kejadian. Dugaan mengenai penyebab peristiwa tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan para saksi.

Petugas juga telah memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai pentingnya pelaksanaan autopsi untuk kepentingan penyelidikan. Namun, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan secara tertulis.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Personel Polsek Banyuasin III bersama Tim Inafis dan Unit Reskrim telah melaksanakan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan tenaga medis. Kepolisian juga telah memberikan penjelasan mengenai prosedur autopsi, namun keputusan tersebut merupakan hak keluarga yang dalam hal ini telah menyampaikan penolakan secara tertulis,” ujar IPTU Abu Bakar.

Ia menambahkan, Polres Banyuasin mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

Selama proses penanganan di lokasi, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Proses penyelidikan administrasi atas peristiwa tersebut tetap dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.



*Man*

Minggu, 12 Juli 2026

Polsek Betung Lakukan Olah TKP Penemuan Warga Meninggal Dunia di Kelurahan Rimba Asam


Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Personel Polsek Betung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang warga yang meninggal dunia di sebuah rumah di Dusun Meranjat, Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.

Korban diketahui berinisial E (60), seorang petani yang berdomisili di Dusun Meranjat, Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga setelah tidak ada respons dari dalam rumah. Karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, keluarga kemudian mendobrak pintu untuk memastikan kondisi korban. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan telah meninggal dunia.

personel Polsek Betung segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, mendokumentasikan kondisi TKP, serta berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari pihak Puskesmas, korban diduga meninggal dunia akibat sakit dan tidak ditemukan indikasi awal adanya tindak kekerasan. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sesuai prosedur yang berlaku.

“Personel Polsek Betung telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa mendatangi lokasi, melaksanakan olah TKP, berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, serta melakukan pendataan dan dokumentasi. Berdasarkan pemeriksaan awal petugas medis, tidak ditemukan indikasi awal adanya tindak kekerasan, sementara pihak keluarga telah menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan autopsi,” ujar IPTU Abu Bakar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan peristiwa serupa sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur.

Selama proses penanganan di lokasi, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Banyuasin memastikan akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap penanganan kejadian di wilayah hukumnya.



*Man*