Selasa, 20 Oktober 2026

Penemuan Kerangka Tulang Manusia, Warga Diminta Tetap Tenang.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin, 20 Oktober 2026 — Warga di wilayah sekitar Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, hari ini terkejut dengan ditemukannya kerangka tulang manusia di area lahan terbuka yang berumput kering, tepatnya di lokasi bernama (lebung bakar) yang termasuk dalam wilayah Pulau kecamatan sembawa.

Penemuan bermula saat seorang warga yang sedang beraktivitas memancing di lokasi melihat benda-benda yang mencurigakan di antara rumput kering. Setelah dilihat lebih dekat, ternyata itu adalah sisa-sisa kerangka tulang manusia. Warga segera melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa Muara Damai dan Kepala Desa Pulau.

 "Saya sangat terkejut saat melihatnya. Langsung saya panggil teman-teman saya dan segera laporkan ke Kepala Desa Muara Damai serta Kepala Desa Pulau. Lokasi sudah kami jaga sementara agar tidak diganggu siapa pun," ujar warga yang menemukan temuan tersebut.

Sampai saat ini, warga dan aparat desa sedang menjaga lokasi penemuan. Pemerintah Desa sedang dalam proses melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar segera ditangani dengan benar dan prosedur yang berlaku , memastikan apakah ini benar kerangka manusia.

Pemerintah Desa mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak mendekati lokasi penemuan demi keamanan dan agar lokasi tetap utuh sampai pihak berwenang tiba di lokasi. Warga juga dimohon untuk tetap tenang dan menunggu penanganan resmi dari pihak berwajib.

 Imbauan Kepada Warga.

- Jangan mendekati atau menyentuh benda di lokasi penemuan.

-  Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

- Segera laporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi.

-  Tetap tenang dan tunggu penanganan dari pihak berwenang.

Perkembangan selanjutnya akan disampaikan kembali setelah pihak kepolisian tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan.




Edtor*Man*

Senin, 19 Oktober 2026

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Prabumulih Tandai Puncak Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota

PRABUMULIH | Realita Terkini.com — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih pada Senin pagi, pukul 09.00 WIB. Rapat Paripurna Istimewa Ke-I Masa Persidangan Ke-I ini digelar khusus dalam rangka memperingati hari jadi ke-25 Kota Prabumulih tahun 2026. Penyelenggaraan kegiatan ini diprakarsai langsung oleh Sekretariat Dewan (SEKWAN) Kota Prabumulih.

Momen bersejarah ini turut dihadiri oleh Wali Kota Prabumulih didampingi Wakil Wali Kota Prabumulih. Kehadiran Gubernur Sumatera Selatan beserta jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan menambah istimewa acara ini. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan.

Tak hanya itu, peringatan seperempat abad Kota Prabumulih ini juga diramaikan oleh kehadiran para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Sumatera Selatan, beserta para Ketua DPRD dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Di lingkungan lokal, hadir pula jajaran Forkopimda Kota Prabumulih, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, Staf Ahli Wali Kota dan TP PKK, para Asisten I, II, dan III, seluruh Kepala OPD, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kota Prabumulih. Pimpinan BUMN dan BUMD, perwakilan organisasi perempuan, lembaga kemasyarakatan, hingga tokoh adat setempat pun turut hadir memeriahkan peringatan ini.

Acara terasa semakin sakral dengan busana yang dikenakan para undangan. Pejabat tinggi daerah tampil anggun dalam pakaian adat, sementara para Kepala OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa mengenakan PDUB. Para undangan ibu-ibu tampil menawan dengan kebaya nasional yang memperindah suasana rapat paripurna ini.

Peringatan 25 tahun perjalanan Kota Prabumulih ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen berharga untuk merenungkan segala capaian pembangunan yang telah diraih, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar seluruh komponen masyarakat demi membangun masa depan yang lebih baik bagi Kota Prabumulih tercinta. (Emma)

Minggu, 18 Oktober 2026

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Perumahan Alzafa Residence Blok A.4 Nomor 03, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (17/10/2026) malam.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Rambutan yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Ka SPKT, dan piket Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 22.40 WIB dan menemukan korban dalam posisi terlentang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, korban diketahui bernama Rusmita, berusia 62 tahun, dan tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan awal di lokasi, petugas bersama pihak terkait mengevakuasi jenazah sekitar pukul 22.51 WIB untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dari pengecekan awal bersama pihak keluarga, tidak ditemukan kerusakan pada rumah maupun barang yang dilaporkan hilang. Petugas juga belum menemukan tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan pada pemeriksaan awal di lokasi.

Meski demikian, penyebab kematian korban belum dapat dipastikan. Polsek Rambutan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut serta berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk memperoleh hasil pemeriksaan medis.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin, IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mendatangi TKP, mengumpulkan informasi, menghubungi pihak keluarga, serta mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan serta perkembangan resmi dari pihak kepolisian,” ujar Kasi Humas Polres Banyuasin.

Polsek Rambutan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban serta melaporkan perkembangan penanganan perkara kepada pimpinan.



*Man*

Jumat, 16 Oktober 2026

Peduli Kesehatan Masyarakat, LSM APM Bagikan Masker Lindungi Warga Dari Paparan Kabut Asap

 

PRABUMULIH, Realita terkini,com– Kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kabupaten tetangga ditunjukkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Prabumulih Menggugat (APM).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, LSM APM berencana membagikan masker secara gratis di tiga titik di Kota Prabumulih pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Adapun tiga lokasi yang menjadi sasaran pembagian masker tersebut, yakni Simpang Bakaran, Bawah Kemang, dan Patung Kuda.

Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto, SE., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, sekaligus upaya membantu melindungi kesehatan warga dari paparan asap karhutla.

“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat Prabumulih yang terdampak kabut asap. Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar Adi Susanto.

Menurutnya, dampak kabut asap tidak boleh dianggap sepele karena dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki masalah pernapasan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Meski sederhana, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan warga merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Adi juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi kabut asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kualitas udara semakin memburuk.

Melalui kegiatan ini, LSM APM berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah dampak karhutla semakin meningkat.

Selain itu, pihaknya berharap penanganan karhutla dapat terus ditingkatkan agar kabut asap tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat. (Emma)

Rabu, 14 Oktober 2026

Untuk Kedua Kalinya dalam Sepekan, Polda Sumsel dan Polres Banyuasin Kembali Gelar Penggerebekan Narkoba.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba kembali diwujudkan melalui penggerebekan berskala besar yang dilakukan untuk kedua kalinya dalam pekan ini di wilayah Kabupaten Banyuasin. Kali ini, tim gabungan menyasar dua lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Rabu (14/10/2026).

Operasi tersebut melibatkan personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan, Polres Banyuasin, Satuan Brimob Polda Sumsel, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kapolri dalam rangka upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Sebelumnya, pada Senin (12/10/2026), tim gabungan juga telah melaksanakan penggerebekan di dua lokasi di Kecamatan Betung, yakni kawasan Pilip 4 Desa Taja Raya dan Pilip 2 Desa Taja Raya II. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan dua orang serta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Belum berselang tiga hari, upaya penindakan kembali dilanjutkan melalui operasi gabungan di Desa Kenten Laut. Kegiatan dimulai dengan apel dan arahan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, sesuai prosedur operasional standar (SOP), serta tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Sekitar pukul 08.00 WIB, personel gabungan tiba di dua lokasi sasaran, yakni Jalan Aguscik Ayin dan Jalan Pangeran Ayin, Lorong Bayuri, Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 18 orang yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan laporan kegiatan, hasil pemeriksaan urine terhadap ke-18 orang tersebut dinyatakan positif.

Dari hasil penindakan, tiga orang ditindaklanjuti melalui proses hukum, sedangkan 15 orang lainnya ditindaklanjuti melalui rehabilitasi. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sembilan paket narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 5,42 gram, uang tunai Rp150.000, satu timbangan digital, tujuh unit telepon genggam, empat alat hisap sabu atau bong, satu senjata airsoft gun, lima senjata tajam, serta sejumlah barang lainnya yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin, IPTU Abu Bakar, S.H., menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan komitmen berkelanjutan, sinergi antarlembaga, serta dukungan aktif masyarakat.

“Penggerebekan yang kembali dilaksanakan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkotika dan segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba,” ujar Kasi Humas Polres Banyuasin.

Polres Banyuasin bersama Polda Sumsel dan unsur terkait akan terus mendukung langkah pencegahan dan penindakan terhadap narkotika. Upaya ini diharapkan dapat menekan peredaran narkoba, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.



*Man*

Truk Bermuatan Paket J&T Terbakar di Jalintim KM 37 Banyuasin, Polisi Lakukan Pengaturan Lalu Lintas.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satu unit truk Fuso Mitsubishi 220 PS berwarna oranye dengan nomor polisi BE 8241 YM mengalami kebakaran di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi KM 37, tepatnya di Desa Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Truk tersebut diketahui membawa muatan berupa paket belanja daring milik jasa pengiriman J&T. Berdasarkan laporan yang diterima, pengemudi bernama Prayogi dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa bermula ketika kendaraan melintas di depan simpang PT SMS. Pengemudi mendapat peringatan dari kendaraan yang datang dari arah berlawanan melalui lampu dim dan teriakan bahwa terdapat asap dari bagian belakang muatan. Menyadari kondisi tersebut, pengemudi kemudian mencari bahu jalan yang cukup lebar dan menghentikan kendaraannya di depan SPPG di Desa Pangkalan Panji.

Saat turun dari kendaraan, pengemudi mendapati api telah membesar dari bagian bak muatan. Ia kemudian menyelamatkan diri menuju area SPPG. Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau percikan api dari salah satu paket yang kemudian menyambar muatan lainnya. Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Banyuasin mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat, termasuk melalui layanan Call Center 110 dan pemantauan media sosial. Petugas kemudian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), menghubungi petugas pemadam kebakaran, serta mengatur arus lalu lintas untuk mencegah risiko terhadap pengguna jalan lainnya.

Saat proses pemadaman berlangsung, petugas melakukan blokade arus lalu lintas sementara karena kobaran api cukup besar dan berpotensi membahayakan kendaraan yang melintas. Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dengan bantuan warga sekitar. Setelah situasi dinyatakan aman, personel kembali membuka arus lalu lintas dan melakukan penguraian kepadatan di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin, IPTU Abu Bakar, S.H., mengimbau para pengemudi untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan muatan sebelum melakukan perjalanan, serta segera menepi di tempat aman apabila menemukan tanda-tanda gangguan atau keadaan darurat.

“Kami mengimbau para pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Apabila terjadi keadaan darurat di jalan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Kasi Humas Polres Banyuasin.

Polres Banyuasin mengapresiasi respons masyarakat yang memberikan informasi sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan di lokasi. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta kepedulian antar pengguna jalan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama perjalanan.



*Man*

IWO Indonesia Sumsel Kecam Keras Kekerasan Terhadap Dua Jurnalis Saat Meliput Demo di Mapolda Sumsel



Realitaterkini.com- Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Sumatera Selatan. Dua awak media menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang berbaju hitam saat sedang meliput aksi demonstrasi mahasiswa di depan Markas Polda Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026).

Kedua jurnalis yang menjadi korban adalah Rahmat Kurniawan dari Tribun Sumsel dan Mulyadi dari PalTV. Dalam insiden tersebut, Rahmat mengalami pendarahan di bagian hidung akibat pengeroyokan membabi buta, sementara Mulyadi mengalami luka memar di wajah serta luka robek pada bibir saat berusaha melerai rekannya . Keduanya kemudian mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Palembang .

Kejadian ini memicu kecaman luas dari berbagai organisasi pers, termasuk Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Prabumulih dan SMSI Sumatera Selatan yang mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus ini hingga tuntas .

Ketua DPW Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Sumatera Selatan, Sakren, menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman keras atas tindakan kekerasan tersebut terhadap dua jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik .

"Kami dari IWO Indonesia sangat menyayangkan kejadian ini dan mengecam keras tindakan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap dua saudara kami yang sedang menjalankan tugas mulia untuk memberikan informasi kepada publik," tegas Sakren .

Menurut Sakren, jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi, penghalangan, maupun kekerasan terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun .

Ia berharap aparat penegak hukum bergerak cepat mengungkap peristiwa tersebut, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta menangkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku .

"Kami meminta institusi Polri, khususnya Polda Sumsel, segera bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku yang telah mencederai rekan-rekan jurnalis kami. Kebebasan pers dan keselamatan jurnalis harus senantiasa dijamin, agar informasi dapat disampaikan kepada masyarakat tanpa rasa takut," ujar Sakren .