Kamis, 26 Maret 2026

Tahanan Diduga Minum Cairan Pembersih, Pengawasan BNNK Prabumulih Disorot Publik

PRABUMULIH — Insiden mengejutkan terjadi di lingkungan Kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih. Seorang tahanan berinisial OH (35) dilaporkan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Prabumulih, Rabu malam (25/3/2026), setelah diduga menenggak cairan pembersih lantai saat berada dalam ruang tahanan.

Peristiwa ini sontak memantik pertanyaan publik terkait standar pengawasan di dalam fasilitas yang seharusnya memiliki kontrol ketat terhadap aktivitas dan keselamatan para tahanan. Bagaimana mungkin cairan berbahaya dapat diakses oleh seorang tahanan di ruang yang semestinya steril dari benda-benda berisiko?

Sorotan pun mengarah pada Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Pauziah, sebagai penanggung jawab institusi. Dalam konteks ini, publik menanti penjelasan terbuka terkait mekanisme pengawasan serta prosedur pengamanan yang diterapkan di dalam ruang tahanan.

Sejumlah pihak menilai, insiden tersebut bukan sekadar kelalaian biasa, melainkan indikasi adanya celah serius dalam sistem pengawasan internal. Terlebih, keberadaan barang seperti cairan pembersih lantai jenis ProsteX di dalam atau sekitar ruang tahanan menimbulkan tanda tanya besar.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BNNK Prabumulih terkait kronologi lengkap kejadian maupun langkah evaluasi yang akan dilakukan. Upaya konfirmasi kepada Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Pauziah, masih terus dilakukan.

Di sisi lain, praktisi hukum menegaskan bahwa keselamatan tahanan merupakan tanggung jawab penuh pihak yang menahan. Setiap bentuk kelalaian yang berpotensi membahayakan jiwa tahanan dapat menjadi bahan evaluasi serius, bahkan berimplikasi hukum apabila terbukti ada unsur pembiaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di dalam institusi penegak hukum tidak boleh lengah, terlebih terhadap hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.

Publik kini menunggu sikap tegas dan klarifikasi resmi dari BNNK Prabumulih, guna memastikan bahwa kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Rabu, 25 Maret 2026

Antisipasi Kepadatan Arus Balik H+4, Sat Lantas Polres Banyuasin Gelar Live Report dan Patroli Hunting di Jalintim


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Memasuki hari keempat arus balik Lebaran (H+4), Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Banyuasin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kepadatan kendaraan di Jalintim Palembang-Betung. Melalui kegiatan Live Report dan patroli hunting, personil diterjunkan untuk memantau langsung situasi lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan pulang.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (24/3/2026) sore ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, S.H., M.Si. Sebanyak 15 personil dikerahkan untuk bertugas di sejumlah titik strategis yang rawan terjadi kepadatan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Banyuasin.

Berdasarkan laporan yang diterima, adapun titik-titik yang menjadi fokus pemantauan Live Report dan patroli antara lain:

Simpang OPI Mall, Kecamatan Rambutan,

Simpang Pasir Putih Atas, Kecamatan Talang Kelapa,

Simpang Polsek Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, mencegah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), serta mengantisipasi kendaraan krodit (over dimension dan over loading) yang dapat mengganggu kelancaran arus balik. Selain itu, upaya ini juga dilakukan dalam rangka menciptakan situasi keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di sepanjang Jalintim.

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Banyuasin terpantau dalam keadaan aman, lancar, terkendali, dan kondusif.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melintas. Patroli hunting dan live report ini tidak hanya untuk memantau, tetapi juga sebagai upaya kami untuk hadir di tengah-tengah masyarakat guna memastikan keselamatan selama perjalanan arus balik,” ujar AKP Suwandi dalam laporannya.

Kegiatan ini akan terus dilanjutkan secara intensif hingga dipastikan arus balik benar-benar berakhir, guna memastikan seluruh pemudik dapat kembali ke tempat aktivitasnya dengan selamat dan lancar.



*Man*

 โ€ŽBupati Askolani Gelar Open House di Sukajadi, Ribuan Warga Datang Bersilaturahmi


 ‎Realitaterkini com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

SUKAJADI --  Bupati Banyuasin Dr. H Askolani, SH., MH  open house di rumah pribadinya yang berada di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Senin (23/3/2026).

Warga yang datang ke rumah pribadi orang nomor satu di Banyuasin ini, terbilang sangat ramai dan antusias.

Warga yang datang dari berbagai lapisan masyarakat ini, ketika datang langsung diarahkan untuk menuju meja dan bisa makan sepuasnya. 

Antusias warga yang datang sangat terasa, karena halaman rumah Bupati Askolani yang sudah dipasang tenda dipadati warga.Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Sejak pagi hari, warga dari berbagai wilayah di  Banyuasin tampak memadati kediaman pribadi bupati.

Mereka hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memanfaatkan momentum Lebaran untuk bertemu langsung dengan kepala daerah.

Nuansa kekeluargaan terlihat jelas dalam kegiatan ini. Senyum, salam, dan jabat tangan berlangsung tanpa henti, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan.

Tidak sedikit warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang santai, menyampaikan aspirasi, hingga mengabadikan momen melalui swafoto bersama.

Bupati Askolani  hadir didampingi sang Anak, M. Syarif Hidayatullah  yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Sumsel.

Keduanya menyambut para tamu dengan ramah, menunjukkan kedekatan emosional antara pemimpin daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuasin  Askolani menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk mempererat hubungan silaturahmi.

“Idul Fitri menjadi momen berharga untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Saya merasa bahagia dapat bertemu langsung dengan masyarakat dalam suasana yang hangat seperti ini,” Ungkapnya.



*Man*

Selasa, 24 Maret 2026

Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Satlantas Polres Banyuasin Gelar Live Report dan Patroli Hunting di Jalintim


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Memasuki H+4 arus balik Lebaran, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuasin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kepadatan kendaraan di jalur lintas timur (Jalintim) Palembang-Betung. Melalui kegiatan Live Report pemantauan lalu lintas dan patroli hunting, kepolisian berupaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) tetap kondusif.

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, S.H., M.Si., dalam laporannya kepada Kapolres Banyuasin, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (24/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 15 personil dikerahkan untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik rawan kepadatan dan kecelakaan lalu lintas di sepanjang wilayah hukum Polres Banyuasin.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik. Selain Live Report untuk memberikan informasi terkini, kami juga melakukan patroli hunting untuk mengantisipasi kemacetan dan mencegah terjadinya laka lantas," ujar AKP Suwandi dalam laporannya.

Adapun lima titik strategis yang menjadi fokus pemantauan dalam giat ini adalah:

1. Simpang OPI Mall, Kecamatan Rambutan

2. Simpang Pulau Rimau, Kecamatan Banyuasin III

3. Simpang Gerbang Tol Pulau Rimau, Kecamatan Banyuasin III

4. Simpang Tugu Kelapa Bakal, Kecamatan Talang Kelapa

5. Simpang Y, Kecamatan Talang Kelapa

Berdasarkan hasil pemantauan dan patroli yang dilakukan, situasi arus lalu lintas di Jalintim Palembang-Betung terpantau dalam keadaan aman, lancar, terkendali, dan kondusif. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin hingga dipastikan arus balik benar-benar kembali normal.


*Man*

Senin, 23 Maret 2026

TINGKATKAN KEAMANAN JELANG IDUL FITRI, SAT SAMAPTA POLRES BANYUASIN SIAGA PENUH LAPAS


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

BANYUASIN, 23 Maret 2026 – Memasuki pekan terakhir bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Banyuasin meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan pengamanan intensif di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banyuasin, Pangkalan Balai. 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (23/3/2026) ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, terutama di tengah meningkatnya aktivitas kunjungan dari keluarga tahanan.

Pengamanan yang digelar mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB ini merupakan implementasi dari Surat Perintah Kapolres Banyuasin Nomor: Sprint/323/III/PAM 3.3/2026 tertanggal 21 Maret 2026. Operasi ini difokuskan tidak hanya di area Lapas, tetapi juga mencakup pengamanan objek vital dan pusat keramaian di seputaran Kecamatan Banyuasin III.

Kasat Samapta Polres Banyuasin, AKP Sugeng Sarwan, S.H., dalam laporannya kepada Dir Samapta Polda Sumsel menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan lima personel yang dipimpin langsung oleh Bripka Irpan D. Mereka dikerahkan dengan mengerahkan satu unit kendaraan roda empat dan satu unit kendaraan roda dua dinas.

"Kegiatan ini kami laksanakan dengan tiga tujuan utama. Pertama, memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pengunjung atau keluarga yang sedang menjenguk kerabat di Lapas. Kedua, sebagai langkah preventif untuk mencegah kemungkinan upaya tahanan kabur. Ketiga, sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat sekitar," ujar AKP Sugeng Sarwan dalam laporan tertulisnya.

Personel Sat Samapta terlihat melakukan patroli keliling di area perimeter Lapas serta berdialog dengan petugas lapas dan pengunjung. Kehadiran aparat kepolisian ini disambut positif oleh masyarakat yang mengapresiasi upaya kepolisian dalam menjaga keamanan jelang hari raya.

Kegiatan pengamanan yang berlangsung tertib dan lancar ini didasarkan pada sejumlah regulasi, mulai dari Undang-Undang Kepolisian Nomor 2 Tahun 2002 hingga DIPA dan RKA-KL Polres Banyuasin Tahun 2026. 

Laporan lengkap beserta dokumentasi telah disampaikan kepada pimpinan sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas.

Kasat Samapta juga menyampaikan bahwa patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan secara rutin hingga pasca Hari Raya Idul Fitri, guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Banyuasin tetap terjaga.


*Man*

Minggu, 22 Maret 2026

Polres Banyuasin Siapkan Pengamanan Ketat Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H, Forkopimda Turun Langsung ke Pos Pam

 

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin menggelar operasi pengamanan intensif pada malam takbiran, Jumat (20/03/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman serta kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.

Sinergi antara unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah terlihat dalam pelaksanaan pengamanan kali ini. Kapolres Banyuasin bersama Komandan Kodim (Dandim) 0430 Banyuasin serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut mendampingi Bupati Banyuasin dalam rangkaian kegiatan peninjauan arus mudik. Mereka bersama-sama mengikuti Zoom Meeting yang bertempat di Gerbang Pemkab 52 untuk membahas evaluasi dan pemantauan arus lalu lintas mudik Lebaran.

Tidak hanya fokus pada pemantauan virtual, para pejabat utama (PJU) Polres Banyuasin juga bergerak langsung ke lapangan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan (Pos Pam) yang berada di wilayah Betung. Kedatangan Bupati, Dandim 0430, dan Kapolres Banyuasin di pos pam tersebut sekaligus untuk memastikan kesiapan personel serta fasilitas pendukung dalam menghadapi puncak arus mudik dan perayaan malam takbiran.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras di lapangan, rombongan Forkopimda juga menyerahkan bingkisan Lebaran kepada para stakeholder serta personel yang bertugas di Pos Pengamanan. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat menambah semangat para petugas yang berdinas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

Kapolres Banyuasin menegaskan bahwa sinergi antara seluruh unsur terkait, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga masyarakat, merupakan kunci utama kesuksesan pengamanan. "Kami berharap melalui soliditas ini, pelaksanaan Ops Ketupat Musi 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri," ujarnya.

Polres Banyuasin mengimbau kepada seluruh warga yang merayakan Idul Fitri untuk tetap menjaga ketertiban selama malam takbiran. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 yang siaga 24 jam.


*Man*

Jumat, 20 Maret 2026

Polda Sumsel Turunkan Mobile Command Center ke Betung, Teknologi Drone Kendalikan Arus Mudik Jalintim


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

BANYUASIN — Polda Sumatera Selatan menurunkan langsung Mobile Command Center (MCC) ke titik kemacetan strategis Jalintim Betung sebagai bagian dari strategi nasional pengamanan arus mudik dalam Operasi Ketupat Musi 2026. Langkah ini menegaskan komitmen Polri dalam menghadirkan pengawasan lalu lintas berbasis teknologi secara real-time di jalur vital Sumatera.

Karo Ops Polda Sumsel sekaligus Karendal Opsda, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, memimpin langsung pengecekan di Simpang Tugu Polwan Betung dan Pasar Betung, Km 68 Jalintim Palembang–Jambi.

Ia menggerakkan Mobile Command Center sebagai pusat kendali lapangan yang mengintegrasikan CCTV real-time, Drone pemantau udara dan Command Center digital.

Dengan pendekatan ini, Polda Sumsel tidak hanya memantau, tetapi mengendalikan situasi lalu lintas secara langsung di titik kritis.

Berbeda dengan pola konvensional, Polda Sumsel mengubah strategi dari pemantauan pasif menjadi kendali aktif berbasis data lapangan.

Mobile Command Center memungkinkan pimpinan Mengambil keputusan secara instan, Mengarahkan personel secara langsung serta Mengurai kemacetan tanpa jeda koordinasi panjang.

Hal ini menjadikan Betung sebagai model pengendalian lalu lintas modern berbasis teknologi di tingkat nasional.

Selain itu, Polda Sumsel mengerahkan kekuatan lintas satuan secara terintegrasi, melibatkan Polres Banyuasin, Ditlantas Polda Sumsel dan Bid TIK Polda Sumsel.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino bersama jajaran langsung turun ke lapangan untuk memastikan implementasi berjalan efektif.

Dengan sinergi ini, Polda Sumsel mampu Mempercepat eksekusi lapangan, Menghilangkan hambatan koordinasi dan juga Menjamin respons cepat di titik kemacetan.

Selanjutnya, penggunaan drone memberikan perspektif udara yang krusial dalam membaca pola kemacetan.

Sementara itu, CCTV menghadirkan Visual real-time, Identifikasi titik bottleneck serta Monitoring arus kendaraan secara menyeluruh.

Kombinasi keduanya menghasilkan analisis lalu lintas berbasis 3 dimensi, yang memungkinkan tindakan lebih presisi dan cepat.

Hasil pemantauan menunjukkan Arus kendaraan padat merayap, Titik krusial berada di Simpang Tugu Polwan dan Pasar Betung.

Namun demikian, berkat kendali langsung di lapangan, kondisi tetap terkendali dan tidak mengalami stagnasi total.

Kombes Pol Anis menegaskan seluruh personel untuk memaksimalkan teknologi yang tersedia.

“Kami hadir langsung di titik kemacetan, bukan sekadar memantau. Semua keputusan kami ambil berdasarkan data real-time dari lapangan. Kecepatan respons adalah kunci pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri.

“Polda Sumsel terus menghadirkan inovasi teknologi dalam pengamanan mudik. Mobile Command Center kami turunkan langsung ke titik kritis agar masyarakat merasakan kehadiran Polri secara nyata dan cepat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 yang aktif 24 jam.

Polda Sumsel mengimbau pemudik untuk Mengikuti arahan petugas, Menggunakan tol fungsional sebagai alternatif serta Tidak melawan arus. Langkah ini penting untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.

Langkah Polda Sumsel dalam mengerahkan Mobile Command Center ke Betung menunjukkan bahwa pengamanan mudik kini telah memasuki era baru berbasis teknologi.

Dengan pendekatan ini, Polda Sumsel tidak hanya mengamankan wilayahnya, tetapi juga memberikan contoh nyata bagi pengelolaan arus mudik nasional yang modern, responsif, dan presisi.


*Man*