Sabtu, 07 Maret 2026

Mudik Lebaran 2026: Angkutan Barang Dibatasi di Seluruh Jalur Sumatera Selatan


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di seluruh jalur tol dan jalan nasional non-tol di wilayah Sumatera Selatan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang diperkirakan mencapai jutaan pemudik di jalur darat Pulau Sumatera.

Pembatasan ini merupakan implementasi Keputusan Bersama (SKB) empat kementerian dan lembaga, yakni Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Jenderal Bina Marga, serta Korps Lalu Lintas Polri.

Di wilayah Sumatera Selatan, pembatasan angkutan barang diberlakukan pada dua kategori jalan utama, yaitu jalan tol dan jalur nasional non-tol.

Pada ruas jalan tol, pembatasan mencakup:


* ruas Betung – Tempino – Jambi

* segmen Bayung Lencir – Tempino – Simpang Ness

* ruas Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung – Palembang

Sementara pada jalan nasional non-tol, pembatasan berlaku di jalur lintas Sumatera yang menghubungkan Batas Jambi – Palembang – Batas Sumsel/Lampung – Bujung Tenuk – Bandar Lampung – Bakauheni.

Jalur ini merupakan salah satu koridor utama pergerakan kendaraan pemudik dari Pulau Sumatera menuju Pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya.

Jenis kendaraan yang dibatasi selama periode tersebut meliputi:

* mobil barang tiga sumbu atau lebih

* mobil barang dengan kereta tempelan

* mobil barang dengan kereta gandengan

* kendaraan pengangkut hasil galian, tambang, dan bahan bangunan

Polda Sumsel bersama instansi terkait akan melakukan pengawasan terpadu di sejumlah titik strategis jalur mudik, termasuk gerbang tol, simpang utama, serta pos pengamanan arus mudik.

Petugas berwenang menghentikan dan menindak kendaraan yang melanggar ketentuan pembatasan operasional sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku.

Meski demikian, pembatasan ini tidak berlaku bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan vital masyarakat, antara lain:

* bahan bakar minyak dan gas

* hewan ternak

* pupuk

* bantuan bencana alam

* bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, ikan, telur, sayur, dan buah

Kendaraan tersebut tetap diperbolehkan melintas dengan syarat membawa dokumen muatan resmi dari pemilik barang.

Pembatasan kendaraan angkutan barang diproyeksikan meningkatkan kapasitas jalan selama masa mudik.

Dengan berkurangnya kendaraan berat di jalur utama Sumatera Selatan, potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, khususnya di titik-titik rawan seperti Tol Palembang–Kayu Agung dan jalur lintas Sumatera menuju Lampung.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mempercepat waktu tempuh perjalanan pemudik menuju pelabuhan penyeberangan maupun daerah tujuan di Sumatera.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pembatasan angkutan barang merupakan langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.

“Pembatasan angkutan barang ini adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk melindungi keselamatan pemudik. Polda Sumsel mengerahkan personel Ditlantas di seluruh titik strategis guna menegakkan aturan ini secara konsisten,” ujar Nandang.

Ia juga mengimbau para pengusaha angkutan untuk menyesuaikan jadwal distribusi logistik di luar periode pembatasan.

“Kami mengimbau para pelaku usaha angkutan barang agar mematuhi ketentuan yang berlaku dan mengatur distribusi muatan di luar masa pembatasan,” tambahnya.


Informasi Layanan Mudik

Masyarakat dapat memperoleh informasi terkait pengaturan lalu lintas selama mudik melalui:

* Call Center NTMC Korlantas Polri: 1500669

* Call Center Kementerian Perhubungan: 151

* Command Center Bina Marga: 082288858884





*Man*

Angin Puting Beliung Landa Desa Margo Mulyo 16, Puluhan Rumah Rusak

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Margo Mulyo 16, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin pada Rabu sore (04/03/2026). Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB hingga 17.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan unit rumah warga dan satu fasilitas umum.

Kapolsek Muara Padang, AKP M. Firmansyah, S.H., M.Si., melalui laporan resminya kepada Kapolres Banyuasin pada Jumat (06/03/2026), menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah tersebut.

"Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, terdapat 63 unit rumah warga yang mengalami kerusakan dengan rincian 2 rumah rusak berat dan 61 rumah rusak ringan. Selain itu, satu gedung TPA di Kadus 1 juga turut rusak akibat terjangan angin," jelas AKP M. Firmansyah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp68.000.000 (enam puluh delapan juta rupiah).

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, personel Polsek Muara Padang pada Jumat sore (06/03/2026) langsung turun ke lokasi kejadian. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini difokuskan untuk membantu warga membersihkan puing-puing bangunan yang roboh serta memberikan bantuan moril kepada para korban.

Kapolsek Muara Padang juga telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Margo Mulyo 16, Bapak Muhtarom. Dari hasil koordinasi tersebut, disepakati bahwa perbaikan rumah-rumah warga yang rusak akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan semangat gotong royong, sembari menunggu adanya bantuan lebih lanjut dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Situasi di lokasi kejadian saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, serta masyarakat mulai melakukan pembersihan," tambah Kapolsek.

Menanggapi beredarnya video di media sosial Instagram mengenai sebuah rumah roboh, Kapolsek Muara Padang memberikan klarifikasi. Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, diketahui bahwa bangunan yang roboh tersebut adalah milik Bapak Paronji, warga RT 004 Dusun 001 Desa Margo Mulyo Jalur 16.

Bangunan tersebut merupakan bekas rumah tinggal yang terbuat dari kayu (papan) berukuran 5 x 7 meter dan saat ini difungsikan sebagai dapur karena pemiliknya telah memiliki rumah baru dari batu bata. Akibat kejadian ini, bangunan dapur tersebut roboh dengan kerugian diperkirakan Rp12.000.000 (dua belas juta rupiah). Saat ini, puing-puing bangunan telah dibersihkan oleh pemiliknya.

Polsek Muara Padang mengimbau kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat, baik terkait bencana alam, gangguan kamtibmas, maupun keadaan mendesak lainnya, agar segera menghubungi nomor layanan kepolisian 110, Layanan ini tersedia 24 jam secara gratis untuk merespons dengan cepat setiap laporan dari masyarakat.



*Man*

Jumat, 06 Maret 2026

WALI KOTA PRABUMULIH LAKSANAKAN SAFARI RAMADHAN KE KELURAHAN TANJUNG RAMBANG, PAPAR CAPAIAN DAN TARGET PEMBANGUNAN
Prabumulih, 5 Maret 2026 — Wali Kota Prabumulih H. Arlan melakukan Safari Ramadhan ke Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, pada Kamis (05/03) dengan mengunjungi Masjid Al Ikhlas sebagai lokasi kegiatan tahun 1447 H / 2026 M.

 Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih atas dukungan yang diberikan kepada dirinya selama menjalankan tugas kepemimpinan selama satu tahun terakhir. Menurutnya, dukungan yang hangat dari masyarakat menjadi pijakan penting untuk mewujudkan berbagai langkah pembangunan yang bermanfaat.

 

Beberapa capaian pembangunan yang telah tercapai dalam kurun waktu satu tahun jabatan antara lain penurunan angka kemiskinan yang signifikan, dari 10,13 persen pada tahun 2024 menjadi 9,75 persen pada tahun 2025. Selain itu, berbagai program juga telah terealisasi, seperti penertiban kawasan Pasar Belakang Jalan M. Yamin, pemindahan lokasi Pasar Subuh, perbaikan infrastruktur drainase berupa selokan dan gorong-gorong, program bantuan seragam sekolah bagi siswa, pembukaan lahan untuk kegiatan pertanian, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas Masjid Islamic Center dan gedung rusunawa sebagai tempat kerja bagi aparatur pemerintah kota.

 

Tidak hanya membahas capaian yang telah diraih, Wali Kota juga mengungkapkan target pembangunan Prabumulih ke depan. Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat laju pembangunan guna mewujudkan visi Kota Prabumulih Seinggok Sepemunyian — menjadi kota yang makmur, sejahtera, dan berkualitas. "Kami mengharapkan dukungan yang terus menerus dari seluruh lapisan masyarakat agar semua target pembangunan dapat terwujud dengan baik dan membawa manfaat yang luas bagi seluruh warga Kota Prabumulih," tegasnya.

 

Turut mengikuti kegiatan Safari Ramadhan tersebut antara lain Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Viktoria, SH., M.Si, pengurus Masjid Al Ikhlas, perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, kepala dinas dan badan terkait, Camat Rambang Kapak Tengah, Lurah Tanjung Rambang, serta tokoh agama, masyarakat, dan adat dari wilayah tersebut.(ADV)/emma

Kamis, 05 Maret 2026

 Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji Gelar Safari Ramadhan di Kampung Halaman, Berbagi Bantuan dan Tegaskan Pesan Persatuan yang Mendalam

Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, S.H., secara langsung menggelar rangkaian Safari Ramadhan 1447 H di kampung halamannya yang penuh makna, Desa Purun, Kecamatan Penukal, pada hari Kamis (05/03/2026). Momen bulan suci yang dinanti-nanti ini dipilih sebagai ajang untuk kembali menghampiri akar rumputnya, berbagi kebaikan dengan masyarakat, serta menyampaikan pesan kebersamaan yang menjadi pondasi kemajuan daerah.

 

Perjalanan Safari Ramadhan kali ini tidak datang sendiri, melainkan didampingi oleh jajaran pejabat teras Pemerintah Kabupaten PALI, unsur Forkopimda yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Brimob, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam membawa perhatian pemerintah ke pelosok masyarakat, terutama di tengah suasana berkah bulan Ramadhan.

 

Sebagai bentuk kepedulian kepada warga desa yang telah lama dikenalnya, berbagai bantuan sangat dibutuhkan diserahkan secara simbolis dalam acara yang diadakan di Masjid Midun Arafah. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek kebutuhan masyarakat: mulai dari perlengkapan untuk mendukung ibadah berupa 5 gulung ambal sajadah yang akan digunakan untuk mempermudah aktivitas keagamaan di masjid dan lingkungan sekitar, serta 5 unit lampu jalan yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas malam hari. Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten juga memberikan dukungan nyata bagi para petani dengan menyerahkan 100 liter pupuk cair dan 200 batang bibit cabai, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha tani dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain itu, diberikan pula bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan berupa 10 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan, serta 3 paket bantuan khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner setempat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi para pengusaha lokal untuk mengembangkan usahanya, terutama di tengah tantangan ekonomi yang ada. Tak ketinggalan, acara juga menjadi kesempatan untuk menyerahkan kartu BPJS Kesehatan kepada masyarakat yang belum memiliki akses layanan kesehatan, serta memfasilitasi proses klaim BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris yang berhak menerimanya, sebagai bentuk perlindungan sosial yang diberikan oleh pemerintah.

Dalam pidato yang penuh emosinya, Iwan Tuaji menyampaikan pesan mendalam yang sarat dengan nilai-nilai luhur bulan Ramadhan. Ia mengungkapkan rasa bangga dan kasih sayangnya kepada masyarakat kampung halaman, yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. "Bulan Ramadhan adalah waktu untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi berkah, dan memperkuat ikatan persatuan kita," ujarnya dengan nada yang penuh semangat. Ia mengajak seluruh masyarakat PALI, khususnya warga Desa Purun dan sekitarnya, untuk terus menjaga kompak, persatuan, dan kesatuan di tengah berbagai dinamika kehidupan. Menurutnya, persatuan adalah kunci utama dalam menghadapi segala tantangan dan meraih kemajuan bersama, sehingga tidak boleh ada satupun hal yang dapat memecah belah kebersamaan yang telah terjalin selama ini.

"Kita semua adalah bagian dari keluarga besar masyarakat PALI, dan kampung halaman ini adalah tempat dimana nilai-nilai kebersamaan pertama kali saya pelajari," tambahnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan momentum bulan suci ini untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus mempererat hubungan antar sesama manusia, karena ukhuwah islamiyah dan persatuan masyarakat adalah pondasi yang tidak dapat tergantikan dalam membangun daerah yang lebih baik.

Kepala Desa Purun, Nur Efendi, dalam sambutannya yang penuh rasa syukur menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Wakil Bupati Iwan Tuaji dan seluruh jajaran pemerintah kabupaten atas pemilihan Desa Purun sebagai lokasi Safari Ramadhan kali ini. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran pemerintah kabupaten tidak hanya membawa bantuan materi yang sangat berarti, tetapi juga membawa angin segar dan harapan baru bagi seluruh warga desa. "Kita merasa sangat dihargai dan diperhatikan. Kehadiran Bapak Wakil Bupati dan timnya memberikan semangat baru bagi kita untuk terus berjuang membangun desa yang lebih baik," tuturnya dengan suara yang penuh emosi.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh berkah tersebut ditutup dengan sesi tausiyah agama yang difasilitasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda PALI. Ustadz yang memberikan tausiyah mengingatkan kembali pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan menjalankan ibadah-ibadah yang dianjurkan, serta memperkuat ukhuwah islamiyah sebagai dasar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat. Pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut semakin menguatkan makna dari seluruh rangkaian acara Safari Ramadhan, bahwa bulan suci ini bukan hanya waktu untuk beribadah secara individu, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar sesama dan membangun komunitas yang solid serta penuh kasih sayang.

Kecelakaan Speed Boat di Perairan Muara Telang, Satu Penumpang Meninggal Dunia



Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Kecelakaan lalu lintas air terjadi di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Insiden yang menimpa speed boat penumpang "Haras Group" ini mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia.

Kapolsek Muara Telang melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolres Banyuasin melalui laporan sementara yang diterima pada pagi hari ini. Berdasarkan laporan tersebut, kecelakaan diduga disebabkan oleh gelombang atau ombak besar yang menerjang badan speed boat hingga akhirnya pecah dan tenggelam.

"Penyebab laka air yang dialami oleh speed boat penumpang Haras Group diakibatkan oleh gelombang atau ombak yang besar sehingga mengakibatkan speed boat tersebut pecah dan tenggelam," demikian bunyi laporan yang dikirimkan oleh Kapolsek Muara Telang.

Sementara ini, data korban yang berhasil dihimpun oleh pihak kepolisian setempat adalah satu orang penumpang atas nama Daryanti (55), seorang perempuan warga RT 18 Dusun IV, Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang. Korban dinyatakan meninggal dunia (MD) dalam insiden nahas tersebut.

Jenazah korban saat ini telah disemayamkan di rumah duka di Desa Telang Jaya untuk dilakukan prosesi pemakaman. Pihak keluarga yang ditinggalkan tampak sangat berduka atas kejadian yang menimpa almarhumah.

Pihak kepolisian dari Polsek Muara Telang masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait identitas korban lainnya serta menghitung total kerugian materiil akibat tenggelamnya speed boat tersebut. Laporan lengkap akan segera disusulkan setelah proses evakuasi dan pendataan di lapangan selesai dilakukan.

"Untuk laporan lengkap data korban dan kerugian yang lain akan segera kami sampaikan menyusul," ujar Kapolsek dalam laporannya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi speed boat yang tenggelam masih dalam penanganan pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem dan gelombang tinggi saat beraktivitas di perairan.

Dalam situasi darurat seperti kecelakaan di perairan atau kejadian kritis lainnya, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi pihak kepolisian di nomor panggilan darurat 110, Layanan ini tersedia 24 jam dan respon cepat dari petugas kepolisian dalam memberikan pertolongan serta pengamanan di lokasi kejadian, "Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami, Jangan sungkan untuk menghubungi 110 jika membutuhkan bantuan darurat”


*Man*

Safari Ramadhan 1447 H di Rambutan, Bupati Askolani Tegaskan Komitmen Program Banyuasin Religius


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Rambutan - Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah di halaman Kantor Kepala Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, yang dihadiri oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., dan Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng. Kegiatan yang menyasar wilayah Zona IV meliputi Kecamatan Rambutan, Banyuasin I, Air Kumbang, dan Air Salek ini digelar pada Rabu (4/3/2026).

Acara diawali dengan penyerahan berbagai bantuan oleh Bupati Askolani bersama Wabup Netta. Penyerahan bantuan ini ditempatkan pada urutan pertama sebagai simbol prioritas pelayanan pemerintah terhadap masyarakat. Adapun bantuan yang diserahkan meliputi:

• Bantuan Masjid: Dana sebesar Rp10.000.000 untuk satu masjid di tiap kecamatan (Kec. Rambutan, Banyuasin I, Air Kumbang, dan Air Salek).

• Bantuan Sosial: Sebanyak 50 paket sembako bagi anak yatim piatu, fakir miskin, dan kaum dhuafa.

• Alat Bantu Kesehatan: Berupa 4 kursi roda dan 2 tongkat untuk warga penyandang disabilitas atau lansia di wilayah tersebut.

Setelah penyerahan bantuan, pembukaan acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, lalu sambutan dan arahan dari Bupati Askolani. Dalam sambutannya, Bupati Askolani menekankan bahwa Safari Ramadhan adalah bagian dari program Banyuasin Religius yang telah dijalankan sejak berdirinya Kabupaten Banyuasin. 

"Safari Ramadhan ini adalah program Banyuasin Religius yang sudah kita laksanakan sejak berdirinya Kabupaten Banyuasin, dan alhamdulillah sampai hari ini tetap kita laksanakan. Mengingat jarak antar wilayah di Banyuasin ini jauh-jauh, maka dengan gerakan Safari Ramadhan ini memaksa kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk bisa kumpul dalam satu tempat untuk bersilaturahmi," ungkapnya.

Menunggu waktu berbuka, acara diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Taharudin Sakyan, S.Pd.i, AL-Hafidz. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama tepat saat adzan Maghrib berkumandang, dilanjutkan dengan sholat berjamaah hingga pelaksanaan sholat tarawih bersama.

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Banyuasin H. Ahmad Zarkasih, S.H.I., M.M., Edi Cahyono, dan Redho Munir, S.E., Kakan Kemenag Banyuasin Dr. H. Abadil Turmuni, S.Ag., M.Si, Kapolsek Rambutan, IPTU Harmoko, Danramil Mariana, Kapten CZI M Rusli, Sekretaris MUI, Adnan Abdul Somad, Ketua Baznas, K.H. AH Demiyati Mahasar, dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Banyuasin, Drs. H. Hamdan, M.Pd., Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai, Ira Muzdalifah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Kabag Pemkab Banyuasin, Camat Rambutan Mursal, S.H.I., MH, Camat Banyuasin 1, Bahrum Rangkuti, S.S.T.P., M.Si., Camat Air Salek, Mulyadi, S.Sos., M.Si., Camat Air Kumbang Aulya Sepriyadi, S.S.T.P., M.Si., Kades Sungai Dua, Hartomi, serta para kades se-Kecamatan Rambutan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.




*Man*

Konsisten Tekan Inflasi, Pemkab Banyuasin Kembali Gelar Operasi Pasar Murah


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Rambutan - Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi warga dengan menggelar kembali Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Terpadu. Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari rangkaian operasi pasar sebelumnya yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Banyuasin bekerja sama dengan Dinas Dukcapil, Dinas Perikanan, UPTD Puskesmas Sungai Dua dan OPD lainnya. Rabu (04/03/2026)

Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin, Adam Ibrahim, SE M.Si, Camat Rambutan, Mursal Marsup, S. Hi, M.H, Kepala Puskesmas Sungai Dua Ririn Octarina, SKM., M.Kes, dan Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Pangkalan Balai Ira Musdalifah, hadir langsung untuk memastikan program ini berjalan efektif dalam menekan laju inflasi serta menjamin ketersediaan stok pangan menjelang Idul Fitri. 

Dalam tinjauan di Desa Sungai Duo Kecamatan Rambutan, antusiasme masyarakat tetap tinggi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga di pasar umum. Warga dapat membeli komoditas bawang merah hanya dengan harga Rp. 7.000 Seperempat Kilogram, Cabe Rawit Rp.15.000 Seperempat Kilogram dan Telur Ayam Rp. 26.000.

Tak hanya fokus pada penyediaan pangan murah, kegiatan ini juga mengintegrasikan pusat Pelayanan Terpadu guna memudahkan warga mengakses berbagai layanan publik secara instan. Keberlanjutan operasi pasar ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi warga Banyuasin dalam menghadapi fluktuasi harga pangan selama masa Ramadan.



*Man*