Jumat, 27 Maret 2026

Polres Banyuasin Penghentian Street Boxing: Bukan Dilarang, Tapi Didampingi Demi Keselamatan Atlet


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin  – Beredarnya pemberitaan mengenai penghentian kegiatan "timbang berat" street boxing di kawasan Inti Coffee, Pangkalan Balai, Kamis malam (26/3), mendapat respons cepat dari Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin.

Kapolres Banyuasin menegaskan bahwa langkah yang diambil personel Pamapta bukanlah bentuk pelarangan terhadap kreativitas anak muda atau olahraga tinju. Sebaliknya, kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk upaya preventif untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah potensi gangguan keamanan yang membahayakan puluhan petarung serta pengunjung yang hadir.

penghentian kegiatan dilakukan setelah petugas mendeteksi adanya Ambang Gangguan berupa gesekan fisik antar petarung saat sesi face-off di tengah kerumunan massa yang padat. Dalam prinsip kepolisian, kondisi ini dinilai rawan meluas menjadi perkelahian massal atau crowd crush yang dapat menyebabkan fatalitas jika tidak segera didinginkan.

"Kehadiran Polri semalam adalah untuk memastikan tidak ada korban berjatuhan. Kami melihat langsung situasi yang tidak terkendali di lokasi yang tidak memenuhi standar keselamatan untuk olahraga kontak fisik. Keselamatan nyawa adalah hukum tertinggi bagi kami," ujar Kapolres Banyuasin dalam pernyataannya, Jumat (27/3).

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa kegiatan street boxing tersebut digelar tanpa dilengkapi izin keramaian sesuai Peraturan Polisi (PerPol) Nomor 7 Tahun 2023. Lebih dari sekadar administrasi, kekurangan izin ini berdampak pada tidak adanya standar keamanan medis, tidak tersedianya wasit berlisensi, serta tidak adanya manajemen pengendalian massa yang mumpuni.

"Olahraga kontak fisik seperti tinju memiliki risiko tinggi. Tanpa protokol yang benar, risiko cedera serius bahkan kematian sangat besar. Kami tidak ingin bakat besar anak Banyuasin padam hanya karena kelalaian prosedur di tempat yang salah," tegasnya.

"Kami ingin adik-adik kita bertanding dengan bangga di ring yang aman, bukan di arena yang berisiko. Semangat 'Bumi Sedulang Setudung' adalah tentang kebersamaan dan saling menjaga. Polri hadir untuk memastikan tidak ada pemuda Banyuasin yang pulang dalam keadaan terluka karena kelalaian prosedur," ujar  Kapolres banyuasin 

Polres Banyuasin mengajak komunitas kreatif untuk bersinergi menjadikan aturan hukum sebagai pelindung dalam berkarya.


*Man*

Musrenbang RKPD 2027 Banyuasin, Tekankan Keselarasan dan Prioritas Pembangunan

Realitaterkini.com👇👇

‎Pangkalan Balai - Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Banyuasin Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027. lni bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel dalam proses pembangunan Kabupaten Banyuasin (26/03/2026).


Musrenbang yang berlangsung di Graha Sedulang Setudung Lingkungan Pemkab Banyuasin ini, dihadiri langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani SH MH, didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU ASEAN Eng, Kepala Forkopimda Banyuasin, Kepala Bappeda Litbang Sumsel, Kepala Perangkat Daerah, Camat, perwakilan instansi vertikal, akademisi, Perbankan tokoh masyarakat, tokoh agama, Tokoh Pemekaran Banyuasin, serta perwakilan organisasi masyarakat, se-Banyuasin.

‎Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat serta kebijakan pembangunan provinsi dan nasional. Penyusunan RKPD Tahun 2027 diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

‎“Melalui Musrenbang ini, kita harapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan yang konstruktif guna menyempurnakan rancangan RKPD Tahun 2027, sehingga program dan kegiatan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Bupati menambahkan, fokus pembangunan Kabupaten Banyuasin ke depan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, pembangunan infrastruktur yang merata, serta peningkatan pelayanan publik, sesuai dengan tema percepatan transformasi ekonomi berbasis inovasi dan hilirisasi industri hijau di Kabupaten Banyuasin. Keterbatasan administrasi maupun anggaran lanjut Dia, tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan dan pembangunan. Dirinya meminta seluruh Perangkat Daerah tetap kreatif dan mencari solusi agar program tetap terlaksana. 

‎"Kita harus tetap bekerja Program pemerintah harus tetap berjalan demi kepentingan masyarakat jangan sampai kita berhenti bekerja hanya karena kendala. Yang terpenting adalah hasilnya dirasakan masyarakat bermanfaat bagi masyarakat Bumi Sedulang Setudung," imbuhnya.

‎Dalam Forum Musrenbang ini juga dilangsungkan sesi tanya jawab dan diskusi panel dari para peserta untuk menampung usulan program prioritas dari masing-masing perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya, yang selanjutnya akan diselaraskan dan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

‎Turut hadir, Wakil Ketua II DPRD Banyuasin Irian Setiawan, SH M.Si, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Erni Yusnita, SH MH, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K M.Si, Kodim 0430 Banyuasin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banyuasin Marisa Utami Erwin, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, SH MM, Kepala DPMPTSP Rayan Nurdinsyah, S.STP M.Si, Kepala DKP Banyuasin, Masita Liana, SP, Kepala Dinas PUPR Banyuasin, Ir. H. M. Riyan Aditya Saputra, MT., IPM., ASEAN. Eng, Plt. Kepala Dinas Sosial Salni Fajar, S.Ag MH.i, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin, Adam Ibrahim, SE M.Si, Plt. Kepala Kesbangpol Banyuasin Aminuddin, S.I.P S.Pd MM, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin, Zakirin, S.P., M.Si, Plt. Kasat Pol-PP Banyuasin Ir. Alfian, M.M, Kepala Inspektorat Banyuasin, Drs. Alamsyah Rianda, M.Si, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, SE M.Si, Plt Kepala Dinas Perikanan Banyuasin, Rina Kurniaty, SE, Kepala Bapenda Banyuasin, Drs. Edhy Haryono, Plt. Kepala Disdukcapil Banyuasin, H. Sultan Alrasyid, S.IP M.Si, Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr. Indah Deryane, M.kes, Plt. Kepala Dinas PMD, Meri Hasan, S.E M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dra. Yosi Zartini, Plt. Kepala Disporapar Banyuasin, Sirajuddin, S.Sos M.Si.‎



"Man*

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Pinggir Sawah Banyuasin, Diduga ODGJ


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin – Warga Dusun I, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi sudah membusuk, Kamis (26/3/2026) siang. Jenazah tersebut ditemukan tergeletak di pinggiran sawah milik warga setempat.

Kapolsek Banyuasin I melaporkan kejadian ini kepada Kapolres Banyuasin melalui laporan resmi yang diterima pada siang hari. Berdasarkan laporan tersebut, mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah mendapat informasi dari warga, petugas kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

Dua orang saksi telah dimintai keterangan terkait penemuan mayat ini, yakni Kepala Desa Merah Mata, Saudara Seftian, dan warga setempat bernama Asep. Keduanya membenarkan bahwa jasad tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk sehingga tidak dapat dikenali secara kasat mata.

Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian sementara menyebut korban sebagai "Mrs. X". Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, diduga kuat bahwa mayat tersebut merupakan seorang perempuan dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap berkeliaran di wilayah tersebut.

"Kami masih mendalami identitas korban. Saat ini jenazah sudah kami evakuasi dan bawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan proses visum et repertum serta otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya," ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.

Jenazah kemudian diberangkatkan ke rumah sakit sekitar pukul 15.00 WIB dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Sementara itu, tidak ditemukan barang bukti berarti di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian mengimbau kepada warga masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa atau yang mengenali identitas mayat tersebut untuk segera menghubungi Polsek Mariana atau kantor desa setempat.

Saat ini, situasi di Desa Merah Mata dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk menentukan langkah lebih lanjut dalam pengusutan kasus ini.


*Man*

Kamis, 26 Maret 2026

Tahanan Diduga Minum Cairan Pembersih, Pengawasan BNNK Prabumulih Disorot Publik

PRABUMULIH — Insiden mengejutkan terjadi di lingkungan Kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih. Seorang tahanan berinisial OH (35) dilaporkan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Prabumulih, Rabu malam (25/3/2026), setelah diduga menenggak cairan pembersih lantai saat berada dalam ruang tahanan.

Peristiwa ini sontak memantik pertanyaan publik terkait standar pengawasan di dalam fasilitas yang seharusnya memiliki kontrol ketat terhadap aktivitas dan keselamatan para tahanan. Bagaimana mungkin cairan berbahaya dapat diakses oleh seorang tahanan di ruang yang semestinya steril dari benda-benda berisiko?

Sorotan pun mengarah pada Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Pauziah, sebagai penanggung jawab institusi. Dalam konteks ini, publik menanti penjelasan terbuka terkait mekanisme pengawasan serta prosedur pengamanan yang diterapkan di dalam ruang tahanan.

Sejumlah pihak menilai, insiden tersebut bukan sekadar kelalaian biasa, melainkan indikasi adanya celah serius dalam sistem pengawasan internal. Terlebih, keberadaan barang seperti cairan pembersih lantai jenis ProsteX di dalam atau sekitar ruang tahanan menimbulkan tanda tanya besar.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BNNK Prabumulih terkait kronologi lengkap kejadian maupun langkah evaluasi yang akan dilakukan. Upaya konfirmasi kepada Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Pauziah, masih terus dilakukan.

Di sisi lain, praktisi hukum menegaskan bahwa keselamatan tahanan merupakan tanggung jawab penuh pihak yang menahan. Setiap bentuk kelalaian yang berpotensi membahayakan jiwa tahanan dapat menjadi bahan evaluasi serius, bahkan berimplikasi hukum apabila terbukti ada unsur pembiaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di dalam institusi penegak hukum tidak boleh lengah, terlebih terhadap hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.

Publik kini menunggu sikap tegas dan klarifikasi resmi dari BNNK Prabumulih, guna memastikan bahwa kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Rabu, 25 Maret 2026

Antisipasi Kepadatan Arus Balik H+4, Sat Lantas Polres Banyuasin Gelar Live Report dan Patroli Hunting di Jalintim


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin – Memasuki hari keempat arus balik Lebaran (H+4), Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Banyuasin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kepadatan kendaraan di Jalintim Palembang-Betung. Melalui kegiatan Live Report dan patroli hunting, personil diterjunkan untuk memantau langsung situasi lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan pulang.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (24/3/2026) sore ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, S.H., M.Si. Sebanyak 15 personil dikerahkan untuk bertugas di sejumlah titik strategis yang rawan terjadi kepadatan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Banyuasin.

Berdasarkan laporan yang diterima, adapun titik-titik yang menjadi fokus pemantauan Live Report dan patroli antara lain:

Simpang OPI Mall, Kecamatan Rambutan,

Simpang Pasir Putih Atas, Kecamatan Talang Kelapa,

Simpang Polsek Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, mencegah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), serta mengantisipasi kendaraan krodit (over dimension dan over loading) yang dapat mengganggu kelancaran arus balik. Selain itu, upaya ini juga dilakukan dalam rangka menciptakan situasi keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di sepanjang Jalintim.

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Banyuasin terpantau dalam keadaan aman, lancar, terkendali, dan kondusif.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melintas. Patroli hunting dan live report ini tidak hanya untuk memantau, tetapi juga sebagai upaya kami untuk hadir di tengah-tengah masyarakat guna memastikan keselamatan selama perjalanan arus balik,” ujar AKP Suwandi dalam laporannya.

Kegiatan ini akan terus dilanjutkan secara intensif hingga dipastikan arus balik benar-benar berakhir, guna memastikan seluruh pemudik dapat kembali ke tempat aktivitasnya dengan selamat dan lancar.



*Man*

 ‎Bupati Askolani Gelar Open House di Sukajadi, Ribuan Warga Datang Bersilaturahmi


 ‎Realitaterkini com👇👇

SUKAJADI --  Bupati Banyuasin Dr. H Askolani, SH., MH  open house di rumah pribadinya yang berada di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Senin (23/3/2026).

Warga yang datang ke rumah pribadi orang nomor satu di Banyuasin ini, terbilang sangat ramai dan antusias.

Warga yang datang dari berbagai lapisan masyarakat ini, ketika datang langsung diarahkan untuk menuju meja dan bisa makan sepuasnya. 

Antusias warga yang datang sangat terasa, karena halaman rumah Bupati Askolani yang sudah dipasang tenda dipadati warga.Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Sejak pagi hari, warga dari berbagai wilayah di  Banyuasin tampak memadati kediaman pribadi bupati.

Mereka hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memanfaatkan momentum Lebaran untuk bertemu langsung dengan kepala daerah.

Nuansa kekeluargaan terlihat jelas dalam kegiatan ini. Senyum, salam, dan jabat tangan berlangsung tanpa henti, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan.

Tidak sedikit warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang santai, menyampaikan aspirasi, hingga mengabadikan momen melalui swafoto bersama.

Bupati Askolani  hadir didampingi sang Anak, M. Syarif Hidayatullah  yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Sumsel.

Keduanya menyambut para tamu dengan ramah, menunjukkan kedekatan emosional antara pemimpin daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuasin  Askolani menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk mempererat hubungan silaturahmi.

“Idul Fitri menjadi momen berharga untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Saya merasa bahagia dapat bertemu langsung dengan masyarakat dalam suasana yang hangat seperti ini,” Ungkapnya.



*Man*

Selasa, 24 Maret 2026

Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Satlantas Polres Banyuasin Gelar Live Report dan Patroli Hunting di Jalintim


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin – Memasuki H+4 arus balik Lebaran, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuasin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kepadatan kendaraan di jalur lintas timur (Jalintim) Palembang-Betung. Melalui kegiatan Live Report pemantauan lalu lintas dan patroli hunting, kepolisian berupaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) tetap kondusif.

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, S.H., M.Si., dalam laporannya kepada Kapolres Banyuasin, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (24/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 15 personil dikerahkan untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik rawan kepadatan dan kecelakaan lalu lintas di sepanjang wilayah hukum Polres Banyuasin.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik. Selain Live Report untuk memberikan informasi terkini, kami juga melakukan patroli hunting untuk mengantisipasi kemacetan dan mencegah terjadinya laka lantas," ujar AKP Suwandi dalam laporannya.

Adapun lima titik strategis yang menjadi fokus pemantauan dalam giat ini adalah:

1. Simpang OPI Mall, Kecamatan Rambutan

2. Simpang Pulau Rimau, Kecamatan Banyuasin III

3. Simpang Gerbang Tol Pulau Rimau, Kecamatan Banyuasin III

4. Simpang Tugu Kelapa Bakal, Kecamatan Talang Kelapa

5. Simpang Y, Kecamatan Talang Kelapa

Berdasarkan hasil pemantauan dan patroli yang dilakukan, situasi arus lalu lintas di Jalintim Palembang-Betung terpantau dalam keadaan aman, lancar, terkendali, dan kondusif. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin hingga dipastikan arus balik benar-benar kembali normal.


*Man*