Rabu, 04 Maret 2026

Dari Tanah Tidur Menjadi Ladang Harapan: Kisah Kaum Ibu Prabumulih Wujudkan Kemandirian Pangan

Prabumulih, 4 Maret 2026---Harga bahan pangan menjadi perhatian utama kaum ibu, termasuk Tri Ningsih, warga Kelurahan Patih Galung, Kota Prabumulih. Ia harus terus mencari cara kreatif memenuhi kebutuhan dapur di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Setiap minggu, Tri Ningsih perlu merogoh kocek Rp200 ribu-Rp300 ribu untuk belanja di pasar. Ia sempat terpikir untuk menanam bahan makanan sendiri di pekarangannya yang selama ini hanya menjadi tanah tidur.

Perempuan 57 tahun itu pun memulai membabat ilalang di sekitar rumahnya, lalu menanami sayur-sayuran dan umbi-umbian. Namun, upayanya belum berbuah. Minimnya pengetahuan membuat hasil produksi di lahan tersebut tidak optimal.

Pada waktu bersamaan, Pertamina EP Prabumulih Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 sedang mengampanyekan dukungan kemandirian pangan melalui program MUDA BERSAMA (Perempuan Berdaya, Bersama Kelola Sampah). 

Melalui program tersebut, Pertamina menyediakan pelatihan pembuatan pupuk dari limbah rumah tangga, pengetahuan dasar herbal/jamu dari tanaman obat keluarga (TOGA), hingga pelatihan pemasaran.

Tri Ningsih yang menjabat Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning pun ikut dalam program tersebut. Tiga puluh perempuan di komunitas itu belajar membuat pupuk organik dari limbah rumah tangga seperti sisa sayur, air cucian beras, dan kompos.

Dengan bekal ilmu baru, Tri Ningsih kembali menggarap tanah tidur di sekitar rumahnya. Ia menanam sayur-mayur, buah-buahan, umbi-umbian, hingga tanaman obat. Tanaman-tanaman itu tumbuh subur berkat pupuk organik.

Ibu-ibu KWT Kemuning sekarang tak lagi dipusingkan dengan harga bahan pangan karena mereka bisa memetik dari pekarangan masing-masing. Mereka pun kini hemat biaya belanja Rp200 ribu-Rp300 ribu per minggu.

Hasil panen tidak hanya untuk kebutuhan dapur keluarga, tapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah. Produk-produk seperti minuman wedang beras kencur, jamu seduh instan, wedang kunyit asam, serta bibit tanaman siap tanam dijual Rp15 ribu-Rp20 ribu. Omzet per bulan menembus Rp1 juta.

“Tantangan kami jadikan penyemangat. Terpenting kompak dan saling mendukung. Kami ingin masyarakat sekitar ikut mandiri, bisa hasilkan sesuatu dari rumah,” ucap Tri Ningsih.

KWT Kemuning tak menyimpan ilmu baru dari program Pertamina itu untuk diri mereka sendiri. Saat ini, mereka menjadi pusat belajar bagi 13 KWT lain di Prabumulih.

Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. 

PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). 

Safari Ramadan di Desa Majatra, Bupati Banyuasin Komitmen Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pulau Rimau – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar kegiatan Safari Ramadan yang diisi dengan kegiatan buka puasa dan sholat tarawih bersama yang dilaksanakan di Masjid Nurul Jadid, Desa Majatra, Kecamatan Pulau Rimau, pada Senin (2/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Majatra ini merupakan bagian dari kegiatan Safari Ramadan di wilayah Zona III Pemerintah Kabupaten Banyuasin, yang meliputi Kecamatan Pulau Rimau, Kecamatan Selat Penuguan, dan Kecamatan Karang Agung Ilir.

Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., yang turut didampingi Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemerintah Daerah pada setiap bulan Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk menyerap aspirasi secara langsung.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan bersama Wakil Bupati. Melalui Safari Ramadan, kami ingin terus menjalin silaturahmi sekaligus mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujar Askolani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuasin juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang ada di Kabupaten Banyuasin, khususnya di Desa Majatra. Ia menyoroti pentingnya perbaikan jalan poros sebagai akses utama aktivitas masyarakat, serta memastikan kelanjutan dari pembangunan jalan di selat penuguan dan Jembatan Tanah Kering.

“Khususnya terkait infrastruktur jalan poros, saya berkomitmen mewujudkan jalan yang mulus di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin. Jalan poros adalah urat nadi aktivitas masyarakat, sehingga menjadi prioritas pembangunan. Selain itu, pembangunan jalan di selatan penuguan dan Jembatan Tanah Kering InsyaAllah akan segera kita lanjutkan kembali,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuasin bersama Wakil Bupati Banyuasin juga turut menyerahkan berbagai bantuan dan santunan yang di antaranya terdiri dari bantuan kursi roda, alat bantu dengar, santunan untuk para anak yatim piatu, serta bantuan pembangunan masjid sebesar Rp10 juta ditiap Kecamatan di wilayah Zona III. 

Dalam kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyuasin atau yang mewakili, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara.


*Man*

Sat Reskrim Polres Banyuasin Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor di Wilayah Betung


 Realitatetkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Banyuasin, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat di Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Keberhasilan ini dilaporkan secara resmi kepada Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.IK., M.Si, pada Kamis (26/2/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi dengan nomor LP / B / 18 / II / 2026 / SPKT / SEK. POLSEK BTG / POLDA SUMATERA SELATAN, yang dilaporkan pada tanggal 25 Februari 2026. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari yang sama, Rabu, 25 Februari 2026, sekira pukul 05.30 WIB di dalam rumah korban yang berlokasi di Jalan Betung – Jambi, Sedompo Rt. 035 Rw.014 Kel. Betung Kab. Banyuasin.

Korban dalam peristiwa ini adalah seorang mahasiswi berinisial CF (21), yang kendaraannya raib digondol maling. Pelaku yang berhasil diringkus berinisial DK (18), seorang pemuda yang berdomisili di Dusun IV Lais, Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Kapolres, Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham memaparkan kronologis kejadian. Pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui pintu samping yang tidak terkunci. Setelah berada di dalam, pelaku dengan leluasa mengambil satu unit sepeda motor Honda Supra X warna merah-hitam dengan nomor polisi BG 2210 JBR. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).

"Berkat kerja cepat Unit Pidum Sat Reskrim, pelaku berhasil kami amankan berikut barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut," ujar Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham dalam laporannya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku antara lain:

* 1 (satu) buah Jaket warna hitam polos lengan panjang milik pelaku.

* 1 (satu) buah baju lengan pendek warna hitam putih milik pelaku.

* 1 (satu) Unit Handphone Jenis Samsung A52 warna Biru Milik Pelaku.

* Uang Tunai Rp 410.000 (empat ratus sepuluh ribu rupiah) yang diduga hasil dari penjualan atau keuntungan lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka DK dijerat dengan Pasal 477 KUHP dalam Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan. Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Banyuasin untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Lengkapi segera pemeriksaan saksi-saksi, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan kirimkan berkas perkara sesegera mungkin agar proses hukum bisa berjalan dengan cepat dan transparan," tegas arahan Kapolres melalui laporan tersebut.


*Man*

Sinergi dan Kepedulian, Polres Banyuasin Bagikan Takjil Bersama Mahasiswa dan OKP


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin  – Menjelang azan Magrib berkumandang, suasana di depan Mako Polres Banyuasin berubah menjadi hangat dan penuh keakraban pada Selasa sore, 3 Maret 2026, tepat pukul 17.00 WIB. Bukan sekadar rutinitas, kawasan tersebut menjadi pusat aksi sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan "Polres Banyuasin Berbagi Takjil".

Kegiatan yang digelar dalam rangka bulan suci Ramadan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin, didampingi oleh Wakapolres Banyuasin serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin. Kehadiran para pejabat utama di barisan terdepan saat membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas menunjukkan komitmen nyata pimpinan dalam aksi kemanusiaan.

Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa adalah sinergi yang terjalin. Terlihat mahasiswa dan perwakilan dari Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Banyuasin turun langsung bahu-membahu dengan aparat kepolisian. Mereka bersama-sama menyiapkan dan membagikan paket takjil kepada pengendara motor, sopir angkutan umum.

Kapolres Banyuasin melalui kegiatan ini menegaskan bahwa aksi berbagi tersebut bukanlah sekadar seremoni bagi-bagi takjil semata. "Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata kepedulian dan sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat. Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik mahasiswa dan OKP Kabupaten Banyuasin. Kehadiran mereka di sini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan persatuan sangat kuat terjalin di Bumi Sedulang Setudung ini," ujar Kapolres di sela-sela kegiatan.

Suasana hangat dan penuh canda tawa mewarnai proses pembagian takjil, Senyum mereka terlihat dari wajah para pengendara yang mendapat rezeki untuk berbuka puasa. Sinergi antara Polri dengan generasi muda ini diharapkan dapat terus Bertahan, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan positif lainnya untuk kemajuan Kabupaten Banyuasin.



*Man*

Selasa, 03 Maret 2026

PEMERINTAHAN TURUN LANGSUNG SERAHKAN BANTUAN KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI SEMBAWA


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Sembawa, kabupaten Banyuasin Sumatra selatan ,Selasa, (03/03/2026) – Camat Sembawa Drs. Erman Taufik, M.M bersama Wakil Bupati Banyuasin Ibu Netta Indian, S.P melakukan kunjungan langsung ke Dusun Lalang Rt 24/5 Kecamatan Sembawa untuk menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada Bapak Jailani dan keluarga sebagai warga terdampak musibah kebakaran.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar ,Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Wakil Bupati menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian, serta kebutuhan sandang dan papan lainnya guna meringankan beban warga yang tertimpa musibah.

"Kita tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kita mengalami kesulitan. Pemerintah hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan materi, namun juga dukungan moril agar mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini. Kita akan terus mengawal proses pemulihan hingga mereka benar-benar bisa bangkit kembali," ujar Wakil Bupati Netta Indian, S.P dengan nada penuh perhatian.

Sementara itu, Camat Sembawa Drs. Erman Taufik, M.M menambahkan komitmen dari pemerintah kecamatan untuk melakukan langkah-langkah follow-up. "Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan penanganan musibah ini berjalan optimal. Selain bantuan langsung hari ini, kami juga akan mengevaluasi kebutuhan jangka pendek dan menengah agar korban dapat segera membangun kembali rumah dan aktivitasnya," ucapnya.

Bapak Jailani sebagai perwakilan korban menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah yang telah cepat merespons kondisi mereka. Pemerintah Kecamatan Sembawa akan terus memantau perkembangan kondisi korban dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan penuh.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., Kepala BPBD Banyuasin, Reza Agust Perdana, S.E., M.Si., Camat Sembawa, Drs. Erman Taufik, M.M., serta berbagai perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Banyuasin.


*Man*

Senin, 02 Maret 2026

*BPD Taja Indah Minta Bupati Banyuasin Nonaktifkan Kades Taja indah"

 

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Taja indah - Pemerintah Desa Taja indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Kepala Desa inisial (RS) Kembali menjadi sorotan, terkait dugaan Penyelewengan Bantuan Pangan Nasional (BPN) berupa Beras yang dilaporkan warganya Kapolda Sumatera Selatan beberapa yang waktu lalu. 

Berdasarkan dari laporan masyarakat yang melaporkan Kepala Desa Taja Indah inisial (RS) tersebut, Badan Permusyawarahan Desa (BPD) mengadakan rapat pleno, pada tanggal 12 februari tahun 2026.Tentang :mengevaluasi kinerja Kepala Desa Taja Indah dengan Kesimpulan:”Memohon kepada Bupati Banyuasin Agar dapat Menonaktifkan Kepala Desa Taja indah RAHMAT SALEH dari jabatanya, karna sedang dalam proses hukum yang dilaporkan masyarakat ke polres Banyuasin yang tidak transparan dalam penggunaan Dana Desa tahun 2024 (Pengaduan BPD) Nomor:140/038/BPD/TJI/lX/2025, dan masalah pengangkatan Perangkat Desa tidak jelas, serta dugaan penyelewengan Bantuan Pangan Nasional (BPN)berupa Beras tahun 2024 dan kasus Pemalsuan tandatangan.

Ketua BPD Taja Indah Susilawati,wakil Ketua BPD Meli Yanti, sekretaris BPD Devi Yunita,dan 6 orang angota telah menanda tanggani surat hasil Rapat Pleno BPD Desa Taja Indah kecamatan Betung, yang memohon kepada Bupati Banyuasin dapat Segera menonaktifkan Kepala Desa Taja Indah inisial (RS) yang masih dalam proses hukum.

“Susilawati juga mengatakan bahwa Ia bersama angota BPD lainya dalam waktu dekat akan mendatangi Ketua komisi 1 DPRD kabupaten Banyuasin meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) memanggil kepala dinas DPMD, karna menurutnya surat yang dikirimkan ke bapak Bupati Banyuasin sudah turun ke dinas PMD ,Namun dari dinas PMD belum menyampaikan apa isi dari surat diturunkan ke dinas dan yang semetinya juga diteruskan kepada camat dan Pemerintah Desa, balasan atas surat dari Bupati Banyuasin

“Selanjutnya susilawati meminta kepada APH yang terkait supaya kasus ini di proses sebenar benarnya sesuai dengan aturan yang berlaku, dan segera diselesaikan,kasus dugaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Taja Indah ini seperti:Dana Oprasional BPD yang bersumber dari bantuan Gubernur Tahun 2025 yang sampai sekarang belum kami terima, sabtu.(28/2/2026)

Kami berharap kepada pemerintah Kabupaten serius dalam menangani kasus yang diduga dilakukan Kepala Desa Taja Indah, inisial (RS) apabila dalam kasus yang dilaporkan masyarakat ini terbukti harus di tindak.Agar tidak ada lagi oknum kades yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan kepentingan masyarakat."pungkasnya


*Man*

Polres Banyuasin Pimpin Langsung Perbaikan Jalan Lintas Timur, Dukung Gerakan Asri Indonesia


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

BANYUASIN – Dalam rangka mendukung Gerakan Asri Indonesia yang digagas oleh Polda Sumatera Selatan, Polres Banyuasin menggelar aksi nyata melalui Program Belida (Bersih Lingkungan Asri). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, ini dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) sore.

Dimulai tepat pukul 16.00 WIB, aparat kepolisian turun langsung ke Jalan Lintas Palembang-Jambi, tepatnya di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Titik tersebut dipilih lantaran kondisi jalan yang berlubang kerap dikeluhkan pengguna jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan berlalu lintas.

Tidak hanya Kapolres, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolres Banyuasin Kompol M. Ali Asri, S.H., Danramil Talang Kelapa, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin. Mereka bersama-sama bergotong royong melakukan penambalan lubang di badan jalan menggunakan material aspal dan pasir.

AKBP Risnan Aldino menyampaikan bahwa Program Belida merupakan wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. "Kegiatan ini adalah bagian dari Gerakan Asri Indonesia yang digagas Polda Sumsel. Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi permasalahan sosial seperti infrastruktur jalan yang rusak," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, perbaikan jalan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pengendara, terutama menjelang arus lalu lintas yang mulai padat. "Kami prioritaskan di titik-titik yang rawan kecelakaan akibat jalan berlubang. Semoga dengan adanya perbaikan darurat ini, angka kecelakaan dapat ditekan," tambah Kompol M. Ali Asri.

Kehadiran personel TNI dari Koramil Talang Kelapa bersama unsur Forkopimda lainnya menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Masyarakat sekitar yang melintas tampak mengapresiasi aksi cepat jajaran Polres Banyuasin tersebut.

Dengan semangat kebersamaan, Program Belida diharapkan dapat berkelanjutan dan menginspirasi elemen masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga serta memperbaiki fasilitas umum di lingkungan masing-masing.



*Man*