Sabtu, 07 Februari 2026

Sekda Banyuasin Hadiri Pelantikan PORDASI Kabupaten Banyuasin


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

LANGKAN  - Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang masa bakti 2026 - 2030 secara resmi dilantik dan dikukuhkan, Sabtu (7/2).

Pelantikan dan pengukuhan itu dilakukan langsung Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sekaligus Ketua Pordasi Provinsi Sumsel H. Herman Deru, di Ponpes Qodratullah, Desa Langkan, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin.

Turut mendampingi Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi Sumatra Selatan (Sumsel), Ratu Tenny Leriva, Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, Asisten I Banyuasin Aminuddin dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru berharap besar terhadap maju dan meluasnya kegemaran berkuda di Sumatera Selatan ini.

Berkuda ini ada dua dua cluster yaitu gemar berkuda dan olahraga berkuda, tapi untuk menjadikan berkuda sebagai kegemaran masyarakat masih belum dapat dilakukan.

"Kita tahu warga Sumsel ini habitnya bukan berkuda, berbeda dengan daerah NTT, NTB dan Jawa,"jelasnya.

Herman Deru menambahkan kalau berkuda ini imagenya mahal, padahal tidak seperti itu."Mahal itu karena pelihara sendiri, kalau bisa bersama Stable atau Pemkab kudanya bisa murah,"bebernya.

Oleh karena ini, Deru meminta kepada pengurus Pordasi agar dapat mengajak calon calon atlet memberikan informasi kalau berkuda ini tidak mahal.

Sebagai contoh dua atlet Pordasi Sumsel ikut bertanding di perlombaan di Bekasi, Jawa Barat."Itu semua tanding tidak ada kuda, jadi tepis dulu mahal,"tegasnya.

Kemudian Deru meminta kepada Pordasi Banyuasin untuk dapat mencari landasan pacu kuda seluas 1.000 meter dan lebar 20 meter."Kalau di Palembang susah cari lahannya, mungkin di Banyuasin yang tepat,"ungkapnya.

Jika nantinya sudah ada Stable, Deru menginginkan adanya event olahraga berkuda di Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di Kabupaten Banyuasin."Kita undang ribuan orang kesini,"bebernya.

Herman Deru juga mengucapkan selamat, Kepada para Pengurus PORDASI Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang Periode 2026-2030 yang telah dilantik dan dikukuhkan ini.

Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim mengatakan kepada pengurus Pordasi Banyuasin yang baru dilantik dan dikukuhkan ini agar dapat melahirkan atlet atlet berprestasi.

"Itu harapan kita, sehingga dapat membawa nama Kabupaten Banyuasin ke level nasional bahkan Internasional,"ujarnya.

Erwin menambahkan kalau olahraga berkuda adalah olahraga baik, selain penuh tantangan, juga sebagai olahraga sunnah nabi.

"Jadi selain dapat mengenalkan olahraga ini di tengah masyarakat Banyuasin. Ini juga, sebagai sarana mengolahragakan masyarakat sekaligus mensyiarkan sunnah Rasulullah,"ungkapnya.

Diketahui, Ahmad Kholid Daulay dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Banyuasin masa bakti 2026 - 2030 dan Deswana Akbar Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Palembang masa bakti 2026 - 2030.



*Man*

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bulog untuk Petani Jagung


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Dalam upaya strategis memperkuat ketahanan pangan nasional, Polri menggelar rapat koordinasi dengan berbagai lembaga kunci, Jumat (6/2/2026). Rakor yang melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini bertujuan membangun ekosistem pertanian jagung pakan ternak yang berkelanjutan, dari hulu hingga hilir.

Rapat yang dipimpin Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, dan diikuti seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring ini, menjadi momentum konsolidasi. Hal ini menyusul keberhasilan Indonesia mencatatkan tahun tanpa impor jagung untuk pakan ternak pada 2025.

"Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," tegas Brigjen Langgeng.

Polri mengambil peran ganda: sebagai fasilitator permodalan dan pelindung harga. Di sisi **hulu**, Polri menjembatani kelompok tani (Poktan) jagung mengakses permodalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difasilitasi Himbara. Implementasinya telah berjalan, seperti di Nagreg dan Ciamis (Jawa Barat), di mana petani mendapat kredit untuk menanam dan memperluas lahan.

Danang Andi Wijanarko, Senior Vice President BRI yang mewakili Himbara, mengungkapkan kesiapan penyaluran dana. "BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafon senilai Rp 180 triliun untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian, termasuk ekosistem pertanian jagung," paparnya.

Di sisi **hilir**, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan memberikan perlindungan dengan menjaga stabilitas harga. Untuk memutus rantai tengkulak yang sering membeli dengan harga rendah, Polri menjalin sinergi dengan Perum Bulog. Bulog akan menyerap hasil panen petani dengan harga yang lebih baik, berdasarkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Brigjen Langgeng Purnomo menjelaskan, "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai HPP. Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan Kalsel, kolaborasi ini mendorong harga pembelian mencapai Rp 6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog."

Penyerapan oleh Bulog tahun 2026 ditargetkan mencapai 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah, dengan harga patokan Rp 6.400 per kilogram, sesuai surat dinas internal Bulog.

Program komprehensif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional dan mengembangkan lahan tidur, tetapi juga membebaskan petani dari ketergantungan pada tengkulak. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani dapat mengelola usaha dengan lebih baik, membayar kredit tepat waktu, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi multi-pihak ini, Polri berharap dapat terus memperkuat kemandirian pangan nasional dan mensejahterakan petani jagung di seluruh Indonesia.


*Man*

Jumat, 06 Februari 2026

Kinerja Gemilang, Lapas Banyuasin Borong Tiga Penghargaan di Rakor Kanwil Ditjenpas Sumsel


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menerima tiga penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan dalam Rapat Koordinasi Capaian Kinerja Tahun 2025 dan Rencana Aksi Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (05/02/2026) di Ballroom Hotel Aston Palembang.

Tiga penghargaan yang diraih Lapas Kelas IIA Banyuasin tersebut meliputi Satuan Kerja dengan Ketahanan Pangan Terbaik, Satuan Kerja dengan Capaian Kinerja SAKIP Terbaik, serta Terbaik I pada rapat koordinasi capaian kinerja tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen Lapas Kelas IIA Banyuasin dalam mendukung program pemasyarakatan yang berkelanjutan dan akuntabel.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, kepada Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, di hadapan seluruh pimpinan satuan kerja pemasyarakatan se-Sumatera Selatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Banyuasin.

“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat program ketahanan pangan, serta menjaga akuntabilitas dan kualitas pelayanan pemasyarakatan", ujar Tetra Destorie.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mendukung penuh kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam pelaksanaan rencana aksi tahun 2026.

Melalui capaian ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin diharapkan dapat terus menjadi satuan kerja yang konsisten dalam memberikan kontribusi positif bagi sistem pemasyarakatan, sekaligus menjadi contoh penerapan tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan.


*Man*

Kapolres Banyuasin Tegaskan Proses Hukum Dua Dugaan Pelanggaran Berat Anggotanya, Ancaman PTDH


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Kapolres Banyuasin, bersama jajaran pimpinan, secara resmi menyampaikan bahwa proses pemeriksaan internal dan sidang kode etik terhadap salah satu anggotanya ber inisial , Briptu RM , sedang ditangani secara serius. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan dengan mitra media yang digelar di Aula Tantya Sudirajati, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Proses hukum ini dilaksanakan menyusul laporan dari seorang Bhayangkari Polres Banyuasin ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Selatan. Oknum anggota tersebut dilaporkan atas dua dugaan pelanggaran berat, yaitu penelantaran keluarga dan perselingkuhan.

Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolres Banyuasin, Wakapolres, Kasi Humas, serta perwakilan mitra media, Kapolres menegaskan komitmennya untuk menindak tegas tanpa pandang bulu.

“Tidak akan ada pandang bulu kepada personel kami, Kalau dia melakukan kesalahan dan terbukti melakukan kesalahan, pasti akan diproses . Dan proses ini bisa menjadi efek deterrens (efek jera) kepada personel Polres Banyuasin untuk tidak menyakiti hati keluarganya,” tegas Kapolres.

Menanggapi permintaan dari mitra media agar sidang kode etik dilakukan secara terbuka untuk menghindari simpang siur informasi, Kapolres menyatakan, “Untuk sidang akan kami laksanakan secara terbuka. Untuk jadwal akan kami tentukan kemudian, silahkan langsung menghubungi Pak Kasi Humas terkait jadwal dan perkembangan proses pemeriksaannya,” jawabnya tegas.

Kapolres Banyuasin menegaskan bahwa proses hukum internal ini mencerminkan komitmen pimpinan untuk menindak tegas setiap anggota yang diduga melanggar aturan, baik etik maupun disiplin. Langkah ini diambil guna menjaga citra, integritas, dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri secara keseluruhan. Briptu RM terancam sanksi berat, termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), jika terbukti bersalah dalam pemeriksaan yang sedang berlangsung.



*Man*

 *Polres Banyuasin Gelar Kurve Bersama di Masjid Jumhuriyah dan Pasar Rakyat Pangkalan Balai*


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Polres Banyuasin bersama anggota Koramil Pangkalan Balai melaksanakan kegiatan kurve atau kerja bakti bersama sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, dan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dengan dua lokasi kegiatan, yakni Masjid Jumhuriyah serta di sekitar Pasar Rakyat Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin.

Kurve bersama ini menyasar pembersihan lingkungan tempat ibadah dan fasilitas umum, khususnya area masjid dan kawasan pasar, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan ruang publik.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Samapta Polres Banyuasin, AKP Sugeng Sarwan, Dan didampingi Danramil Pangkalan Balai, Kapten Erwin Suhaimi, serta diikuti oleh personel Polres Banyuasin dan anggota Koramil Pangkalan Balai.

AKP Sugeng Sarwan mengatakan, kegiatan tersebut menindak lanjuti dari arahan Presiden Republik Indonesia.

“Kegiatan kurve ini dilaksanakan atas arahan dan perintah Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang disampaikan pada saat Rakernas. Kami di daerah menindaklanjuti arahan tersebut melalui kegiatan nyata di lapangan,” ujar AKP Sugeng Sarwan.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan terjalin nya sinergitas yang semakin kuat antara TNI dan Polri, sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tempat ibadah dan pusat aktivitas masyarakat.

Kegiatan kurve berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat di sekitar Masjid Jumhuriyah dan Pasar Rakyat Pangkalan Balai.


*Man*

Kamis, 05 Februari 2026

Personel Siddokkes Polres Banyuasin Pastikan Keamanan Pangan untuk 3.063 Siswa dan Anak Didik


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

*Banyuasin*  – Unit Kesehatan dan Kedokteran (Siddokkes) Polres Banyuasin melaksanakan kegiatan Food Security atau pengawasan keamanan pangan pada Kamis (05/01/2026). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang akan didistribusikan kepada ribuan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Suak Tapeh.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin ini berlangsung di SPPG 1 Biyuku Polres Banyuasin, mulai pukul 8.30 WIB. Tim petugas yang terdiri dari tenaga kesehatan, ahli gizi, dan pengelola dapur, melakukan pemeriksaan mendalam terhadap makanan dengan metode Uji Organoleptik, yaitu penilaian berdasarkan indra (penglihatan, penciuman, dan pengecapan).

Menu yang diuji terdiri dari Nasi Putih, Semur Daging, Tahu Krispi, Labusiam Wortel Kukus, dan Buah Jeruk. Menu ini akan dibagikan dalam dua varian porsi, yaitu porsi besar dan porsi kecil, dengan komposisi gizi yang telah dihitung secara detail oleh Ahli Gizi, Resta Dwi Permata, Amd.Gz.

"Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan fisik terhadap bentuk, warna, aroma, dan rasa, semua menu dalam kondisi normal. Sehingga makanan dinyatakan aman untuk dihidangkan dan dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat," jelas Penata Widyawati, SKM., M.M, salah seorang petugas.

Aksi sosial keamanan pangan ini menjangkau 3.063 penerima manfaat, yang terdiri dari anak-anak Posyandu Biyuku (3B), siswa dari 7 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 1 SMA dan 1 SMK di wilayah Suak Tapeh. Distribusi makanan ini merupakan bagian dari program kepedulian Polri terhadap kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

Kapolres Banyuasin melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya tidak hanya di bidang kamtibmas, tetapi juga dalam mendukung program pemerintah di sektor kesehatan dan ketahanan pangan masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan guna memastikan standar keamanan pangan di setiap kegiatan yang melibatkan distribusi makanan untuk publik.



*Man*

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat. 

Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara. 

"Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi," kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman. 

Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri. 

"Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri," ujar Sigit. 

Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri. 

"Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri," ucap Sigit. 

Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.

"Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut," tutup Sigit.



*Man*