Selasa, 16 Juni 2026

Tragedi Malam Minggu: Kios Terbakar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak di Dalam

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin– Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah kios sekaligus tempat tinggal di Jalan Lingkar Selatan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada Minggu (14/6/2026) malam. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang wanita paruh baya bernama AY (52), yang dilaporkan tewas terjebak di dalam bangunan yang dilalap sijago merah.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dari colokan showcase (kulkas) yang sudah agak rusak. Percikan api dari colokan tersebut diduga langsung menyambar tumpukan bensin/pertalite yang berada di lantai, menyebabkan api membesar dalam sekejap.

Menurut keterangan saksi, suami korban bernama Sahrul (51) dan anaknya Fadil (16) baru saja tiba di rumah setelah membeli minyak. Seketika itu, mereka mendengar teriakan “Ada api!” dari korban AY . Namun, sebelum keduanya sempat menolong, api sudah melalap seluruh pondok dan warung.

Tim Pemadam Kebakaran (PBK) dari Sungai Dua Kecamatan Rambutan yang dibantu oleh tim PBK Provinsi Sumatera Selatan serta personil Polsek Rambutan tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, nyawa korban tidak dapat terselamatkan.

Jenazah AY yang diketahui bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga sekaligus tenaga honorer di Sekretariat DPRD Kota Palembang itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang menggunakan ambulance pada pukul 19.40 WIB.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah jerigen biru 30 liter yang hangus terbakar, serta empat buah botol air mineral bekas yang diduga digunakan untuk menyimpan pertalite. Kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).



*Man*

Satreskrim Polres PALI Tangkap Buron Pencurian 8 Ponsel Milik Peserta Seleksi Paskibraka

PALI – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres PALI berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi lebih dari dua bulan lalu. Seorang terduga pelaku yang telah buron sejak April akhirnya diamankan di lingkungan Komplek Pertamina, Kecamatan Talang Ubi, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB tanpa perlawanan.

Pelaku yang berinisial SPP (34), warga setempat, diduga bertanggung jawab atas pencurian delapan unit ponsel milik peserta seleksi Paskibraka. Kejadian berlangsung di sebuah rumah kontrakan di kawasan Talang Pipa Bawah, Kelurahan Talang Ubi Barat, Selasa (21/4/2026) dini hari.

Saat itu, para peserta yang menginap di kontrakan tersebut sedang beristirahat usai mengikuti rangkaian seleksi. Salah satu korban yang terbangun mendapati pintu dalam keadaan tertutup dan ponselnya sudah tidak ada di tempat. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan total delapan ponsel berbagai jenis telah hilang, dengan total kerugian mencapai Rp20,5 juta. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres PALI menjelaskan bahwa penangkapan merupakan hasil penyelidikan mendalam yang dilakukan timnya selama ini. "Kami terus melacak keberadaan pelaku berdasarkan informasi dan bukti yang terkumpul. Akhirnya diketahui ia bersembunyi di sekitar Komplek Pertamina dan berhasil diamankan dengan aman," ungkapnya.

Bersama pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa dua unit kotak ponsel, masing-masing merek OPPO A17 dan Vivo Y15s yang diduga merupakan bagian dari hasil curian.

Pihak kepolisian kini tengah melengkapi berkas perkara dan mengumpulkan bukti tambahan sebelum menyerahkannya ke Kejaksaan. "Tersangka kami jerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sesuai aturan hukum yang berlaku. Kami pastikan kasus ini diproses secara transparan hingga selesai," tegas Kasat Reskrim.

Sat Samapta Polres PALI Asah Kemampuan Pengendalian Massa Lewat Latihan Rutin

PALI – Guna memastikan kesiapan dan profesionalisme personel di lapangan, Satuan Samapta Polres PALI menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) di halaman Mapolres setempat, Senin (15/6/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh seluruh anggota dan difokuskan pada penguasaan keterampilan teknis serta pembentukan sikap siaga.

Materi yang dilatih meliputi pemakaian perlengkapan khusus Dalmas, sikap dasar siaga, teknik dorong, hingga pembentukan formasi bertahan yang terkoordinasi. Latihan ini menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat peran Sat Samapta dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasat Samapta Polres PALI, AKP Asri Basyarudin, SH, menyampaikan bahwa latihan seperti ini dilaksanakan secara terjadwal agar setiap anggota tetap terampil dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.

“Pengendalian massa adalah salah satu tugas krusial yang membutuhkan kesiapan fisik maupun mental. Melalui latihan rutin, kami ingin memastikan setiap personel paham prosedur, mampu bekerja sama dalam tim, dan bertindak secara tepat serta profesional saat menghadapi situasi yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kekompakan, meningkatkan kedisiplinan, dan menyamakan persepsi antaranggota. Hal ini dinilai penting agar penanganan situasi di lapangan dapat berjalan teratur sesuai standar operasional kepolisian.

“Dengan kemampuan yang terus diasah, kami berharap Sat Samapta semakin tangguh dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kesiapan kami menjadi salah satu kunci utama menjaga wilayah PALI tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Minggu, 14 Juni 2026

Bupati Lakukan Kunker Ke Ditjen Pendis Kemenag RI Bahas Ini

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin - Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani SH MH didampingi Staff Ahli Bupati Bidang Infrastruktur, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Dr. H. Salni Pajar, S.Ag MH.i, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin Dra. Hj. Yosi Zartini, MM, dan Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP - Hj. Ida Bahagia, SH MM melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) Kamis (11/6/2026).

‎Kunker tersebut sebagai upaya dalam memperkuat sinergi dalam pengembangan dan pembinaan perguruan tinggi Islam serta madrasah di Bumi Sedulang Setudung sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, yang disambut langsung oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag dan berdiskusi bersama mengenai peningkatan kualitas pendidikan agama Islam di Banyuasin.

‎Bupati Banyuasin menegaskan bahwa keberadaan Pondok Pesantren, Madrasah, dan Perguruan Tinggi Islam memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

‎“Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mendukung pengembangan pendidikan Islam, baik pada jenjang madrasah maupun perguruan tinggi. Kami berharap melalui silaturahmi dan koordinasi ini dapat terbangun kolaborasi yang lebih kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan, sarana prasarana, kualitas tenaga pendidik, serta akses pendidikan bagi masyarakat Banyuasin,” ujar Bupati.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan kondisi dan perkembangan lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Banyuasin serta berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan untuk mendukung kemajuan pendidikan keagamaan khususnya agama Islam dalam mencetak generasi yang siap terjun ke masyarakat dalam meningkatkan syiar agama di Banyuasin.

‎"Kami rasa Saran maupun arahan dari Ditjen Pendis sangat dibutuhkan dalam mendorong penguatan mutu madrasah dan perguruan tinggi keagamaan Islam melalui berbagai program pembinaan, pengembangan kelembagaan, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga nanti anak-anak muda di Banyuasin ketika sudah terjun ke masyarakat bisa menjadi contoh yang baik bagi generasi lainnya," imbuhnya.

‎Menanggapi kunjungan tersebut Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap sektor pendidikan Islam, dirinya mendorong kemajuan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai agama Islam. Dirinya berharap terjalin sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Kementerian Agama RI dalam mewujudkan pendidikan Islam yang maju, berkualitas, dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, religius, serta siap menghadapi tantangan zaman.

‎"Tentunya kita mendukung penguatan mutu Pondok Pesantren madrasah dan perguruan tinggi keagamaan Islam melalui berbagai program pembinaan, hal ini tentu menjadi nilai yang positif dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia seperti yang sudah dilakukan di Banyuasin," katanya.


*Man*

Puji Produk UMKM Banyuasin, Ketua TP PKK Sumsel Resmikan Gedung Sekretariat Baru PKK Banyuasin

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

PANGKALAN BALAI — Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuasin. Kunjungan ini dirangkaikan dengan sejumlah agenda penting, termasuk peresmian Gedung Sekretariat TP-PKK Kabupaten Banyuasin serta peninjauan langsung ke Dekranasda Banyuasin.

Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Herman Deru beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Nabila Askolani Putri, Ketua DWP Banyuasin Marisa Erwin, Kepala OPD dan Jajaran TP PKK Kabupaten Banyuasin.

Agenda utama kunjungan kerja ini diawali dengan peresmian Gedung Sekretariat TP PKK Kabupaten Banyuasin. Peresmian ditandai secara simbolis dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumsel bersama TP PKK Kabupaten Banyuasin didampingi Bupati Banyuasin.

Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan kerja ini. Ia berharap fasilitas baru yang diresmikan dapat memaksimalkan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah.

"Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen penuh mendukung setiap program kerja TP-PKK. Dengan adanya Gedung Sekretariat yang baru dan representatif ini, kami berharap kinerja para kader semakin solid, kreatif, dan inovatif dalam menggerakkan program kesejahteraan keluarga serta mendukung visi misi pembangunan daerah," ujar Askolani.

Usai meresmikan gedung, Ketua TP PKK Sumsel didampingi Ketua TP PKK Banyuasin langsung meninjau Dekranasda Kabupaten Banyuasin. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung berbagai produk unggulan khas Banyuasin, mulai dari kain batik, anyaman, hingga produk kuliner UMKM lokal yang berada di stand-stand serta meninjau pelayanan KB.

Di sela-sela peninjauan, Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru memberikan pujian atas kreativitas kerajinan lokal dan kesiapan sarana pelayanan masyarakat di Banyuasin. Beliau juga menekankan pentingnya peran PKK.

"Saya sangat mengapresiasi inovasi dan kualitas produk UMKM yang dipamerkan di Dekranasda Banyuasin ini, potensinya luar biasa. Saya berpesan kepada seluruh kader PKK Banyuasin agar gedung baru ini dijadikan pusat gagasan. PKK harus terus hadir di tengah masyarakat, mengedukasi keluarga, serta menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program prioritas nasional maupun provinsi," tegas Feby.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Nona Nabilah Askolani Putri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan dan arahan yang diberikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumsel.

Momentum ini dipandang sebagai suntikan motivasi bagi seluruh kader di tingkat kabupaten hingga desa untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting, mengentaskan kemiskinan, dan memajukan UMKM.



*Man*

Tiga Serdik Sespimmen Polri Aktualisasikan Kepemimpinan di Polres Banyuasin

Realitaterkini.com ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Sebanyak tiga orang Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Sespim Lemdiklat Polri Dikreg Ke-66 Tahun Anggaran 2026 menggelar kegiatan Aktualisasi Kepemimpinan di Polres Banyuasin. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis dan Jumat, 12–13 Februari 2026 ini merupakan bagian dari pelatihan vokasi berbasis apprenticeship atau magang kepemimpinan.

Program ini dirancang untuk memberikan wawasan serta pengalaman praktis bagi para Serdik terkait pelaksanaan tugas riil di satuan kewilayahan. Melalui aktualisasi kepemimpinan, para peserta dibekali kompetensi manajerial dan kepemimpinan tingkat menengah yang diharapkan mampu menjawab dinamika serta tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

"Kami ingin para perwira menengah ini tidak hanya memahami teori kepemimpinan di dalam kelas, tetapi juga merasakan langsung denyut nadi pengelolaan satuan di lapangan. Polres Banyuasin kami pilih sebagai lokasi aktualisasi karena dinamika kewilayahan yang kaya akan tantangan nyata dalam pelayanan publik dan penegakan hukum," ujar Kepala Biro Pengembangan Sespim Lemdiklat Polri

Selama dua hari, para Serdik terlibat langsung dalam berbagai kegiatan operasional dan manajerial di Polres Banyuasin. Mulai dari strategi pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, hingga pengambilan keputusan yang tepat dan terukur menjadi fokus utama dalam pendalaman materi di lapangan.

Salah satu peserta, Serdik Dani Prasetya, S.I.K., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Senat (Kepala Sub Seksi Kesatuan) Dikreg Ke-66 Tahun Anggaran 2026, turut ambil bagian aktif dalam kegiatan tersebut. Peran serta Serdik Dani mencerminkan komitmen nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kapolres Banyuasin juga menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Polres Banyuasin sebagai tempat aktualisasi kepemimpinan. "Kami sangat terbuka dan mendukung penuh program ini. Kehadiran para Serdik Sespimmen memberi semangat baru bagi personel kami sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman dan best practices dalam manajemen kepolisian modern," tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan). Diharapkan, para Serdik Sespimmen dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di tingkat kewilayahan.



*Man*

Jumat, 12 Juni 2026

Penyaluran BLTโ€‘DD Desa Muara Damai Berjalan Lancar dan Tepat Sasaran.


 SEMBAWA – Pemerintah Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT‑DD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Muara Damai pada Kamis, 11 Juni 2026, mulai pukul 02.00 WIB hingga selesai.

Penyaluran ini ditujukan bagi 7 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, yang dicairkan sekaligus untuk periode April, Mei, dan Juni, sehingga total yang diterima masing‑masing mencapai Rp900.000.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Sembawa Drs. Erman Taufik, M.M., Kepala Desa Muara Damai Arwani Suba’i, beserta seluruh perangkat desa dan pendamping desa.

Dalam kesempatannya, Bapak Camat menyampaikan:

“Penyaluran BLT Dana Desa ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Saya berharap bantuan sebesar Rp900.000 yang diterima ini benar‑benar dimanfaatkan dengan sebaik‑baiknya untuk kebutuhan yang bermanfaat dan produktif. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras agar penyaluran berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.”ujar pak camat.

Sementara itu, Kepala Desa Muara Damai mengucapkan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kehadiran Bapak Camat serta seluruh tim dalam kegiatan ini. Penyaluran bantuan bagi 7 keluarga penerima manfaat ini kami laksanakan secara transparan di Kantor Desa agar dapat dipantau bersama. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi dorongan semangat untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata di Desa Muara Damai.”ucap pak kades.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dukungan yang diberikan dapat memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.



Edtor:(Man)