Jumat, 21 Agustus 2026

Warga Muara Damai Dan Santan sari Buka Jalan Tembusan, Dibiayai Swadaya dan Didukung Pinjaman Alat PT SSM


 Realitaterkini.com👇👇

Sembawa– Semangat kebersamaan dan kemerdekaan terasa nyata pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, tanggal 17 Agustus 2026. Sebagai wujud gotong royong antarwilayah, Desa Muara Damai bekerja sama dengan Desa Santan sari (Dusun 2 Saka 3) secara bersama-sama melaksanakan pembukaan jalan tembusan. Pekerjaan ini dilaksanakan berdasarkan wilayah masing-masing desa, sepenuhnya dibiayai secara swadaya oleh masyarakat. Semangat gotong royong ini menjadi wujud nyata perayaan kemerdekaan melalui karya nyata bagi tanah air dan sesama.

Kelancaran pelaksanaan pembukaan jalan tembusan ini turut didukung berupa pinjaman alat kerja dari PT SSM. Dukungan tersebut sangat membantu mempercepat pekerjaan dan meningkatkan kualitas hasil pembangunan jalan tembusan tersebut.

Kepala Desa Muara Damai, Bapak Erwin Suba'i, menyampaikan apresiasi yang tinggi serta mengucapkan Terima kasih atas Kerja  samanya Bersama kepala desa Santan Sari Bapak Usman Hadi, atas semangat gotong royong warga serta dukungan yang diberikan dalam pembangunan ini, termasuk dukungan berupa pinjaman alat kerja dari PT SSM.

"Kami sangat berterima kasih dan mengucapkan kepala Desa kepada Bapak Usman Hadi serta kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan berkorban tenaga maupun pikiran, kepada PT SSM yang telah membantu meminjamkan alat kerja, dan tak lupa kepada masyarakat Desa Santan sari atas kerja sama yang baik. Pembukaan jalan tembus ini kami kerjakan bersama berdasarkan wilayah masing-masing desa. Semangat peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 pada 17 Agustus ini menjadi pendorong semangat kami untuk bekerja lebih giat. Semoga jalan tembusan ini segera selesai, dapat bermanfaat sepenuhnya bagi warga kedua desa, mempermudah perjalanan sehari-hari, serta memperlancar pengangkutan hasil bumi warga," ujar Bapak Erwin Suba'i.

Warga berharap pembukaan jalan tembusan ini dapat berjalan lancar hingga selesai, dan ke depan kerja sama antarwarga serta dukungan dari berbagai pihak dapat terus terjalin demi kemajuan bersama.



Edtor"MAN"

Polsek Banyuasin I Ungkap Pencurian Kabel Pertamina, Tiga Pelaku Diamankan


 Realita terkini.com👇👇

Banyuasin – Unit Reskrim Polsek Banyuasin I Polres Banyuasin mengungkap kasus tindak pidana pencurian kabel yang terjadi di kawasan Kampung Lama Kilang PT Pertamina RU III, Desa Sungai Gerong, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, 19 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Pihak PT Pertamina RU III kemudian menginformasikan dugaan pencurian kabel kepada Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S., S.H.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Banyuasin I memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Eko Noprianto, S.H. bersama personel Unit Reskrim untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diduga terlibat.

Petugas kemudian menuju Pos PAC (Pintu Keluar-Masuk Pegawai) PT Pertamina RU III. Saat tiga orang laki-laki hendak keluar dari kawasan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan 15 gulung kabel tembaga dengan berat sekitar 24 kilogram yang disembunyikan di dalam pakaian ketiga orang tersebut.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial M (41), F (45), dan AR (27). Ketiganya diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas.

Setelah diamankan, ketiganya dibawa ke lokasi kejadian untuk menunjukkan lokasi pencurian. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan dalam aksi pencurian, yakni satu buah cangkul, satu buah sekop, satu buah gergaji besi serta beberapa potongan kulit kabel.

Selanjutnya, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Banyuasin I untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari kejadian tersebut, pihak korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir sekitar Rp5,2 juta.

Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S., S.H. mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut cepat atas informasi yang diterima dari pihak PT Pertamina RU III.

“Setelah menerima informasi adanya dugaan pencurian kabel, personel langsung melakukan pengecekan dan pemeriksaan di pintu keluar kawasan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan kabel tembaga yang diduga merupakan hasil pencurian,” ujar AKP Sugeng.

Saat ini penyidik Unit Reskrim Polsek Banyuasin I masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku, melengkapi administrasi penyidikan serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 15 gulung kabel tembaga seberat 24 kilogram, satu buah cangkul, satu buah sekop, satu buah gergaji besi, serta beberapa potongan kulit kabel.

Para terduga pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan dalam laporan tersebut disangkakan Pasal 477 KUHPidana.


*Man*

Bupati PALI Asgianto Raih Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, Bukti Komitmen Majukan Ekonomi Rakyat

PALI — Komitmen Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam mendorong kemajuan dan kemandirian koperasi diakui secara nasional. Bupati PALI, H. Asgianto, S.T., berhasil meraih penghargaan prestisius Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi Republik Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam memajukan perkoperasian di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara bergengsi Koperasi Award 2026 yang digelar di Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026. Karena berhalangan hadir, penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Raden Abdurrohman, mewakili Bupati.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata pengakuan pemerintah pusat terhadap langkah strategis Pemkab PALI dalam memperkuat koperasi sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat. Di bawah kepemimpinan Asgianto, koperasi tidak hanya tumbuh dalam jumlah, tetapi juga semakin berdaya dan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di seluruh pelosok desa.

Menyambut capaian membanggakan ini, Bupati Asgianto menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras membangun koperasi di PALI.

"Alhamdulillah, penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi Pemerintah Kabupaten PALI. Namun yang paling penting, ini bukan penghargaan untuk saya pribadi — melainkan milik seluruh insan koperasi, masyarakat, dan jajaran pemerintah daerah yang bersama-sama berjuang memajukan ekonomi rakyat," ujar Asgianto.

Ia menegaskan bahwa koperasi memegang peran sangat strategis dalam mendorong perekonomian masyarakat, terutama melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan pemberdayaan potensi ekonomi di setiap desa.

"Koperasi adalah pilar utama ekonomi kerakyatan. Penghargaan ini bukan akhir, melainkan motivasi baru bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas tata kelola, dan memastikan koperasi benar-benar memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat PALI," tegasnya.

Asgianto berharap capaian ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Pemkab PALI, pengurus koperasi, dan pelaku usaha untuk terus berkolaborasi, berinovasi, dan menghadirkan koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Ke depannya, koperasi di PALI diharapkan semakin kokoh berdiri sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi daerah yang adil dan makmur.

16 Personel Gabungan Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Talang Ubi PALI

PALI — Sebanyak 16 personel gabungan mengikuti apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pada Jumat, 21 Agustus 2026 pagi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi potensi kebakaran di musim kemarau.

Apel ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan personel, khususnya di wilayah Talang Ubi yang memiliki luas kawasan lahan dan perkebunan yang dinilai rawan kebakaran selama musim kemarau.

Berdasarkan laporan Kapolsek Talang Ubi kepada Kapolres PALI, rincian personel yang terlibat terdiri dari tiga personel Polri, lima personel Brimob, serta delapan personel BPBD. Dalam laporan tersebut tidak terdapat personel TNI yang tercatat mengikuti apel.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan kegiatan ini sangat penting untuk memastikan seluruh unsur terkait siap bergerak secara terkoordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

"Apel kesiapsiagaan Karhutla ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan seluruh personel siap dan saling memahami peran masing-masing dalam menghadapi ancaman kebakaran di wilayah Talang Ubi," ujar Kapolsek.

Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai faktor kunci untuk mempercepat penanganan titik api. Unsur BPBD berperan utama dalam pemadaman dan penanganan kebencanaan, sementara Polri dan Brimob mendukung pengamanan, pemantauan wilayah, serta koordinasi di lapangan.

Kesiapsiagaan ini menjadi sangat krusial mengingat api dapat meluas dengan sangat cepat jika tidak segera ditangani. Selain merusak lingkungan, asap kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan menurunkan kualitas udara secara luas.

Melalui apel gabungan ini, seluruh personel diharapkan tetap siaga dan mampu bergerak cepat serta terpadu. Sinergi antarlembaga terus diperkuat agar penanganan Karhutla di wilayah Talang Ubi dapat berjalan efektif, efisien, dan terukur.

Kapolsek Talang Ubi menegaskan laporan kegiatan ini telah disampaikan kepada pimpinan sebagai bentuk pemantauan dan evaluasi kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah hukumnya.

Apel Malam Posko Karhutla Tanah Abang, Personel Gabungan Siaga Cegah Kebakaran Lahan

PALI — Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), memperkuat kesiapsiagaan petugas melalui apel malam yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang meningkat di musim kemarau.

Apel malam melibatkan personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Tanah Abang, serta Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan — sinergi antarinstansi yang menjadi kunci utama penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Dari unsur BPBD hadir Jurais dan Arlin Saputra; Polsek Tanah Abang diwakili Briptu M. Aulia Ihsan dan Bripda Ikpan Kabula; sedangkan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel diwakili Brigadir Depri Ys, Bripda Ronald Akbar, Bharaka Tahyan, dan Bharaka Dinda.

Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., menyampaikan bahwa apel malam merupakan bagian krusial untuk menjaga kesiapsiagaan seluruh personel, terutama di tengah ancaman karhutla yang kian meningkat.

"Apel malam ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel tetap siap dan memahami tugas masing-masing. Kesiapsiagaan harus selalu terjaga, sehingga apabila terjadi kebakaran, penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," ujar Kapolsek.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan karhutla membutuhkan koordinasi erat antarunsur terkait. Selain kesiapan personel, langkah pencegahan juga diutamakan melalui pemantauan wilayah dan imbauan kepada masyarakat.

"Kami terus mengedepankan pencegahan dan pemantauan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena api dapat meluas dengan cepat dan merugikan banyak pihak," tegasnya.

Keberadaan posko karhutla di Kecamatan Tanah Abang diharapkan memperkuat koordinasi antarinstansi sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. "Sinergi antarinstansi adalah kunci utama dalam mencegah sekaligus menanggulangi karhutla," tambahnya.

Pada apel malam tersebut tidak ditemukan kejadian kebakaran. Seluruh personel melaksanakan kesiapsiagaan dan koordinasi sebagai langkah antisipatif guna mengantisipasi potensi karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Situasi terpantau aman dan terkendali.

Cegah 3C, Tim Perintis Presisi Polres PALI Patroli Malam di Pendopo dan Komperta

PALI — Tim Patroli Perintis Presisi Satuan Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) rutin melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah tindak pidana kejahatan 3C — Curat, Curas, dan Curanmor — di wilayah Kabupaten PALI.

Patroli digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 20.00 hingga 23.00 WIB, menyasar kawasan Pendopo dan Komperta yang dinilai sebagai titik rawan dan memerlukan pemantauan intensif demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor Sprin/44/VIII/2026/Samapta.

Personel yang diterjunkan antara lain Brigadir Firman Ramadhoni, Bripda Naufal Anugrah Pratama, dan Bripda Hidayah Amin. Tim bergerak menyusuri berbagai lokasi dengan melakukan pemantauan situasi kamtibmas serta patroli dialogis bersama warga, sebagai langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan.

Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basyarudin, S.H., menyampaikan bahwa Patroli Perintis Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

"Patroli ini bersifat preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, tindak pidana, dan kejahatan 3C. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Kasat Samapta.

Patroli juga menjadi sarana interaksi langsung dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan hal-hal yang mencurigakan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan melalui layanan Call Center 110, agar petugas dapat segera merespons.

"Kami mengimbau masyarakat agar aktif menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan kejadian menonjol. Hubungi 110 kapan pun dibutuhkan," tegasnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, tidak ditemukan gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol. Situasi di wilayah sasaran terpantau aman, terkendali, dan kondusif. Polres PALI menegaskan patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan optimal kepada masyarakat.

Perkuat Reformasi Birokrasi, Polres PALI Ikuti Evaluasi Pembangunan ZI Menuju WBK

PALI — Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengikuti kegiatan Zoom Meeting Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Desk evaluasi berlangsung pukul 15.00–16.40 WIB di Ruang Vicon Polres PALI, dipimpin langsung Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., didampingi Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si. Turut hadir sejumlah pejabat utama, antara lain Kabag Ops Kompol Andri Noviansyah, S.Kom, Kabag SDM Kompol Sutrisman, S.H., M.M., Kabag Ren AKP Bratanata, S.E., Kasiwas AKP Walter M. Ompusunggu, Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, S.H., Kasat Lantas AKP Selda Audina, S.Trk., M.H., serta Kasat Reskrim, Ka SPKT, Ps. Kasipropam, dan tim operator ZI.

Dalam evaluasi tersebut, Polres PALI memaparkan secara rinci enam area perubahan pembangunan Zona Integritas menuju WBK, meliputi: manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata institusi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan prima bagi masyarakat.

"Pembangunan Zona Integritas menuju WBK adalah komitmen kami untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh — tidak hanya pada aspek administrasi, tetapi juga peningkatan integritas personel, pengawasan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi momentum untuk mengukur kemajuan sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih ditemukan. "Target kami bukan sekadar meraih predikat WBK, tetapi memastikan nilai-nilai integritas dan pelayanan yang baik benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat," tegasnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Polres PALI berkomitmen untuk terus memperkuat seluruh enam area perubahan guna mewujudkan Zona Integritas yang kredibel dan berintegritas tinggi.