Minggu, 08 November 2026

Akhiri Kevakuman, Ferdy Yupa Pimpin DPD IWO Indonesia Kota Palembang untuk Bangun Profesionalisme dan Perlindungan Insan Pers

 

PALEMBANG — Insan pers Kota Palembang kini memiliki wadah organisasi yang lebih kuat dan aktif. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kota Palembang resmi terbentuk kembali, dengan Ferdy Yupa dipercaya memegang tampuk kepemimpinan. Pembentukan ini dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWO Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Nomor: 0005/SK/IWOI/DPD Kota Palembang/XI/2026, yang ditegaskan pada Minggu (8/11/2026).

Langkah ini sekaligus menutup masa kevakuman yang sempat terjadi di organisasi sebelumnya. Selama ini struktur kepengurusan belum berjalan secara optimal, sehingga kehadiran kepemimpinan baru diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan program kerja yang nyata bagi para anggotanya.

Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Sakrin, menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru ini. Baginya, kehadiran IWO Indonesia di Kota Palembang bukan sekadar penambahan jumlah organisasi, melainkan rumah bersama yang menaungi para wartawan siber maupun pemilik media di wilayah ini.

"Kami ingin IWO Indonesia hadir bukan sebagai simbol semata, tetapi benar-benar menjadi tempat berteduh, berbagi, dan saling menguatkan antar-sesama insan pers. Fungsi kontrol sosial pers juga harus tetap terjaga — kritis namun konstruktif demi kepentingan publik," ujar Sakrin.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWO Indonesia, NR.Icang Rahardian, S.H., S.Akun., M.H., M.Pd., turut memberikan apresiasi. Ia menekankan bahwa organisasi berdiri untuk memberdayakan anggotanya, bukan sekadar berkumpul. Fokus utama ke depan mencakup peningkatan kompetensi jurnalistik yang relevan dengan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk memverifikasi informasi secara akurat.

Selain itu, perlindungan hukum bagi wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik juga menjadi prioritas utama. Organisasi berkomitmen mendampingi anggotanya, sekaligus berperan aktif dalam melawan penyebaran berita bohong, disinformasi, dan konten yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Sementara itu, Ferdy Yupa menyampaikan kesiapannya membawa organisasi ini ke arah yang lebih produktif. Ia melihat keberadaan IWO Indonesia yang memiliki jaringan nasional sebagai keunggulan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan di Kota Palembang.

"Visi kami sederhana: wartawan yang cakap, terlindungi, dan saling mendukung. Ke depannya kami akan menyusun program pelatihan yang praktis dan advokasi yang responsif, sehingga setiap anggota merasa memiliki organisasi yang benar-benar hadir untuk mereka," ungkap Ferdy.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan IWO Indonesia Kota Palembang dapat benar-benar menjadi mitra tepercaya bagi masyarakat sekaligus benteng bagi insan pers dalam menjalankan tugas mulianya secara profesional dan aman.

Hari Pangan Sedunia 2026: Bupati Asgianto Ajak Masyarakat PALI Bangun Kemandirian Pangan dari Kekayaan Lokal

PALI, 8 November 2026 — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memperingati Hari Pangan Sedunia 2026 dengan pendekatan yang berbeda: bukan sekadar perayaan, melainkan langkah nyata mengajak masyarakat untuk tidak bergantung pada satu jenis sumber pangan saja. Melalui Lomba Cipta Menu dan Festival Pangan Lokal, pemerintah daerah mendorong warga menggali kekayaan alam di sekitar mereka menjadi sumber gizi yang sehat dan bernilai ekonomi.

Kegiatan yang mengangkat tema pengembangan pangan lokal nonberas dan nonterigu ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda PALI, Haryono, S.H., M.M., dan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah serta unsur Forkopimda.

Bupati PALI, Asgianto, S.T., menegaskan bahwa ketahanan pangan yang kuat tidak dibangun dengan mengandalkan pasokan dari luar daerah. Justru sebaliknya, fondasi paling kokoh adalah dengan memanfaatkan apa yang tumbuh dan tersedia di lingkungan masyarakat sendiri.

"Pangan lokal adalah anugerah yang selama ini sering terabaikan. Padahal, di tangan kreatif warga, bahan-bahan sederhana bisa berubah menjadi hidangan bergizi sekaligus sumber penghasilan keluarga," ujar Bupati Asgianto.

Festival ini menjadi bukti kreativitas warga PALI. Berbagai olahan dari sumber daya lokal ditampilkan, menunjukkan bahwa pola makan yang beragam, bergizi, dan seimbang sangat mungkin diwujudkan tanpa harus selalu mengandalkan beras dan tepung terigu. Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini membuka wawasan bahwa pangan lokal juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya jual, sehingga sekaligus membantu menggerakkan roda perekonomian warga.

Pemerintah Kabupaten PALI berharap semangat Hari Pangan Sedunia tidak berhenti saat acara selesai. Perubahan pola pikir untuk lebih mengenal, mengonsumsi, dan mengembangkan pangan lokal harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, keluarga-keluarga di PALI tidak hanya lebih sehat dan mandiri dalam pemenuhan pangannya, tetapi juga memiliki peluang usaha yang tumbuh dari kekayaan sumber daya daerah sendiri.

Bersama seluruh elemen masyarakat, Pemkab PALI optimis bahwa pangan lokal akan menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah yang berkelanjutan — dari warga, oleh warga, untuk kesejahteraan masyarakat PALI.

Dua Penghargaan Sekaligus, Kwarcab PALI Berjaya Sebagai DKC Paling Aktif se-Sumsel โ€” Buah Sinergi Pembinaan Karakter Generasi Muda

PALI, 8 November 2026 — Kabar gembira datang dari dunia pembinaan karakter generasi muda di Bumi Serepat Serasan. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil menempati peringkat pertama sebagai Dewan Kerja Cabang (DKC) Tergiat se-Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Tak berhenti di situ, Kwarcab PALI juga sukses meraih Juara Harapan III untuk kategori Kwarcab dengan Akreditasi Gugus Depan Terbanyak se-Sumatera Selatan.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan masa bakti baru, H. Cik Ujang, S.H., pada acara Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, akhir pekan lalu. Penilaian dilakukan secara menyeluruh oleh tim Kwartir Daerah pada bulan Oktober 2026, mencakup pemantauan kinerja, kelengkapan administrasi, serta keaktifan program kerja di lapangan.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Bupati PALI, Asgianto, S.T., yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka PALI. Kepedulian dan dukungannya terhadap kelancaran kegiatan kepramukaan di daerah dinilai menjadi pendorong utama semangat seluruh jajaran Kwarcab PALI untuk bekerja lebih maksimal.

Ketua Kwarcab PALI menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih yang mendalam kepada Bupati Asgianto. Menurutnya, kehadiran dukungan dari pemerintah daerah membuat Gerakan Pramuka di PALI semakin leluasa bergerak dan membina anak-anak muda di berbagai pelosok desa.

"Penghargaan ini bukan milik satu pihak saja. Ini hasil kerja keras seluruh pengurus, pembina, pramuka penegak, serta dukungan konsisten dari Bapak Bupati. Semoga capaian ini menjadikan kita semakin bersemangat membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, dan berakhlak mulia," ujarnya.

Bupati Asgianto menyambut baik pencapaian tersebut. Baginya, kepramukaan adalah ladang pembentukan karakter yang tak ternilai harganya. Melalui jalur ini, generasi muda PALI dilatih untuk disiplin, peduli sesama, cinta tanah air, dan mampu memecahkan masalah secara mandiri — nilai-nilai yang sangat dibutuhkan untuk masa depan daerah.

"Pramuka bukan sekadar seragam dan baris-berbaris. Di dalamnya ada pendidikan kehidupan yang membentuk mentalitas pemimpin masa depan kita. Teruslah berkarya dan menjadi teladan bagi anak-anak muda lainnya," pesan Bupati Asgianto.

Dua prestasi dalam satu waktu ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah dan organisasi masyarakat berjalan seiring, hasilnya dapat diraih bersama. Semangat inilah yang diharapkan terus dijaga, sehingga Gerakan Pramuka PALI tetap menjadi rumah besar bagi generasi muda yang ingin tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Sabtu, 07 November 2026

Bukan Sekadar Angka: Pertumbuhan IPM PALI Tertinggi se-Sumsel, Hasil Kerja Bersama Seluruh Komponen Bangsa

PALI, 7 November 2026 — Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencatat pencapaian istimewa pada tahun 2026. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah ini tumbuh sebesar 1,20 persen — persentase tertinggi dibandingkan 16 kabupaten dan kota lain di Provinsi Sumatera Selatan.

Angka pertumbuhan ini bukanlah sekadar data statistik semata. Di balik satu koma dua nol persen itu, tersimpan perbaikan nyata dalam akses warga terhadap layanan pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta penguatan daya beli yang membuat hidup semakin layak bagi keluarga di Bumi Serepat Serasan.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak bisa diserahkan hanya kepada satu dinas atau satu instansi. Peningkatan kualitas hidup memerlukan perpaduannya banyak pihak: sekolah yang ramah anak, puskesmas yang tanggap kebutuhan warga, jalan yang terhubung ke sentra ekonomi, hingga lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak.

Bupati Asgianto menekankan bahwa kunci kemajuan ini terletak pada kesatuan langkah. Seluruh perangkat daerah bergerak dengan arah yang sama, tidak saling berjalan sendiri-sendiri. Setiap kebijakan dirancang agar benar-benar sampai ke masyarakat, bukan hanya tersimpan di lembar laporan.

Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan manusia juga ditentukan oleh apa yang terjadi di tengah masyarakat. Peran keluarga, kesadaran hidup sehat, pendidikan anak sejak dini, dan pemberdayaan perempuan menjadi fondasi yang tak terpisahkan. Di sinilah kolaborasi Pemerintah Kabupaten PALI bersama TP PKK menjadi sangat berarti — pembangunan tidak hanya berawal dari kantor pemerintahan, tetapi juga tumbuh dari rumah-rumah warga.

Dengan demikian, capaian IPM tertinggi ini adalah milik semua pihak: pemerintah yang melayani, keluarga yang berpartisipasi, dan masyarakat yang mendukung setiap langkah kemajuan daerah.

Pertumbuhan ini tentu bukan garis akhir. Masih ada ruang untuk pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok desa, perluasan jangkauan layanan kesehatan, serta peningkatan peluang ekonomi bagi setiap warga. Angka 1,20 persen ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh — membangun PALI yang tidak hanya tumbuh pesat, tetapi tumbuh merata dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Sembilan Orang Tua Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswa SD di Prabumulih Lakukan Upaya Perdamaian

 

PRABUMULIH. –Realita terkini.com/ Setelah pemberitaan terkait dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa kelas IV SD Negeri 24 Kecamatan Prabumulih Timur dipublikasikan oleh awak media, pihak kepala sekolah akhirnya memberikan tanggapan atas kejadian yang menimpa siswanya tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, sebanyak sembilan orang tua dari siswa yang diduga terlibat dalam pengeroyokan mendatangi pihak sekolah dengan tujuan melakukan upaya perdamaian terkait peristiwa yang menyebabkan korban mengalami pembengkakan pada bagian kaki hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Prabumulih.

Namun, sangat disayangkan, respons pihak sekolah terhadap kejadian tersebut dinilai belum menunjukkan sikap dan tanggung jawab yang patut diapresiasi. Pasalnya, persoalan kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan seharusnya menjadi perhatian serius sejak awal, bukan baru mendapatkan tanggapan setelah pemberitaan mencuat ke publik.

Dunia pendidikan semestinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik, bukan justru menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan antarsiswa.

Atas kejadian ini, diharapkan Wali Kota Prabumulih H. Arlan selaku kepala pemerintahan Kota Prabumulih dapat memberikan perhatian khusus serta mengevaluasi kinerja kepala sekolah yang bersangkutan.

Bahkan, perlu dipertimbangkan evaluasi terhadap jabatan kepala sekolah tersebut, termasuk kemungkinan pergantian apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelalaian dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Hal ini penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak ada lagi siswa yang menjadi korban kekerasan di lingkungan sekolah.

Keselamatan dan perlindungan anak didik harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai sekolah hanya menjadi tempat belajar, tetapi abai terhadap keamanan dan keselamatan para siswanya.( Team )

Mobil Gran Max Tabrak Warung di Jalan Lintas Timur KM 34, Satu Orang Meninggal Dunia.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi KM 34, tepatnya di Desa Langkan, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Daihatsu Gran Max BG 8739 JP yang menabrak sebuah warung di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Banyuasin, mobil Daihatsu Gran Max tersebut dikemudikan oleh S (32), dengan penumpang SFY (33). Kendaraan melaju dari arah Jambi menuju Palembang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan pengemudi kurang konsentrasi hingga kehilangan kendali, keluar dari badan jalan sebelah kiri arah Palembang, kemudian menabrak warung yang berada di pinggir jalan.

Saat kejadian, terdapat seorang warga berinisial MYP (29) di dalam warung tersebut. Benturan mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka serius. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, pengemudi berinisial S dan penumpang SFY mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. Dalam peristiwa ini, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian materiil sebesar Rp2.000.000.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Banyuasin segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, melakukan pendataan terhadap pihak-pihak yang terlibat, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Gran Max BG 8739 JP dan satu lembar SIM A milik pengemudi.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Fisol menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, serta memastikan kendaraan tetap dalam kendali. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau terburu-buru. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas,” ujar IPTU Fisol.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Satlantas Polres Banyuasin untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dalam laporan, perkara ini disangkakan dengan Pasal 310 ayat (1), ayat (2), dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Polres Banyuasin mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya ketika melintasi kawasan permukiman dan lokasi yang terdapat aktivitas warga di sepanjang jalan. Kurangi kecepatan dan selalu perhatikan kondisi sekitar untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Utamakan Keselamatan daripada Kecepatan.



*Man*

Lepas Sambut Dandim 0430 Banyuasin, Pemkab Banyuasin Siap Bersinergi


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pangkalan Balai - Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi pejabat lama serta penyambutan pejabat baru di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0430 Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar acara lepas sambut maupun kenal Pamit Komandan Kodim 0430 Banyuasin dari Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, SH M.H M.Han yang saat ini menjabat sebagai Staff Intelijen Markas Besar TNI Angkatan Darat (Ad), kepada Letkol Inf. Deva Afrialdi, S.Hub Int yang sebelumnya menjabat sebagai Dansecaba Rindam XII/TPR Tanjungpura pada (6/11/2026). 

‎Lepas sambut Dandim 0430 Banyuasin yang berlangsung di Graha Sedulang Setudung ini, dihadiri langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH MH, bersama Ketua TP-PKK Banyuasin Nabila Askolani Putri, didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU ASEAN Eng, dan sejumlah Kepala Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuasin.

‎Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dandim 0430 Banyuasin lama atas pengabdian dan sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas sekaligus mensukseskan sejumlah Program Pemerintah untuk masyarakat Bumi Sedulang Setudung, dari sektor pertanian, infrastruktur, ketahanan pangan, Karhutlah hingga berbagai Program lainnya.

‎“Dandim lama, telah banyak berkontribusi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta turun langsung mendukung mensukseskan berbagai program pembangunan di Banyuasin, namun apa hendak dikata ini sudah menjadi kewajiban dan tugas negara, setiap pertemuan ada perpisahan,” ujar Bupati.

‎Kepada Dandim yang baru, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan dirinya berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap bersinergi. Dirinya juga mengajak kepada Dandim yang baru agar bersama-sama membangun dan mewujudkan Banyuasin yang Bangkit Adil dan Sejahtera untuk kesejahteraan masyarakat Banyuasin.

‎"Selamat bertugas di Banyuasin, kami siap bersinergi dalam berbagai aspek, an ini juga bisa menjadi spirit baru lagi dalam memberikan stabilitas dan keamanan, maupun kondusifitas daerah serta membantu penyiapan pertahanan di tingkat Kabupaten Banyuasin," harapnya.

‎Ditempat yang sama, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, SH M.H M.Han dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Forkopimda dan semua pihak yang selama ini mendukung tugasnya selama menjadi Dandim Banyuasin. Dukungan dan kerjasama yang baik juga kata Dia, diharapkan bisa dilanjutkan pada kepemimpinan Dandim yang baru, dan membawa nama Kodim 0430 Banyuasin lebih baik lagi kedepannya.

‎"Mari terus kita pertahankan situasi kondusif, dan komunikasi yang terjalin dengan baik, semoga apa yang telah terjalin dengan baik, kendati kami sudah tidak bertugas di Kabupaten Banyuasin namun semoga silaturahmi kita tetap terus terjalin," harapnya.

‎Sementara itu, Letkol Inf. Deva Afrialdi, S.Hub Int, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan sinergi dengan Pemkab Banyuasin serta seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Banyuasin.

‎"Kami juga berharap seluruh unsur Forkopimda maupun masyarakat Banyuasin untuk turut mendukung dan menyukseskan dalam menciptakan kondusifitas hingga pembangunan di Banyuasin," pungkasnya.

‎Turut hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, Erni Yusnita, SH MH, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si, Lapas Kelas IIA Banyuasin, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, SH MM, Kalaksa BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, SE M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial, Dr. H. Salni Pajar, S.Ag MH.i, Kepala Dinas PMPTSP Rayan Nurdiansyah, S.STP M.Si, Kepala Inspektorat Banyuasin, Drs. Alamsyah Rianda, MH, sejumlah Camat dan ASN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, lingkup Pemerintahan Kabupaten Banyuasin, serta para prajurit Kodim 0430 Banyuasin.



*Man*