Minggu, 22 Maret 2026

Polres Banyuasin Siapkan Pengamanan Ketat Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H, Forkopimda Turun Langsung ke Pos Pam

 

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin menggelar operasi pengamanan intensif pada malam takbiran, Jumat (20/03/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman serta kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.

Sinergi antara unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah terlihat dalam pelaksanaan pengamanan kali ini. Kapolres Banyuasin bersama Komandan Kodim (Dandim) 0430 Banyuasin serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut mendampingi Bupati Banyuasin dalam rangkaian kegiatan peninjauan arus mudik. Mereka bersama-sama mengikuti Zoom Meeting yang bertempat di Gerbang Pemkab 52 untuk membahas evaluasi dan pemantauan arus lalu lintas mudik Lebaran.

Tidak hanya fokus pada pemantauan virtual, para pejabat utama (PJU) Polres Banyuasin juga bergerak langsung ke lapangan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan (Pos Pam) yang berada di wilayah Betung. Kedatangan Bupati, Dandim 0430, dan Kapolres Banyuasin di pos pam tersebut sekaligus untuk memastikan kesiapan personel serta fasilitas pendukung dalam menghadapi puncak arus mudik dan perayaan malam takbiran.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras di lapangan, rombongan Forkopimda juga menyerahkan bingkisan Lebaran kepada para stakeholder serta personel yang bertugas di Pos Pengamanan. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat menambah semangat para petugas yang berdinas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

Kapolres Banyuasin menegaskan bahwa sinergi antara seluruh unsur terkait, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga masyarakat, merupakan kunci utama kesuksesan pengamanan. "Kami berharap melalui soliditas ini, pelaksanaan Ops Ketupat Musi 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri," ujarnya.

Polres Banyuasin mengimbau kepada seluruh warga yang merayakan Idul Fitri untuk tetap menjaga ketertiban selama malam takbiran. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 yang siaga 24 jam.


*Man*

Jumat, 20 Maret 2026

Polda Sumsel Turunkan Mobile Command Center ke Betung, Teknologi Drone Kendalikan Arus Mudik Jalintim


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

BANYUASIN — Polda Sumatera Selatan menurunkan langsung Mobile Command Center (MCC) ke titik kemacetan strategis Jalintim Betung sebagai bagian dari strategi nasional pengamanan arus mudik dalam Operasi Ketupat Musi 2026. Langkah ini menegaskan komitmen Polri dalam menghadirkan pengawasan lalu lintas berbasis teknologi secara real-time di jalur vital Sumatera.

Karo Ops Polda Sumsel sekaligus Karendal Opsda, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, memimpin langsung pengecekan di Simpang Tugu Polwan Betung dan Pasar Betung, Km 68 Jalintim Palembang–Jambi.

Ia menggerakkan Mobile Command Center sebagai pusat kendali lapangan yang mengintegrasikan CCTV real-time, Drone pemantau udara dan Command Center digital.

Dengan pendekatan ini, Polda Sumsel tidak hanya memantau, tetapi mengendalikan situasi lalu lintas secara langsung di titik kritis.

Berbeda dengan pola konvensional, Polda Sumsel mengubah strategi dari pemantauan pasif menjadi kendali aktif berbasis data lapangan.

Mobile Command Center memungkinkan pimpinan Mengambil keputusan secara instan, Mengarahkan personel secara langsung serta Mengurai kemacetan tanpa jeda koordinasi panjang.

Hal ini menjadikan Betung sebagai model pengendalian lalu lintas modern berbasis teknologi di tingkat nasional.

Selain itu, Polda Sumsel mengerahkan kekuatan lintas satuan secara terintegrasi, melibatkan Polres Banyuasin, Ditlantas Polda Sumsel dan Bid TIK Polda Sumsel.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino bersama jajaran langsung turun ke lapangan untuk memastikan implementasi berjalan efektif.

Dengan sinergi ini, Polda Sumsel mampu Mempercepat eksekusi lapangan, Menghilangkan hambatan koordinasi dan juga Menjamin respons cepat di titik kemacetan.

Selanjutnya, penggunaan drone memberikan perspektif udara yang krusial dalam membaca pola kemacetan.

Sementara itu, CCTV menghadirkan Visual real-time, Identifikasi titik bottleneck serta Monitoring arus kendaraan secara menyeluruh.

Kombinasi keduanya menghasilkan analisis lalu lintas berbasis 3 dimensi, yang memungkinkan tindakan lebih presisi dan cepat.

Hasil pemantauan menunjukkan Arus kendaraan padat merayap, Titik krusial berada di Simpang Tugu Polwan dan Pasar Betung.

Namun demikian, berkat kendali langsung di lapangan, kondisi tetap terkendali dan tidak mengalami stagnasi total.

Kombes Pol Anis menegaskan seluruh personel untuk memaksimalkan teknologi yang tersedia.

“Kami hadir langsung di titik kemacetan, bukan sekadar memantau. Semua keputusan kami ambil berdasarkan data real-time dari lapangan. Kecepatan respons adalah kunci pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri.

“Polda Sumsel terus menghadirkan inovasi teknologi dalam pengamanan mudik. Mobile Command Center kami turunkan langsung ke titik kritis agar masyarakat merasakan kehadiran Polri secara nyata dan cepat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 yang aktif 24 jam.

Polda Sumsel mengimbau pemudik untuk Mengikuti arahan petugas, Menggunakan tol fungsional sebagai alternatif serta Tidak melawan arus. Langkah ini penting untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.

Langkah Polda Sumsel dalam mengerahkan Mobile Command Center ke Betung menunjukkan bahwa pengamanan mudik kini telah memasuki era baru berbasis teknologi.

Dengan pendekatan ini, Polda Sumsel tidak hanya mengamankan wilayahnya, tetapi juga memberikan contoh nyata bagi pengelolaan arus mudik nasional yang modern, responsif, dan presisi.


*Man*

Kamis, 19 Maret 2026

Cegah Kecelakaan, Kabag Ops Polres Banyuasin Pimpin Langsung Pembersihan Tumpahan Solar di SPBU Sedompo Betung


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡ 

Banyuasin –Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin bergerak cepat merespons potensi bahaya di ruas jalan yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik. Pada Rabu malam, 18 Maret 2026, pukul 21.45 WIB, personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pembersihan jalan di area SPBU Sedompo, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, akibat adanya tumpahan minyak solar yang membahayakan pengendara.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Banyuasin, Kompol Azmi Halim Permana, SIK, MAP. Beliau turun ke lokasi bersama Tim Patroli Perintis Presisi (Beat) Polres Banyuasin serta Kapolsek Betung. Langkah cepat ini diambil setelah menerima laporan bahwa tumpahan solar membuat badan jalan menjadi licin dan berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan roda dua yang melintas di malam hari.

"Kami dari Polres Banyuasin tidak ingin mengambil risiko. Begitu ada informasi tentang tumpahan solar di jalan, kami langsung bergerak. Ini adalah bentuk pelayanan nyata kami kepada masyarakat, khususnya warga Banyuasin dan para pemudik yang sedang dalam perjalanan. Keselamatan di jalan adalah prioritas utama kami," tegas Kompol Azmi Halim Permana di lokasi kejadian.

Dengan sigap, para petugas yang didominasi oleh personel Satuan Lalu Lintas dan Samapta Polres Banyuasin ini melakukan pembersihan secara manual. Menggunakan pasir dan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu menyerap tumpahan solar hingga kondisi jalan kembali normal dan aman untuk dilintasi. Proses evakuasi dan pembersihan berlangsung hingga pukul 22.30 WIB dan situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.

kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan pihaknya dalam mengamankan arus mudik. Pembersihan jalan dari tumpahan minyak di SPBU Sedompo Betung menjadi salah satu upaya preventif untuk memastikan setiap ruas jalan di wilayah hukum Polres Banyuasin dalam kondisi layak dan aman.

"Dengan respons cepat seperti ini, kami berharap masyarakat dapat merasa aman dan nyaman. Kami ingin perjalanan mudik di Banyuasin ini berjalan lancar, aman, dan selamat sampai tujuan," ucapnya


*Man*

Rabu, 18 Maret 2026

 Kapolda Sumsel Pastikan Operasi Ketupat Musi 2026 Optimal, 329 Ribu Pemudik Terlayani Aman


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 berjalan optimal sebagai bagian dari operasi nasional Polri dalam mengamankan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Polda Sumsel mencatat lebih dari 329 ribu pergerakan penumpang terlayani aman hanya dalam satu hari, menegaskan kesiapan penuh jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Sebagai bagian dari strategi pengamanan nasional, Polda Sumsel secara konsisten mengendalikan operasi melalui sistem komando terpadu di bawah Kapolda Sumsel. Seluruh jajaran bergerak serentak mengamankan jalur mudik, mulai dari darat, laut, hingga udara.

Lebih lanjut, Polda Sumsel mencatat 302.019 penumpang penyeberangan, 7.628 penumpang terminal, 5.127 penumpang kereta api, serta 14.873 penumpang di bandar udara. Dengan demikian, total mobilitas masyarakat yang terlayani mencapai lebih dari 329 ribu orang dalam satu hari, yang seluruhnya berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Di sisi lain, pengawasan lalu lintas menunjukkan tren pergerakan yang dinamis. Polda Sumsel mengelola arus kendaraan di lima ruas tol utama secara terukur, yaitu Tol Palindra, Indralaya–Prabumulih, Kapal Betung, Terpeka, dan Betajam. Petugas memanfaatkan data real-time untuk menerapkan rekayasa lalu lintas secara cepat dan presisi sehingga tidak terjadi kemacetan signifikan.

Untuk memastikan efektivitas operasi, Polda Sumsel mengerahkan ribuan personel dalam tujuh Satgas terintegrasi. Seluruh Satgas menjalankan fungsi preemtif, preventif, hingga penegakan hukum secara simultan. Bahkan, pendekatan humanis tetap dikedepankan melalui 1.750 kegiatan edukasi masyarakat, yang secara langsung meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Selain itu, Ditlantas Polda Sumsel memperkuat penindakan berbasis teknologi dengan sistem ETLE, yang menindak puluhan pelanggaran secara elektronik. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga menciptakan efek jera yang terukur.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh jajaran harus hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat secara nyata.

“Kami memastikan seluruh personel bekerja maksimal di lapangan. Tidak boleh ada titik pengamanan yang lengah. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam Operasi Ketupat Musi 2026,” tegas Kapolda.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari kelancaran arus mudik, tetapi juga dari tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumsel memperkuat sinergi lintas sektor bersama TNI, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari orkestrasi nasional Polri dalam memastikan pengamanan mudik berjalan seragam dan terintegrasi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, situasi keamanan wilayah tetap terkendali. Polda Sumsel mencatat 60 kasus tindak pidana konvensional, 4 kasus transnasional, dan 1 kasus terkait kekayaan negara. Seluruh kasus ditangani secara profesional oleh jajaran reserse.

Di bidang lalu lintas, tercatat 10 kecelakaan dengan 2 korban meninggal dunia. Polda Sumsel terus meningkatkan patroli dan edukasi guna menekan angka kecelakaan selama periode mudik berlangsung.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa transparansi informasi menjadi bagian penting dalam operasi ini.

“Polda Sumsel memastikan seluruh perkembangan operasi tersampaikan secara terbuka kepada publik. Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat dapat mudik dengan tenang,” ujarnya.

Dengan penguatan strategi, personel, dan sinergi lintas sektor, Polda Sumsel menegaskan komitmennya sebagai bagian dari garda terdepan Polri dalam pengamanan mudik nasional. Operasi Ketupat Musi 2026 tidak hanya menjaga keamanan wilayah Sumatera Selatan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap stabilitas dan kelancaran arus mudik di tingkat nasional.


*Man*

Senin, 16 Maret 2026

Gerakan Pangan Murah Banyuasin Hadir di Kecamatan Sembawa, Bantu Stabilkan Harga Jelang Idul fitri


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

SEMBAWA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah dan Pelayanan Prima Terpadu Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok jelang Idul Fitri, bertempat di Halaman Kantor Desa Lalang Sembawa,Senin (16/03/2026).

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga menggandeng berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk turut meramaikan dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Mewakili  Bupati Banyuasin, Staf Ahli Bupati Salni Fajar menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah dan Pelayanan Prima Terpadu merupakan agenda rutin Pemkab Banyuasin dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat jelang Idul Fitri.

“Agenda ini akan terus kami laksanakan, terlebih menjelang Lebaran, di mana biasanya harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Pemkab Banyuasin berkomitmen untuk menggelar gerakan pangan murah di berbagai desa dan kecamatan se-Kabupaten Banyuasin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin, Masitaliana, S.P., mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang stabil.

“Kami dari Pemkab Banyuasin akan terus berupaya dan berkomitmen untuk bekerja sama dalam menyukseskan gerakan pangan murah ini, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Banyuasin,” katanya.

Salah satu warga Lalang Sembawa, Agus, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat terbantu. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini terus berjalan lancar dan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang stabil,” tutupnya.



*Man*

Minggu, 15 Maret 2026

36 Jam di Palembang Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Palembang — Satresnarkoba Polrestabes Palembang membongkar tiga kasus peredaran narkotika di tiga lokasi berbeda dalam waktu kurang dari 36 jam, pada (12/14Maret 2026).

Dalam operasi beruntun tersebut, polisi menangkap tiga tersangka dari latar belakang berbeda, yakni seorang ibu rumah tangga, seorang buruh harian, dan seorang pelajar.

Dari ketiga kasus itu, polisi menyita dua jenis narkotika berbeda yakni sabu dan ganja sintetis dengan total berat lebih dari 46 gram.

Kasus pertama diungkap di kawasan Jakabaring pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Petugas Unit 1 Satresnarkoba menangkap tersangka D (47thn) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas di Lorong Setia, Kelurahan 8 Ulu.

Saat digeledah, polisi menemukan 83 paket sabu siap edar dengan berat bruto sekitar 17,3 gram yang disimpan di dalam tas selempang milik tersangka.

Hanya beberapa jam kemudian, polisi kembali melakukan penangkapan di kawasan Sako.

Seorang pelajar berinisial MIT (22) diamankan pada Kamis malam (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB setelah polisi menemukan ganja sintetis atau tembakau sintetis yang diduga siap diedarkan.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 24 bungkus ganja sintetis dengan berat bruto sekitar 17,15 gram.

Sebagian barang bukti ditemukan di genggaman tangan tersangka, sementara sisanya disimpan di dalam tas selempang di kamar tidurnya.

Operasi ketiga dilakukan di kawasan Plaju pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam operasi ini, polisi menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial SSL (50) yang diduga berperan sebagai pengedar sabu.

Petugas menemukan 13 paket sabu dengan berat bruto 12,13 gram serta timbangan digital dan sejumlah plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.

Secara keseluruhan, dari tiga operasi tersebut polisi menyita :

* 96 paket sabu dengan berat bruto sekitar 29,43 gram

* 24 paket ganja sintetis dengan berat bruto 17,15 gram

Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal P. Manalu mengatakan ketiga kasus tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkotika di Kota Palembang kini tidak hanya melibatkan satu jenis narkoba.

“Dalam 36 jam kami mengungkap tiga kasus berbeda dengan dua jenis narkotika yang berbeda pula. Ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba sekarang bergerak dengan pola yang semakin beragam", ujarnya.

Ia juga menyoroti latar belakang para tersangka yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat.

“Ada ibu rumah tangga, buruh, hingga pelajar. Ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa peredaran narkoba bisa menyasar siapa saja", kata Faisal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kepolisian akan terus memperketat pengawasan terhadap peredaran narkotika, termasuk jenis narkoba baru seperti ganja sintetis yang mulai muncul di wilayah Sumatera Selatan.

“Tiga pengungkapan dalam 36 jam ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkoba untuk berkembang di wilayah Sumatera Selatan", ujarnya.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika yang berada di atas ketiga tersangka. 


*Man*

Sabtu, 14 Maret 2026

Ikuti Exit Meeting BPK RI, Bupati Askolani Tekankan Komitmen Transparansi Tata Kelola Keuangan Banyuasin


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

PANGKALAN BALAI -- Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH, didampingi Asisten III Ir. Zakirin, SP, MM CGCAE mengikuti Exit Meeting Pemeriksaan Interim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Banyuasin Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Jumat (13/3/2026).

Exit meeting ini merupakan bagian dari tahapan pemeriksaan interim atas laporan keuangan pemerintah daerah. Dalam pertemuan tersebut, tim BPK RI menyampaikan hasil sementara pemeriksaan, termasuk catatan dan rekomendasi yang perlu segera ditindaklanjuti oleh jajaran pemerintah daerah guna penyempurnaan pengelolaan keuangan dan administrasi.

Bupati Askolani dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada tim BPK RI atas pelaksanaan pemeriksaan yang telah berjalan dengan baik dan profesional. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Kami menyampaikan terima kasih atas arahan, masukan, serta rekomendasi yang telah diberikan. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Bupati.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh pimpinan OPD agar segera menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPK RI sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya minta seluruh perangkat daerah kooperatif dan responsif dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan ini. Komitmen kita adalah menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin,” tegasnya.

Melalui exit meeting ini, diharapkan seluruh proses pemeriksaan dapat berjalan optimal serta semakin memperkuat sistem pengendalian internal dan kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mewujudkan visi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera Berkelanjutan.



*Man*