Kamis, 14 Mei 2026

Sinergi Lawan Narkoba Wabup Netta Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin I - Pemerintah Kabupaten Banyuasin memperkuat komitmen dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan merangkul elemen pemuda dan pendidikan. Dalam kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Camat Banyuasin I. Rabu (13/05) 

Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten Banyuasin secara langsung memberikan materi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika kepada 100 peserta diantaranya siswa-siswi SMAN 1 Banyuasin I, SMAN 2 Banyuasin I, SMA Mantra Banyuasin I, MA Babul Ulum Banyuasin I, dan Karang Taruna Kecamatan dan Desa.

Ditekankan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat. Permasalahan narkotika saat ini telah menjadi ancaman serius yang merusak masa depan generasi muda, melemahkan ketahanan keluarga, hingga mengganggu stabilitas sosial. Ancaman ini tidak lagi mengenal batas usia maupun status sosial, bahkan telah merambah hingga ke pelosok desa melalui berbagai modus operandi, termasuk media sosial.

Dalam arahannya Wabup Netta menekankan pentingnya peran aktif peserta sebagai penyambung informasi bagi lingkungan sekitarnya.

"Pendidikan yang hari ini kami berikan merupakan bentuk sosialisasi. Adik-adik atau kakak-kakak dari Karang Taruna yang datang pada hari ini, menjadi agent of change di lingkungannya. Tolong disebarkan." pesan Netta

Dirinya juga menekankan pentingnya aktivitas positif bagi remaja untuk menangkal pengaruh buruk narkoba. Diingatkan pula bahwa masa remaja adalah masa yang tidak akan terulang kembali, sehingga harus diisi dengan hal-hal yang membanggakan.

"Masa-masa menjadi seorang pelajar tidak akan terulang dua kali. Jadi, gunakanlah masa-masa ini sebagai masa yang positif yang nantinya akan kita kenang di kala kita dewasa nanti. Kita semua bakal menyesal kalau menggunakan narkoba." pangkas Netta

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum gerakan bersama untuk menjaga generasi muda Banyuasin dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika demi mewujudkan Bumi Sedulang Setudung yang bersih dari narkoba.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Kadis Kesbangpol diwakili Kabid Ketahanan, Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Masyarakat M. Iqbal Hamid, S.E., M.Si, Plt. Sekretaris Dinas Kominfo SP Banyuasin, Gusti Bakarudin, S.Kom, Camat Banyuasin I Bahrun Rangkuti, S.STP., M.Si. 



*Man*

Rabu, 13 Mei 2026

LSM APM Demo PT KAI di Depan Kantor DPRD Prabumulih,Berikut Isi Tuntutannya

PRABUMULIH,  - Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Pemuda dan Masyarakat (APM) menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kota Prabumulih, Rabu (13/5/2026). Dalam aksi yang berlangsung tertib dan kondusif tersebut, massa menyampaikan sembilan tuntutan yang menyoroti persoalan rekrutmen tenaga kerja, keselamatan operasi migas, minimnya kontribusi perusahaan, hingga dampak operasional kereta api batu bara milik PT KAI.

Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto SE, menegaskan bahwa aksi tersebut murni dilakukan untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Prabumulih.

“Kami hadir di sini murni memperjuangkan hak masyarakat Prabumulih. Kami tidak menyalahkan Pertamina sebagai perusahaan negara, tetapi kami menyoroti oknum-oknum pejabat yang diduga menyalahgunakan jabatan. Aspirasi ini kami sampaikan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Adi Susanto.

Sembilan Tuntutan untuk DPRD Prabumulih.

Dalam aksinya, LSM APM menyampaikan sembilan tuntutan utama, antara lain:

Meninjau zonasi operasional minyak dan gas terkait keberadaan pipa migas yang berada dekat permukiman warga.

Mendesak pengawasan ketat terhadap proses rekrutmen tenaga kerja agar dilakukan secara terbuka dan transparan.

Memperbarui Perda tentang tenaga kerja lokal untuk memprioritaskan masyarakat Ring 1.

Menertibkan kabel provider yang dinilai semrawut.

Mengevaluasi operasional kereta api batu bara PT KAI yang menyebabkan kecelakaan

Mendorong perusahaan besar menyalurkan CSR.

Mendesak keterbukaan PT Pertamina jika terjadi insiden.

Mendorong hubungan harmonis antara pihak keamanan perusahaan dan masyarakat.

Melakukan sidak terhadap perusahaan untuk memastikan pelaksanaan CSR dan kontribusi kepada daerah.

Rekrutmen Kerja dan Keselamatan Migas Disorot

LSM APM menilai proses rekrutmen tenaga kerja di lingkungan PT Pertamina dan perusahaan subkontraktornya belum sepenuhnya transparan dan belum berpihak kepada masyarakat lokal.

Selain itu, keberadaan pipa migas di dekat permukiman warga juga dinilai perlu mendapat perhatian serius demi menjamin keselamatan masyarakat.

PT KAI Diminta Bangun Flyover

Dalam aksi tersebut, massa juga menyoroti operasional kereta api batu bara milik PT KAI yang dinilai menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah perlintasan sebidang di Kota Prabumulih.

LSM APM menilai hingga kini belum ada kontribusi nyata berupa CSR maupun Dana Bagi Hasil (DBH) dari operasional tersebut

Sebagai solusi, mereka mengusulkan agar PT KAI melalui dukungan pemerintah pusat membangun flyover di titik-titik perlintasan strategis guna mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

DPRD Prabumulih Siap Menindaklanjuti

Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi, menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan segera dibahas dan ditindaklanjuti melalui komisi terkait.

“Kami siap menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. DPRD akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk PT Pertamina dan PT KAI,” ujar Deni Victoria.

Anggota DPRD Prabumulih, Feri Alwi SH MH, menegaskan bahwa DPRD tidak pernah meninggalkan masyarakat.

“Kami akan mengoordinasikan dengan pihak terkait. DPRD Prabumulih tidak pernah meninggalkan masyarakat dan rakyat. Percayalah, aspirasi ini sesegera mungkin akan kami tindak lanjuti,” katanya.

Penyerahan Tuntutan Disaksikan Kapolres

Aksi damai tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen tuntutan dari perwakilan LSM APM kepada Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi.

Penyerahan aspirasi itu disaksikan langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardana SH SIK MSi, bersama sejumlah anggota DPRD Prabumulih yang hadir.

Dikawal Ketat dan Berlangsung Kondusif

Pantauan awak media, aksi damai yang diikuti ratusan massa itu berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat dari personel kepolisian dan TNI.




Massa berharap seluruh tuntutan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga kehadiran perusahaan-perusahaan besar di Kota Prabumulih benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Emma)

Dua Pengedar Narkotika Ditangkap Polres Banyuasin, 45 Paket Sabu Disita


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banyuasin berhasil mengamankan dua orang pelaku pengedar narkotika jenis sabu di sebuah gudang yang berlokasi di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin. Penangkapan dilakukan pada Jum’at, 08 Mei 2026, sekira pukul 17.00 WIB.

Kedua pelaku yang diamankan memiliki inisial IS (23) dan SJ (29). IS merupakan seorang buruh asal Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir. Sedangkan SJ berprofesi sebagai petani/petani kebun yang beralamat di Desa Perajen, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Keduanya berstatus sebagai pengedar narkotika.

Kapolres Banyuasin melalui Kasat Narkoba menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi narkotika yang kerap terjadi di gudang tersebut. Merespons laporan itu, anggota Satresnarkoba langsung melakukan upaya paksa penangkapan tangan (OTT) terhadap pelaku yang diduga membawa, menguasai, serta memperjualbelikan narkotika.

"Tim kami bergerak cepat setelah menerima informasi. Saat tiba di lokasi, kedua pelaku berhasil kami amankan tanpa perlawanan berarti," ujar Kasat Narkoba

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang cukup mencengangkan, antara lain:

45 (empat puluh lima) paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 15,60 gram, 1 (satu) bal plastik klip, 1 (satu) buah kotak warna biru, 1 (satu) buah kaleng aibon, 5 (lima) buah plastik klip bening, 1 (satu) lembar tisu, 1 (satu) unit handphone Android merek Samsung warna putih, 1 (satu) unit handphone merek OPPO warna hitam

Seluruh barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Banyuasin untuk proses hukum lebih lanjut.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo UU RI No.01 Tahun 2023 tentang KUHP, Jo UU RI No.01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, Serta Pasal 609 Ayat (2) Huruf a UU RI No.01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU RI No.01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Atas perbuatannya, kedua pengedar tersebut terancam hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. Polres Banyuasin juga masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih besar di wilayah Kabupaten Banyuasin dan sekitarnya.

"Kami akan terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing," pungkas Kasat Narkoba.



*Man*


Kapolres PALI Hadiri Manasik Haji “Mom and Kids” di Gelora November: Tanamkan Nilai Islami dan Karakter Mulia Sejak Dini

PALI – Kepala Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), AKBP Yunar HP Sirait, SH., S.I.K., M.I.K., diwakili oleh Wakil Kepala Polres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., menghadiri kegiatan besar Manasik Haji Anak Usia Dini bertema “Mom and Kids” se-Kabupaten PALI. Acara ini digelar secara meriah di halaman Gelora November, Kabupaten PALI, pada Rabu (13/5/2026), dan dihadiri ribuan peserta yang terdiri dari anak-anak usia dini, didampingi langsung oleh orang tua serta para guru pendamping.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pendidikan dan pembinaan karakter, dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, serta kepribadian yang baik sejak usia dini. Melalui simulasi ibadah haji yang dikemas dengan cara yang menyenangkan dan edukatif sesuai tahap perkembangan anak, para peserta diperkenalkan secara bertahap mengenai tata cara dan makna ibadah haji, mulai dari pemakaian pakaian ihram, gerakan tawaf, lari sa’i, hingga prosesi lempar jumrah. Seluruh rangkaian dikemas agar mudah dipahami dan disenangi oleh anak-anak, sekaligus mengajarkan nilai disiplin, kesabaran, dan kebersamaan.

Dalam sambutannya yang disampaikan mewakili Kapolres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat ini. Menurutnya, pembentukan karakter religius sejak dini merupakan fondasi penting bagi kemajuan generasi mendatang.

“Kegiatan manasik haji untuk anak usia dini seperti ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan patut didukung penuh. Ini bukan sekadar simulasi ibadah, melainkan sarana menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sejak dini kepada anak-anak. Selain mengenalkan salah satu rukun Islam, kegiatan ini juga secara tidak langsung membentuk karakter disiplin, melatih kesabaran, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta membangun kepribadian yang santun dan berakhlak baik,” ujar Kompol Kusyanto.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran Polres PALI sangat mendukung setiap program atau kegiatan yang bertujuan untuk pendidikan, pembinaan, dan pembentukan karakter generasi muda di wilayah hukumnya. Ia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para guru, serta seluruh orang tua yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini hingga berjalan lancar.

“Kami dari Polres PALI tentu mendukung sepenuhnya kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter anak seperti ini. Harapan kami, melalui kegiatan yang penuh makna ini, anak-anak di Kabupaten PALI dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh keimanannya, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi bagi sesama,” tambahnya.

Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat meriah, hangat, dan penuh semangat. Terlihat jelas antusiasme yang tinggi dari para peserta kecil yang dengan gembira dan penuh semangat

Targetkan Pengesahan Tahun Ini, DPC PJS Banyuasin Siap Ambil Bagian Sejarah PJS.


 JAKARTA – Ketua DPC PJS Kabupaten Banyuasin, Muhammad Noto Prayitno, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal penuh proses administratif organisasi menuju konstituen Dewan Pers. Hal ini disampaikannya di sela-sela kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PJS ke-4 di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Noto juga menyampaikan ucapan selamat kepada DPD PJS Sumsel di bawah kepemimpinan Edi Triono yang berhasil meraih penghargaan sebagai daerah dengan anggota terbanyak secara nasional.

"Kami DPC PJS Banyuasin bangga menjadi bagian dari capaian luar biasa ini. Prestasi 130 anggota se-Sumsel adalah bukti kepercayaan wartawan terhadap visi PJS," ujar Noto yang telah memiliki sertifikasi UKW dari Dewan Pers.

Lebih lanjut, Noto menegaskan bahwa Banyuasin akan fokus menjalankan roda organisasi sesuai aturan dan memastikan integritas jurnalis di daerah tetap terjaga.

"Target kita jelas, mengawal PJS hingga menjadi satu-satunya organisasi pers siber yang disahkan sebagai konstituen Dewan Pers tahun ini," bebernya.

Sementara itu, Ketua umum DPP PJS Mahmud marhaba mengapresiasi langkah keseriusan DPC PJS Banyuasin.

"Jauh-jauh dari kabupaten Banyuasin rela membersamai kita. Ini bukti nyata bahwa DPC PJS Banyuasin mau ambil bagian sejarah dari perjalanan menuju Konstituen Dewan pers". Tukas Mahmud yang juga ahli Pers Dewan Pers.


*Man*

Sinergi 14 DPC, DPD PJS Sumatra Selatan Jadi Barometer Kekuatan Pro Jurnalis Media Siber.


 Realitaterkini.com👇👇

JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) resmi tercatat sebagai daerah dengan jumlah anggota terbanyak di Indonesia. Prestasi ini diumumkan bertepatan dengan momentum peringatan hari ulang tahun ke-4 organisasi tersebut pada tanggal 12 Mei 2026 di Jakarta.

Ketua DPD PJS Sumsel, Edi Triono, menjelaskan bahwa saat ini total anggota PJS di wilayahnya mencapai 130 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83 anggota telah terinput secara administratif di Dewan Pimpinan Pusat (DPP), untuk proses penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA). Sisanya, sebanyak 47 anggota masih dalam tahap penyelesaian penginputan.

Selain kuantitas, PJS Sumsel juga menonjolkan kualitas sumber daya manusia, dengan mencatatkan 43 jurnalis yang telah mengantongi sertifikat kompetensi dari Dewan Pers. Rinciannya terdiri atas 5 orang jenjang Utama, 3 orang jenjang Madya, dan sisanya merupakan pemegang sertifikat Kompetensi Muda.

“Keberhasilan mencatatkan jumlah anggota terbanyak ini adalah hasil kerja keras kolektif seluruh pengurus DPD dan DPC di 14 kabupaten dan kota se-Sumsel. Kami terus bersinergi untuk meningkatkan kompetensi diri dan mewujudkan tekad menjadikan PJS sebagai konstituen Dewan Pers tahun ini," tegas Edi Triono.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PJS, Mahmud Marhaba, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebutkan bahwa selain Sumsel, beberapa pengurus daerah yang juga menunjukkan progres keanggotaan signifikan di tingkat nasional, antara lain Bangka Belitung (Babel), Sumatera Utara (Sumut), dan Banten.

Dengan dominasi kekuatan anggota di Sumsel, PJS optimis dapat mempercepat pemenuhan syarat administratif maupun faktual dalam proses pendaftaran sebagai konstituen resmi organisasi pers di Indonesia pada tahun 2026.


"Man*

Bhabinkamtibmas Desa Simpang Tais Cek Lahan Jagung Kelompok Tani Merdeka, Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional

PALI – Guna memperkuat dukungan terhadap program Astacita dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Simpang Tais, Aipda Hendryck Ediman, turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan pemantauan lahan pertanian jagung milik Kelompok Tani Merdeka yang berlokasi di wilayah Desa Simpang Tais, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (13/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan dengan tujuan utama memantau secara langsung perkembangan serta pertumbuhan tanaman jagung, memastikan proses pemeliharaan berjalan dengan baik dan optimal, serta mengidentifikasi sedini mungkin segala kendala atau tantangan yang dihadapi para petani. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat pertanian ini juga menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra dan pendamping warga dalam mendongkrak produktivitas hasil pertanian di wilayah binaannya.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Hendryck Ediman menyambangi setiap titik lahan tanam, berdialog akrab, dan berdiskusi secara mendalam bersama para anggota Kelompok Tani Merdeka. Ia menanyakan secara rinci terkait kondisi kesehatan tanaman, teknik perawatan yang diterapkan, penggunaan pupuk, hingga kendala seperti serangan hama atau faktor cuaca yang mungkin mempengaruhi hasil panen nanti.

Aipda Hendryck Ediman menegaskan bahwa keterlibatan aktif pihak kepolisian di sektor pertanian merupakan bagian tak terpisahkan dari dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan serta swasembada pangan nasional.

“Kami hadir di sini untuk memberikan semangat, motivasi, dan dukungan moril kepada seluruh petani agar terus giat bekerja dan berusaha meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil pertaniannya. Ketahanan pangan adalah kepentingan nasional dan tanggung jawab kita semua, sehingga Polri melalui Bhabinkamtibmas senantiasa ikut berperan serta mendukung setiap program pembangunan di bidang pertanian,” ujar Aipda Hendryck Ediman.

Ia juga menambahkan, kegiatan sambang, pemantauan, dan pengecekan langsung ke lokasi pertanian akan terus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Langkah ini diharapkan dapat semakin mempererat ikatan silaturahmi serta hubungan kemitraan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Sementara itu, perwakilan dari Kelompok Tani Merdeka menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian, kepedulian, dan dukungan nyata yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas terhadap sektor pertanian di desa mereka.

“Kami merasa sangat senang dan bangga karena pihak kepolisian ternyata sangat peduli dan hadir langsung melihat kondisi pertanian kami. Kehadiran Pak Bhabinkamtibmas ini menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi kami, agar semakin rajin dan bersemangat dalam mengelola lahan jagung ini demi hasil panen yang melimpah,” ungkap salah satu anggota kelompok tani dengan penuh rasa syukur.

Melalui berbagai kegiatan serupa, Kepolisian Resor PALI menegaskan kembali komitmen kuatnya untuk terus mendukung seluruh program strategis pemerintah daerah, termasuk di dalamnya penguatan dan pengembangan sektor pertanian, sebagai langkah nyata menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten PALI.