Sabtu, 28 Februari 2026

Pemkab Banyuasin Rancang Skema P3K Untuk Penugasan Pada KDKMP


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pangkalan Balai - Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar Rapat Persiapan Penugasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebagai langkah strategis memperkuat serta mendukung tata kelola dan pengembangan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan se-Banyuasin, yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. 

‎Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Banyuasin ini, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, ST MM MBA IPU ASEAN Eng, didampingi Assisten dan Staff Ahli Bupati yang dihadiri oleh jajaran perangkat daerah terkait, serta Para Camat se-Kabupaten Banyuasin. Pemetaan atau inventarisasi dilakukan sebagai bentuk kesiapan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam memenuhi kebutuhan tenaga pengelola manajemen KDKMP yang berlangsung pada Jumat (27/2/2026).

‎Dalam arahannya, Sekda menyampaikan bahwa penugasan PPPK pada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari komitmen Pemkab Banyuasin dalam mendorong profesionalisme pengelolaan koperasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Yang mana kata Dia, petugasnya merupakan kader ASN yang berkompeten dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang berasal dari Daerah Masing-masing sehingga lebih efektif dan efisien.

‎“Dengan demikian mampu melakukan pendampingan manajerial, administrasi keuangan, penyusunan laporan, hingga pengembangan unit usaha koperasi sesuai potensi lokal masing-masing wilayah, tidak menutup kemungkinan Pegawai tersebut mendapatkan tambahan penghasilan jikalau usaha tersebut maju," ucapnya

‎Ditambahkannya, pemerintah pusat menugaskan PPPK sebagai dukungan SDM pada setiap unit Koperasi Merah Putih. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 serta Surat Edaran Bersama Menteri PANRB, Mendagri, dan BKN. P3K yang terpilih nantinya akan ditempatkan menjadi tenaga pengelola manajemen dan tugasnya berada di bawah monitoring Koperasi Desa/Kelurahan langsung.

‎"Dia (P3K) nanti langsung dibawah komando Koperasi Desa/Kelurahan, namun tetap dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin," ucapnya.



*Man*

Kapolsek Rambutan Turun Langsung Terkait Ditemukannya Mayat Pria di Persawahan Sungai Pinang,


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

BANYUASIN – Warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area persawahan Simpang Meritai, Sabtu (28/2) pagi.

Informasi yang dihimpun, jasad tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.20 WIB. Mendapat laporan warga, personel Polsek Rambutan yang dipimpin Kapolsek Rambutan Iptu Harmoko SH MH. langsung menuju lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk memastikan kebenaran informasi.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.55 WIB, petugas menemukan mayat pria tanpa identitas mengapung di area persawahan. Korban saat ditemukan mengenakan celana jeans biru tua dan baju batik biru tua.

Dari hasil penelusuran awal, polisi memperoleh informasi bahwa pihak keluarga sebelumnya telah melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Korban diduga bernama Saripto Imam Sejati (67), lahir di Ponorogo, 15 Juli 1958, berjenis kelamin laki-laki, beralamat di Lorong Sidomulyo I No. 51 RT 12 RW 04, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, dengan pekerjaan buruh. Diduga Suripto Imam mempunyai penyakit pikun 

Salah satu saksi yang dimintai keterangan yakni Jamaris (50), Kepala Dusun V Desa Sungai Pinang.

Sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Polsek Rambutan saat ini melakukan penyelidikan terkait dengan kematian korban. Sementara itu jasad korban telah dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara



*Man*

Wabup Netta Hadiri Yasinan Dan Doa Bersama Almarhum Ir. H. Alex Noerdin


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Palembang — Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP menghadiri Yasinan dan Doa Bersama mengenang meninggalnya Gubernur Sumsel Periode 2008-2018, Ir. H. Alex Noerdin yang juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel periode 2004-2020 sekaligus Buka Bersama di Kediaman Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, SE., MM, Jum’at (27/02/2026).

Netta dalam kesempatan ini mengucapkan turut berbelasungkawa. “Alhamdulillah hari ini kita melakukan Yasin Bersama untuk almarhum Bapak Alex Noerdin, Pelopor Berobat Gratis di Sumsel,” ungkapnya.

“Tepatnya di Bulan Suci Ramadhan ini, kita juga melakukan buka bersama dengan pengurus Partai Golkar dan anak-anak yatim piatu sekaligus bersilaturahmi,” singkatnya.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua dalam acara mengenang Almarhum Ir. H. Alex Noerdin.

“Kehilangan beliau merupakan duka bersama bagi Partai Golkar dan beliau adalah tauladan bagi semua Pengurus Partai Golkar. Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa beliau,” ucapnya di depan seluruh undangan.

Acara ditutup dengan tausiah oleh Ustadz Kemas Muhammad Ali.


*Man*

Jumat, 27 Februari 2026

KEBOCORAN PIPA DI DUSUN 8 SUNGAI DERAS: PERTAMINA GERAK CEPAT, TIM PENGAMANAN SEGERA DIDATANGKAN UNTUK LINDUNGI MASYARAKAT

PALI – Insiden kebocoran pipa yang terjadi pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 15.40 WIB di Dusun 8 Sungai Deras, Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menjadi contoh nyata bagaimana sistem tanggapan darurat yang responsif dapat menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi insiden. Lokasi pipa yang berada tidak jauh dari pemukiman warga Dusun Sungai Deras sempat mengundang kekhawatiran, namun gerakan cepat dari pihak Pertamina berhasil mengendalikan situasi dan memastikan tidak ada pihak yang terbahayakan.

RESPON INSTAN: TIM PENGAMANAN SEGERA HADIR DI LOKASI DUSUN SUNGAI DERAS

Sesaat setelah menerima laporan dari warga Dusun 8 Sungai Deras dan pos pemantauan operasional, pihak Pertamina langsung mengaktivasi protokol tanggapan darurat yang telah ditetapkan. Dalam waktu kurang dari 30 menit, tim gabungan yang terdiri dari petugas pengamanan, tim pemadam kebakaran, teknisi kebocoran, serta divisi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) telah tiba di lokasi kejadian di kawasan Dusun Sungai Deras.

Tugas utama tim pengamanan yang pertama kali mendarat adalah mengatur zona aman dengan membatasi akses masyarakat ke area sekitar titik kebocoran, sehingga menghindari kontak dengan gas atau bahaya potensial lainnya. Tim juga segera melakukan komunikasi langsung dengan kepala dusun, kepala desa Talang Akar, dan perwakilan warga Dusun Sungai Deras untuk memberikan informasi jelas terkait kondisi kejadian dan langkah yang sedang diambil. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi langsung tentang tindakan pencegahan yang harus dilakukan oleh warga jika menemukan situasi serupa di masa mendatang.

Selain itu, tim pengamanan juga mengkoordinasikan dengan pihak kepolisian kecamatan Talang Ubi dan dinas terkait pemerintah kabupaten PALI untuk memperkuat pengamanan jalur akses menuju Dusun 8 Sungai Deras dan memastikan informasi yang akurat dapat sampai ke seluruh lapisan masyarakat di desa tersebut.

LANGKAH PENANGANAN KOMPREHENSIF DENGAN FOKUS KESELAMATAN WARGA SUNGAI DERAS

Setelah area aman di Dusun 8 Sungai Deras berhasil ditetapkan dan pengamanan lokasi terjamin, tim teknis segera melaksanakan serangkaian tindakan penanganan yang sesuai dengan standar operasional keamanan:

1. Pemadaman Api dengan Teknik Aman

Tim pemadam kebakaran menggunakan metode khusus untuk kebakaran akibat kebocoran gas bertekanan tinggi, berhasil memadamkan kobaran api dalam waktu singkat tanpa menimbulkan risiko tambahan bagi lingkungan sekitar Dusun Sungai Deras. Proses ini juga disertai edukasi kepada petugas lapangan dan perwakilan warga tentang karakteristik kebakaran jenis ini serta cara menghadapinya dengan benar jika terjadi di masa depan.

2. Pengalihan Gas ke Area Aman dari Pemukiman

Unit blower segera dioperasikan untuk mengarahkan aliran sisa gas ke zona terbuka yang telah ditentukan aman, menjauh dari pemukiman Dusun 8 Sungai Deras, sumber air sungai yang menjadi mata pencaharian sebagian warga, dan lahan pertanian di sekitar desa. Tim pengamanan membantu memastikan tidak ada aktivitas masyarakat di jalur arah aliran gas selama proses berlangsung.

3. Pengujian Gas Berkelanjutan di Sekitar Dusun

Menggunakan alat deteksi yang telah dikalibrasi secara berkala, tim HSSE melakukan pengujian konsentrasi gas secara berkala di berbagai titik strategis – mulai dari sekitar lokasi kebocoran hingga perbatasan pemukiman Dusun 8 Sungai Deras. Hasil pengujian selalu diinformasikan secara transparan melalui papan informasi sementara yang dibangun di pos desa, serta melalui komunikasi langsung dengan warga untuk menghindari kesalahpahaman dan kekhawatiran yang tidak perlu.

4. Siaga 24 Jam untuk Keamanan Maksimal

Tim pengamanan dan pemadam kebakaran tetap standby 24 jam di lokasi kejadian, dengan melakukan patroli berkala di sekitar Dusun 8 Sungai Deras dan area sekitar desa Talang Akar. Pos informasi sementara juga dibuka untuk memberikan akses mudah bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan kondisi kejadian dan mendapatkan edukasi tentang keselamatan kerja di sekitar infrastruktur pipa yang melintas di wilayah mereka.

5. Persiapan Perbaikan dengan Prioritas Keamanan Warga

Material pipa baru dan alat berat yang dibutuhkan telah didatangkan ke lokasi, dengan proses pergantian pipa direncanakan sedemikian rupa agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat Dusun 8 Sungai Deras dan tetap mematuhi standar keselamatan tertinggi. Tim pengamanan juga turut membantu dalam pengaturan zona kerja dan jalur akses untuk alat berat serta personel perbaikan, sehingga tidak mengganggu akses jalan yang digunakan oleh warga desa.

EDUKASI MASYARAKAT DUSUN SUNGAI DERAS SEBAGAI BAGIAN DARI PENANGGULANGAN

Selain menangani insiden secara langsung, pihak Pertamina juga menyampaikan berbagai informasi edukatif kepada masyarakat Dusun 8 Sungai Deras dan Desa Talang Akar secara keseluruhan, antara lain:

- Tanda-tanda awal potensi kebocoran pipa yang perlu diwaspadai oleh warga

- Langkah-langkah yang harus diambil dengan cepat jika menemukan tanda-tanda tersebut atau insiden serupa

- Nomor kontak darurat yang dapat dihubungi kapan saja untuk melaporkan kondisi yang mengkhawatirkan

- Pentingnya menjaga jarak aman dari infrastruktur pipa untuk menghindari risiko yang tidak perlu bagi diri sendiri dan lingkungan

Hingga saat ini, kondisi lokasi kejadian di Dusun 8 Sungai Deras telah dinyatakan aman dan terus dalam pengawasan ketat oleh tim yang bertugas. Pihak Pertamina menegaskan bahwa tanggapan cepat terhadap insiden seperti ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu menjaga keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Keberadaan tim pengamanan yang segera didatangkan menjadi kunci utama dalam memastikan tidak ada satu pun warga Dusun 8 Sungai Deras maupun Desa Talang Akar yang terkena dampak negatif dari insiden kebocoran pipa ini.

Kamis, 26 Februari 2026

  Polda Sumsel Perkuat Pengawasan Narkotika di Lapas, 15.000 Warga Binaan Jadi Perhatian Bersama


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi strategis bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Provinsi Sumatera Selatan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan peredaran narkotika dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Langkah tersebut ditegaskan dalam lawatan kerja yang berlangsung di Mapolda Sumsel, Kamis (26/2/2026), dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Data Kanwil Ditjenpas Sumsel menunjukkan jumlah warga binaan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 15.000 orang, dan lebih dari separuhnya merupakan pelaku tindak pidana narkotika.

Angka ini menjadi perhatian serius kedua institusi. Sebab, jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam lapas masih menjadi ancaman nyata terhadap stabilitas kamtibmas.

Karena itu, Polda Sumsel dan Kemenimipas sepakat memperkuat:

* Pertukaran data dan informasi intelijen

* Deteksi dini potensi gangguan keamanan

* Pengawasan komunikasi ilegal dari dalam lapas

* Pengamanan pemindahan narapidana risiko tinggi

Pertemuan tersebut juga mengevaluasi penanganan insiden kerusuhan di Lapas Musi Rawas. Polda Sumsel bersama jajaran Polres setempat sebelumnya telah melakukan langkah cepat pengamanan.

Sebagai tindak lanjut, narapidana yang terlibat telah dipindahkan ke Nusakambangan guna meminimalisir eskalasi lanjutan.

Langkah ini menunjukkan pola respons terpadu antara aparat keamanan dan pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa dinamika keamanan modern menuntut kolaborasi lintas sektor. Selain ancaman narkotika, ia juga menyoroti:

* Potensi kejahatan siber

* Polarisasi sosial melalui media digital

* Pentingnya profesionalisme aparat

Kapolda berharap penguatan koordinasi dan pengawasan internal dapat mencegah insiden serupa yang terjadi di wilayah lain Indonesia.

Forum juga membahas implementasi KUHP baru, khususnya pidana kerja sosial yang memperluas peran Balai Pemasyarakatan.

Koordinasi lintas institusi dinilai krusial agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan celah pengawasan, sekaligus mampu menekan residivisme dan memperkuat rasa aman masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Sinergi dengan Kemenimipas sangat strategis, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari dalam lembaga pemasyarakatan, termasuk peredaran narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung tertib dan kondusif. Kedua pihak sepakat menjaga kesinambungan komunikasi dan kolaborasi sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu di Sumatera Selatan.



*Man*

Wabup Netta Tinjau Inovasi Olahan Jamur Tiram


Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

 Tanjung Lago – Usai memantau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Terpadu di Desa Telang Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Wakil Bupati Netta Indian, S.P melanjutkan agenda kerjanya dengan mengunjungi Koperasi BMT Trans Mekar Sari Mandiri yang berlokasi di Desa Mulya Sari, KTM Telang. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang fokus pada ketahanan pangan dan ekonomi kreatif. Kamis (26/02/2026)

Dalam tinjauannya, dirinya berkunjung langsung ke Rumah Produksi Jamur Tiram dan Rumah Produksi Aneka Olahan Jamur Tiram. Wabup Netta melihat langsung proses hilirisasi jamur tiram yang diubah menjadi produk bernilai tambah. 

Beberapa produk unggulan yang diproduksi oleh olahan jamur tiram ini antara lain, Olahan Lauk Pauk, Rendang Jamur Tiram, Abon Jamur Tiram, dan Dimsum Jamur. Camilan Gurih, Stik Jamur Tiram, Jamur Tiram Crispy, serta Peyek Kacang. Bumbu Masak, Kaldu Rasa Jamur yang diolah secara higienis dan Camilan Tradisional, Bipang Crispy & Sweet dan Keripik Pisang Kepok.

Wabup Netta mengapresiasi Koperasi Mekar Sari Mandiri dalam berinovasi. Menurutnya, pemanfaatan bahan baku lokal seperti jamur tiram menjadi produk siap saji tidak hanya memperpanjang masa simpan pangan, tetapi juga meningkatkan taraf ekonomi warga Desa Mulya Sari dan sekitarnya. Dirinya juga menghimbau untuk seluruh masyarakat agar bangga dan mendukung penuh kemajuan ekonomi kreatif dengan membeli produk-produk UMKM lokal.


*Man*

Kendalikan Inflasi Ramadan, Pemkab Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Tanjung Lago – Pemerintah Kabupaten Banyuasin meluncurkan kegiatan Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Terpadu sebagai langkah konkret menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Pasar murah kali ini dilakukan di desa Telang Sari dan ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, S.P. Dirinya meninjau setiap stand penjualan yang ada di Operasi Pasar Murah. Kamis (26/02/2026)

Kegiatan yang disambut antusias oleh warga ini bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi yang kerap bergejolak di masa hari besar keagamaan. Selain menekan harga, operasi ini juga berfungsi untuk mengecek kesiapan serta menjamin ketersediaan stok pangan bagi seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin, Adam Ibrahim, SE M.Si, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berhenti di satu titik saja. "Kami akan menggelar operasi pasar murah ini di empat lokasi berbeda di berbagai kecamatan selama bulan Ramadan," ujarnya.

Keunggulan utama dari program ini adalah selisih harga yang signifikan, di mana barang-barang yang dijual jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran pada umumnya. Komoditas bawang merah dan bawang putih pada operasi pasar ini dijual dengan harga hanya Rp8.000 per seperempat kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga di lapangan yang kini menyentuh kisaran Rp10. 000 hingga Rp12.000 per seperempat kilogram. 

Sementara itu, cabai merah keriting ditawarkan seharga Rp7.000 per seperempat kilogram, di mana harga tersebut memberikan penghematan besar bagi warga karena harga di pasar umum saat ini rata-rata mencapai Rp15.000 hingga Rp18.000 per seperempat kilogram.

Adapula Telur ayam yang dijual Rp.26.000 per kilogramnya dimana dipasar umum sekarang harga nya diangka Rp.29.000 per Kilogram. Pemerintah berharap inisiatif ini dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga pangan.

Turut hadir dalam giat Plt. Kepala Dinas Sosial Salni Fajar S.Ag MH.i, Kepala Dinas DTPH Sarip, S.P., M.M, Kepala DKP Banyuasin, Ir. Masita Liana, SP, Camat Tanjung Lago Joni Gunawan, S.Sos.,MM


*Man"