Sabtu, 07 November 2026

Bukan Sekadar Angka: Pertumbuhan IPM PALI Tertinggi se-Sumsel, Hasil Kerja Bersama Seluruh Komponen Bangsa

PALI, 7 November 2026 — Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencatat pencapaian istimewa pada tahun 2026. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah ini tumbuh sebesar 1,20 persen — persentase tertinggi dibandingkan 16 kabupaten dan kota lain di Provinsi Sumatera Selatan.

Angka pertumbuhan ini bukanlah sekadar data statistik semata. Di balik satu koma dua nol persen itu, tersimpan perbaikan nyata dalam akses warga terhadap layanan pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta penguatan daya beli yang membuat hidup semakin layak bagi keluarga di Bumi Serepat Serasan.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak bisa diserahkan hanya kepada satu dinas atau satu instansi. Peningkatan kualitas hidup memerlukan perpaduannya banyak pihak: sekolah yang ramah anak, puskesmas yang tanggap kebutuhan warga, jalan yang terhubung ke sentra ekonomi, hingga lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak.

Bupati Asgianto menekankan bahwa kunci kemajuan ini terletak pada kesatuan langkah. Seluruh perangkat daerah bergerak dengan arah yang sama, tidak saling berjalan sendiri-sendiri. Setiap kebijakan dirancang agar benar-benar sampai ke masyarakat, bukan hanya tersimpan di lembar laporan.

Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan manusia juga ditentukan oleh apa yang terjadi di tengah masyarakat. Peran keluarga, kesadaran hidup sehat, pendidikan anak sejak dini, dan pemberdayaan perempuan menjadi fondasi yang tak terpisahkan. Di sinilah kolaborasi Pemerintah Kabupaten PALI bersama TP PKK menjadi sangat berarti — pembangunan tidak hanya berawal dari kantor pemerintahan, tetapi juga tumbuh dari rumah-rumah warga.

Dengan demikian, capaian IPM tertinggi ini adalah milik semua pihak: pemerintah yang melayani, keluarga yang berpartisipasi, dan masyarakat yang mendukung setiap langkah kemajuan daerah.

Pertumbuhan ini tentu bukan garis akhir. Masih ada ruang untuk pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok desa, perluasan jangkauan layanan kesehatan, serta peningkatan peluang ekonomi bagi setiap warga. Angka 1,20 persen ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh — membangun PALI yang tidak hanya tumbuh pesat, tetapi tumbuh merata dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Sembilan Orang Tua Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswa SD di Prabumulih Lakukan Upaya Perdamaian

 

PRABUMULIH. –Realita terkini.com/ Setelah pemberitaan terkait dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa kelas IV SD Negeri 24 Kecamatan Prabumulih Timur dipublikasikan oleh awak media, pihak kepala sekolah akhirnya memberikan tanggapan atas kejadian yang menimpa siswanya tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, sebanyak sembilan orang tua dari siswa yang diduga terlibat dalam pengeroyokan mendatangi pihak sekolah dengan tujuan melakukan upaya perdamaian terkait peristiwa yang menyebabkan korban mengalami pembengkakan pada bagian kaki hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Prabumulih.

Namun, sangat disayangkan, respons pihak sekolah terhadap kejadian tersebut dinilai belum menunjukkan sikap dan tanggung jawab yang patut diapresiasi. Pasalnya, persoalan kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan seharusnya menjadi perhatian serius sejak awal, bukan baru mendapatkan tanggapan setelah pemberitaan mencuat ke publik.

Dunia pendidikan semestinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik, bukan justru menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan antarsiswa.

Atas kejadian ini, diharapkan Wali Kota Prabumulih H. Arlan selaku kepala pemerintahan Kota Prabumulih dapat memberikan perhatian khusus serta mengevaluasi kinerja kepala sekolah yang bersangkutan.

Bahkan, perlu dipertimbangkan evaluasi terhadap jabatan kepala sekolah tersebut, termasuk kemungkinan pergantian apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelalaian dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Hal ini penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak ada lagi siswa yang menjadi korban kekerasan di lingkungan sekolah.

Keselamatan dan perlindungan anak didik harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai sekolah hanya menjadi tempat belajar, tetapi abai terhadap keamanan dan keselamatan para siswanya.( Team )

Mobil Gran Max Tabrak Warung di Jalan Lintas Timur KM 34, Satu Orang Meninggal Dunia.


 Realitaterkini.com👇👇

Banyuasin – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi KM 34, tepatnya di Desa Langkan, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Daihatsu Gran Max BG 8739 JP yang menabrak sebuah warung di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Banyuasin, mobil Daihatsu Gran Max tersebut dikemudikan oleh S (32), dengan penumpang SFY (33). Kendaraan melaju dari arah Jambi menuju Palembang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan pengemudi kurang konsentrasi hingga kehilangan kendali, keluar dari badan jalan sebelah kiri arah Palembang, kemudian menabrak warung yang berada di pinggir jalan.

Saat kejadian, terdapat seorang warga berinisial MYP (29) di dalam warung tersebut. Benturan mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka serius. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, pengemudi berinisial S dan penumpang SFY mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. Dalam peristiwa ini, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian materiil sebesar Rp2.000.000.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Banyuasin segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, melakukan pendataan terhadap pihak-pihak yang terlibat, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Gran Max BG 8739 JP dan satu lembar SIM A milik pengemudi.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Fisol menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, serta memastikan kendaraan tetap dalam kendali. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau terburu-buru. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas,” ujar IPTU Fisol.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Satlantas Polres Banyuasin untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dalam laporan, perkara ini disangkakan dengan Pasal 310 ayat (1), ayat (2), dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Polres Banyuasin mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya ketika melintasi kawasan permukiman dan lokasi yang terdapat aktivitas warga di sepanjang jalan. Kurangi kecepatan dan selalu perhatikan kondisi sekitar untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Utamakan Keselamatan daripada Kecepatan.



*Man*

Lepas Sambut Dandim 0430 Banyuasin, Pemkab Banyuasin Siap Bersinergi


 Realitaterkini.com👇👇

Pangkalan Balai - Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi pejabat lama serta penyambutan pejabat baru di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0430 Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar acara lepas sambut maupun kenal Pamit Komandan Kodim 0430 Banyuasin dari Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, SH M.H M.Han yang saat ini menjabat sebagai Staff Intelijen Markas Besar TNI Angkatan Darat (Ad), kepada Letkol Inf. Deva Afrialdi, S.Hub Int yang sebelumnya menjabat sebagai Dansecaba Rindam XII/TPR Tanjungpura pada (6/11/2026). 

‎Lepas sambut Dandim 0430 Banyuasin yang berlangsung di Graha Sedulang Setudung ini, dihadiri langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH MH, bersama Ketua TP-PKK Banyuasin Nabila Askolani Putri, didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU ASEAN Eng, dan sejumlah Kepala Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuasin.

‎Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dandim 0430 Banyuasin lama atas pengabdian dan sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas sekaligus mensukseskan sejumlah Program Pemerintah untuk masyarakat Bumi Sedulang Setudung, dari sektor pertanian, infrastruktur, ketahanan pangan, Karhutlah hingga berbagai Program lainnya.

‎“Dandim lama, telah banyak berkontribusi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta turun langsung mendukung mensukseskan berbagai program pembangunan di Banyuasin, namun apa hendak dikata ini sudah menjadi kewajiban dan tugas negara, setiap pertemuan ada perpisahan,” ujar Bupati.

‎Kepada Dandim yang baru, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan dirinya berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap bersinergi. Dirinya juga mengajak kepada Dandim yang baru agar bersama-sama membangun dan mewujudkan Banyuasin yang Bangkit Adil dan Sejahtera untuk kesejahteraan masyarakat Banyuasin.

‎"Selamat bertugas di Banyuasin, kami siap bersinergi dalam berbagai aspek, an ini juga bisa menjadi spirit baru lagi dalam memberikan stabilitas dan keamanan, maupun kondusifitas daerah serta membantu penyiapan pertahanan di tingkat Kabupaten Banyuasin," harapnya.

‎Ditempat yang sama, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, SH M.H M.Han dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Forkopimda dan semua pihak yang selama ini mendukung tugasnya selama menjadi Dandim Banyuasin. Dukungan dan kerjasama yang baik juga kata Dia, diharapkan bisa dilanjutkan pada kepemimpinan Dandim yang baru, dan membawa nama Kodim 0430 Banyuasin lebih baik lagi kedepannya.

‎"Mari terus kita pertahankan situasi kondusif, dan komunikasi yang terjalin dengan baik, semoga apa yang telah terjalin dengan baik, kendati kami sudah tidak bertugas di Kabupaten Banyuasin namun semoga silaturahmi kita tetap terus terjalin," harapnya.

‎Sementara itu, Letkol Inf. Deva Afrialdi, S.Hub Int, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan sinergi dengan Pemkab Banyuasin serta seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Banyuasin.

‎"Kami juga berharap seluruh unsur Forkopimda maupun masyarakat Banyuasin untuk turut mendukung dan menyukseskan dalam menciptakan kondusifitas hingga pembangunan di Banyuasin," pungkasnya.

‎Turut hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, Erni Yusnita, SH MH, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si, Lapas Kelas IIA Banyuasin, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, SH MM, Kalaksa BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, SE M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial, Dr. H. Salni Pajar, S.Ag MH.i, Kepala Dinas PMPTSP Rayan Nurdiansyah, S.STP M.Si, Kepala Inspektorat Banyuasin, Drs. Alamsyah Rianda, MH, sejumlah Camat dan ASN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, lingkup Pemerintahan Kabupaten Banyuasin, serta para prajurit Kodim 0430 Banyuasin.



*Man*

Jumat, 06 November 2026

Dugaan Pengeroyokan di Lingkungan Sekolah, Siswa SD Alami Bengkak di Kaki — Orang Tua Minta Dinas Pendidikan Turun Tangan

PRABUMULIH — Realitaterkini.com/Sebuah peristiwa yang memprihatinkan diduga terjadi di lingkungan SD Negeri 24, Kecamatan Prabumulih Timur. Seorang siswa kelas IV yang diinisial A.N.R dilaporkan mengalami pembengkakan pada kaki sebelah kanan, diduga akibat aksi pengeroyokan yang melibatkan sekitar sembilan temannya di sekolah. Akibat kejadian tersebut, A.N.R harus menjalani pemeriksaan dan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Prabumulih.

Ayah korban, Arif budiman., menceritakan peristiwa tersebut kepada awak media dengan rasa kecewa. Ia menyampaikan bahwa sejauh ini, menurut penilaiannya, pihak sekolah belum menunjukkan sikap tanggap yang diharapkan keluarga korban terkait penanganan kasus ini.

"Sangat disayangkan hal ini terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak kami," ujar A.B. saat ditemui, Jumat (6 November 2026).

Saat awak media berupaya melakukan konfirmasi langsung ke SD Negeri 24 Prabumulih Timur pada hari yang sama, Kepala Sekolah sedang tidak berada di tempat, sehingga belum dapat dimintai keterangan terkait peristiwa ini.

A.B. memohon agar Dinas Pendidikan Kota Prabumulih segera menindaklanjuti peristiwa ini dengan memanggil pihak sekolah untuk memberikan penjelasan. Ia juga menyampaikan harapan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terkait pengelolaan keamanan dan pendampingan siswa di sekolah tersebut.

"Kami berharap Dinas Pendidikan segera turun tangan. Yang terpenting, tidak ada anak lain yang harus mengalami hal serupa ke depannya," tegas A.B.

📌 Sanksi yang Dapat Diberikan

Terkait dugaan tindak kekerasan antarsiswa ini, ada beberapa langkah dan sanksi yang dapat diambil sesuai ketentuan yang berlaku:

- Sanksi Edukatif dari Sekolah: Peringatan lisan, teguran tertulis kepada siswa pelaku, wajib mengikuti konseling, serta pemanggilan orang tua untuk menyepakati komitmen perbaikan perilaku.

- Sanksi Administratif: Penundaan kenaikan kelas, pengurangan hak fasilitas sekolah, hingga rekomendasi pemindahan sekolah bagi siswa yang terbukti melakukan kekerasan berulang atau menimbulkan kerugian serius.

- Pendampingan Psikologis: Baik korban maupun pelaku berhak mendapatkan pendampingan psikologis agar kejadian serupa tidak terulang dan dampak traumatis dapat diminimalisir.

- Tanggung Jawab Orang Tua: Secara hukum, orang tua pelaku bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan anak-anak mereka, termasuk biaya pengobatan dan pemulihan korban.

- Pihak berwenang juga dapat terlibat jika tindakan kekerasan telah menimbulkan luka berat atau diduga melanggar hukum perlindungan anak, dengan tetap memperhatikan asas kepentingan terbaik bagi anak-anak.

Peristiwa ini mengingatkan semua pihak bahwa sekolah harus senantiasa menjadi ruang yang aman dan melindungi setiap anak dari segala bentuk kekerasan. Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya memperoleh tanggapan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Prabumulih untuk melengkapi informasi secara berimbang.

Hadiri Potong Tumpeng HUT ke‑69 Bank Sumsel Babel, Wali Kota Prabumulih Berharap Sinergi Semakin Kuat Dorong Ekonomi Daerah

PRABUMULIH – Wali Kota Prabumulih H. Arlan didampingi Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., menghadiri acara potong tumpeng dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke‑69 Bank Sumsel Babel Tahun 2026 di Kantor Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih, Jumat (06/11/2026).

Acara tersebut menjadi momen rasa syukur atas perjalanan panjang Bank Sumsel Babel sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara pihak perbankan, Pemerintah Kota Prabumulih, serta unsur Forkopimda Kota Prabumulih.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Prabumulih, Kapolres Kota Prabumulih, Kajari Kota Prabumulih, Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Staf Ahli TP PKK Kota Prabumulih, Kepala Dinas Perhubungan Kota Prabumulih, serta Camat Prabumulih Timur.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Prabumulih menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke‑69 Bank Sumsel Babel. Pemerintah Kota berharap Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, serta semakin aktif mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Prabumulih.

"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Prabumulih dan Bank Sumsel Babel terus terjalin erat, sehingga program‑program pembiayaan untuk pelaku UMKM, investasi daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih optimal," ujar jajaran Pemkot Prabumulih dalam kesempatan tersebut.

Peringatan HUT ke‑69 ini juga dijadikan momentum bagi Bank Sumsel Babel untuk terus meningkatkan layanan perbankan kepada masyarakat serta menjadi mitra andal bagi Pemerintah Kota Prabumulih dalam mewujudkan Prabumulih yang semakin maju dan sejahtera.

Semoga Bank Sumsel Babel terus tumbuh berkembang, makin jaya, dan senantiasa tumbuh bersama masyarakat Sumatera Selatan serta Kota Prabumulih.

Sekda PALI Pimpin Zoom Meeting Sosialisasi Penginputan Data Triwulan LPPD Tahun 2026, Minta Seluruh OPD Fokus Capai Target Kinerja Bukan Hanya Perbaikan Administrasi

PALI, 6 November 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memimpin Zoom Meeting sosialisasi penginputan data triwulan capaian kinerja Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2026. Rapat tersebut diikuti oleh perwakilan dari total 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.

 

Dalam rapat tersebut dibahas kembali kerangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berbasis pada pembagian urusan pemerintahan, meliputi urusan absolut yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, urusan konkuren yang dibagi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai dasar otonomi daerah, dan urusan umum yang menjadi kewenangan Presiden.

Melalui forum tersebut, Sekda mengingatkan seluruh jajaran OPD agar memperkuat koordinasi dan sinergi dalam melaksanakan urusan pemerintahan sesuai kewenangan masing‑masing. Seluruh perangkat daerah diminta untuk aktif melakukan pengumpulan, penginputan, serta pemutakhiran data capaian kinerja secara berkala dan tepat waktu.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten PALI mendorong Inspektorat untuk lebih mengoptimalkan perannya dalam mengoordinasikan OPD guna memastikan target kinerja dapat tercapai. Dokumen perencanaan dan penganggaran daerah juga harus selaras dengan indikator‑indikator kinerja yang menjadi dasar penilaian LPPD.

Rapat juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap indikator yang belum mencapai target, disertai penyusunan langkah‑langkah percepatan. Selain itu, OPD diminta mulai mempersiapkan diri menghadapi pengembangan Sistem Informasi LPPD (SILPPD) berbasis AI OCR melalui peningkatan kualitas serta kelengkapan dokumen pendukung.

Dalam kesimpulan rapat, ditegaskan bahwa peningkatan nilai LPPD tidak dapat dicapai hanya melalui perbaikan administrasi dan pelaporan semata. Yang terpenting adalah adanya upaya nyata dari setiap OPD pengampu urusan untuk mengevaluasi capaian indikator kinerja yang menjadi tanggung jawabnya.

Tim Penyusun LPPD diminta memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah guna memastikan kelengkapan data dan dokumen pendukung. Monitoring dan evaluasi capaian kinerja akan dilaksanakan secara triwulanan. Bagi indikator yang belum mencapai target, OPD harus menyusun rencana aksi yang terukur agar perbaikan benar‑benar terwujud.

Pemerintah Kabupaten PALI juga menegaskan bahwa penguatan koordinasi secara berkelanjutan menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus memperbaiki hasil evaluasi LPPD Tahun 2026.

Dari hasil Zoom Meeting ini, laporan telah disampaikan kepada Bupati PALI, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag, serta Camat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.