Selasa, 03 Februari 2026

Apel Pagi Polres Banyuasin Siapkan Personel Gelar Operasi Keselamatan Musi 2026


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin  – Polres Banyuasin melaksanakan Apel Pagi personel di Lapangan Tenis Mapolres, Senin (2/2) pagi, sebagai bentuk pembinaan kedisiplinan dan kesiapan tugas. Apel ini juga mengawali rangkaian persiapan Operasi Keselamatan Musi 2026.

Kegiatan diawali dengan mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting acara Pemberian Penghargaan Kapolda Sumatera Selatan yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel. Usai mengikuti acara pusat, apel pagi internal Polres Banyuasin segera digelar.

Wakapolres Banyuasin, Kompol Muhammad Ali Asri, S.H., bertindak sebagai inspektur upacara. Apel dibuka dengan menyanyikan lagu Mars Polri dan Mars Polda Sumatera Selatan, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian arahan.

Dalam arahannya, Wakapolres menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya apel pagi tersebut. Poin utama yang ditekankan adalah pentingnya kesiapan seluruh personel. “Setelah apel dan mengikuti penghargaan dari Kapolda, personel diingatkan untuk bersiap mengikuti apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Musi Tahun 2026,” ujarnya, seperti tertuang dalam laporan resmi Kabag SDM Polres Banyuasin.

Operasi Keselamatan Musi 2026 merupakan program prioritas Polda Sumsel untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi. Keterlibatan Polres Banyuasin dalam operasi ini dinilai krusial mengingat wilayahnya yang strategis.

Berdasarkan laporan, seluruh kegiatan apel berjalan dengan kondusif dan lancar. Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan Peraturan Disiplin Anggota Polri.



*Man*

Senin, 02 Februari 2026

  Buka Jambore Cabang V Banyuasin 2026, Sekda Pesan Hal Ini


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

PANGKALAN BALAI -- Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin yang juga sebagai Ketua Kwartir Cabang Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA IPU ASEAN Eng 

membuka Jambore Cabang (Jamcab) V Banyuasin Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Senin (2/02/2026).



Dalam sambutannya Sekda Erwin menjelaskan bahwa Jambore merupakan sebuah momentum strategis dan monumental dalam dunia kepanduan. Jambore bukan sekadar perkemahan besar atau ajang rekreasi semata, melainkan merupakan instrumen pendidikan non-formal yang dirancang untuk membentuk karakter, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan jiwa kemandirian bagi Pramuka Penggalang. Melalui Jambore, kalian diajarkan untuk berinteraksi dengan alam, berkolaborasi dalam keberagaman, serta mengasah keterampilan hidup yang tidak kalian dapatkan sepenuhnya di bangku sekolah.

"Mengusung tema "Ceria, Tangguh, dan Rajin", kita berkomitmen untuk melahirkan generasi muda Banyuasin yang memiliki ketahanan mental, kecerdasan emosional, dan etos kerja yang tinggi," tegasnya.

Ia juga menambahkan Kwartir Cabang Banyuasin telah menyusun kurikulum kegiatan yang komprehensif yang terbagi ke dalam 7 Zona Aktivitas, yaitu:

1. Zona Integritas: Sebagai upaya penanaman nilai kejujuran dan etika kepemimpinan.

2. Zona Gen Z: Adaptasi teknologi dan pemanfaatan media digital secara positif.

3. Zona Adventure: Tantangan fisik untuk membentuk ketangguhan mental.

4. Zona Pramuka Peduli: Manifestasi nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

5. Zona Budaya: Pelestarian kearifan lokal Banyuasin di tengah arus modernisasi.

6. Zona Pengetahuan, Wawasan, dan Keterampilan: Peningkatan kompetensi teknis kepramukaan.

7. Zona Pramuka Dewasa: Wadah peningkatan kapasitas bagi para Pembina dan Pelatih.

Tak lupa Kak Erwin juga berpesan 

1. Persiapkan Diri Menuju Jambore Daerah (Jamda): Jadikan kegiatan ini sebagai ajang uji coba kemampuan. Saya ingin kontingen Banyuasin nantinya menjadi kontingen yang paling disegani di tingkat Provinsi Sumatera Selatan karena kualitas dan kekompakannya.

2. Bidik Jambore Nasional (Jamnas): Jangan hanya bermimpi untuk tingkat lokal. Tunjukkan bahwa pramuka dari Bumi Sedulang Setudung layak berdiri sejajar dengan pramuka dari seluruh pelosok nusantara di tingkat nasional. Hanya mereka yang paling tangguh dan paling rajinlah yang akan mendapatkan kehormatan tersebut.

"Guna mempersiapkan kalian menuju jenjang tersebut, maksimalkanlah waktu kalian di 7 Zona Aktivitas yang telah disediakan, mulai dari Zona Integritas hingga Zona Adventure. Serap ilmunya, asah keterampilannya, dan buktikan bahwa kalian adalah yang terbaik. Kepada para Pembina, Saya instruksikan agar melakukan pemantauan secara objektif. Pilihlah bibit-bibit unggul yang tidak hanya cakap secara teknik kepramukaan, tetapi juga memiliki adab dan karakter yang mulia untuk mewakili Kabupaten Banyuasin di tingkat daerah maupun nasional kelak", tandasnya..

 


*Man*

Patroli Sat Samapta Polres Banyuasin Jaga Kondusifitas Wilayah


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satuan Samapta Polres Banyuasin secara konsisten melaksanakan kegiatan patroli gabungan meliputi Patroli Beat, Patroli Kendaraan Bermotor (KRYD), dan Patroli Presisi. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB pada Minggu-Senin (1-2 Februari 2026) ini merupakan implementasi dari tugas pokok kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam laporan resmi yang disampaikan Kasat Samapta Polres Banyuasin, AKP Sugeng Sarwan, SH, kepada Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan, disebutkan bahwa patroli dipusatkan pada sejumlah lokasi strategis. Lokasi tersebut antara lain Kantor DPRD Kabupaten Banyuasin, Simpang KM 42, Rumah Dinas Bupati, serta kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

“Patroli ini memiliki sasaran utama lokasi rawan Crime, Crash, and Conflict (3C) serta objek-objek vital. Tujuannya untuk mencegah tindak pidana dan menyambangi petugas keamanan yang bertugas di objek vital,” jelas AKP Sugeng dalam laporannya, Senin (2/2/2026).

Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan pada sejumlah dasar hukum dan peraturan, termasuk Undang-Undang Kepolisian, Peraturan Kapolri tentang Patroli, serta rencana anggaran dan operasional Polres Banyuasin tahun 2026.

Operasi pengamanan ini melibatkan lima personel lapangan yang dipimpin oleh Bripka Dany Ricardo. Mereka didukung oleh sejumlah anggota lain, yaitu Brigpol Romy Yulizar, Bripda Ricy Octa Ferdinan, Bripda Ilham, dan Bripda Dirgantara. Patroli dilakukan menggunakan kendaraan dinas roda empat dan roda dua untuk menjangkau seluruh titik yang ditentukan.

“Kehadiran personel kami di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Patroli rutin ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” pungkas Kasat Samapta.

Laporan kegiatan ini juga disampaikan kepada Kapolres Banyuasin serta beberapa pejabat terkait di lingkungan Dit Samapta Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggungjawaban dan koordinasi. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan tersebut.


*Man*

Minggu, 01 Februari 2026

Patroli Jalan Kaki Polres Banyuasin, Wujud Kehadiran dan Pencegahan 3C di Pasar Pangkalan Balai


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Sebagai upaya konkrit mewujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Satuan Samapta (Kesamaptaan) Polres Banyuasin melaksanakan patroli jalan kaki di kawasan rawan dan objek vital, Sabtu (31/1) pagi. Patroli ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas pokok kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan mencegah gangguan kamtibmas

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Banyuasin, AKP Sugeng Sarwan, SH, berdasarkan sejumlah landasan hukum dan operasional. Patroli berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, dengan fokus pada dua lokasi utama, yaitu Pasar Pangkalan Balai dan sejumlah toko perlengkapan di sekitarnya.

"Patroli ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat dari gangguan Kamtibmas, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah-tengah warga," tulis Kasat Samapta dalam laporan resminya yang ditujukan kepada Kapolres Banyuasin.

Patroli memiliki sasaran strategis, yaitu lokasi yang rawan terhadap tindak pidana *Curanmor, Curas, dan Curat* (3C) serta pengawasan terhadap objek vital. Selain tujuan pencegahan 3C, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyambangi dan berkoordinasi dengan petugas keamanan yang bertugas di objek-objek vital tersebut.

Sebanyak empat personel Sat Samapta ditugaskan dalam operasi pagi ini, yaitu Bripka Irpan, Bripka Eka, Bripda Dio, dan Bripda Ridho. Kegiatan mereka berpedoman pada sejumlah dasar hukum, termasuk Undang-Undang Kepolisian, Perkap tentang patroli, serta rencana anggaran dan operasional Polres Banyuasin tahun 2026.

Dengan seragam lengkap dan sikap tegas, keempat anggota terlihat menyusuri area pasar dan berinteraksi singkat dengan pedagang serta pengunjung. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan efek preventif dan meningkatkan kewaspadaan kolektif.

Setelah melaksanakan patroli selama satu setengah jam, tim kembali ke markas. Seluruh rangkaian kegiatan telah didokumentasikan untuk dilaporkan lebih lanjut kepada pimpinan guna mendapatkan evaluasi dan arahan tindak lanjut.


*Man*

Sabtu, 31 Januari 2026

 Kabupaten Banyuasin Komitmen Dukung Sumsel Health Tourism Tahun 2026


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Palembang — Dalam rangka mendukung visi Sumsel Maju Bersama menuju Sumsel Health Tourism, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH bersama Bupati Walikota se-Sumsel menandatangani komitmen bersama mendukung penuh dalam Launching Sumatera Selatan Health Tourism Tahun 2026 berlangsung di Griya Agung Palembang, Jum’at (30/1/2026).

Askolani dalam kesempatan ini menyatakan dukungan penuh atas launchingnya Sumsel Health Tourism yang tentu memberikan nilai sangat positif dan tentu memberikan manfaat untuk masyarakat Sumsel dan Kabupaten Banyuasin tentunya.

“Apa yang telah dicanangkan oleh Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur sangat baik untuk memajukan infrastruktur kesehatan di Sumsel, menjadi referensi dan tujuan bagi masyarakat luar untuk mendapatkan layanan pengobatan,” jelasnya.

Askolani menambahkan untuk Kabupaten Banyuasin Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin yang lebih memadai dan lengkap untuk menunjang Sumsel Health Tourism.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MH memaparkan bahwa Sumsel siap dengan Pelayanan Sumsel Health Tourism Tahun 2026.

Rumah sakit yang dimiliki Sumsel seperti Siti Fatimah, Charitas, Permata, Moehammad Hoesin dan rumah sakit lainnya tidak kalah unggul dari infrastruktur kesehatan, kecanggihan alatnya dan sumber daya manusianya.

“Cita-cita ini saya impikan di awal saya menjadi Gubernur Sumsel, ingin melihat Sumsel menjadi Health Tourism yang unggul dan dikenal sampai mancanegara,” ungkapnya.

Turut hadir, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, dr. Indah Deryane, M.Kes, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Banyuasin, H. Ida Bahagia, SH., MM dan Plt. Kadis Disporapar Banyuasin, Sirajuddin, S.Sos., M.Si.


*Man*

"Kasus Mayat Terbakar Sekotong: Anak Kandung yang Jadi Tersangka pembuhunan IBu kandung"


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pengusutan kasus pembunuhan disertai pembakaran jasad yang menggemparkan warga Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, mengungkap fakta baru. BP (33), tersangka pembunuhan terhadap ibu kandungnya Yeni Rudi Astuti (55), diketahui positif mengonsumsi narkoba.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat, Kombes Pol. Arisandi, mengungkapkan hal tersebut berdasarkan hasil tes urine yang dijalani tersangka setelah penangkapan.

“Hasil tes urine menunjukkan tersangka positif THC atau ganja,” ujar Kombes Pol. Arisandi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (29/1/2026) kemarin.

Selain hasil tes urine, aparat kepolisian juga menemukan barang bukti narkotika jenis ganja saat melakukan penangkapan terhadap BP pada Selasa malam. Ganja tersebut ditemukan di dalam salah satu mobil milik tersangka yang terparkir di rumahnya dan disembunyikan dalam sebuah kotak permen karet.

Seiring terungkapnya fakta tersebut, penyidik dari Ditreskrimum Polda NTB akan mengambil langkah lanjutan dengan merencanakan untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka BP.

“Pemeriksaan kejiwaan rencananya akan kami lakukan pada hari Jumat,” lanjut Arisandi.

BP sebelumnya ditangkap setelah polisi memastikan dirinya sebagai pelaku utama dalam kasus penemuan mayat terbakar di wilayah Sekotong. Kasus ini sempat menyita perhatian publik lantaran kondisi jenazah korban yang hangus terbakar menyulitkan proses identifikasi awal.

“Kondisi korban hangus terbakar, masuk kategori grid empat,” ungkap Kaur Dokpol RS Bhayangkara Polda NTB AKP I Nyoman Madiasa, dalam keterangan pers sebelumnya.

Identitas korban akhirnya berhasil dipastikan melalui sejumlah petunjuk, di antaranya pakaian dalam (bra), potongan jilbab, sisa karet celana dalam, serta sebuah kalung berwarna kuning keemasan dengan liontin berbentuk hati berwarna biru.

Kasus Mayat Terbakar di Sekotong, Polda NTB Ungkap Pembunuhan Berencana Oleh Anak Kandung

Hasil autopsi juga mengungkap bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan sebelum dibakar. Tim forensik menemukan patah tulang paha kiri bagian atas serta luka akibat benda tumpul di bagian kepala, baik di sisi depan, belakang, maupun samping kiri.

Pengungkapan pelaku semakin terang setelah polisi menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik yang mengarah ke lokasi pembakaran. Sebuah mobil Toyota Innova yang terdeteksi berada di sekitar lokasi kejadian menguatkan dugaan keterlibatan BP dan menjadi petunjuk kunci bagi penyidik untuk melakukan penangkapan tanpa perlawanan.

Sementara itu, jenazah korban Yeni Rudi Astuti telah dimakamkan di TPU Radatul Jannah, Lingkungan Bagi Rati, Kelurahan Monjok Timur, Kota Mataram, pada Rabu (28/1/2026).

Hingga kini, penyidik Polda NTB terus mendalami motif serta rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut. BP dijerat dengan pasal pembunuhan berencana, dan polisi memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jumat, 30 Januari 2026

Tim Dokkes Polres Banyuasin Lakukan Uji Organoleptik Makanan untuk 3.063 Penerima Manfaat


Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin  – Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan pangan dan gizi masyarakat, khususnya dalam program Food Security, Tim Seksi Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres Banyuasin melaksanakan pemeriksaan makanan dengan metode Uji Organoleptik, Jum'at (30/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di dapur umum SPPG 1 Biyuku, Polres Banyuasin, mulai pukul 07.30 WIB. Tim petugas terdiri dari personel Dokkes, ahli gizi, dan pengelola dapur.

Pemeriksaan ini sangat krusial karena makanan yang diuji akan didistribusikan kepada 3.063 penerima manfaat dari 13 institusi pendidikan dan Posyandu di Kecamatan Suak Tapeh. Penerima manfaat meliputi siswa dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, serta balita dan ibu di Posyandu.

Menu yang diperiksa terdiri dari Nasi Putih, Ayam Teriyaki, Tempe Orek, Tumis Kacang Panjang Wortel, dan Buah Anggur. Menu ini disiapkan dalam dua varian porsi, yaitu porsi besar dan porsi kecil, dengan kandungan gizi yang telah dihitung secara detail oleh ahli gizi, Resta Dwi Permata, Amd.Gz.

Dalam pemeriksaan organoleptik, petugas mengevaluasi aspek fisik makanan seperti bentuk, warna, aroma, dan rasa. Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa semua parameter untuk seluruh menu dalam kondisi **normal**.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan makanan secara Organoleptik, semua menu dinyatakan Normal. Dengan demikian, makanan ini dapat dihidangkan dan aman untuk dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat," jelas tim Dokkes dalam laporannya.

Kegiatan ini menunjukkan peran aktif Polri, dalam hal ini Polres Banyuasin, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas tetapi juga dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi generasi muda dan anak-anak usia sekolah.



*Man*