Minggu, 05 April 2026

Respons Kilat Pemkab PALI, Bupati Instruksikan Bantuan Segera Cair ke Korban Banjir Prabumenang

PALI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk selalu hadir dan sigap di tengah masyarakat kembali ditunjukkan. Menindaklanjuti bencana banjir yang melanda Desa Prabumenang, Kecamatan Penukal Utara, Bupati PALI langsung memberikan instruksi tegas agar bantuan segera disalurkan tanpa menunda.

Perintah tersebut dieksekusi cepat oleh Dinas Sosial Kabupaten PALI yang langsung turun tangan pada Minggu, 5 April 2026. Langkah ini diambil tak lama setelah banjir besar terjadi akibat luapan sungai yang dipicu hujan deras pada Jumat malam, 4 April 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

Bencana ini diketahui telah merendam sedikitnya tujuh rumah warga. Sesuai arahan pimpinan daerah, pemerintah tidak hanya memantau, tetapi langsung memastikan bantuan sampai ke tangan korban untuk meringankan beban mereka.

Bantuan Langsung Diserahkan

Dalam penyaluran bantuan tersebut, tim Dinas Sosial didampingi oleh Pemerintah Desa Prabumenang serta jajaran TP PKK setempat. Sinergi ini memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Bantuan yang diserahkan merupakan perhatian langsung dari Bupati PALI berupa kebutuhan dasar darurat, meliputi kasur, terpal, family kit, selimut, serta paket sembako lengkap.

“Sesuai arahan Bupati, kami bergerak cepat. Instruksi beliau sangat jelas, setiap bencana atau musibah yang menimpa masyarakat harus segera ditangani. Bantuan harus langsung diberikan kepada yang membutuhkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah yang nyata,” tegas Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI.

Turut serta dalam kegiatan tersebut personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan perangkat desa yang bahu-membahu memastikan logistik sampai dengan aman.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Pemerintah Kabupaten PALI melalui berbagai lini juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Warga diminta segera melapor jika menemukan kondisi darurat di lingkungannya agar bisa ditangani dengan cepat.

Langkah cepat ini kembali menegaskan komitmen Pemkab PALI untuk selalu menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dan memberikan pelayanan maksimal, terutama di saat-saat sulit.

Bupati PALI Instruksikan Gerak Cepat, Bantuan Langsung Cair ke Korban Longsor Talang Ubi

PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menunjukkan respons kilat dalam menangani bencana tanah longsor yang melanda Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Minggu malam (5/4/2026). Segera setelah menerima laporan, Bupati PALI H. Asgianto, ST, langsung memberikan instruksi tegas agar seluruh jajaran turun tangan tanpa menunda.

Perintah langsung dari pimpinan daerah tersebut menjadi komando utama bagi perangkat daerah untuk bergerak cepat ke lokasi bencana yang terjadi di kediaman warga bernama Suparman, RT 03 RW 04.

Longsor yang terjadi memiliki bentangan sekitar 20 meter dengan tinggi mencapai 3 meter. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir, membuat struktur tanah menjadi tidak stabil dan akhirnya ambruk.

Eksekusi Instruksi Pimpinan

Menindaklanjuti arahan Bupati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Edy Irwan, SE, M.Si, langsung hadir di lokasi kejadian pada malam yang sama. Tidak hanya melakukan pengecekan kondisi, pihaknya juga langsung membawa serta bantuan darurat untuk diserahkan kepada korban.

“Sesuai arahan Bupati, kami bergerak cepat. Ini bentuk kehadiran pemerintah yang nyata. Kami tidak hanya melihat kondisi, tetapi juga langsung memberikan bantuan untuk meringankan beban warga yang tertimpa musibah,” tegas Edy Irwan.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar darurat sebagai langkah awal penanganan. Sebelumnya, tim dari tingkat kecamatan dan kelurahan yang dipimpin Camat Talang Ubi Atmo Maryono dan Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi juga telah lebih dahulu berada di lokasi untuk melakukan evakuasi awal dan pendataan.

Penanganan Lanjutan dan Imbauan

Pemerintah Kabupaten PALI memastikan penanganan tidak berhenti sampai di situ. Koordinasi lintas sektoral akan segera dilakukan bersama BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk penanganan teknis lanjutan serta upaya mitigasi guna mencegah terjadinya longsor susulan.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, mengingat potensi hujan tinggi masih sangat mungkin terjadi.

Langkah cepat ini kembali menegaskan komitmen Pemkab PALI untuk selalu sigap dan hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat dan bencana melanda.

 LSM Aliansi Prabumulih Menggugat Siapkan Demo Besar-besaran di Kantor Pertamina dan DPRD

PRABUMULIH – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Prabumulih Menggugat (LSM APM) siap melancarkan aksi unjuk rasa berskala besar di Kota Prabumulih. Rencana masif ini telah diputuskan melalui rapat koordinasi internal yang membahas detail teknis, titik lokasi, hingga estimasi massa yang akan diterjunkan.

Berdasarkan keputusan rapat, gelombang pertama aksi akan digelar pada 21 April 2026. Massa akan berkumpul di depan Kantor PT Pertamina kawasan Bundaran dengan target kehadiran mencapai 1.000 orang.

Tak berhenti di situ, aksi kedua dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026. Kali ini, titik kumpul dipindah ke depan Kantor DPRD Kota Prabumulih dengan estimasi jumlah massa yang jauh lebih besar, mencapai 1.300 orang.

Aksi Damai dan Konstitusional

Ketua DPD APM, Aby Rahmad Rizki, menegaskan bahwa aksi ini murni merupakan wadah penyaluran aspirasi masyarakat yang dilakukan secara damai dan sesuai koridor hukum. Pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang demi menjaga ketertiban.

“Kami pastikan aksi ini murni bentuk penyampaian aspirasi. APM berkomitmen penuh menjaga situasi tetap kondusif, tertib, dan damai sesuai aturan yang berlaku,” tegas Aby didampingi Sekjen Rendi Barlendo dan Ketua Koordinator Adi Susanto, SE.

Aby juga mengimbau seluruh pendukungnya untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami sudah mengingatkan seluruh massa agar fokus pada tujuan utama, tidak anarkis, dan mengikuti arahan koordinator lapangan. Ini aksi damai, bukan aksi yang menimbulkan keresahan,” tambahnya.

Koordinasi Ketat dengan Pihak Berwenang

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Sekjen APM Rendi Barlendo menyatakan pihaknya akan berkoordinasi intensif dengan aparat keamanan dan instansi terkait. Hal ini dilakukan agar aksi berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat luas.

Sementara itu, Adi Susanto menambahkan bahwa timnya telah menyusun skema pengamanan internal yang rapi. Mulai dari pembagian tugas koordinator, pengaturan massa, hingga jalur orasi sudah dipersiapkan sebaik mungkin.

Melalui aksi besar-besaran ini, LSM APM berharap suara dan aspirasi masyarakat dapat didengar serta menjadi perhatian serius bagi pihak PT Pertamina dan DPRD Kota Prabumulih.

Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan Aktif Rawat Tanaman Cabai untuk Dukung Ketahanan Pangan


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin –Dalam upaya mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional, seorang Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan, Aipda Arifin Ahmad SH, terlihat aktif melaksanakan kegiatan perawatan tanaman cabai di lahan pekarangan warga. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (5/4/2026) siang, di Desa Tanah Lembak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan bagian dari program Penggerak Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Aipda Arifin bersama dengan pemilik lahan, Bapak Made, warga Dusun 1 Desa Tanah Lembak, fokus pada tahap perawatan tanaman cabai yang nantinya hasilnya akan dimanfaatkan untuk ketahanan pangan keluarga hingga lingkungan sekitar.

Lahan yang digarap memiliki ukuran 5x10 meter persegi. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga ini tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai pendamping yang aktif menggerakkan potensi lokal dalam pemanfaatan pekarangan.

Kegiatan ini dilandasi oleh Surat Perintah Tugas Kapolres Banyuasin Nomor: Sprint/ 1274/ XI/ Huk.6.6./ 2024 tanggal 18 November 2024. Surat perintah tersebut menginstruksikan jajaran Polres Banyuasin untuk mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan guna mencapai visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Kapolres Banyuasin melalui Kabag SDM Polres Banyuasin melaporkan langsung kegiatan ini kepada Karo SDM Polda Sumsel. Dalam laporannya, disampaikan bahwa kegiatan perawatan tanaman cabai ini merupakan wujud nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain bahwa pemanfaatan lahan pekarangan sangat efektif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga," demikian isi laporan yang diterima.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan visi ketahanan pangan nasional dapat terwujud dari tingkat paling bawah, sekaligus mempererat hubungan antara Bhabinkamtibmas dengan warga binaannya.



*Man*

Sabtu, 04 April 2026

Satresnarkoba Polres Banyuasin Tangkap Pengedar Sabu di Betung, Sita 7,66 Gram Narkotika


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡


Banyuasin ~ Polda Sumatera Selatan melalui Satresnarkoba Polres Banyuasin kembali menunjukkan respons cepat dalam memberantas peredaran narkotika dengan mengungkap kasus pengedar sabu di wilayah Kecamatan Betung.

Petugas berhasil menangkap tersangka berinisial MS (28), seorang buruh harian lepas, dalam operasi tangkap tangan di sebuah rumah di Desa Bukit pada Rabu, 1 April 2026, sekira pukul 20.00 WIB. Penindakan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah tersebut berulang kali digunakan sebagai lokasi transaksi narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan pengintaian secara intensif. Setelah memastikan target dan lokasi, petugas kemudian bergerak cepat melakukan penangkapan.

Saat operasi berlangsung, tersangka tidak dapat mengelak dan langsung diamankan di lokasi. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan badan dan tempat yang disaksikan warga.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 16 paket sabu dengan berat bruto 7,66 gram. Selain itu, petugas juga menyita satu unit timbangan digital, dua sekop pipet plastik, plastik klip kosong, serta perlengkapan pengemasan lainnya yang mengindikasikan aktivitas distribusi narkotika secara aktif.

Dengan ditemukannya alat timbang dan perlengkapan kemas, tersangka diduga kuat menjalankan peran sebagai pengedar yang secara rutin mengemas dan mendistribusikan narkotika dari lokasi tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan KUHP terbaru, dengan ancaman pidana berat.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian mampu memutus rantai peredaran narkotika hingga ke tingkat lingkungan permukiman.

Kapolres Banyuasin, Risnan Aldino, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.

“Informasi dari warga sangat membantu kami. Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak cepat hingga pelaku berhasil diamankan dalam kondisi tertangkap tangan. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan pemasok di atasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa tidak ada tempat aman bagi pelaku narkoba di wilayah Sumatera Selatan.

“Rumah yang dijadikan tempat transaksi pun akan kami tindak tegas. Polda Sumatera Selatan terus bergerak tanpa kompromi dalam memberantas narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan,” ujarnya.

Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Banyuasin tengah melengkapi proses penyidikan, termasuk pemeriksaan saksi, pengujian barang bukti di Laboratorium Forensik, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. Selain itu, pengembangan kasus untuk membongkar jaringan pemasok juga terus dilakukan.

Keberhasilan ini kembali menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam menjaga keamanan masyarakat dari ancaman narkotika. Dengan respons cepat dan sinergi bersama masyarakat, Polri terus mempersempit ruang gerak jaringan narkoba di seluruh wilayah Sumatera Selatan.


*Man*

Polres Banyuasin Gelar Pengamanan Ketat dan Pengecekan Gereja Menjelang Peringatan Wafat Isa Almasih


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan perayaan Wafat Isa Almasih, Jumat Agung, serta Paskah 2026 di wilayah Kabupaten Banyuasin, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin secara langsung memimpin kegiatan pengecekan dan pengamanan di sejumlah tempat ibadah, Jumat (3/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolres Banyuasin nomor Sprin/348/III/PAM.3.3/2026 tanggal 30 Maret 2026 tentang Pengamanan rangkaian ibadah umat Kristiani tersebut.

Sebelum terjun ke lapangan, personel Polres Banyuasin menggelar Apel Kesiapsiagaan (KRYD) yang dipimpin oleh Kabag Ren Polres Banyuasin, Kompol Ujang Ermansyah Mashan. Apel tersebut diikuti oleh 30 personel yang disiagakan untuk operasi pengamanan.

Setelah apel, sekitar pukul 08.30 WIB, Kapolres bersama rombongan langsung bergerak melakukan pengecekan ke empat gereja yang menjadi titik fokus pengamanan, yaitu:

1. Rumah Ibadah Pantekostan Imanuel, Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III.

2. Rumah Ibadah HKBP Pos Pelayanan, Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III.

3. Gereja Methodist Imanuel, Desa Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin III.

4. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI), Kelurahan Betung, Kecamatan Betung.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah PJU antara lain Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., Kasihumas Iptu Abu Bakar, S.H., serta Kapolsek Banyuasin III AKP Denny Irawan, S.H., M.H.

Sepanjang pelaksanaan ibadah, Polres Banyuasin menerapkan sistem pengamanan terbuka dan tertutup. Personel tidak hanya berjaga di luar gereja, tetapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area tempat ibadah untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.

Hasilnya, hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, situasi di Kabupaten Banyuasin terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya tindak pidana maupun potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya ibadah umat Kristiani.

"Kami ingin memastikan bahwa umat yang beribadah dapat melaksanakan kegiatan keagamaannya dengan khusyuk dan penuh kedamaian. Pengamanan ini akan terus berlanjut hingga rangkaian perayaan Paskah selesai,"Ujar Kapolres Banyuasin

Kapolres Banyuasin menyimpulkan bahwa pelaksanaan pengamanan Ibadah Wafat Isa Almasih, Jumat Agung, dan Paskah di wilayah Kabupaten Banyuasin berlangsung lancar dan kondusif.

Polres Banyuasin mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat hal-hal yang mencurigakan.


*Man*

Jumat, 03 April 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gencar Sosialisasikan Program P2B Demi Dukung Swasembada Pangan Nasional


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin– Dalam upaya mendukung program strategis Presiden RI mewujudkan swasembada pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir, Bripka Eko Kurniawan, menggelar kegiatan himbauan dan penggerakan masyarakat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program P2B (Pangan, Pakan, dan Energi Berkelanjutan). Bripka Eko Kurniawan secara langsung mengajak warga desa untuk turut aktif berpartisipasi dalam optimalisasi lahan pertanian, pemanfaatan pekarangan, serta pengelolaan sumber daya lokal guna meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa.

“Program ini adalah amanat Bapak Presiden untuk menjadikan Indonesia mandiri pangan. Peran serta masyarakat Desa Sidomulyo sangat penting, mulai dari memanfaatkan lahan tidur, menanam komoditas unggulan, hingga menjaga distribusi pangan tetap lancar,” ujar Bripka Eko dalam himbauannya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Warga tampak antusias menerima sosialisasi dan berkomitmen untuk mendukung program swasembada pangan melalui aksi nyata di lingkungan masing-masing.

Kapolsek Tungkal Ilir melalui laporan resmi yang disampaikan kepada Kapolres Banyuasin menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan terus digencarkan di seluruh desa binaan. “Kami berharap peran aktif Bhabinkamtibmas dapat memotivasi masyarakat untuk bangkit bersama mewujudkan kemandirian pangan dari desa,” demikian kutipan laporan tersebut.



*Man*