Sabtu, 14 Februari 2026

Sekda Beri Wejangan Kepada Mahasiswa Pada PDKMB


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pangkalan Balai - Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST MM MBA IPU ASEAN Eng menghadiri kegiatan Pelatihan Dasar Kader Muda Banyuasin (PDKMB) , yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB), yang diikuti oleh para mahasiswa Banyuasin dari berbagai perguruan tinggi. Pelatihan yang dikhususkan untuk generasi Muda Mudi ini menghadirkan narasumber dari sejumlah Instansi maupun lembaga Kepolisian Banyuasin ini, dipusatkan di Aula Perpustakaan Daerah pada Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Banyuasin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pembinaan generasi muda, khususnya mahasiswa asal Banyuasin, agar memiliki karakter kepemimpinan, integritas, serta semangat pengabdian kepada daerah.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan dan calon pemimpin masa depan. Melalui pelatihan dasar ini, diharapkan lahir generasi muda Banyuasin yang berdaya saing, berakhlak, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Sekda.

Mewakili Pemkab Banyuasin dirinya mendukung agenda tersebut, mengingat pelatihan untuk para generasi muda penerus bangsa makna dan tujuan yang penting dan strategis dalam ikut menguatkan jati diri anak bangsa dalam pembangunan Banyuasin khususnya dan Indonesia umumnya kedepan, serta makin memperkuat peran dan meningkatkan kontribusi para Pemuda dalam pembangunan Bumi Sedulang Setudung, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar mahasiswa Banyuasin yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah.

“Ini menjadi wadah bagi para anggotanya untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan serta peran para pemuda dalam berkiprah bagi agama, bangsa dan negara, khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin mengingat PMB bisa bisa menjadi penyambung lidah pemerintah dalam turut mendukung pembangunan di Kabupaten Banyuasin,” imbuhnya.



*Man*

Askolani : Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Palembang -- Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MM menyapa warga Banyuasin via program Kepala Daerah Menyapa di Radio Pro 1. Dalam podcast yang diselenggarakan di studio Pro 1 RRI Palembang ini, Bupati Banyuasin dengan bangga menyatakan bahwa semua pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Banyuasin telah membawa nama kabupaten. Ini tidak hanya terdengar di Indonesia tetapi juga di Dunia. 

"Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia" Ujar beliau saat menceritakan program-program pembangunan yang telah dijalankan di Kabupaten Banyuasin. 

Menurut Orang Nomor Satu di Bumi Sedulang Setudung ini, saat ini bukan hanya bidang pertanian yang membawa nama Banyuasin semakin dikenal luas. Keberhasilan Kabupaten Banyuasin dalam produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2025 hanyalah salah satu prestasi. 

Selain pertanian, bidang Industri manufaktur di Banyuasin mencetak sejarah di kancah internasional. Industri yang beroperasi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang , telah berhasil mengekspor perdana pakan hewan peliharaan ke Filipina, bahkan pelepasan ekspor perdana ini dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan RI. 

Momentum ini menandai Banyuasin sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang saat ini mengekspor produk pet food ke pasar global. Prestasi ini menyusul keberhasilan Banyuasin yang pada bulan sebelumnya juga meresmikan fasilitas Bioavtur pertama di Indonesia. Kehadiran industri ini juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat di bumi sedulang setudung dengan terserapnya sekitar 700 tenaga kerja serta penggunaan bahan baku dari nelayan dan peternak lokal Banyuasin.

Selain menjabarkan tentang perkembangan industri di Banyuasin, Bupati Askolani juga secara langsung menyapa warga Banyuasin yang berdialog melalui saluran telepon. Salah satunya ada warga Desa Meritai Kecamatan Rambutan yang mengeluhkan persoalan lampu jalan, juga ada Pak Darmawan yang berbicara tentang macetnya jalan lintas Palembang - Betung. 

Menanggapi masukan dari warganya Bupati Askolani mengawalinya dengan menjabarkan bahwa membangun banyuasin tidak semudah yang dibayangkan. "Tapi dengan kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas, saya yakin satu persatu permasalahan bisa kita atasi" ucapnya optimis. 

Beliau juga menjabarkan bahwasannya tidak semua hal menjadi kewenangan Kabupaten Banyuasin. Persoalan lampu jalan yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan dan persoalan jalan yang menjadi kewenangan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur telah beliau sampaikan ke masing-masing Kementerian yang berwenang. Beliau berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat akan mampu membawa semua rencana-rencana pembangunan yang telah ditetapkan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam terwujud secepatnya. 

Dalam giat yang dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) Bupati turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura, Sarip. SP.,M.Si juga Plt. Kepala Dinas Kominfo.SP Hj. Ida Bahagia, SH.,MM.


*Man*

Wabup Netta Hadiri Peringatan Nisfu Syaโ€™ban dan Ruwahan di Masjid Nurul Falah Mulia Agung


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Mulia Agung – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan serta mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P. menghadiri kegiatan Nisfu Sya’ban dan Ruwahan Tahun 2026/1447 H yang digelar di bangunan baru Masjid Nurul Falah, Kelurahan Mulia Agung, Jumat (13/2).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh para jamaah dan masyarakat setempat. Kegiatan Momentum Nisfu Sya’ban dan Ruwahan ini menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat kebersamaan menjelang bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin menyampaikan bahwa peringatan Nisfu Sya’ban merupakan waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak doa, serta mempersiapkan diri lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

"Melalui peringatan Nisfu Sya’ban ini, saya mengajak seluruh masyarakat Banyuasin untuk melakukan introspeksi diri dan mempersiapkan hati menyambut Ramadan. Semoga Ramadan nanti menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik," ujar Netta Indian. 

Selain itu, Netta Indian juga menuturkan bahwa Kelurahan Mulia Agung memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa wilayah Mulia Agung merupakan bagian dari Pangkalan Balai yang menjadi pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“InsyaAllah ke depan akan ada banyak pembangunan yang terus dilakukan untuk mendukung kemajuan wilayah ini dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Netta Indian.

Di akhir acara, melalui Baznas Banyuasin, Wakil Bupati Banyuasin bersama para pejabat daerah menyerahkan santunan kepada anak-anak sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi para penerima.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Alpian, M.M., Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos., M.Si., Lurah Mulia Agung, Robin Cahyadi, S.Sos., M.Si., Penceramah, Kyai. H. Azwar Hamid, Ketua Umum Pembangunan Revitalisasi Masjid Nurul Falah, Ibnu Azis, Ketua Harian Pelaksana Kegiatan, Umir Tono, Baznas Banyuasin, unsur TNI, para tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Mulia Agung yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.


*Man*

Jumat, 13 Februari 2026

Gelar PEMUSNAHAN Barang Bukti Sabu 21,9 KG , POLRES Banyuasin Selamatkan 110.000 Jiwa


REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Banyuasin menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bersih mencapai 21.956,86 gram. Pemusnahan yang berlangsung pada Jumat siang (13/2/2026) di aula sanika satyawada polres Banyuasin ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Banyuasin, yakni Wakil Bupati Banyuasin ibu netta Indian, S.P., sekaligus Ketua BNK Banyuasin, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pangkalan Balai, Melissa, S.H., M.H., serta perwakilan Dandim 0430 Banyuasin, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, dan Bidlabfor Polda Sumsel. Tak ketinggalan, penasehat hukum tersangka juga hadir sebagai wujud transparansi proses hukum.

Barang bukti sabu seberat lebih dari 21 kg ini merupakan hasil pengungkapan kasus dengan tersangka ber inisial AMK , yang tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A-124/XII/2025/SPKT. Pemusnahan telah mendapatkan ketetapan dari Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin melalui Surat Nomor TAP-4953/L.6.19/Enz.1/2/2025 tanggal 30 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menegaskan bahwa pemusnahan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk komitmen nyata aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini memiliki nilai ekonomi mencapai Rp16 miliar. Jika barang ini sampai beredar di masyarakat, diperkirakan dapat merusak 110.000 jiwa. Ini bukan angka kecil. Ini adalah penyelamatan generasi,” tegas Kapolres di hadapan awak media.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara memasukkan sabu ke dalam mesin incinerator bersuhu tinggi hingga hancur menjadi abu. Sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diperlihatkan kepada para saksi dan tamu undangan untuk memastikan keaslian dan kesesuaian berat.

Kasat Resnarkoba Polres Banyuasin dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusnahan ini memiliki sejumlah tujuan strategis. Pertama, mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kedua, mengefisienkan pengelolaan gudang barang bukti yang selama ini menampung ribuan gram narkotika. Ketiga, menjamin kepastian hukum dan transparansi kinerja kepolisian di mata publik. Keempat, menandai tuntasnya proses peradilan secara administratif terhadap perkara tersebut.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap gram narkotika yang kami amankan tidak akan pernah kembali ke jalanan. Semua akan dimusnahkan secara terbuka dan akuntabel,” ujar Kasat Resnarkoba.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, ibu Netta Indian, S.P., mengapresiasi langkah tegas Polres Banyuasin. Ia menilai pemusnahan ini sebagai alarm keras bagi para pengedar maupun bandar narkoba bahwa Banyuasin tidak pernah gentar dalam perang melawan narkotika.

“Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan kepolisian, BNN, dan aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan Banyuasin bersih dari narkoba. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap wakil bupati banyuasin 

Kegiatan pemusnahan berlangsung aman dan lancar. Seluruh rangkaian acara juga didokumentasikan secara lengkap sebagai arsip dan bahan transparansi publik. 

Dengan pemusnahan 21,9 kilogram sabu ini, Polres Banyuasin mencatatkan salah satu pemusnahan barang bukti narkotika terbesar sepanjang tahun 2026. Pihak kepolisian berharap efek jera dapat terus ditanamkan, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama memerangi bahaya narkotika.


*Man*

Kamis, 12 Februari 2026

Gelapkan Solar 1.213 Liter Milik Perusahaan, Petugas Gudang di Banyuasin Dibekuk Polisi


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuasin berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang merugikan perusahaan kelapa sawit PT. Cipta Lestari Sawit hingga belasan juta rupiah. Seorang petugas gudang berinisial A (49) ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti menggelapkan bahan bakar minyak jenis solar milik perusahaannya.

Kasus ini terungkap setelah pihak perusahaan melakukan audit internal pada bulan Juni 2025. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan adanya penyalahgunaan BBM jenis solar sebanyak 1.213 liter yang dilakukan oleh tersangka yang kesehariannya bertugas sebagai petugas gudang di Kebun Majatra Wonosari Estate, Desa Majatra, Kecamatan Pulau Rimau.

Kapolres Banyuasin melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin melaporkan bahwa peristiwa penggelapan tersebut terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025 sekitar pukul 16.00 WIB. Tersangka yang merupakan karyawan PT. Cipta Lestari Sawit diduga memanfaatkan jabatannya untuk mengambil solar perusahaan dan menjualnya kepada pihak luar tanpa sepengetahuan atasan.

"Tersangka menggelapkan BBM jenis solar milik perusahaan untuk diperjualbelikan di luar kegunaan yang semestinya. Akibat perbuatannya, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp15.769.000," ujar Kasat Reskrim dalam laporan resminya kepada Kapolres Banyuasin, Selasa (10/2/2026).

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, Tim Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Banyuasin berhasil mengamankan tersangka pada Selasa malam, 10 Februari 2026 sekira pukul 20.00 WIB. A ditangkap tanpa perlawanan saat sedang berada di Jalur 17, Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua buah derigen warna putih berisikan 65 liter minyak jenis solar serta satu set plat besi pengunci kran yang diduga digunakan dalam aksi penggelapan tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1946, yang juga bersesuaian dengan Pasal 488 Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru.

Laporan polisi dengan nomor LP/B/288/VI/2025/SPKT/POLRES BANYUASIN/SUMSEL ini saat ini masih dalam proses pengembangan. Polisi masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka, memeriksa sejumlah saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Motif ekonomi disebut-sebut menjadi pemicu utama tersangka melakukan tindak pidana tersebut. Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Banyuasin untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


*Man*

Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mematangkan langkah transformasi menuju organisasi yang modern dan profesional. Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui gelaran "Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026" yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Mengusung tema "Penguatan Assessment Center Polri sebagai Komponen Utama dalam Pembinaan Karier untuk Mewujudkan SDM yang Unggul", kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam menyamakan persepsi dan standar bagi seluruh penguji kompetensi di lingkungan Polri dari berbagai wilayah Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo, yang mewakili Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM). Dalam sambutan yang dibacakannya, As SDM Kapolri menegaskan komitmen institusi untuk terus mengakselerasi reformasi internal melalui tata kelola personel yang transparan dan akuntabel.

"Penguatan sistem meritokrasi melalui assessment center yang multi-tools dan multi-assessor menjadi fondasi utama dalam pembinaan karier anggota Polri. Hal ini bertujuan untuk memastikan terpilihnya personel yang tidak hanya berkompeten, tetapi juga berintegritas tinggi di tengah dinamika tantangan global yang kian kompleks," jelas Brigjen Langgeng.

Sebagai instrumen vital dalam transformasi SDM, Assessment Center Polri kini diposisikan sebagai "filter" strategis yang mengukur kompetensi manajerial para calon pemimpin di berbagai tingkatan. Dengan metodologi saintifik dan objektif, fasilitas ini menjamin prinsip the right man on the right place sekaligus menghapus stigma subjektivitas dalam jenjang karier kepolisian.

"Tahun ini Polri memperkuat meritokrasi pembinaan karier melalui Assessment Center. Konsolidasi ini diperlukan untuk analisis, evaluasi, dan perbaikan ke depan agar lebih baik. Visi besar kami adalah mewujudkan SDM unggul, tidak hanya bagi internal Polri, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia," ujar Brigjen Pol Langgeng Purnomo.

Kegiatan strategis ini turut menghadirkan narasumber eksternal dari Perkumpulan Assessment Center Indonesia, yang memberikan perspektif profesional mengenai standar penilaian terkini. Hadir pula Kabagpenkompeten, para Karo SDM Polda jajaran, serta seluruh asesor Polri baik secara fisik maupun daring.

Sejak dirintis pada tahun 2009, Assessment Center Polri telah menunjukkan lompatan kemajuan yang signifikan. Hingga tahun 2025, Polri tercatat memiliki 1.763 asesor yang tersebar di seluruh tanah air. Capaian ini diperkuat dengan berbagai pengakuan bergengsi, mulai dari Akreditasi "A" dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sertifikasi internasional ISO 9001:2015, hingga deretan Rekor MURI untuk kategori pelatihan asesor dan jumlah asesi terbanyak dalam kurun waktu 15 tahun.

Kepercayaan dari lembaga eksternal pun meningkat drastis. Jika pada tahun 2021 hanya terdapat 18 instansi mitra, pada tahun 2025 jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 50 instansi dengan total lebih dari 2.500 asesi eksternal yang telah mengikuti asesmen.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kualitas kerja, dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada Polda-polda berprestasi yang dinilai mampu menjaga standar kualitas penilaian, baik di lingkup internal maupun dalam pelayanan kepada mitra eksternal.

"Assessment Center Polri berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem, menguatkan metodologi, dan menjaga integritas dalam setiap proses asesmen. Hal ini kami lakukan demi melahirkan kader-kader pimpinan bangsa yang unggul, berintegritas, dan profesional demi masa depan Indonesia yang lebih baik," tutup Brigjen Pol Langgeng Purnomo.



*Man"

PALI Kembali Buktikan Kemajuan dengan Terima Penghargaan Tingkat Nasional

PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih predikat "Sangat Baik" dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI atas kinerja pelayanan DPMPTSP serta percepatan pelaksanaan berusaha daerah tahun 2024.

Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Pemkab PALI dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan melalui sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang dinilai semakin transparan, cepat, dan akuntabel. Apresiasi ini diharapkan memperkuat kepercayaan investor dan pelaku usaha untuk berinvestasi di PALI, yang terus berupaya tumbuh dan berkembang melalui sektor investasi dan hilirisasi.

Pemkab PALI menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan publik, demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.