Sabtu, 10 Oktober 2026

Dari Kendari Hingga Lampung, 66 Peserta Ramaikan Adventure Offroad Sambut HUT ke-25 Prabumulih

PRABUMULIH — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Kota Prabumulih terasa makin meriah. Sebanyak 66 peserta dari berbagai penjuru tanah air tampil berpartisipasi dalam perlombaan Adventure Offroad Individual yang berlangsung di kawasan Terminal Talang Jimar, Sabtu (10/10/2026).

Peserta terbagi dalam dua kelas: 28 peserta di kelas non-tubular standar (STD) dan 38 peserta lainnya berlaga di kelas tubular. Lintasan yang disiapkan dikemas dengan medan menantang, menjadi ujian sesungguhnya bagi keterampilan dan ketangkasan setiap peserta saat mengendarai kendaraannya.

Antusiasme peserta terlihat luar biasa. Dari dalam Provinsi Sumatera Selatan hadir peserta dari Prabumulih, Palembang, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Muara Enim, dan Ogan Ilir. Bahkan, ajang ini menarik perhatian peserta dari luar provinsi, meliputi Lampung, Jambi, Bengkulu, hingga peserta terjauh yang datang dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Kehadiran mereka sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai sarana silaturahmi komunitas otomotif lintas daerah.

Tak hanya menyaksikan, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, turun langsung ke lintasan dan ikut berlaga di kedua kelas yang dipertandingkan. Di kelas Tubular G4/Free For All, ia mencatatkan waktu 2 menit 36,71 detik. Sementara di kelas non-tubular standar, H. Arlan menuntaskan lintasan dalam waktu 2 menit 39,30 detik.

Perlu diketahui, kelas Tubular G4/FFA diperuntukkan bagi kendaraan dengan spesifikasi khusus, menggunakan rangka pipa besi yang dirancang menghadapi medan ekstrem, serta kapasitas mesin di atas 4.800 cc atau mesin bebas sesuai ketentuan. Sementara kelas non-tubular standar diikuti kendaraan dengan spesifikasi yang lebih umum dan mengikuti regulasi standar yang ditetapkan panitia.

Melalui kegiatan ini, perhelatan offroad tidak sekadar menjadi hiburan warga, tetapi juga mempererat persaudaraan antar-komunitas otomotif sekaligus memperkenalkan potensi dan keramahan Kota Prabumulih kepada tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

Jumat, 09 Oktober 2026

Inovasi dari Brasil untuk Karhutla, Banyuasin Uji Realiza Antichamas di Lahan Gambut.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Tanjung Lago — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemanfaatan inovasi teknologi pemadam kebakaran. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI ke Kabupaten Banyuasin dalam rangka menyaksikan uji coba cairan pemadam Realiza Antichamas di Posko Tanjung Lago, PT Banyuasin Indah Lestari (BIL) Palembang, Jumat (9/10).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencari solusi penanganan karhutla yang lebih efektif, khususnya pada kawasan lahan gambut yang memiliki karakteristik mudah terbakar dan membutuhkan penanganan khusus. Uji coba tersebut juga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penerapan teknologi pemadaman yang mendukung upaya pengendalian karhutla di Sumatera Selatan maupun daerah lainnya.

Realiza Antichamas merupakan inovasi cairan pemadam kebakaran berbasis organomineral yang dapat terurai secara alami (biodegradable), diproduksi oleh perusahaan teknologi asal Brasil, RealizaTech. Produk ini diuji coba untuk melihat efektivitasnya dalam memadamkan api serta menjaga kelembapan tanah guna membantu mencegah munculnya kembali titik api, terutama di wilayah lahan gambut.

Dalam kegiatan tersebut, Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., diwakili oleh Asisten Deputi Koordinasi Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan, Brigjen TNI (Mar) Kresno Pratowo. Turut hadir Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, S.H., Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., jajaran Perangkat Daerah dan Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Banyuasin, serta pihak terkait lainnya.

Dalam arahannya, Brigjen TNI (Mar) Kresno Pratowo menyampaikan harapan agar inovasi tersebut tidak hanya dipandang sebagai produk komersial, tetapi juga menjadi bagian dari solusi konkret dalam penanganan karhutla. Menurutnya, keberhasilan uji coba perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi dan penerapan yang terukur agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Besar harapan kita semua, ini bukan semata-mata produk komersial, melainkan bukti nyata upaya komprehensif kita dalam menangani karhutla. Ke depannya, teknologi ini diharapkan dapat diterapkan tidak hanya di Sumatera Selatan, tetapi juga di daerah-daerah lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., berdasarkan hasil pengamatan saat uji coba, menyampaikan bahwa cairan Realiza Antichamas menunjukkan potensi dalam membantu proses pemadaman api. Ia menilai, kondisi tanah setelah penyemprotan tampak lebih lembap dibandingkan dengan penggunaan air biasa.

“Tanah yang terkena cairan ini terlihat lebih lembap dibandingkan dengan penggunaan air biasa. Berdasarkan pengamatan saat uji coba, kelembapan tanah masih bertahan selama beberapa waktu, bahkan diperkirakan dapat mencapai dua hingga tiga hari,” jelas Herman Deru.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Kabupaten Banyuasin membutuhkan sinergi lintas sektor, mengingat karakteristik wilayah yang memiliki kawasan lahan gambut dan rentan terhadap kebakaran. Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar ribuan hektare.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menangani karhutla di Kabupaten Banyuasin. Kami juga telah melihat langsung perbandingan penggunaan cairan ini dengan air biasa dalam uji coba pemadaman. Inovasi ini memiliki potensi untuk diterapkan pada lahan gambut di Banyuasin, dengan tetap memperhatikan hasil evaluasi dan efektivitasnya di lapangan,” ujar Askolani.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Melalui sinergi tersebut, diharapkan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terpadu, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.



*Man*

Rabu, 07 Oktober 2026

APM Audiensi ke PLN Prabumulih: Soroti Pemadaman Listrik & Serap Tenaga Kerja Lokal
PRABUMULIH — Ketua Umum Aliansi Prabumulih Menggugat (APM), Adisusanto, S.E., melakukan audiensi resmi dengan jajaran manajemen PLN Kota Prabumulih. Pertemuan ini menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat atas dua persoalan yang dirasakan mendesak: pemadaman listrik yang kerap terjadi serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Terkait pelayanan kelistrikan, APM menegaskan bahwa pemadaman yang berulang dan tanpa pemberitahuan jelas sangat mengganggu aktivitas harian warga hingga roda perekonomian daerah. Masyarakat mengharapkan keandalan pasokan listrik ditingkatkan agar tidak lagi merugikan rumah tangga maupun pelaku usaha.

Selain itu, APM juga menyoroti belum optimalnya penyerapan putra-putri daerah di lingkungan PLN Prabumulih. Adisusanto meminta pihak manajemen memberikan porsi yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal yang memenuhi syarat dan kompeten, agar manfaat pembangunan di wilayah ini turut dirasakan warga setempat.

"Kami berharap PLN merespons aspirasi ini secara serius dan membuka ruang komunikasi yang berkelanjutan bersama masyarakat," ujarnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian menyeluruh atas kedua persoalan tersebut. APM menegaskan akan terus memantau dan menyuarakan kepentingan publik, mendorong setiap permasalahan dibahas secara transparan hingga ditemukan solusi yang adil dan memuaskan masyarakat Kota Prabumulih.

Selasa, 06 Oktober 2026

Ops Sikat I Musi 2026, Satreskrim Polres Banyuasin Amankan DPO Kasus Curanmor 2019.


 Realita terkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satreskrim Polres Banyuasin mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di wilayah Kecamatan Suak Tapeh pada 2019. Dalam pengungkapan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Banyuasin mengamankan seorang pria berinisial J (40) yang merupakan DPO dalam perkara pencurian sepeda motor.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari Operasi Sikat I Musi 2026. Tersangka J diamankan pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 00.15 WIB di halaman parkir RSUD Banyuasin, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Kasus tersebut terjadi pada Sabtu (1/6/2019) sekitar pukul 07.30 WIB di kebun karet milik korban di Desa Sedang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.

Saat kejadian, korban datang ke kebun untuk melakukan aktivitas menyadap karet. Sepeda motor miliknya, Honda Revo warna hitam hijau daun dengan nomor polisi BG-5916-JAB, diparkirkan di pinggir pondok kayu, sementara kunci kontak digantungkan pada tiang pondok.

Sekitar pukul 07.30 WIB, korban melihat seseorang yang mencurigakan mendekati pondok. Saat korban mendekat, pelaku telah berhasil membawa sepeda motor miliknya. Korban kemudian berusaha mengejar dan menghadang pelaku.

Dalam pengejaran tersebut, korban mengenali salah satu pelaku sebagai OSKAR. Tidak lama kemudian, seorang saksi yang melintas juga menyampaikan kepada korban bahwa dirinya melihat Oskar membawa sepeda motor Honda Revo di jalan.

Korban kemudian berusaha mencari keberadaan pelaku, namun tidak berhasil menemukannya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp5 juta.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu DPO, yakni J, yang sedang berada di RSUD Banyuasin.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Sandi Karisma, S.T., M.H., kemudian memerintahkan Tim Opsnal Satreskrim untuk melakukan penangkapan. Petugas selanjutnya mengamankan J di halaman parkir RSUD Banyuasin dan membawanya ke Mapolres Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya Kepolisian dalam menindaklanjuti perkara yang masih memiliki tersangka dalam daftar pencarian.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat I Musi 2026. Personel terus melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap keberadaan para pelaku yang masih menjadi DPO untuk kemudian diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Abu Bakar.

Dari perkara tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor Honda Revo warna hitam dengan nomor polisi BG-5916-JAB, sedangkan barang bukti tersebut tercatat dalam berkas terpisah/P21.

Dalam pemeriksaan awal, motif yang dilaporkan berkaitan dengan faktor ekonomi. Terhadap tersangka, penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, melengkapi administrasi penyidikan serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum berikutnya.

Tersangka disangkakan dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polres Banyuasin mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman serta tidak meninggalkan kunci kendaraan pada tempat yang mudah dijangkau.




*Man*

Sekda Prabumulih Buka Rakor Pencegahan & Pengendalian Penyakit, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

PRABUMULIH— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M., secara resmi membuka Kegiatan Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam rangka Pencegahan serta Pengendalian Penyakit. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Grand Nikita, Kota Prabumulih.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih ini dihadiri langsung oleh para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kota Prabumulih, didampingi seluruh Kepala UPTD Puskesmas di wilayah setempat.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, advokasi, dan sinergi lintas sektor guna meningkatkan upaya pencegahan serta pengendalian penyakit di seluruh wilayah Kota Prabumulih.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat dan padu antara pemerintah daerah, jajaran tenaga kesehatan, serta pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Kerja sama ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Kota Prabumulih yang sehat, bersih, dan tangguh.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, menegaskan komitmen bersama menjaga derajat kesehatan warga Prabumulih.

Minggu, 04 Oktober 2026

 Polres Banyuasin Ucapkan Selamat kepada Irjen Pol Rony Samtana atas Amanah Baru di Polda Sumsel.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Kapolres Banyuasin beserta staf dan jajaran menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. atas kenaikan jabatan dan pengangkatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel).

Pengangkatan Irjen Pol. Rony Samtana sebagai Kapolda Sumsel menjadi amanah baru dalam memimpin jajaran Polda Sumsel serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, keluarga besar Polres Banyuasin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Komjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. atas kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) serta pengangkatannya sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Kapolres Banyuasin beserta seluruh staf dan jajaran mendoakan agar Irjen Pol. Rony Samtana senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran dan keberkahan dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Sumsel.

“Selamat mengemban amanah baru kepada Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam memimpin Polda Sumatera Selatan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolres Banyuasin.

Keluarga besar Polres Banyuasin juga menyampaikan penghargaan dan doa terbaik kepada Komjen Pol. Dr. Sandi Nugroho atas amanah baru yang diemban. Semoga terus diberikan kelancaran dan keberkahan dalam melanjutkan pengabdian bagi institusi, bangsa dan negara.

Semoga setiap langkah pengabdian senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan dan kesuksesan.



*Man*

Jumat, 02 Oktober 2026

Panen Raya Padi IP 100, Bupati Askolani Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Rambutan - Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH.,MH terus berupaya mewujudkan program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi secara optimal di Kabupaten Banyuasin. Upaya optimalisasi lahan lebak sebagai sumber produksi pangan kembali diperkuat melalui Panen Raya Padi Indeks Pertanaman (IP) 100 di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kamis (1/10). 

Panen raya tersebut menjadi momentum untuk menunjukkkan potensi lahan lebak dalam mendukung peningkatan produksi padi di Kabupaten Banyuasin. Panen raya IP 100 di lahan lebak Banyuasin menjadi bukti bahwa lahan dengan karakteristik spesifik tetap memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber produksi pangan. 

Bupati Askolani menjelaskan kehadiran  berbagai pemangku kepentingan termasuk unsur Pemerintah, TNI, penyuluh, dan petani mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mengoptimalkan lahan pertanian dan mendorong peningkatan indeks pertanaman sebagai bagian dari strategi memperkuat ketersediaan pangan. Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus berupaya meningkatkan produksi pangan dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan sawah di Kabupaten Banyuasin yang saat ini tengah konsen dalam menggalakan penanaman padi jenis IP 100. 

“Sektor pertanian menjadi salah satu program unggulan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang tertuang di dalam misi utama rencana pembangunan jangka menengah Pemerintah Banyuasin yaitu meningkatkan perekonomian daerah berbasis pertanian dalam Banyuasin prima. Untuk mendukung program swasembada pangan maka Pemerintah Kabupaten Banyuasin bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk menjalankan program ini,” kata Bupati. 

Dilanjutkan, Bupati Askolani sangat senang karena di Banyuasin ini bukan hanya luas lahannya saja tapi lahannya juga sangat subur, kita juga punya cadangan air yang luar biasa seperti yang ada di depan kita ini air sungai musi tidak pernah kering meskipun di musim kemarau. Hasil panen nya juga terus meningkat berkali-kali lipat inilah berkah dari Allah karena banyak petani kita ini istiqomah, bukan hanya punya lahan yang luas dan subur serta punya air yang cukup tapi kita juga punya petani yang benar-benar ulet maka nya kita menjadi penghasil padi nomor 2 (dua) nasional. 

“Tentunya di ingatkan kepada para petani bukan hanya menanam padi saja tapi harus tanam juga cabe, terong, sayuran untuk konsumsi sehari-hari demi ketahanan pangan. Harapan saya kedepan semoga padi varietas black madras bisa terus di kembangkan karena varietas ini pertama kali ditanam di Kabupaten Banyuasin asal dari India,” harapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Banyuasin Sarip, SP.,MM menyampaikan hari ini panen raya padi IP 100 di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan ada varietas black madras daunnya hitam beras nya tetap putih yang berasal dari India, varietas hibrida luxury, variates ciherang, dan variates ngaos mawar. 

Panen hari ini di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan kita panen lahan opla 23 hektar, lahan reguler 44 hektar total 67 hektar dan luas okah lahan opla 10 hektar, reguler 17 hektar total 27 hektar. Pertanaman reguler 733 hektar, pertanaman cetak sawah rakyat 48 hektar total keseluruhan nya 781 hektar dan Opla pada tahun 2024 sebanyak 658 hektar serta produksi ubinan 9,1 ton. 

“Suksesnya sektor pertanian diyakini akan membawa efek positif dalam mendongkarak pendapatan petani. Melalui penerapan teknologi dan inovasi pertanian yang adaptif, pengelolaan lahan yang tepat serta kolaborasi antara pemerintah dan petani. Optimalisasi lahan lebak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi kesejahteraan petani,” jelasnya. 

Turut hadir Anggota DPRD Banyuasin Arisa Lahari, SH, Anggota DPRD periode 2004-2024 Juprianto, SH, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel Dr. Ir. Raden Bambang Pramono, M.SI, Kepala BRNP Sumsel Dr. Nur Rofik Ahmadi, Kepala Dinas DTPH Sarip, SP.,MM, Kepala Dinas Kominfo Hj. Ida Bahagia, SH.,MM, Kepala BPBD, Koordinator Penyuluhan Kecamatan Rambutan, Danramil 430 Mariana, Camat Rambutan, Kepala Desa Sungai Dua, Kepala Desa Se-Kecamatan Rambutan, Tokoh Masyarakat, Kelompok Tani. 



*Man*