Rabu, 04 November 2026

Perkuat Kekeluargaan dan Pererat komunikasi PKK dan Dharma Wanita Prabumulih Lakukan Pertemuan Rutin

PRABUMULIH, Realitaterkini.com.03 November 2026 - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan koordinasi dan kebersamaan antarorganisasi perempuan, dilaksanakan kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih, bertempat di Gedung Kesenian Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih.

Kegiatan pertemuan rutin ini menjadi wadah untuk memperkuat hubungan kekeluargaan, menjalin komunikasi, serta meningkatkan sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dan TP-PKK Kota Prabumulih dalam mendukung berbagai program organisasi.

Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh anggota dapat terus meningkatkan peran aktif dalam menjalankan program kerja, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga maupun pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Prabumulih.

Dengan adanya pertemuan rutin ini, diharapkan sinergi dan kebersamaan antara Dharma Wanita Persatuan dan TP-PKK Kota Prabumulih semakin erat sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat Kota Prabumulih.

Polres Banyuasin dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gasing Laut.


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Polres Banyuasin bersama Bhayangkari Ranting Banyuasin menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran rumah di Desa Gasing Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (4/11/2026). Kegiatan silaturahmi dan pemberian tali asih tersebut dilaksanakan sekitar pukul 13.30 WIB sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., menyerahkan bantuan berupa sembako kepada korban kebakaran. Pada kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Ranting Banyuasin, Ibu dr. Agustia Risnan Aldino, turut memberikan bantuan sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan korban selama masa pemulihan setelah kejadian kebakaran.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Fisol menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Banyuasin bersama Bhayangkari kepada warga yang terdampak musibah.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban dan membantu memenuhi kebutuhan setelah musibah kebakaran. Polri bersama Bhayangkari akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan dukungan,” ujar IPTU Fisol.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Banyuasin Kompol Apriansyah, S.H., M.Si., Kasat Binmas Polres Banyuasin AKP Dedi, Kapolsek Talang Kelapa AKP Mukhlis, S.H., M.H., serta personel Polres Banyuasin dan Polsek Talang Kelapa. Hadir pula anggota Bhayangkari Ranting Banyuasin yang turut mendukung penyaluran bantuan.

Melalui kegiatan silaturahmi dan tali asih ini, Polres Banyuasin dan Bhayangkari berharap dapat memberikan dukungan moril kepada korban agar tetap tabah dalam menghadapi musibah. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dan kepedulian terhadap warga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, serta selesai sekitar pukul 14.15 WIB.



*Man*

Diduga Pembangunan Jalan Cor Beton di Desa Sialingan Gunakan Dana Desa Tidak Sesuai Spek, Diduga Jadi Ajang Korupsi Kades

BELIDA DARAT, Muara Enim – Pembangunan jalan cor beton di Desa Sialingan, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, yang dibiayai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Warga setempat melaporkan bahwa hasil pengerjaan jalan yang baru saja selesai kini sudah mulai memperlihatkan kerusakan, seperti retak-retak dan berlubang,  dan sudah berdebu pasir karena kurang campuran semen.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketebalan lapisan cor beton tipis, serta kualitas bahan bangunan yang digunakan  menggunakan bahan murahan,

diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tercantum pada papan informasi proyek.

"Sejak awal pengecoran kami sudah melihat ketebalannya terlihat tipis, dan campuran betonnya pun terasa kurang kandungan semennya. Belum lama dipakai, jalan sudah banyak yang pecah dan berlubang. Padahal ini menggunakan Dana Desa, 

itu adalah uang rakyat," ungkap salah satu warga Desa Sialingan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Berdasarkan data yang tertera pada papan kegiatan proyek, pembangunan jalan tersebut bersumber dari Dana Desa dengan dan terpajang 2 papan informasi proyek dengan jumlah dana sama,

Yaitu spesifikasi:  panjang 148 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,15 meter, dengan total anggaran sebesar Rp129.609.600. Namun warga sangat menduga volume pekerjaan maupun kualitas mutu hasil kerja nyatanya tidak sesuai dengan yang tertera dalam dokumen tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola Dana Desa, aparat desa, maupun pelaksana proyek terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan anggaran tersebut. Warga berharap pihak berwenang—termasuk Camat Belida Darat, Inspektorat Kabupaten Muara Enim, serta Badan Permusyawaratan Desa—segera melakukan pengecekan langsung dan audit menyeluruh guna memastikan dana desa digunakan secara transparan, akuntabel, dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas serta bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat. Pantauan terus dilakukan untuk perkembangan selanjutnya.

AKBP Purnomo Hadi Suseno Gagas Inovasi EVR, Jaga Nilai Barang Bukti untuk Pemulihan Aset Negara

JAKARTA – Upaya memperkuat tata kelola barang bukti dalam proses penegakan hukum terus didorong melalui inovasi Evidence Value Recovery (EVR) Polri. Gagasan ini diinisiasi oleh AKBP Purnomo Hadi Suseno, S.E., M.H., untuk menjaga nilai ekonomis barang bukti sekaligus mendukung optimalisasi pemulihan aset negara.

Inovasi tersebut merupakan proyek perubahan yang diusung AKBP Purnomo Hadi Suseno dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI Tahun Anggaran 2026 di Pusdikmin Polri. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Subbagian Barang Bukti (Kasubbag Barbuk) Bagian Tahanan dan Barang Bukti Rorenmin Bareskrim Polri.

Melalui EVR, pengelolaan barang bukti diarahkan agar tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan dan administrasi penyimpanan, tetapi juga memperhatikan nilai ekonomis aset selama proses hukum berlangsung.

Gagasan ini dinilai relevan mengingat sejumlah barang bukti, seperti kendaraan bermotor dan perangkat elektronik, berpotensi mengalami penyusutan nilai seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, biaya penyimpanan dan perawatan juga dapat terus meningkat.

Menjaga Nilai Ekonomis Barang Bukti

Rancangan EVR menawarkan pendekatan penilaian barang bukti melalui empat aspek utama, yakni nilai aset, kondisi fisik, tingkat risiko, dan status hukum.

Hasil penilaian tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan klasifikasi prioritas pengelolaan serta rekomendasi tindak lanjut yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Langkah yang dirancang mencakup perawatan, pemantauan kondisi aset, hingga kemungkinan penyelesaian melalui mekanisme lelang apabila telah memenuhi persyaratan hukum.

Dalam rancangan tersebut, hasil lelang ditempatkan pada rekening penampungan sampai terdapat putusan berkekuatan hukum tetap. Mekanisme ini dimaksudkan untuk menjaga nilai ekonomis barang sekaligus memberikan kepastian dalam pengelolaan hasilnya.

Dengan pendekatan tersebut, setiap tindakan terhadap barang bukti diharapkan memiliki dasar pertimbangan yang terukur, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dorong Kolaborasi Lintas Instansi

Salah satu aspek penting dalam proyek perubahan EVR adalah membangun sinergi lintas instansi, khususnya antara Bareskrim Polri, Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung RI, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Dalam rancangan pembagian peran, Polri berperan mengidentifikasi, menilai, serta mengelola barang bukti sejak proses penyitaan sesuai kewenangannya.

Kejaksaan berperan dalam proses penuntutan dan pemulihan aset sesuai tugas serta kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Sementara itu, DJKN melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dapat mendukung proses penilaian dan pelaksanaan lelang sesuai ketentuan yang berlaku.

Di lingkungan internal, Tim Analis atau Penilai EVR dirancang untuk melakukan penilaian secara berkala. Adapun Kasubbag Barbuk sebagai pemimpin proyek perubahan mengoordinasikan pelaksanaan dan penguatan hubungan kerja antarpihak terkait.

Meski demikian, seluruh tindakan terhadap barang bukti tetap harus memperhatikan ketentuan hukum acara, status hukum aset, serta perlindungan hak tersangka, terdakwa, dan pihak lain yang memiliki kepentingan hukum.

Perkuat Akuntabilitas dan Pemulihan Aset Negara

Pengembangan EVR direncanakan berlanjut melalui penyusunan komitmen bersama antarinstansi. Evaluasi pada tahap awal akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum inovasi tersebut diperluas ke satuan kerja lainnya.

Melalui proyek perubahan ini, AKBP Purnomo Hadi Suseno mendorong pengelolaan barang bukti yang lebih terukur, transparan, dan akuntabel. Penilaian berkala diharapkan membantu menentukan langkah pengelolaan yang tepat sehingga potensi penyusutan nilai aset dapat diantisipasi sedini mungkin.

Pada akhirnya, EVR diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penanganan perkara, tetapi juga memperhatikan efektivitas penge

Selasa, 03 November 2026

Walikota Prabumulih Dorong Perusahaan yang Beroperasi di Wilayahnya Ikut Aktif Dalam Giat Sosial Kemasyarakatan

Prabumulih  – Realita terkini. com/Komitmen kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu ditunjukkan Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Kota Prabumulih melalui Program Bedah Rumah Bantuan Sosial. Dalam program tersebut, dua unit rumah warga mendapatkan bantuan perbaikan hingga dinyatakan selesai dan dilakukan serah terima kunci kepada penerima manfaat. 

Kegiatan serah terima kunci berlangsung di Jalan Dulamin, belakang Perumahan Griya Intan Sejahtera, RT 003 RW 002, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Selasa (3/11/2026).

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Wakil Wali Kota Franky Nasril, Ketua REI Kota Prabumulih Asrori, serta jajaran pemerintah daerah dan pengurus REI.

Dalam kesempatan itu, Ketua REI Kota Prabumulih Asrori menjelaskan bahwa kegiatan bedah rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial REI terhadap masyarakat. Tahun ini, terdapat dua rumah warga yang mendapatkan bantuan melalui program tersebut.

Di sisi lain, REI Prabumulih juga terus menjalankan aktivitas pembangunan perumahan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.

Asrori menyampaikan, pada tahun ini REI Prabumulih membangun sejumlah perumahan tipe 36 yang telah dilengkapi fasilitas dasar, mulai dari jaringan listrik, ketersediaan air, hingga dukungan administrasi sertifikat melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Adapun lokasi pembangunan perumahan tersebut berada di kawasan Baraduo dan Sukajadi.

Menurutnya, aktivitas REI tidak hanya berorientasi pada pembangunan dan penyediaan hunian, tetapi juga diiringi kepedulian terhadap lingkungan sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Selain program bedah rumah, kami juga berupaya menjalankan kegiatan sosial secara berkelanjutan, seperti bantuan sembako dan program Jumat Berbagi,” demikian disampaikan Asrori.

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih H. Arlan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada REI Kota Prabumulih atas kontribusi nyata melalui program bedah rumah tersebut. 

Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat penerima dan turut membantu pemerintah kota dalam menjalankan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Walikota Arlan juga mengajak perusahaan-perusahaan lainnya, termasuk pelaku usaha yang beroperasi di Kota Prabumulih, agar ikut mengambil bagian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada REI. Bantuan bedah rumah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya membantu program Pemerintah Kota Prabumulih,

Ia berharap kepedulian serupa dapat diikuti perusahaan dan berbagai pihak lainnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kegiatan sosial.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, program kepedulian sosial diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan dampak langsung bagi warga yang membutuhkan.

Senin, 02 November 2026

Polres Banyuasin Lakukan Mitigasi Dugaan Perundungan di SMPN 1 Rambutan.

 

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Polres Banyuasin melakukan langkah mitigasi terkait dugaan perundungan yang melibatkan sejumlah siswi SMPN 1 Rambutan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, berawal dari perselisihan antarsiswi saat jam istirahat dan kemudian berlanjut menjadi dugaan tindakan perundungan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak sekolah pada Sabtu (31/10/2026) memanggil orang tua para siswi yang terlibat dan memfasilitasi mediasi. Dalam dokumen Surat Pernyataan Mediasi, disebutkan bahwa pihak sekolah telah mempertemukan pihak korban dan pihak pelaku. Pihak pelaku juga menyatakan bersedia melakukan perdamaian di luar sekolah.

Surat tersebut turut memuat kesepakatan bahwa apabila kembali terjadi perundungan atau perbuatan yang tidak menyenangkan kepada siapa pun, siswi yang disebutkan dalam surat akan dikeluarkan dari SMP Negeri 1 Rambutan. Surat pernyataan itu ditandatangani oleh orang tua para siswi yang terlibat. 

Satreskrim Polres Banyuasin telah melakukan pengumpulan bahan keterangan, berkoordinasi dengan pihak sekolah, serta menjalin koordinasi dengan perangkat Desa Sako. Dalam laporan juga disebutkan bahwa keluarga bersepakat untuk menyelesaikan perselisihan di Desa Sako, Kecamatan Rambutan, dengan memperhatikan ketentuan adat setempat.

Sebagai tindak lanjut, Polres Banyuasin merencanakan koordinasi dengan pihak sekolah dan Polsek Rambutan untuk melakukan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, direncanakan kegiatan pemulihan sosial bagi siswa yang terdampak melalui pemberian pemahaman tentang perundungan, dampaknya, serta konsekuensi dari tindakan tersebut.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin mengimbau pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah perundungan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman. Setiap persoalan yang melibatkan anak perlu ditangani secara bijak dengan memperhatikan keselamatan, kondisi psikologis, dan perlindungan identitas anak.



*Man*

Rabu, 28 Oktober 2026

Polres Banyuasin Perkuat Sinergi dengan Media, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba.

Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Polres Banyuasin menggelar coffee morning bersama mitra media Kabupaten Banyuasin di Aula Sanika Satya Wada Polres Banyuasin, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., para pejabat utama, Ketua PWI Banyuasin Wardoyo, Ketua IWO Banyuasin Deni Irawan, serta awak media dari berbagai platform.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polres Banyuasin dengan insan pers, sekaligus menyerap masukan terkait pelayanan kepolisian dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Banyuasin menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dengan media. Ia juga mengajak insan pers mendukung program Polri yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat serta upaya pemberantasan narkoba.

Kapolres turut mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan segera, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Ketua PWI Banyuasin Wardoyo mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen insan pers untuk menyajikan pemberitaan yang objektif, berimbang, dan edukatif. Senada dengan itu, Ketua IWO Banyuasin Deni Irawan berharap kemitraan antara media dan Polres Banyuasin semakin baik, termasuk dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba.

Dalam sesi diskusi, sejumlah awak media menyampaikan masukan mengenai kecepatan informasi penanganan perkara, keterbukaan informasi terkait pengungkapan kasus narkoba, profesionalisme pelayanan laporan masyarakat, serta perlindungan terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Menanggapi masukan tersebut, Kapolres Banyuasin menyampaikan bahwa Polres Banyuasin akan melakukan perbaikan terhadap sistem penyampaian informasi agar data yang diberikan kepada media lebih akurat. Ia juga menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan keterlibatan anggota dalam kasus narkoba akan ditindaklanjuti. Sementara itu, masyarakat yang membutuhkan kepastian penanganan laporan diarahkan untuk mengikuti prosedur pelaporan melalui SPKT.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Fisol, menyampaikan bahwa kegiatan coffee morning menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan kemitraan antara kepolisian dengan insan pers.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan rekan-rekan media semakin baik, khususnya dalam penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat. Kami juga terbuka terhadap saran dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” ujar IPTU Fisol.

Ia menambahkan, Polres Banyuasin mengajak insan pers untuk terus bersinergi dalam mendukung pemberantasan narkoba serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan ikrar wartawan yang menyatakan dukungan terhadap pemberantasan narkoba. Coffee morning berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif.


*Man*