Rabu, 03 Juni 2026

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Penukal Utara Bagikan 20 Paket Sembako kepada Warga Kurang Mampu

PALI – Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polsek Penukal Utara menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu yang berada di wilayah Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kegiatan berbagi kebahagiaan ini dilaksanakan pada Rabu (3/6/2026).

Dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara, IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., dan didampingi oleh jajaran personel kepolisian. Sebanyak 20 paket sembako telah disiapkan dan diserahkan secara langsung kepada warga yang membutuhkan, sebagai wujud nyata kepedulian dan perhatian Polri di momen istimewa ulang tahun Bhayangkara kali ini.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, antara lain Kanit Samapta AIPTU Musmiran, Kanit Intelkam AIPTU Dodi Wisno, S.H., para Bhabinkamtibmas, serta seluruh anggota Polsek Penukal Utara. Penyerahan dilakukan secara tatap muka guna memastikan bantuan tersebut diterima oleh pihak yang benar-benar berhak dan tepat sasaran.

Kapolsek Penukal Utara, IPDA Budi Anhar, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari wujud pengabdian institusi kepolisian kepada masyarakat yang selama ini senantiasa mendukung setiap pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukumnya.

“Melalui bakti sosial ini, kami ingin berbagi rasa bahagia sekaligus turut meringankan beban warga yang sedang membutuhkan uluran tangan. Momen HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi pengingat kuat bagi kami untuk selalu hadir dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar IPDA Budi Anhar.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban semata, namun juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar untuk hadir membantu warga di tengah kesulitan.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami tidak hanya bertugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan, tetapi juga ingin menjadi mitra yang peduli dan peka terhadap kondisi sosial warga. Langkah ini sejalan dengan semangat Polri Presisi dan tagline kami, yaitu Polisi untuk Masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan berbagi ini berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dengan suasana yang hangat, aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan ikatan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin terjalin erat, serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin menguat.

Polsek Penukal Utara memastikan bahwa kegiatan serupa yang bermanfaat bagi masyarakat akan terus digalakkan sebagai bentuk pengabdian tulus insan kepolisian kepada bangsa dan negara.

Jelang Musim Kemarau, DPMD Sumsel dan Pihak Terkait Perkuat Pencegahan Karhutla di Wilayah PALI

PALI – Menjelang datangnya musim kemarau yang berisiko meningkatkan potensi kebakaran, upaya pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Selatan. Acara berlangsung di ruang pertemuan Kantor Camat Talang Ubi pada Rabu (3/6/2026).

Berlangsung selama tiga jam, tepatnya mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya Kepala DPMD Provinsi Sumsel Drs. H. Sutoko, M.Si., Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Plt Kepala DPMD Kabupaten PALI Drs. Saprioma, M.Si., Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., perwakilan unsur TNI, BPBD, para lurah, kepala desa, serta para awak media yang turut memantau jalannya acara.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan, pemahaman, dan kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi segala potensi kebakaran yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten PALI, baik di kawasan hutan, lahan pertanian, maupun kawasan perkebunan.

Dalam sambutannya, Kepala DPMD Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Sutoko, M.Si., menegaskan bahwa penanganan masalah kebakaran tidak bisa diserahkan hanya kepada satu pihak saja. Diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh warga agar lingkungan tetap aman dan terhindar dari ancaman bencana yang merugikan tersebut.

“Mencegah kebakaran hutan, kebun, dan lahan bukanlah tanggung jawab satu pihak, melainkan tugas kita bersama. Diperlukan kesadaran tinggi, kepedulian, dan kerja sama yang erat dari seluruh elemen masyarakat agar lingkungan kita tetap terjaga kelestariannya dan terhindar dari bahaya api,” ujar Drs. H. Sutoko.

Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan komitmen pihak kepolisian untuk terus mendukung setiap langkah dan program pencegahan yang telah dirancang oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Menurutnya, sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko terjadinya karhutla.

“Polri berkomitmen penuh mendukung upaya pencegahan karhutla melalui berbagai cara, mulai dari penyuluhan dan edukasi, pengawasan di lapangan, hingga mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang kuat adalah kunci agar risiko kebakaran di wilayah PALI dapat kita tekan dan cegah semaksimal mungkin,” tegas AKP Ardiansyah.

Pada sesi pemaparan materi, seluruh peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan penting, mulai dari peraturan perundang-undangan terkait pencegahan kebakaran, langkah-langkah antisipasi sejak dini, cara penanganan awal yang tepat saat menemukan titik api, hingga pentingnya membangun jalur komunikasi yang baik antara masyarakat, aparat keamanan, dan instansi terkait.

Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat DPMD Provinsi Sumatera Selatan Nomor 140/624/DPMD-III/2026 tentang permohonan fasilitasi sosialisasi mitigasi karhutla ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin tumbuh dan berkembang, sehingga potensi kebakaran hutan, kebun, dan lahan di Kabupaten PALI dapat dicegah secara dini dan optimal.

Lewat Program Bebusek, Polres PALI Serap Aspirasi dan Tegaskan Larangan Musik Remix di Hiburan Rakyat

PALI – Polres PALI melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali turun ke tengah masyarakat dengan menggelar kegiatan Polisi Bebusek di kawasan Simpang Lima, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana komunikasi dua arah untuk mempererat hubungan kepolisian dan warga, menyerap berbagai masukan, serta memberikan edukasi penting terkait keamanan, ketertiban, dan pencegahan tindak pidana di lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, para personel berdialog langsung dengan warga guna mendengarkan berbagai informasi, keluhan, maupun permasalahan yang dirasakan masyarakat terkait situasi keamanan. Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan dan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan tindak kejahatan, khususnya jenis kejahatan 3C yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Tidak hanya itu, warga juga diingatkan untuk waspada terhadap maraknya perjudian daring serta bahaya penyalahgunaan narkoba yang merugikan.

Kapolres PALI, AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Kasat Binmas Polres PALI AKP Henrinadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat merupakan langkah pencegahan nyata untuk menjaga rasa aman dan mencegah timbulnya kejahatan.

“Melalui kegiatan Bebusek ini, kami berharap kehadiran kami dapat mencegah niat buruk pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencurian maupun tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polres PALI,” ujar AKP Henrinadi.

Sesi dialog berjalan hidup dan interaktif, di mana salah satu warga bertanya mengenai aturan penyelenggaraan hiburan orgen tunggal yang sering diadakan dalam acara pernikahan atau hajatan warga. Warga tersebut menanyakan apakah kegiatan tersebut diperbolehkan atau ada larangan khusus.

Menanggapi pertanyaan tersebut, AKP Henrinadi memberikan penjelasan tegas bahwa penggunaan jenis musik remix maupun house music dalam orgen tunggal dilarang keras, baik dilaksanakan siang maupun malam hari. Hal ini dikarenakan jenis musik tersebut dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban, mengundang perilaku yang tidak terpuji, hingga berisiko menimbulkan keributan atau hal yang membahayakan nyawa, serta sering kali menjadi lokasi terjadinya transaksi narkoba.

“Kami ucapkan terima kasih atas antusiasme Bapak yang bertanya. Terkait penggunaan musik remix atau house music dalam orgen tunggal, itu kami larang baik siang maupun malam. Hal ini karena musik seperti itu berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, bisa memicu hal-hal yang merenggut nyawa, serta sering dikaitkan dengan peredaran narkoba,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh warga agar tidak ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana, terutama kasus-kasus yang sering terjadi seperti curat, curas, dan curanmor, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Kegiatan yang penuh keakraban ini turut dihadiri oleh Kabag SDM Polres PALI, jajaran pimpinan dan personel Sat Binmas, Paur Subbagdalops Bag Ops, serta masyarakat setempat yang antusias berpartisipasi dalam dialog bersama kepolisian.

Polres PALI dan PT MHP Bekali KTH dengan Ilmu dan Peralatan, Perkuat Pencegahan Karhutla Jelang Musim Kemarau

PALI – Menyambut datangnya musim kemarau yang berisiko memicu kebakaran, Polres PALI berkolaborasi dengan PT Musi Hutan Persada (MHP) menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan, dan Tanaman. Acara ini dilaksanakan di Mapolsek Talang Ubi pada Selasa (2/6/2026) dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, perwakilan perusahaan, para anggota kelompok tani hutan, serta awak media. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana karhutla di wilayah tersebut.

Tidak hanya berbagi pengetahuan dan wawasan terkait penanganan dini kebakaran, kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan sarana pendukung berupa 34 unit tangki semprot yang diserahkan langsung kepada perwakilan Kelompok Tani Hutan. Peralatan ini diharapkan dapat menjadi alat bantu nyata bagi masyarakat di lapangan untuk mencegah dan memadamkan api sejak dini.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara kepolisian, pihak perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luas dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus mengantisipasi risiko kebakaran yang kian meningkat saat cuaca sedang panas dan kering.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan Kelompok Tani Hutan dalam mencegah serta mengendalikan kebakaran hutan, lahan, dan tanaman. Selain itu, kami juga ingin membangun kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama agar semua pihak peduli dan berperan aktif menjaga lingkungan di sekitarnya,” ujar AKP Ardiansyah.

Menurutnya, isu karhutla harus menjadi perhatian utama dan tanggung jawab kolektif. Kondisi cuaca yang semakin panas dan kering berpotensi memperbesar risiko terjadinya kebakaran yang jika dibiarkan, dapat merusak lingkungan serta menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat maupun berbagai pihak terkait. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan kesiapan KTH sangat diperlukan agar mereka mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.

“Kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meluas akibat musim kemarau bukanlah ancaman yang bisa dianggap remeh. Dampaknya merusak ekosistem dan merugikan banyak pihak. Maka dari itu, kami pastikan para anggota KTH memiliki bekal kemampuan yang cukup untuk mencegah dan menanggulangi potensi kebakaran tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Business Development PT MHP, Rahmat Irawan, menegaskan bahwa upaya menjaga kawasan hutan dari ancaman api tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang erat dan komitmen kuat antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan agar langkah-langkah pencegahan dapat berjalan efektif dan hasilnya terasa nyata.

“Pencegahan karhutla butuh kerja sama semua elemen. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara perusahaan, warga, pemerintah, dan aparat keamanan adalah kunci utama agar upaya menjaga hutan dan lahan dari kebakaran dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan,” ungkap Rahmat Irawan.

Berlangsung selama dua jam, tepatnya mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB, kegiatan ini dipenuhi dengan sesi pemaparan materi edukatif, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab yang membahas langkah-langkah strategis dalam mencegah dan menangani kebakaran sejak dini. Secara keseluruhan, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Polsek Talang Ubi Perkuat Patroli Malam, Kawal Keamanan dan Tertib Lalu Lintas Wilayah

PALI – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik, Polsek Talang Ubi kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Selasa (2/6/2026) malam. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menciptakan suasana yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dimulai pukul 20.00 WIB, kegiatan ini dipimpin langsung oleh AIPDA Hendric Ediman bersama sejumlah personel yang telah ditunjuk melalui surat perintah tugas. Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh anggota terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi untuk memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya. Patroli kemudian diarahkan ke titik-titik yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan maupun pelanggaran aturan.

Sasaran utama patroli malam ini meliputi tempat-tempat strategis dan objek vital, seperti SPBU Beracung, kawasan Dinas Kesehatan Bhayangkara, gerai Indomaret Bhayangkara, hingga lingkungan Bank Mandiri Komperta. Kehadiran petugas di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk mencegah aksi kriminal, menjaga ketertiban, serta mengawasi kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk tindakan pencegahan yang terus dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

“KRYD kami laksanakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kelancaran lalu lintas tetap terjaga dengan baik. Ini adalah komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan pelayanan keamanan bagi warga Talang Ubi,” ungkap AKP Ardiansyah.

Selama bertugas, petugas juga memantau aktivitas warga yang masih beraktivitas di luar rumah hingga larut malam. Secara khusus, pihak kepolisian memberikan imbauan kepada sekelompok remaja yang terlihat berkumpul di ruang publik. Mereka diingatkan agar segera kembali ke rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengingatkan dan menegur para remaja yang masih nongkrong agar tidak terlalu lama berada di luar. Hal ini semata-mata untuk mencegah mereka terlibat masalah atau menjadi korban kejahatan, sehingga keamanan diri mereka tetap terjaga,” tambahnya.

Selain memantau keramaian, petugas juga menemukan sejumlah pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, yang belum melengkapi dokumen kendaraan sesuai peraturan yang berlaku. Kepada para pengendara ini, polisi memberikan pembinaan, teguran, serta edukasi agar lebih sadar dan mematuhi aturan demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Masih ada sebagian pengendara yang kurang memperhatikan kelengkapan surat kendaraan. Ini menjadi perhatian kami agar kedepannya kesadaran hukum warga semakin meningkat dan lalu lintas menjadi lebih tertib,” ujarnya lagi.

Kegiatan pemantauan dan patroli ini berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Sebagai penutup, seluruh personel kembali berkumpul untuk apel konsolidasi guna mengevaluasi pelaksanaan tugas. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Senin, 01 Juni 2026

Gelorakan Pola Hidup Sehat, Bhayangkara Banyuasin Fun Run 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ratusan Pelari


 Realitaterkini.conπŸ‘‡πŸ‘‡

PANGKALAN BALAI  -- Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. didampingi Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH, Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, SP  dan Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si. melepas ratusan peserta Bhayangkara Banyuasin Fun Run 2026 di Graha Sedulang Setudung Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Minggu (30/5/2026).

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.  menyampaikan bahwa ajang ini merupakan wujud nyata kedekatan institusi dengan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, sejalan dengan digelarnya bulan bakti dan bulan prestasi kepolisian. Kami mengajak seluruh elemen untuk ikut serta dan membaur bersama, mulai dari masyarakat umum, rekan-rekan TNI, Polri, pelajar, hingga para atlet," ungkapnya.

​Lebih lanjut Wakapolda menekankan pentingnya menjaga kesehatan raga dan jiwa sebagai fondasi dalam mengabdi kepada negara.

“Rangkaian acara hari ini menjadi sangat bermakna untuk mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Banyuasin, mengingat di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. kita berharap masyarakat semakin sehat sehingga selalu siap berbakti pada bangsa dan negara, serta menjadi pribadi yang bermanfaat," ujarnya.

Kegiatan lari tersebut diikuti ratusan peserta yang tidak hanya berasal dari Kabupaten Banyuasin, tetapi juga dari Kabupaten Musi Banyuasin,  Kota Palembang. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari saat mereka memadati lokasi start.

Bupati Banyuasin Dr. H Askolani, SH., MH mengatakan, kegiatan Bhayangkara Banyuasin Fun Run menjadi momentum untuk mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan lintas daerah.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah. Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini karena berdampak baik bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat," ujarnya.

la juga mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik dan mendapat sambutan luas dari masyarakat.

Adapun kategori yang dilombakan terdiri dari 5 kilometer (5K) untuk peserta perempuan dan 10 kilometer (10K) untuk peserta laki-laki. Rute lomba menyusuri Jalan Kompleks Pemkab Banyuasin, hingga ke Gerbang Kayuara Kuning, dan berakhir kembali di titik start di Graha Sedulang Setudung.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si  menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Bhayangkara Banyuasin Fun Run berjalan dengan aman dan tertib berkat dukungan berbagai pihak.

"Pengamanan kegiatan ini melibatkan personel Polres Banyuasin yang bersinergi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin. Kami memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman,” katanya.

la menambahkan, kehadiran petugas di sepanjang rute juga untuk mengantisipasi potensi gangguan serta memberikan pelayanan cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Kegiatan Bhayangkara Banyuasin Fun Run ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, sekaligus upaya membangun kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan rekreatif. 

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Forkopimda Banyuasin, Asisten II Ir. Alpian, M.M Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuasin Ir. Zakirin, S.P., M.M., CGCAE Plt. Kepala Diskominfo-SP, Hj. Ida Bahagia, SH MM, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, SE M.Si, dr. Indah Deryane, M.Kes, Plt Kepala Dispora Banyuasin Siradjudin siraj.




*Man*

Sabtu, 30 Mei 2026

Bupati Banyuasin Hadiri Rapat Pembahasan Rencana Aksi Dengan BPK Perwakilan Sumsel


 Realitaterkini.comπŸ‘‡πŸ‘‡

Palembang — Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH didampingi oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN.Eng dan Kepala BPKAD Banyuasin, Dra. Yuni Khairani, M.Si mengikuti rapat pembahasan rencana aksi dalam rangka pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 pada Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Jum’at (29/05/2026).

Dalam rapat ini juga menghadirkan OPD yang berkaitan dalam rencana aksi (Action Plan) tindak lanjut rekomendasi BPK RI dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan terhadap ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Tahun 2025 di Pangkalan Balai.

OPD yang terkait dalam action plan meliputi Dinas PUPR, Bappenda, Dinas Pendidikan, Inspektorat, Sekretariat Dewan, Sekretariat Daerah, RSUD Banyuasin, Dinas Kesehatan, dan Kominfo-SP Banyuasin.

Dalam rapat ini, BPK Perwakilan Sumsel merekomendasikan kepada Bupati Banyuasin agar memerintahkan Sekretaris Daerah dan Kepala BPKAD Banyuasin 

untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian atas persiapan penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) 18 dan 19 pada Pemkab Banyuasin dan menyusun rencana aksi dilengkapi timeline terkait Implementasi PSAP 18 dan 19.

Bupati Banyuasin Askolani dalam hal ini menyatakan akan segera dilakukan tindak lanjut rencana aksi dari rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK RI dan mengucapkan terima kasih banyak atas semua masukan kepada Pemkab Banyuasin.

“Insha Allah, semoga Kabupaten Banyuasin kembali mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-15 tahun ini, mengingat Kabupaten Banyuasin telah 14 tahun berturut-turut menerima WTP dari BPK RI,” tutupnya.



*Man*