Selasa, 17 Februari 2026

Menciptakan Situasi aman Kondusif, Personel Polrestabes Palembang Tertibkan Warung Penjual Miras.

 

REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Palembang , Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Pekat Musi 2026 Polrestabes Palembang melaksanakan razia intensif dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) ilegal di sejumlah titik di Kota Palembang pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya besar Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) dalam memberantas penyakit masyarakat guna mewujudkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Operasi yang dipimpin oleh Ipda M. Fiqri, S.Sos., ini berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga 22.00 WIB dengan menyisir rute Jalan Radial, Jalan Kol. H. Burlian, hingga Jalan Perindustrian. Dalam penyisiran di Jalan Perindustrian 2, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras dari dua lokasi berbeda, yakni di warung milik C sebanyak 22 botol dan warung milik R sebanyak 9 botol.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Kapolda Sumsel dalam menjamin keamanan sebagai prasyarat utama pembangunan dan investasi. Penindakan terhadap peredaran miras ilegal diprioritaskan untuk mencegah gangguan kamtibmas yang sering kali berawal dari konsumsi alkohol di ruang publik.

"Polda Sumsel melalui jajaran Polrestabes Palembang terus berkomitmen melakukan tindakan preventif dan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis. Kami tidak memberikan ruang bagi peredaran miras ilegal yang dapat merusak ketertiban umum dan memicu tindak kriminalitas di wilayah hukum kami," ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Meskipun di beberapa lokasi seperti Jalan Radial dan Jalan Kol. H. Burlian hasil pemeriksaan menunjukkan hasil nihil atau warung sasaran dalam keadaan tutup, pihak kepolisian memastikan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik penyakit masyarakat yang dapat mengganggu kenyamanan warga Palembang.

Kegiatan yang melibatkan 8 personel ini berjalan dengan tertib dan lancar. Seluruh barang bukti minuman keras yang ditemukan telah diamankan di Mapolrestabes Palembang untuk proses lebih lanjut. Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan atau melanggar hukum di lingkungan sekitar.




*Man*

Senin, 16 Februari 2026

Patroli Malam Sat Samapta Polres Banyuasin Sasar Titik Rawan dan Objek Vital Ciptakan Kamtibmas Kondusif


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin - Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Banyuasin kembali melaksanakan kegiatan patroli skala besar pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 15 hingga 16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB ini menyasar sejumlah lokasi strategis dan rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Banyuasin.

Patroli yang dikenal dengan istilah Patroli Beat, Kryd, dan Presisi tersebut dipimpin langsung oleh perwira lapangan dengan melibatkan lima personel tangguh, yaitu Bripka Irpan, Bripka Eka Satria, Bripda Ridho Ramadhan, Bripda Ikhsan Abdul Bari, dan Bripda Wafi Zuhdi. Dengan menggunakan kendaraan dinas roda empat dan roda dua, personel menyusuri titik-titik yang telah ditentukan.

Adapun lokasi yang menjadi prioritas dalam patroli dini hari tadi meliputi kawasan Tugu Hutan Larangan, Masjid Jumriah, Jalan Kayuare Kuning, serta Lapangan Munai. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada peta Kerawanan (Kirka) dari Intelkam Polres Banyuasin yang mengidentifikasi daerah tersebut sebagai kantong rawan tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta memiliki sejumlah objek vital yang memerlukan pengamanan ekstra.

Kasat Samapta Polres Banyuasin, AKP Sugeng Sarwan, SH, dalam laporan resminya kepada Dir Samapta Polda Sumsel menjelaskan bahwa patroli ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, melakukan upaya preventif guna mencegah terjadinya tindak pidana 3C yang kerap meresahkan masyarakat. Kedua, menyambangi dan berdialog dengan petugas keamanan di objek-objek vital untuk memastikan sistem keamanan lingkungan berjalan dengan baik.

"Kegiatan patroli ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memastikan rasa aman benar-benar dirasakan oleh warga, terutama pada jam-jam rawan. Selain itu, komunikasi dengan petugas keamanan objek vital juga terus kita perkuat untuk antisipasi dini terhadap potensi gangguan," ujar AKP Sugeng Sarwan dalam laporannya.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah dasar hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, Perkapbaharkam No. 01 Tahun 2017 tentang Patroli, serta Sprin Kasat Samapta Nomor: Sprin/10/II/PAM.5.1.1./2026. Pendanaan kegiatan juga telah dianggarkan melalui DIPA Satker Polres Banyuasin Tahun Anggaran 2026.

Selama patroli berlangsung, situasi di seluruh lokasi yang disambangi terpantau aman dan kondusif. Personel juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan warga dan penjaga malam guna menyerap aspirasi serta informasi perkembangan terkini di lapangan.

Lengkap dengan dokumentasi kegiatan, laporan hasil patroli ini telah diteruskan kepada pimpinan, dengan tembusan kepada Wadir Samapta Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta jajaran pejabat utama Direktorat Samapta Polda Sumsel sebagai bentuk transparansi dan koordinasi berkelanjutan.

Dengan digelarnya patroli rutin seperti ini, Polres Banyuasin berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih tenang dan nyaman, serta angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Banyuasin dapat terus ditekan.



*Man*

Minggu, 15 Februari 2026

Polres Banyuasin Amankan Puluhan Pengunjung Kafe dan Botol Miras dalam Operasi Pekat Musi 2026


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang merupakan bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Musi 2026. Operasi yang berlangsung pada Sabtu (14/2) malam hingga Minggu (15/2) dini hari itu berhasil mengamankan puluhan orang dan menyita ratusan botol minuman keras (miras) dari sebuah kafe di wilayah Kecamatan Sumber Marga Telang.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Azmi Halim P, S.I.K., M.A.P. itu memfokuskan sasaran di Cafe Amazon yang terletak di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang. Sebanyak puluhan personel gabungan dari Satuan Narkoba, Samapta, Propam, SPKT, serta personel Operasi Pekat Musi dan Regu SOC Polres Banyuasin dikerahkan dalam giat yang berlangsung sejak pukul 20.30 WIB hingga usai.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sekitar 70 orang dari total kurang lebih 200 pengunjung yang berada di lokasi kafe. Dari serangkaian pemeriksaan yang dilakukan, termasuk tes urine, ditemukan sebanyak 22 orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Rinciannya, 18 orang berjenis kelamin laki-laki dan 4 orang perempuan. Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti narkoba jenis ekstasi dalam kondisi tidak utuh atau berupa pecahan.

Tak hanya narkoba, petugas juga menyita minuman keras (miras) dalam jumlah besar ,botol berbagai merek. Rinciannya meliputi 135 botol kecil Anggur Merah, 82 botol Bir Putih, 43 botol Guinness besar, 26 botol besar Anggur Merah, 18 botol Guinness kecil, 17 botol besar Singa Raja, 9 botol besar Kawa-kawa hijau, 2 botol besar Kawa-kawa ungu, serta masing-masing 1 botol besar Captain Morgan, Atlas Merah, dan Atlas Putih.

Selain itu, petugas juga mengamankan 8 unit sepeda motor yang kemudian dititipkan sementara di Polsek Tanjung Lago untuk proses lebih lanjut.

Para pengunjung yang terbukti positif mengkonsumsi narkoba langsung dibawa ke Markas Polres Banyuasin guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Kapolres Banyuasin melalui laporan yang disampaikan kepada Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Banyuasin dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk perjudian, miras, prostitusi, narkoba, hingga balap liar dan tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor).

Kegiatan KRYD yang berlangsung hingga pukul 04.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, kondusif, dan terkendali. Operasi Pekat Musi 2026 ini akan terus digencarkan di wilayah hukum Polres Banyuasin guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang waktu-waktu rawan gangguan kamtibmas.



*Man*

Sabtu, 14 Februari 2026

Sekda Beri Wejangan Kepada Mahasiswa Pada PDKMB


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pangkalan Balai - Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST MM MBA IPU ASEAN Eng menghadiri kegiatan Pelatihan Dasar Kader Muda Banyuasin (PDKMB) , yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB), yang diikuti oleh para mahasiswa Banyuasin dari berbagai perguruan tinggi. Pelatihan yang dikhususkan untuk generasi Muda Mudi ini menghadirkan narasumber dari sejumlah Instansi maupun lembaga Kepolisian Banyuasin ini, dipusatkan di Aula Perpustakaan Daerah pada Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Banyuasin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pembinaan generasi muda, khususnya mahasiswa asal Banyuasin, agar memiliki karakter kepemimpinan, integritas, serta semangat pengabdian kepada daerah.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan dan calon pemimpin masa depan. Melalui pelatihan dasar ini, diharapkan lahir generasi muda Banyuasin yang berdaya saing, berakhlak, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Sekda.

Mewakili Pemkab Banyuasin dirinya mendukung agenda tersebut, mengingat pelatihan untuk para generasi muda penerus bangsa makna dan tujuan yang penting dan strategis dalam ikut menguatkan jati diri anak bangsa dalam pembangunan Banyuasin khususnya dan Indonesia umumnya kedepan, serta makin memperkuat peran dan meningkatkan kontribusi para Pemuda dalam pembangunan Bumi Sedulang Setudung, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar mahasiswa Banyuasin yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah.

“Ini menjadi wadah bagi para anggotanya untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan serta peran para pemuda dalam berkiprah bagi agama, bangsa dan negara, khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin mengingat PMB bisa bisa menjadi penyambung lidah pemerintah dalam turut mendukung pembangunan di Kabupaten Banyuasin,” imbuhnya.



*Man*

Askolani : Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Palembang -- Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MM menyapa warga Banyuasin via program Kepala Daerah Menyapa di Radio Pro 1. Dalam podcast yang diselenggarakan di studio Pro 1 RRI Palembang ini, Bupati Banyuasin dengan bangga menyatakan bahwa semua pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Banyuasin telah membawa nama kabupaten. Ini tidak hanya terdengar di Indonesia tetapi juga di Dunia. 

"Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia" Ujar beliau saat menceritakan program-program pembangunan yang telah dijalankan di Kabupaten Banyuasin. 

Menurut Orang Nomor Satu di Bumi Sedulang Setudung ini, saat ini bukan hanya bidang pertanian yang membawa nama Banyuasin semakin dikenal luas. Keberhasilan Kabupaten Banyuasin dalam produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2025 hanyalah salah satu prestasi. 

Selain pertanian, bidang Industri manufaktur di Banyuasin mencetak sejarah di kancah internasional. Industri yang beroperasi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang , telah berhasil mengekspor perdana pakan hewan peliharaan ke Filipina, bahkan pelepasan ekspor perdana ini dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan RI. 

Momentum ini menandai Banyuasin sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang saat ini mengekspor produk pet food ke pasar global. Prestasi ini menyusul keberhasilan Banyuasin yang pada bulan sebelumnya juga meresmikan fasilitas Bioavtur pertama di Indonesia. Kehadiran industri ini juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat di bumi sedulang setudung dengan terserapnya sekitar 700 tenaga kerja serta penggunaan bahan baku dari nelayan dan peternak lokal Banyuasin.

Selain menjabarkan tentang perkembangan industri di Banyuasin, Bupati Askolani juga secara langsung menyapa warga Banyuasin yang berdialog melalui saluran telepon. Salah satunya ada warga Desa Meritai Kecamatan Rambutan yang mengeluhkan persoalan lampu jalan, juga ada Pak Darmawan yang berbicara tentang macetnya jalan lintas Palembang - Betung. 

Menanggapi masukan dari warganya Bupati Askolani mengawalinya dengan menjabarkan bahwa membangun banyuasin tidak semudah yang dibayangkan. "Tapi dengan kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas, saya yakin satu persatu permasalahan bisa kita atasi" ucapnya optimis. 

Beliau juga menjabarkan bahwasannya tidak semua hal menjadi kewenangan Kabupaten Banyuasin. Persoalan lampu jalan yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan dan persoalan jalan yang menjadi kewenangan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur telah beliau sampaikan ke masing-masing Kementerian yang berwenang. Beliau berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat akan mampu membawa semua rencana-rencana pembangunan yang telah ditetapkan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam terwujud secepatnya. 

Dalam giat yang dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) Bupati turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura, Sarip. SP.,M.Si juga Plt. Kepala Dinas Kominfo.SP Hj. Ida Bahagia, SH.,MM.


*Man*

Wabup Netta Hadiri Peringatan Nisfu Syaโ€™ban dan Ruwahan di Masjid Nurul Falah Mulia Agung


 REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Mulia Agung – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan serta mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P. menghadiri kegiatan Nisfu Sya’ban dan Ruwahan Tahun 2026/1447 H yang digelar di bangunan baru Masjid Nurul Falah, Kelurahan Mulia Agung, Jumat (13/2).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh para jamaah dan masyarakat setempat. Kegiatan Momentum Nisfu Sya’ban dan Ruwahan ini menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat kebersamaan menjelang bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin menyampaikan bahwa peringatan Nisfu Sya’ban merupakan waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak doa, serta mempersiapkan diri lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

"Melalui peringatan Nisfu Sya’ban ini, saya mengajak seluruh masyarakat Banyuasin untuk melakukan introspeksi diri dan mempersiapkan hati menyambut Ramadan. Semoga Ramadan nanti menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik," ujar Netta Indian. 

Selain itu, Netta Indian juga menuturkan bahwa Kelurahan Mulia Agung memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa wilayah Mulia Agung merupakan bagian dari Pangkalan Balai yang menjadi pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“InsyaAllah ke depan akan ada banyak pembangunan yang terus dilakukan untuk mendukung kemajuan wilayah ini dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Netta Indian.

Di akhir acara, melalui Baznas Banyuasin, Wakil Bupati Banyuasin bersama para pejabat daerah menyerahkan santunan kepada anak-anak sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi para penerima.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Alpian, M.M., Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos., M.Si., Lurah Mulia Agung, Robin Cahyadi, S.Sos., M.Si., Penceramah, Kyai. H. Azwar Hamid, Ketua Umum Pembangunan Revitalisasi Masjid Nurul Falah, Ibnu Azis, Ketua Harian Pelaksana Kegiatan, Umir Tono, Baznas Banyuasin, unsur TNI, para tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Mulia Agung yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.


*Man*

Jumat, 13 Februari 2026

Gelar PEMUSNAHAN Barang Bukti Sabu 21,9 KG , POLRES Banyuasin Selamatkan 110.000 Jiwa


REALITATERKINI.COM๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Banyuasin menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bersih mencapai 21.956,86 gram. Pemusnahan yang berlangsung pada Jumat siang (13/2/2026) di aula sanika satyawada polres Banyuasin ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Banyuasin, yakni Wakil Bupati Banyuasin ibu netta Indian, S.P., sekaligus Ketua BNK Banyuasin, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pangkalan Balai, Melissa, S.H., M.H., serta perwakilan Dandim 0430 Banyuasin, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, dan Bidlabfor Polda Sumsel. Tak ketinggalan, penasehat hukum tersangka juga hadir sebagai wujud transparansi proses hukum.

Barang bukti sabu seberat lebih dari 21 kg ini merupakan hasil pengungkapan kasus dengan tersangka ber inisial AMK , yang tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A-124/XII/2025/SPKT. Pemusnahan telah mendapatkan ketetapan dari Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin melalui Surat Nomor TAP-4953/L.6.19/Enz.1/2/2025 tanggal 30 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menegaskan bahwa pemusnahan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk komitmen nyata aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini memiliki nilai ekonomi mencapai Rp16 miliar. Jika barang ini sampai beredar di masyarakat, diperkirakan dapat merusak 110.000 jiwa. Ini bukan angka kecil. Ini adalah penyelamatan generasi,” tegas Kapolres di hadapan awak media.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara memasukkan sabu ke dalam mesin incinerator bersuhu tinggi hingga hancur menjadi abu. Sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diperlihatkan kepada para saksi dan tamu undangan untuk memastikan keaslian dan kesesuaian berat.

Kasat Resnarkoba Polres Banyuasin dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusnahan ini memiliki sejumlah tujuan strategis. Pertama, mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kedua, mengefisienkan pengelolaan gudang barang bukti yang selama ini menampung ribuan gram narkotika. Ketiga, menjamin kepastian hukum dan transparansi kinerja kepolisian di mata publik. Keempat, menandai tuntasnya proses peradilan secara administratif terhadap perkara tersebut.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap gram narkotika yang kami amankan tidak akan pernah kembali ke jalanan. Semua akan dimusnahkan secara terbuka dan akuntabel,” ujar Kasat Resnarkoba.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, ibu Netta Indian, S.P., mengapresiasi langkah tegas Polres Banyuasin. Ia menilai pemusnahan ini sebagai alarm keras bagi para pengedar maupun bandar narkoba bahwa Banyuasin tidak pernah gentar dalam perang melawan narkotika.

“Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan kepolisian, BNN, dan aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan Banyuasin bersih dari narkoba. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap wakil bupati banyuasin 

Kegiatan pemusnahan berlangsung aman dan lancar. Seluruh rangkaian acara juga didokumentasikan secara lengkap sebagai arsip dan bahan transparansi publik. 

Dengan pemusnahan 21,9 kilogram sabu ini, Polres Banyuasin mencatatkan salah satu pemusnahan barang bukti narkotika terbesar sepanjang tahun 2026. Pihak kepolisian berharap efek jera dapat terus ditanamkan, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama memerangi bahaya narkotika.


*Man*