Jumat, 18 September 2026

Usai Keliling Kecamatan, Satgas Karhutla Mabes TNI Sampaikan Catatan Penting untuk Banyuasin


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Pangkalan Balai – Tim Satgas Penyuluhan dan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI telah selesai melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banyuasin. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Jumat (18/9).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., dan dihadiri Ketua Tim Satgas Penanggulangan Karhutla Mabes TNI, Brigjen TNI Frans Surya Ginting beserta rombongan, serta jajaran kepala perangkat daerah. Kegiatan menjadi momentum penyampaian hasil pelaksanaan tugas sekaligus berbagai permasalahan dan masukan yang ditemui tim selama berada di lapangan.

Bupati Askolani menyampaikan bahwa Karhutla umumnya terjadi ketika kemarau panjang yang menyebabkan kondisi lahan menjadi kering dan mudah terbakar. Untuk itu, pencegahan harus terus diperkuat melalui sinergi seluruh pihak serta peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Pemkab Banyuasin juga terus mendorong pemenuhan sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla, salah satunya melalui pembangunan embung sebagai sumber air untuk membantu proses pemadaman. Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Karhutla umumnya terjadi saat kemarau panjang, ketika kondisi lahan menjadi kering dan mudah terbakar. Karena itu, pencegahan harus terus kita perkuat melalui sinergi seluruh pihak. Kita juga terus mendorong pemenuhan sarana dan prasarana pendukung, salah satunya pembangunan embung sebagai sumber air untuk membantu proses pemadaman. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus diperkuat sehingga kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi Karhutla semakin optimal,” ujar Askolani.

Sementara itu, Brigjen TNI Frans Surya Ginting menyampaikan bahwa rangkaian sosialisasi dan penyuluhan di kecamatan telah selesai dilaksanakan. Selama kegiatan, tim turut menyerap berbagai keluhan masyarakat serta mengidentifikasi sejumlah kebutuhan dalam upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Pencegahan dan deteksi dini harus diperkuat, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dengan kolaborasi dan kesiapsiagaan bersama, potensi Karhutla dapat ditekan dan penanganannya dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam penanganan Karhutla meliputi penambahan posko di wilayah rawan, peningkatan patroli dan pengawasan, penambahan embung atau penampungan air, serta sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat. Penanganan lahan tidur yang berpotensi menjadi titik rawan kebakaran juga perlu dilakukan dengan mendorong pemanfaatan lahan secara produktif.

Dengan selesainya rangkaian tugas Tim Satgas Mabes TNI, Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan melanjutkan upaya pencegahan Karhutla melalui koordinasi lintas sektor, penguatan kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, serta penerapan pembukaan lahan tanpa bakar. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga hutan dan lahan di Kabupaten Banyuasin dari ancaman Karhutla.




*Man*

0 komentar: