Jumat, 14 Agustus 2026

Hadapi Musim Kemarau Ekstrem, Bupati PALI Gelar Apel Kesiapsiagaan Tim Pengendali Karhutla

PALI – Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian rentan terjadi seiring datangnya musim kemarau ekstrem tahun 2026, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), H. Asgianto, S.T., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Tim Penanggulangan Karhutla Kabupaten PALI, yang digelar di kawasan Bandara Eks Stanvac Kelurahan Handayani Mulya, Jum'at, 14 Agustus 2026.


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI dan melibatkan seluruh unsur terkait mulai dari jajaran Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, perangkat pemerintah daerah hingga unsur masyarakat sebagai wujud sinergi dan langkah nyata memperkuat kewaspadaan kolektif terhadap potensi bencana Karhutla yang mengancam wilayah.

 

Dalam amanatnya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen. Deteksi dini, respons cepat, dan koordinasi yang solid menjadi kunci utama agar api yang muncul tidak sempat meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.

“Jangan sampai ketika api sudah membesar baru kita bergerak. Kesiapsiagaan, deteksi dini, dan respons cepat harus menjadi perhatian seluruh unsur pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat,” tegas Asgianto.

Bupati juga mengingatkan seluruh warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang kering, sehingga api dapat dengan mudah merambat tak terkendali. Setiap aktivitas yang berisiko memicu percikan api wajib dihindari dan diawasi ketat.

Melalui apel ini, seluruh personel yang terlibat diingatkan untuk memahami peran, tugas, dan tanggung jawab masing-masing. Sarana, prasarana, serta sistem koordinasi lintas sektor pun dipastikan dalam kondisi siap pakai kapan pun darurat terjadi. BPBD PALI juga terus memperkuat pemantauan wilayah bersama dukungan TNI dan Polri, guna mempercepat penanganan di lapangan saat titik api terdeteksi.

Bupati Asgianto juga menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen seluruh pihak yang telah bersinergi. Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga lingkungan, serta segera melaporkan ke pihak berwenang apabila melihat adanya asap, titik api, maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kalau ada titik api, segera laporkan. Jangan menunggu sampai api membesar. Dengan laporan dan penanganan sejak dini, kita bisa mencegah kebakaran meluas,” pesannya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, mempererat koordinasi, dan memastikan tidak ada celah yang terlewat dalam upaya melindungi wilayah Kabupaten PALI dari bahaya kebakaran hutan dan lahan sepanjang musim kemarau ekstrem ini.

0 komentar: