PALI— Upaya penekanan angka stunting terus digencarkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Salah satunya melalui kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, pada Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Talang Ubi Utara mulai pukul 14.30 WIB ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor, meliputi pemerintah kecamatan dan kelurahan, tenaga kesehatan, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader Posyandu, serta para Ketua RT.
Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Brigadir Arif Wahyudi Rahmadan turut hadir memberikan dukungan terhadap program pencegahan stunting sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membahas langkah‑langkah konkret untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya peran kader Posyandu dan lingkungan dalam mendeteksi serta mencegah gangguan pertumbuhan anak sejak dini.
“Kami mendukung kegiatan Rembuk Stunting ini sebagai bentuk sinergi bersama dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan anak. Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat,” ujar Kapolsek Talang Ubi melalui perwakilannya.
Turut hadir dalam kegiatan Camat Talang Ubi Atmo Mariyono, S.H., Lurah Talang Ubi Utara Suharja, A.Ma.Pd.Or, Kepala Puskesmas Talang Ubi Desi Leni, S.Keb., SKM, serta perwakilan Dinas Kesehatan Wantoro, S.KM., M.Kes. Selain itu, hadir pula Babinsa Kopka Dadang S, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader Posyandu, dan seluruh Ketua RT di wilayah Kelurahan Talang Ubi Utara.
Kegiatan ini diharapkan melahirkan langkah‑langkah nyata dan kolaboratif guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan stunting. Sinergi antar pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, kader Posyandu, dan masyarakat menjadi kunci agar upaya pencegahan dapat berjalan berkelanjutan di tingkat kelurahan.

0 komentar: