PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR (PALI) – Kondisi debit air Sungai Lematang yang terus meningkat menjadi perhatian serius bagi aparat dan masyarakat di Kecamatan Tanah Abang. Menanggapi tren kenaikan tersebut akibat intensitas hujan yang mulai meninggi, jajaran Polsek Tanah Abang segera melakukan patroli dan monitoring menyeluruh pada Selasa (24/2/2026) sejak pukul 07.30 WIB.
Kegiatan ini dilakukan atas perintah Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., dengan menurunkan Ka SPK Aipda Erian Martodi dan Bripka Reji Diansyah untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Pengawasan difokuskan pada 11 desa yang berpotensi terdampak, karena secara geografis berada di bantaran dan pinggiran aliran Sungai Lematang serta memiliki kerentanan tinggi terhadap luapan air.
Sebelas desa yang menjadi fokus pemantauan meliputi Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan, Modong, serta Desa Lunas Jaya yang berada di bantaran Sungai Perayun (anak sungai Lematang). Seluruh titik ini kini berada dalam pengawasan berlapis untuk mencegah keterlambatan tanggapan jika situasi memburuk.
Hasil pemantauan menunjukkan debit air mengalami kenaikan pada pagi hari, meskipun hingga patroli selesai sekitar pukul 08.40 WIB belum ditemukan desa yang terdampak banjir. Meskipun sebagian besar pemukiman warga berupa rumah panggung yang berfungsi sebagai mitigasi alami, risiko tetap ada jika curah hujan terus meningkat secara signifikan.
AKP Arzuan menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif berbasis deteksi dini dan pemetaan risiko: "Kami tidak menunggu banjir datang baru bergerak. Peningkatan debit air adalah sinyal awal yang harus disikapi dengan kesiapsiagaan maksimal. Personel kami diperintahkan untuk terus melakukan monitoring dan membangun komunikasi aktif dengan perangkat desa serta masyarakat."
Ia juga menyampaikan arahan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya respons cepat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi: "Kapolres menegaskan bahwa seluruh jajaran harus responsif dan tidak lengah terhadap dinamika cuaca ekstrem. Polri harus hadir sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat, dengan mengedepankan kesiapsiagaan, koordinasi lintas sektor, dan kecepatan distribusi informasi untuk meminimalisir risiko."
Dengan terus meningkatnya debit air Sungai Lematang, Polsek Tanah Abang memastikan pengawasan akan terus diperketat. "Meskipun belum terjadi bencana, kewaspadaan kini menjadi harga mati. Kami mengingatkan semua pihak untuk tetap siaga demi menjaga keselamatan masyarakat di sepanjang bantaran Sungai Lematang," tandas AKP Arzuan.

0 komentar: