PALI – Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, S.H., melakukan kunjungan kerja langsung ke RSUD H. Anwar Mahakil pada hari Sabtu (17/01/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan dan kasus kepesertaan BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan bagi sebagian warga.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten PALI untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan dapat diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati didampingi oleh Asisten III Administrasi Umum Setda PALI Haryono, S.H., M.H., perwakilan Inspektorat PALI Muhammad Anthoni, S.H., M.H., Direktur RSUD H. Anwar Mahakil dr. Rina Dewi, Sp.PD, serta perwakilan OPD terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Dalam pertemuan dengan jajaran direksi dan manajemen RSUD H. Anwar Mahakil, Iwan Tuaji menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat, responsif, dan bersifat humanis. Ia menekankan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terhambat oleh permasalahan administratif.
“Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi dengan baik. Rumah sakit harus hadir untuk memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan tidak membuat masyarakat merasa bingung atau bahkan khawatir terhadap proses pelayanan,” tegas Iwan Tuaji.
Direktur RSUD H. Anwar Mahakil dr. Rina Dewi menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan langkah-langkah korektif terkait permasalahan nonaktifnya kepesertaan BPJS, antara lain dengan mempercepat proses verifikasi data pasien dan bekerja sama dengan Kantor Cabang BPJS Kesehatan wilayah PALI. Menurutnya, hingga saat ini lebih dari 80% kasus penonaktifan telah berhasil diaktivasi kembali.
Wakil Bupati juga melakukan tinjauan langsung ke area ruang rawat inap kelas I, II, dan III, serta Unit Gawat Darurat (UGD). Ia memastikan bahwa proses aktivasi ulang serta pengelolaan layanan BPJS Kesehatan telah berjalan sesuai ketentuan, baik untuk pasien terapi maupun pasien penyakit umum. Saat tinjauan, ia juga berbincang langsung dengan beberapa pasien untuk mendengar tanggapan mereka terkait pelayanan yang diterima.
Kepada awak media yang hadir, Iwan Tuaji mengimbau seluruh masyarakat PALI agar tidak ragu untuk berobat ke puskesmas maupun RSUD H. Anwar Mahakil, sekaligus menyampaikan peringatan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
“Pemerintah daerah telah siap dan bertanggung jawab penuh terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh berita yang tidak benar terkait status layanan BPJS. Kami pastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan lancar, dan bagi yang mengalami kendala dapat menghubungi call center Dinas Kesehatan PALI atau datang langsung ke kantor terkait untuk mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, S.T., sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah, selaras dengan visi PALI Menuju Indonesia Emas. Rencana pembangunan rumah sakit tingkat spesialis serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan telah termasuk dalam RPJMD periode 2025-2030.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh permasalahan terkait layanan BPJS dengan secepat mungkin. Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Direktur RSUD H. Anwar Mahakil beserta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras melayani masyarakat. Kami juga akan segera melakukan evaluasi terhadap sistem pendaftaran dan verifikasi kepesertaan BPJS agar tidak terjadi masalah serupa di masa depan,” katanya.
Setelah mengakhiri kunjungan di RSUD, Wakil Bupati melanjutkan perjalanan ke Puskesmas Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, untuk melihat kondisi pelayanan dan berdialog dengan masyarakat serta tenaga kesehatan. Ia menyampaikan harapan agar seluruh fasilitas kesehatan lebih aktif menyampaikan informasi melalui kanal resmi pemerintah.
“Transparansi dalam penyampaian informasi menjadi kunci utama agar masyarakat merasa tenang dan dapat mempercayai layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah. Selain itu, kami juga akan mendorong peningkatan kualitas pelayanan di puskesmas agar menjadi pilihan utama masyarakat untuk pemeriksaan rutin dan penanganan penyakit ringan,” pungkasnya.

0 komentar: