PALI, Sabtu (27/1/2026) – Kepolisian Sektor (Polsek) Penukal Abab, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menunjukkan kesiapan siagaan yang tinggi dalam menghadapi potensi bencana banjir dengan melaksanakan monitoring intensif terhadap debit dan kedalaman air di Sungai Sebagut, Sungai Penukal, dan Sungai Abab pada pagi hari ini. Kegiatan yang dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan Kapolres PALI untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peningkatan intensitas curah hujan beberapa hari terakhir.
Dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., bersama jajarannya, monitoring menyasar seluruh desa di bantaran sungai yang berpotensi terdampak. Ini meliputi empat desa di sekitar Sungai Sebagut (Desa Purun, Desa Babat, Desa Gunung Raja, Desa Mangku Negara), tiga desa di bantaran Sungai Penukal (Desa Raja Jaya, Desa Air Itam, Desa Air Itam Timur), serta dua desa di Sungai Abab (Desa Tanjung Kurung, Desa Karang Agung).
“Meskipun hasil monitoring saat ini menunjukkan kondisi debit air masih dalam batas normal dan belum ada dampak banjir, kami tetap menjaga kesiapsiagaan maksimal. Personel kami siap merespons setiap perkembangan dengan cepat apabila terjadi kondisi darurat,” jelas AKP Dedy Kurnia.
Kapolsek juga menyampaikan pesan arahan dari Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan pentingnya koordinasi erat dengan instansi terkait dan pelaporan yang cepat terhadap setiap perubahan situasi. “Bapak Kapolres mengingatkan agar seluruh jajaran tidak hanya melakukan monitoring sesekali, tetapi secara berkelanjutan. Kami juga telah siap dengan langkah-langkah penanggulangan yang akan dilakukan segera jika ada tanda-tanda potensi bahaya,” ungkapnya.
Kegiatan monitoring yang selesai pada pukul 08.10 WIB berlangsung aman dan kondusif, dengan hasil bahwa hingga saat ini belum ditemukan wilayah maupun fasilitas pendidikan yang terdampak. Namun, pihak kepolisian tidak mengendurkan kewaspadaan dan terus memastikan seluruh personel siap bergerak kapan saja.
Polsek Penukal Abab juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap waspada, memantau kondisi lingkungan sekitar, dan segera melaporkan setiap peningkatan debit air yang membahayakan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan intensif dan siap memberikan bantuan guna menjaga keselamatan dan keamanan seluruh masyarakat di wilayah hukum Polsek Penukal Abab,” pungkas AKP Dedy Kurnia dengan penuh tekad.

0 komentar: