Rabu, 12 November 2025

Sinergi PALI dan Dandim 0404 Pacu Kemandirian Pangan Desa Lewat Bimtek

PALI - Komitmen untuk mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa dipertegas oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui sinergi bersama Dandim 0404 Muara Enim. Wujud kerjasama ini adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan yang berlangsung di Gedung Pesos, Rabu (12/11/2025). Puluhan kepala desa beserta perangkat desa dari seluruh penjuru PALI turut serta dalam kegiatan ini.

 

Inisiatif ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur TNI dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa, khususnya dalam pengelolaan program-program ketahanan pangan. Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai strategi penguatan ketahanan pangan, tata kelola anggaran desa yang efektif, serta pentingnya membangun sinergitas antar lembaga di tingkat desa.

 

Dandim 0404 Muara Enim menyampaikan bahwa Bimtek Ketahanan Pangan ini merupakan langkah strategis untuk mempererat kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mewujudkan kemandirian pangan di seluruh wilayah PALI.

"Tujuan kami adalah agar setiap desa memiliki kemampuan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh warganya. Ketahanan pangan bukan hanya sekadar program, melainkan fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat," ungkap Dandim.

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, SH, yang hadir sekaligus membuka acara, mengapresiasi inisiatif yang digagas oleh Dandim 0404 Muara Enim dalam mendukung program ketahanan pangan di PALI. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.

"Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen penuh dalam mendukung program kemandirian pangan desa. Kami berharap Bimtek ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta, sehingga mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di desa masing-masing," tutur Iwan Tuaji.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan Tuaji juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan secara optimal dan transparan. Beliau menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, serta memastikan bahwa program ketahanan pangan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten PALI menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi program ketahanan pangan di setiap desa. Beliau berharap seluruh desa dapat memanfaatkan dana desa secara efektif dan efisien, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Para peserta Bimtek menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berharap dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan di desa masing-masing, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

0 komentar: