Jumat, 01 Mei 2026

Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini, Sat Lantas PALI Sambut Hangat Kunjungan TK Aisyiyah

PALI –RT- Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali membuka pintu selebar-lebarnya bagi dunia pendidikan. Kali ini, jajaran Sat Lantas menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Kegiatan yang bertujuan menanamkan kedisiplinan dan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini ini berlangsung di Mako Sat Lantas Polres PALI, pada Kamis (30/01/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

Kunjungan yang penuh keceriaan ini dipandu langsung oleh personel Sat Lantas, di antaranya AIPDA Yusuf selaku Ps. Kanit Kamsel, didampingi oleh BRIPTU Supentri dan BRIPDA Dimas. Para pendidik dan anak-anak disambut dengan sangat ramah, kemudian diajak untuk mengenal lebih dekat dunia kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.

Mengenal Tugas Polisi dan Rambu Jalan

Dalam sesi pembelajaran, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai hal menarik. Mulai dari tugas pokok polisi lalu lintas, fungsi rambu-rambu jalan, arti warna lampu lalu lintas, hingga pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan raya. Penyampaian materi dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

Kasat Lantas Polres PALI, IPTU Selda Audina, S.Tr., MH, yang mewakili Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian komitmen Polri dalam membangun karakter bangsa sejak dini.

“Kami menyambut baik kunjungan dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal ini. Kegiatan semacam ini menjadi sarana edukasi yang sangat efektif bagi anak-anak untuk mengenal tugas polisi serta memahami pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia sangat muda,” ujar IPTU Selda Audina.

Menanamkan Kesadaran Lewat Pendekatan Menyenangkan

Lebih lanjut, Kasat Lantas menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dasar mengenai keselamatan berkendara dan menumbuhkan rasa disiplin.

“Melalui pendekatan yang menyenangkan, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah hal yang sangat vital, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Diharapkan bekal ilmu ini bisa mereka bawa hingga dewasa nanti,” tambahnya.

Tidak hanya berisi pemberian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi praktik dan pengenalan alat. Anak-anak diajak melihat langsung berbagai perlengkapan polisi, mencoba memegang alat bantu tugas, hingga sesi foto bersama yang sangat dinanti oleh para peserta didik.

Wujud Polisi Sahabat Anak

Kegiatan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh siswa dan guru pendamping. Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata pendekatan humanis yang dilakukan oleh Polri, khususnya Polres PALI, melalui program Polisi Sahabat Anak.

Sat Lantas Polres PALI berharap, kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu mendukung terciptanya generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan tertib berlalu lintas di masa depan.

Laporan pelaksanaan kegiatan ini pun telah disampaikan dan ditembuskan kepada Wakapolres PALI, Kabag Ops, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres PALI sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas.

Senin, 19 Januari 2026

Dugaan Operator Fiktif dan Penyelewengan Dana BOS di SDN 68 Palembang, Aroma Pemufakatan Jahat Menguat

Palembang || Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Anti korupsi Indonesia Sumatera Selatan( LAKI SUMSEL) mendapati hasil investigasi adanya dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SD Negeri 68 Kota Palembang. Modus yang terungkap mengarah pada penunjukan operator sekolah fiktif melalui rekayasa administratif yang diduga berlangsung sejak April 2023 hingga Oktober 2025.

Ketua Umum LAKI SUMSEL Gion Prahoga, SH menjelaskan, Kekosongan jabatan operator sekolah terjadi setelah pejabat sebelumnya mengundurkan diri karena diangkat sebagai PNS di sekolah lain.
"Tugas operator kemudian diambil alih oleh seorang guru PNS yang juga menjabat Wakil Kepala Sekolah, berinisial H.K. Namun karena guru PNS tidak diperkenankan merangkap jabatan operator, diduga dilakukan akal-akalan administrasi dengan mencantumkan nama pihak lain." Ungkap Gion Prahoga, SH.

Lanjutnya, Nama yang didaftarkan sebagai operator sekolah adalah A.S, yang diketahui merupakan istri dari H.K. Padahal, secara faktual A.S masih aktif bekerja sebagai tenaga lapangan pada sebuah badan usaha energi negara di wilayah Plaju, sehingga tidak pernah hadir dan tidak pernah menjalankan tugas sebagai operator sekolah.
"Meski tidak bekerja, A.S tetap menerima honorarium Dana BOS selama lebih dari dua tahun. Bahkan setelah yang bersangkutan memperoleh SK sebagai P3K Penuh Waktu Kota Palembang, kehadiran dan kinerja di sekolah tetap dinilai minim."

Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Anti korupsi Indonesia Sumatera Selatan( LAKI SUMSEL) menanggapi lebih serius terkait pengendalian absensi operator sekolah diduga kuat dikendalikan langsung oleh H.K, sehingga membuka ruang manipulasi kehadiran, mulai dari pencatatan hadir meski tidak masuk, hingga kehadiran penuh pada hari Jumat dan Sabtu tanpa kehadiran fisik. Fakta ini diketahui oleh Kepala Sekolah dan sejumlah guru, namun dibiarkan tanpa koreksi maupun pelaporan.

Rangkaian peristiwa tersebut menguatkan dugaan adanya kejahatan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), serta pemufakatan jahat antara Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SDN 68 Palembang.
Secara hukum, perbuatan tersebut berpotensi melanggar:
Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, terkait penyalahgunaan kewenangan dan perbuatan memperkaya diri yang merugikan keuangan negara;
Pasal 263 KUHP, terkait dugaan pemalsuan dokumen dan administrasi kehadiran;
Pasal 421 KUHP, terkait penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat;
PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, terkait larangan penyalahgunaan jabatan;

Permendikbud tentang Pengelolaan Dana BOS, terkait kewajiban penggunaan dana secara akuntabel dan berbasis kinerja nyata.
Kasus ini mendesak Dinas Pendidikan Kota Palembang, Inspektorat, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif, memeriksa aliran Dana BOS, serta menindak tegas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

DS 

Selasa, 02 Desember 2025

Atasi Narkoba, Wabup Netta : Sekolah Benteng Pertahanan Pertama

Pangkalan Balai -  Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba, terutama di lingkungan sekolah. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (PG4N) yang digelar di SMK PGRI Pangkalan Balai, Senin (1/12). 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin menegaskan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan narkoba sejak dini. Menurutnya, sekolah merupakan benteng pertahanan pertama dalam membentuk karakter generasi muda yang gemilang.

“Pelajar adalah aset masa depan Banyuasin dan Indonesia. Karena itu, kita harus memastikan mereka terbebas dari ancaman narkoba. Saya mengajak seluruh guru dan siswa untuk bersama-sama menjaga diri, menjaga sekolah, dan menjaga lingkungan dari pengaruh buruk narkoba,” ujar Netta Indian. 

Ia menambahkan bahwa peredaran narkoba kini tidak lagi terbatas di kota besar, tetapi sudah merambah hingga pelosok desa. Modus peredarannya pun semakin berkembang, termasuk melalui media sosial dan pergaulan sehari-hari. Oleh sebab itu, kewaspadaan dan literasi mengenai bahaya narkoba harus diberikan sedini mungkin kepada seluruh peserta didik.

Penutup, Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen sekolah dimulai dari guru hingga murid untuk dapat menjadi motor penggerak dalam upaya pemberantasan narkoba, peran penting mereka sangat dibutuhkan. 

“Setiap guru harus menjadi penggerak anti narkoba, setiap siswa menjadi duta anti narkoba, dan setiap sekolah harus menjadi wilayah bebas narkoba. Ini merupakan gerakan bersama untuk mewujudkan Banyuasin bersih narkoba,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Banyuasin berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa menjaga generasi muda dari ancaman narkoba adalah tanggung jawab bersama. 

Turut hadir Plt. Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Banyuasin, Aminnudin, S.Pd., S.IP., M.M., Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos., M.Si., Danramil Pangkalan Balai, Kapten Inf. Erwin Suhaimi., Narasumber, Febry Muryanto., Kepala Sekolah SMKS PGRI Pangkalan Balai, Faisal, S.E., para guru dan para peserta yang turut hadir

Sabtu, 29 November 2025

SDN 35 Talang Ubi Gelar Rapat RKAS BOS 2026, Fokus pada Pengelolaan Transparan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

TALANG UBI, 29 nov 2026 – SDN 35 Talang Ubi telah menggelar rapat Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) untuk pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2026 di ruang kelas utama sekolah. Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait ini bertujuan merinci setiap aspek penggunaan dana agar terpakai secara optimal untuk kepentingan operasional dan peningkatan kualitas pendidikan.

Rapat yang berjalan interaktif dan partisipatif dihadiri oleh Kepala Desa Talang Akar Bapak Sunarto, Ketua Komite Sekolah Bapak Heru Martin beserta seluruh anggota kepengurusan, semua guru SDN 35 Talang Ubi, dan staf tata usaha. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan pengelolaan dana BOS berjalan dengan transparan dan berdaya guna.

Dalam sambutannya, PLT Kepala Sekolah SDN 35 Talang Ubi Irma Maya Astrika S.pd, menekankan pentingnya perencanaan dini. "Rapat ini dilaksanakan lebih awal untuk membahas rencana kerja pengelolaan dana BOS 2026 yang harus dirincikan dengan matang," ujarnya. Menurutnya, setiap tahapan pelaksanaan dan alokasi anggaran harus diatur dengan cermat agar tidak terjadi kesalahan atau pemborosan.

Kepala Desa Talang Akar Bapak Sunarto menyampaikan terima kasih atas undangannya sebagai perwakilan pemerintahan desa. "Harapannya adalah pengelolaan dana BOS kedepan akan lebih baik lagi dan benar-benar terpakai sesuai dengan kebutuhan operasional sekolah, serta bermanfaat untuk kesejahteraan murid dan guru," ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Komite Sekolah Bapak Heru Martin mengusulkan beberapa program konkret untuk meningkatkan performa sekolah tahun depan. Di antaranya adalah kenaikan gaji untuk tenaga honorer sebagai bentuk apresiasi, anggaran untuk lomba-lomba peningkatan motivasi belajar, kunjungan baca ke Dinas Perpustakaan Daerah, dan peningkatan porsi pembelajaran praktikum untuk merangsang kreatifitas anak.

Anggota komite lain juga memberikan masukan berharga, yaitu mengusulkan pengadaan laptop bagi anak-anak melalui permohonan ke pemerintah daerah. Usulan ini bertujuan agar murid lebih melek teknologi dan dapat mengikuti perkembangan zaman dalam pembelajaran.

Semua usulan dan masukan yang diajukan selama rapat dicatat secara rinci oleh panitia dan akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pali untuk ditindak lanjuti dan dipertimbangkan dalam proses penentuan anggaran akhir dana BOS tahun 2026.

Kamis, 30 Oktober 2025

PALI dan STIS Bersinergi Membangun SDM Unggul Berbasis Data

Jakarta, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Statistika STIS untuk menciptakan tenaga ahli statistika yang kompeten dan berintegritas. Kerja sama ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dan mewujudkan pemerintahan cerdas berbasis data.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dan serah terima mahasiswa jalur pembibitan tahun akademik 2025/2026 berlangsung di Auditorium Politeknik Statistika STIS, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Bupati PALI Asgianto, S.T. dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala BKPSDM Kabupaten PALI, H. Imansyah, S.E., M.M., didampingi Kabid PPKAP, M. Aditya Septi ananda, S.H., M.M..

Dalam sambutan yang dibacakan oleh H. Imansyah, Bupati Asgianto menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten PALI dalam menciptakan pemerintahan yang adaptif, cerdas, dan berbasis data. "Kerja sama ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten PALI dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, serta memiliki kemampuan analisis data yang kuat untuk mendukung pembangunan daerah," ujar H. Imansyah saat membacakan sambutan Bupati Asgianto.

Bupati Asgianto juga menyoroti pentingnya pengelolaan data statistik daerah yang akurat dan terintegrasi untuk memperkuat perencanaan pembangunan. Ia menilai, STIS memiliki reputasi kuat dalam menghasilkan tenaga profesional yang mampu mengelola data secara ilmiah dan aplikatif di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten PALI juga memberikan ucapan selamat kepada tiga putra-putri terbaik daerah yang berhasil diterima sebagai mahasiswa STIS tahun akademik 2025/2026, yakni Syauqi Riffan Bazillah, Elsi, dan Manha Sanika Zarin. Ketiganya diharapkan dapat menjadi duta pendidikan yang membawa nama baik Kabupaten PALI di tingkat nasional.

"Kami bangga atas prestasi para putra-putri daerah yang berhasil menembus seleksi STIS. Mereka adalah harapan masa depan PALI untuk menjadi pionir pembangunan berbasis data dan teknologi," tutur H. Imansyah mewakili Bupati.

Dengan adanya kerja sama ini, PALI berharap dapat menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mengelola data secara ilmiah dan aplikatif di lapangan. Selain itu, mahasiswa STIS juga dapat melakukan praktik langsung di lapangan dan berkontribusi dalam proses perumusan kebijakan.

"Pemerintah Kabupaten PALI meyakini bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Karena itu, investasi terbesar yang harus kita lakukan adalah membangun manusia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," pungkas Bupati Asgianto dalam sambutannya.

Selasa, 28 Oktober 2025

Siswa SDN 35 Talang Ubi Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan Semangat dan Khidmat

Siswa-siswi SDN 35 Talang Ubi melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di sekolah mereka. Upacara ini merupakan momen penting untuk mengenang sejarah perjuangan pemuda Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan bangsa. Dengan semangat dan khidmat, siswa-siswi mengikuti prosesi upacara yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Irma Suryani.

Kepala Sekolah, Irma Suryani, mengatakan bahwa Sumpah Pemuda adalah tonggak awal persatuan pemuda seluruh daerah untuk bersatu dalam satu bangsa, satu bahasa, dan bertanah air satu Indonesia. "Kita sebagai penerus bangsa harus meneladani semangat persatuan ini untuk kemajuan bangsa ke depannya," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya mengenang sejarah dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda.

Irma Suryani juga menekankan pentingnya meneladani semangat persatuan dan kesatuan yang dicetuskan oleh para pemuda pada tahun 1928. "Kita harus memiliki semangat yang sama untuk memajukan bangsa dan negara kita," tambahnya. Ia berharap agar siswa-siswi dapat mengambil pelajaran dari sejarah dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di SDN 35 Talang Ubi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Siswa-siswi mengikuti upacara dengan tertib dan antusias, menunjukkan kesadaran dan kecintaan mereka terhadap sejarah dan budaya bangsa. Mereka juga menampilkan berbagai penampilan yang menggambarkan semangat pemuda dan kesatuan bangsa.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan siswa terhadap sejarah dan budaya bangsa,dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda, SDN 35 Talang Ubi berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan siswa terhadap sejarah dan budaya bangsa. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangkitkan semangat pemuda untuk menjadi agen perubahan bagi kemajuan bangsa. Dengan demikian, diharapkan siswa-siswi dapat menjadi generasi yang berkarakter dan berprestasi.