PALI — Di sudut sederhana Dusun VI, Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, harapan dan doa kini menyelimuti langkah seorang pemuda bernama Aska Sutar Syahbani. Pemuda ini tengah berjuang sekuat tenaga melawan penyakit tumor yang tumbuh di bagian kepala, sebuah cobaan berat yang seakan tak pernah lelah menguji ketabahan dirinya dan keluarga. Namun di tengah keterbatasan dan kesedihan itu, secercah cahaya harapan hadir — lewat kepedulian tulus yang menyentuh hati.
Hari itu, Jumat (15/8/2026), kediaman Aska dikunjungi langsung oleh Hj. Dwi Septaria Asgianto, S.E., Ketua TP PKK Kabupaten PALI sosok yang juga dikenal sebagai istri Bupati PALI. Dengan penuh kelembutan dan kasih sayang layaknya seorang ibu kepada anaknya sendiri, beliau datang menyambangi Aska, melihat kondisinya secara dekat, menggenggam tangannya, dan menyampaikan bahwa Aska tidak berjuang sendirian.
Kehadiran beliau tidak seorang diri melainkan bersama jajaran: Baznas Kabupaten PALI, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RSUD Talang Ubi, serta pengurus TP PKK Kecamatan Talang Ubi. Semua hadir bukan sekadar untuk berkunjung, melainkan untuk membawa dukungan moril, perhatian, dan solusi nyata agar beban berat yang dipikul keluarga dapat sedikit terangkat.
Dalam kehangatan pertemuan itu, Hj. Dwi Septaria Asgianto menyampaikan pesan yang begitu menyentuh hati:
“Melihat kondisi Aska hari ini, hati saya terasa terketuk begitu dalam. Sebagai bagian dari keluarga besar Kabupaten PALI, saya tidak bisa hanya diam melihat warga yang sedang sakit dan kesulitan. Kami hadir di sini untuk memeluk kalian dengan perhatian, memastikan Aska mendapatkan pengobatan yang layak, dan memberi semangat bahwa kalian tidak berjalan sendirian. Semoga Aska diberi kekuatan, keluarga tetap tabah, dan seluruh proses pengobatan berjalan lancar hingga sembuh total.”
Langkah nyata pun segera disusun dan dipastikan berjalan terencana. Aska dijadwalkan berangkat pada Selasa dini hari, 18 Agustus 2026, menuju Rumah Sakit Umum Pusat dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, diantar menggunakan ambulans PSC 119 milik Dinas Kesehatan Kabupaten PALI dan didampingi tenaga medis yang siap mendampingi sepanjang perjalanan. Setibanya di sana, Aska akan segera menjalani pemeriksaan mendalam dan penanganan medis langsung oleh dokter spesialis bedah saraf, dr. Agung Muda Patih, Sp.BS.
Bahkan sebelumnya, RSUD Talang Ubi telah bergerak cepat membantu proses pendaftaran Aska ke RSMH agar begitu tiba, pelayanan medis dapat segera diterima tanpa hambatan. Lebih dari itu, Hj. Dwi Septaria Asgianto juga telah memikirkan segala kemungkinan: jika pengobatan belum selesai dalam satu hari, Aska dan keluarga dapat tinggal sementara di Rumah Singgah Kabupaten PALI yang letaknya tepat di seberang RSMH Palembang gratis dan nyaman, sehingga keluarga tidak perlu lagi bingung memikirkan biaya maupun tempat tinggal selama menjalani pengobatan jauh dari rumah.
“Rumah singgah itu kami sediakan khusus agar warga PALI yang sedang berobat di Palembang tidak menanggung beban tambahan. Biarlah mereka fokus sepenuhnya pada kesembuhan, tanpa cemas tempat istirahat,” tambah beliau dengan penuh keibuan.
Kisah pendampingan terhadap Aska ini menjadi bukti nyata: bahwa kepedulian tidak hanya berupa kata-kata, tetapi hadir dalam bentuk kehadiran, tindakan, dan dukungan menyeluruh. Sinergi penuh kasih antara TP PKK Kabupaten PALI, Baznas, Dinkes, Dinsos, RSUD Talang Ubi, hingga TP PKK Kecamatan Talang Ubi semuanya bersatu hati demi satu tujuan: membantu Aska kembali sehat dan tersenyum kembali.
Kini, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat PALI terus mengalir untuk Aska semoga perjalanan menuju kesembuhan dilancarkan, tangan-tangan kasih senantiasa menyertai, dan kekuatan Tuhan menyertai setiap langkah pengobatan yang dijalani.

0 komentar: