PALEMBANG — Dalam upaya bersama mengatasi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi perhatian serius di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan peralatan penanggulangan bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah, Senin (31/08/2026).
Penyerahan bantuan peralatan tersebut berlangsung dalam rangkaian rapat koordinasi penanggulangan karhutla di Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, serta jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah daerah terkait.
Bupati PALI hadir langsung menerima bantuan tersebut, didampingi Dandim 0404/Muara Enim, Kapolres PALI, serta Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten PALI. Bantuan peralatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan serta kemampuan Pemerintah Kabupaten PALI bersama seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung.
Bupati PALI menyambut baik dan mengapresiasi perhatian serta dukungan yang diberikan Pemerintah Pusat di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Mari kita sama-sama menjaga Kabupaten PALI dari kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengakibatkan kerusakan alam. Alam jaga kita, kita jaga alam,” pesan Bupati PALI.
Menurut beliau, penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat saja, melainkan membutuhkan peran serta dan kesadaran aktif dari seluruh masyarakat. Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan menjadi langkah paling penting dalam mencegah terjadinya karhutla sejak dini.
Dengan adanya dukungan peralatan dari BNPB serta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat luas, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten PALI pada tahun 2026 dapat berjalan semakin optimal, cepat, dan tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten PALI juga kembali mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

0 komentar: