PALI – Menunjukkan kesigapan tinggi dalam menghadapi potensi risiko banjir, jajaran Polsek Tanah Abang gencar melakukan patroli dan pemantauan intensif terhadap kondisi debit air Sungai Lematang, Senin (23/2/2026) pagi. Upaya ini menjadi bukti komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Bertindak cepat sesuai perintah Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., kegiatan pemantauan telah digelar mulai pukul 08.00 WIB. Personel Bhabinkamtibmas Aipda Beny Arshal ditempatkan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap tinggi muka air sungai serta mengawasi kondisi desa-desa yang berpotensi terkena luapan air.
Dengan fokus yang jelas, kesigapan tersebut diarahkan kepada 11 desa yang berada di sepanjang bantaran Sungai Lematang, yaitu Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan, Modong. Selain itu, Desa Lunas Jaya yang berada di bantaran Sungai Perayun (anak sungai Lematang) juga menjadi bagian dari area pengawasan intensif.
Hasil pantauan yang dilakukan menunjukkan bahwa debit air Sungai Lematang mengalami peningkatan pada pagi hari ini. Namun berkat kesigapan yang terjalin, hingga pukul 09.00 WIB kondisi tetap terkendali dan belum terdapat desa yang terdampak banjir. Sebagian besar permukiman warga di bantaran sungai merupakan rumah panggung yang memiliki konstruksi adaptif terhadap kenaikan air, meskipun demikian pihak kepolisian tidak mengendurkan kewaspadaan.
AKP Arzuan, S.H menegaskan bahwa kesigapan Polsek Tanah Abang tidak hanya terbatas pada pemantauan semata, melainkan juga terus melakukan berbagai langkah preventif untuk meminimalisir risiko apabila debit air kembali naik secara signifikan.
“Kami telah melakukan langkah deteksi dini melalui monitoring intensif. Meskipun terjadi peningkatan debit air, situasi masih terkendali dan tidak ada desa yang terdampak. Tim kami tetap dalam kondisi siaga penuh dan akan segera melaporkan setiap perkembangan kepada pimpinan secara berjenjang,” jelas AKP Arzuan dengan tegas.
Selain itu, Kapolsek juga menyampaikan arahan dari Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang semakin memperkuat kesigapan pihak kepolisian dalam menangani dinamika cuaca ekstrem.
“Atas arahan Bapak Kapolres, seluruh jajaran Polsek Tanah Abang diminta untuk tetap responsif terhadap setiap perkembangan situasi hidrometeorologi. Beliau menekankan bahwa langkah preventif, patroli dialogis, serta koordinasi erat dengan pemerintah desa harus terus ditingkatkan, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kita,” ujar AKP Arzuan menyampaikan pesan tersebut.
Sebagai bagian dari upaya sinergis, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Lematang untuk tetap waspada, terutama dengan meningkatnya intensitas hujan beberapa hari terakhir. Warga diminta untuk segera melaporkan setiap tanda kenaikan debit air yang signifikan kepada aparat desa atau pos kepolisian terdekat.
“Dengan kesigapan yang terjaga dan monitoring yang berkelanjutan, kami memastikan bahwa stabilitas keamanan serta keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanah Abang tetap menjadi fokus utama dalam menghadapi potensi bencana banjir,” pungkas AKP Arzuan.

0 komentar: