PALI – Di tengah suasana bulan puasa, jajaran Polsek Talang Ubi tetap menunjukkan komitmen tinggi dengan melaksanakan pemantauan intensif terhadap debit dan kedalaman air Sungai Abab di kawasan Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (23/2/2026) pagi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya intensitas curah hujan beberapa hari terakhir.
Kegiatan siaga yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dipimpin langsung oleh personel Polsek Talang Ubi sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan luapan aliran Sungai Abab yang melintasi wilayah tersebut. Meskipun menjalankan ibadah puasa, personel tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Personel yang diterjunkan dalam pengecekan lapangan yakni Ba SPK Polsek Talang Ubi Bripda Rizky Alparezi dan Ba Unit Intelkam Polsek Talang Ubi Briptu Akhmad Syaputra. Mereka melakukan pemantauan langsung dengan mengamati ketinggian permukaan air serta kondisi bantaran sungai secara seksama.
Dari hasil pemantauan sementara, belum terdapat desa maupun kelurahan yang terdampak banjir. Meski demikian, volume air Sungai Abab terpantau mulai mengalami kenaikan secara bertahap seiring dengan meningkatnya intensitas hujan. Kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa meskipun dalam bulan puasa, pihaknya tidak mengurangi kewaspadaan dan terus melakukan pemantauan berkala sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga keselamatan masyarakat.
“Atas arahan Bapak Kapolres PALI, kami diperintahkan untuk tetap proaktif melakukan langkah-langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir akibat kenaikan volume air Sungai Abab. Meskipun sedang berpuasa, tugas kami untuk melindungi masyarakat tidak pernah berhenti,” ujar AKP Ardiansyah.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil pantauan terakhir, volume air sungai masih berada dalam batas normal dan belum menunjukkan tanda-tanda kritis. Namun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat dinamika cuaca yang tidak menentu.
Sementara itu, Kapolres PALI Yunar Hotma Parulian Sirait, melalui Kapolsek Talang Ubi menegaskan bahwa jajaran Polres PALI tidak akan lengah dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, bahkan di tengah bulan puasa.
“Polri hadir sebagai garda terdepan dalam perlindungan dan pelayanan masyarakat, kapan pun dan di mana pun. Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus memonitor perkembangan volume air sungai, membangun komunikasi aktif dengan perangkat desa, serta segera melaporkan setiap peningkatan signifikan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko bencana, terutama di bulan puasa yang perlu dijaga kenyamanan dan keselamatan warga.
Polsek Talang Ubi memastikan akan terus melakukan pemantauan situasi terkini volume dan kedalaman air Sungai Abab di wilayah Kecamatan Talang Ubi, serta siap mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan volume yang mengarah pada kondisi darurat – bahkan sambil menjalankan ibadah puasa.
Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang bermukim di bantaran sungai, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat tanda-tanda kenaikan air yang signifikan.
“Di bulan puasa ini, dengan monitoring yang terstruktur dan responsif, diharapkan potensi risiko banjir dapat diantisipasi sejak dini demi menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan seluruh warga Kabupaten PALI,” pungkasnya.

0 komentar: