Sabtu, 10 Januari 2026

Waspada Banjir! Debit Sungai Lematang Melonjak – Dua Desa di Tanah Abang Terdampak, Polisi Siagakan Posko

PALI – Serangkaian hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Lematang melonjak tajam, sehingga mulai menggenangi wilayah bantaran di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Mengantisipasi kondisi ini, Polsek Tanah Abang segera turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi dan mengambil langkah mitigasi.

Patroli serta monitoring intensif dilakukan pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama PS Ka. SPK “A” Aipda Erian Martodi dan anggota penjagaan Bripka Pirzan. Tujuan utama adalah memastikan kondisi riil warga dan mencegah dampak buruk akibat luapan air sungai.

“Dari 11 desa yang berada di sepanjang Sungai Lematang dan anak sungainya Sungai Perayun, saat ini terdapat dua desa yang mulai terdampak, yaitu Desa Curup dan Desa Sukaraja,” ungkap AKP Arzuan. Di Desa Curup, ketinggian air mencapai antara 50 hingga 70 sentimeter, sedangkan di Desa Sukaraja sekitar 10 hingga 15 sentimeter. “Penyebab utamanya adalah curah hujan tinggi baik di sekitar lokasi maupun debit yang datang dari daerah hulu,” tambahnya.

Meski demikian, kabar baiknya hingga saat ini belum ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang meluas. Sebagian besar rumah warga di kedua desa tersebut merupakan rumah panggung, sehingga air belum masuk ke dalam hunian.

AKP Arzuan juga menyampaikan pesan dari Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan polisi di tengah masyarakat. “Bapak Kapolres mengingatkan agar seluruh jajaran meningkatkan vigilansi, memastikan keselamatan warga, dan bekerja sama erat dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam menghadapi potensi banjir yang lebih besar,” jelasnya.

Mengingat wilayah PALI masih berada di musim hujan dengan intensitas curah hujan cukup tinggi, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air lebih lanjut.

Sebagai langkah antisipasi proaktif, Polsek Tanah Abang telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, pihak kecamatan, dan BPBD Kabupaten PALI untuk menyiapkan posko banjir jika kondisi semakin memburuk. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk memastikan kesiapan bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan setiap saat dan melaporkan perkembangan terbaru. Polsek Tanah Abang siap sedia hadir dan membantu masyarakat dalam menghadapi situasi darurat apapun,” pungkas AKP Arzuan.

0 komentar: