PALI – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir merayakan kedatangan bantuan ratusan Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTAN) yang diberikan secara cuma-cuma oleh Pemerintah Pusat. Bupati PALI Asgianto ST menyatakan harapan agar bantuan ini dapat meningkatkan produksi beras secara signifikan, bahkan menjadikan daerahnya sebagai salah satu "lumbung padi nasional" di masa depan,rabu 24 Desember 2025.
Kedatangan ALSINTAN ini menjadi salah satu dari sejumlah bantuan yang turun dari pusat dalam waktu hanya 10 bulan menjabat Bupati Asgianto,tentunya ini menjadi sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Semua peralatan akan dibagikan kepada Brigade Pangan dan kelompok tani yang ada di seluruh Kabupaten PALI.
"Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan ratusan ALSINTAN ini. Peralatan ini sangat dibutuhkan oleh para petani sawah di Pali," ujar Bupati Asgianto saat diwawancarai awak media.
Beliau juga mengakui peran istri beliau, Dwi Septaria, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi, yang dengan gigih menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi dan Pusat melalui jalur politik. "Kolaborasi kami berdua terbukti sukses mendapatkan bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat PALI, termasuk ini juga dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman," tambahnya.
Untuk memastikan bantuan digunakan dengan baik, Pemerintah Kabupaten PALI meminta bantuan Kepolisian dan Kejaksaan Negeri untuk mengawasi agar tidak ada petani yang menjual ALSINTAN yang diberikan. "Semua alat ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil pertanian, bukan untuk dijual," tegas Bupati.
Selain bantuan ALSINTAN, PALI juga sedang menjalani program nasional Cetak Sawah. Tahun ini, sekitar 200 hektare sawah baru telah selesai dibuka, dengan target tahun depan akan menambah 3000 hektare lagi. "Jika target tercapai, PALI akan menjadi salah satu lumbung padi nasional yang penting, dan ekonomi masyarakat petani akan meningkat secara signifikan," jelas Bupati.
Untuk mengatasi masalah harga panen yang murah akibat tengkulak, Pemerintah Kabupaten akan menetapkan harga eceran tertinggi untuk beras mulai 1 Januari 2026 agar harga di masyarakat tetap stabil. Selain itu, pemkab juga akan membeli hasil padi dari petani yang salah satunya akan digunakan untuk kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di PALI.



0 komentar: