Minggu, 26 April 2026

Hadiri Diskusi Kedaerahan, Empat Anggota DPRD PALI Dapil 6 Serap Aspirasi Masyarakat Tanah Abang

PALI – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan diskusi kedaerahan yang digelar pada Minggu sore, 26 April 2026, di Kecamatan Tanah Abang. Forum yang diinisiasi oleh Forum Pemuda dan Mahasiswa Kecamatan Tanah Abang ini menjadi wadah penting dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan para wakil rakyat.

 

Hadir secara langsung dalam kesempatan tersebut keempat Anggota DPRD Kabupaten PALI dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Tanah Abang, yaitu Muhammad Rizal, Adi Warsito, Sarnubi, dan Afriansyah. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen untuk mendengar langsung keluhan, harapan, dan masukan dari masyarakat yang diwakilinya.

Diskusi berlangsung dinamis, terbuka, dan tanpa sekat. Beragam isu strategis dan persoalan mendesak di wilayah Tanah Abang disampaikan secara rinci oleh masyarakat dan perwakilan pemuda. Sejumlah poin krusial yang menjadi sorotan utama antara lain:

1. Permasalahan Ketenagakerjaan: Tingginya angka pengangguran baik lulusan SMA maupun sarjana, yang dinilai memerlukan sinkronisasi kebijakan dan pembentukan Peraturan Daerah tentang Ketenagakerjaan.

2. Infrastruktur dan Lingkungan: Belum meratanya penerangan jalan, masalah banjir rutin di aliran Sungai Lematang, drainase yang belum optimal, serta belum tersedianya fasilitas TPA dan unit pemadam kebakaran (Damkar) yang memadai.

3. Pelayanan Publik: Keluhan terkait lambannya pelayanan administrasi dan keterbatasan fasilitas kesehatan di RS Pratama Tanah Abang.

4. Isu Lingkungan Hidup: Dugaan pencemaran aliran sungai yang mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat, serta potensi wisata dan ekonomi kreatif yang belum maksimal dikembangkan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Rizal mengapresiasi terselenggaranya forum ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, untuk terus bersinergi dan mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, baik di sektor infrastruktur, sumber daya manusia, maupun ekonomi.

Sementara itu, Adi Warsito menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa pemekaran wilayah dan dapil sebelumnya bertujuan agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan, dan kini masyarakat berharap para legislator dapat benar-benar menjadi corong aspirasi rakyat.

Suasana diskusi semakin akrab saat Sarnubi menanggapi aspirasi dengan gaya komunikatif, bahkan merespons pantun yang dilontarkan peserta forum. Terkait persoalan banjir, ia menyampaikan bahwa solusi relokasi dan pembangunan jalan lingkar menjadi opsi yang dikaji. Ia juga membeberkan bahwa usulan pembangunan pos Damkar dan TPA sebenarnya telah disetujui namun masih terkendala efisiensi anggaran.

“Jangan jenuh mengkritik kami. Kami terbuka dan tidak anti kritik. Justru kritik yang membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan ke depan,” ujar Sarnubi.

Di sisi lain, Afriansyah beserta peserta lainnya juga menyoroti isu pencemaran Sungai Bongen. Mereka menyampaikan keprihatinan mendalam terkait pernyataan yang menyebut air sungai aman dikonsumsi, yang dinilai tidak sesuai dengan fakta dan perjuangan masyarakat sejak lama.

Diskusi berlangsung khidmat hingga sore hari. Acara ditutup dengan pembacaan kesimpulan hasil diskusi, penandatanganan berita acara, serta sesi foto bersama. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dan berkelanjutan demi kemajuan Kecamatan Tanah Abang dan Kabupaten PALI secara keseluruhan.

0 komentar: