Suka Damai, PALI – Pemerintah Desa Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, menggelar Rembuk Stunting yang inovatif di Gedung Kesenian Dusun 2, Rabu (26/11/2025). Acara ini bukan sekadar formalitas program anggaran 2025, melainkan wujud nyata komitmen desa dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Berbeda dari acara seremonial biasa, Rembuk Stunting ini menghadirkan suasana yang lebih interaktif dan partisipatif. Sekitar 40 peserta yang hadir, termasuk warga desa, Kepala Desa Suka Damai Rianto, perwakilan Kecamatan Talang Ubi Tris Marsandi, DPD/DPMD, Babinkamtibmas, kepala dusun, Posyandu, dan TP PKK Desa Suka Damai, diajak untuk berdiskusi secara terbuka mengenai akar permasalahan stunting di desa mereka.
Kades Suka Damai Rianto dalam sambutannya menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah desa, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. "Stunting ini tugas kita bersama. Pertumbuhan dan kemajuan daerah bergantung pada kesehatan anak dan remaja. Kami mengajak seluruh elemen desa Posyandu, TP PKK, serta masyarakat untuk bersinergi mengatasi stunting di Desa Suka Damai," tegasnya.
Acara ini juga menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan pengalaman mereka terkait isu kesehatan anak. Seorang ibu rumah tangga, [Nama Ibu], berbagi pengalamannya dalam menghadapi tantangan pemenuhan gizi anak di tengah keterbatasan ekonomi. "Kami berharap ada program pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu agar bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan memberikan makanan bergizi yang cukup untuk anak-anak kami," ujarnya.
Perwakilan Kecamatan Talang Ubi, Tris Marsandi, menyampaikan dukungan penuh dari Camat Talang Ubi terhadap upaya-upaya pencegahan stunting di Desa Suka Damai. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara desa dan kecamatan dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. "Pak Camat meminta agar perangkat Desa Suka Damai tetap aktif, baik dalam kegiatan rutin, penanganan musibah, maupun urusan lain. Jika ada hal mendesak, silakan langsung hubungi Camat, kapan pun. Kami siap membantu," jelas Tris.
Rembuk Stunting ini menghasilkan sejumlah rekomendasi konkret, antara lain peningkatan kualitas layanan Posyandu, penyediaan makanan tambahan bergizi bagi balita dan ibu hamil, serta program edukasi kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah Desa Suka Damai berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi ini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, Desa Suka Damai optimis dapat menurunkan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Rembuk Stunting ini menjadi bukti bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan di tingkat desa.

0 komentar: