PRABUMULIH – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Peduli Masyarakat (APM) memastikan akan melaksanakan aksi damai di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih pada tanggal 29 April 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes dan tuntutan atas dugaan ketidaktransparanan dalam proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan oleh PT PDSI-PDC bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.
Sebelum melaksanakan aksi, rombongan pengurus APM terlebih dahulu melakukan audiensi resmi dengan pimpinan DPRD Kota Prabumulih pada Kamis (23/4/2026). Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si, di ruang kerjanya.
Sampaikan Aspirasi, Bela Hak Pekerja Lokal
Rombongan APM dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Adi Susanto, S.E, didampingi oleh Ketua DPD Abi Rahmat Rizki, Wakil Ketua Suwarno, serta Sekjen Rendy Barlindo.
Dalam pertemuan tersebut, APM secara resmi menyampaikan maksud dan tujuan mereka, menegaskan bahwa aksi yang akan digelar nanti murni untuk membela hak-hak masyarakat lokal. Mereka menilai bahwa mekanisme penerimaan tenaga kerja saat ini belum berjalan sesuai prinsip keterbukaan dan berpotensi merugikan pencari kerja asli Prabumulih.
"Kami melihat adanya indikasi ketidakadilan dan kurangnya transparansi dalam proses perekrutan. Kami menuntut agar putra-putri daerah mendapatkan kesempatan yang sama dan diperlakukan secara adil," ujar perwakilan APM.
Lebih jauh mereka menegaskan, "Ini bukan sekadar aksi demonstrasi biasa, tapi upaya sungguh-sungguh untuk membongkar sistem yang kami nilai merugikan masyarakat Prabumulih."
DPRD Tanggapi Serius, Siap Panggil Pihak Terkait
Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Ketua DPRD Deni Victoria menyatakan bahwa pihaknya sangat serius menanggapi keluhan tersebut. Dewan legislatif berkomitmen untuk menindaklanjuti dan memastikan proses rekrutmen berjalan bersih dan transparan.
DPRD bahkan telah merencanakan langkah konkret dengan segera memanggil pihak-pihak yang terkait, termasuk manajemen PDSI-PDC dan kepala Disnaker Kota Prabumulih. Pemanggilan ini bertujuan untuk meminta klarifikasi langsung serta membuka data proses rekrutmen yang selama ini dipersoalkan oleh masyarakat.
Aksi Tetap Tertib, Tuntutan Jelas
APM juga menegaskan komitmennya bahwa aksi damai pada 29 April nanti akan tetap berjalan tertib, aman, dan kondusif. Tujuannya bukan untuk menciptakan kericuhan, melainkan untuk mendorong terciptanya sistem ketenagakerjaan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat.
Dengan adanya rencana pemanggilan oleh DPRD, polemik rekrutmen tenaga kerja ini diperkirakan akan segera memasuki babak baru. Hal ini sekaligus menjadi ujian berat bagi komitmen semua pihak dalam menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan di sektor pembangunan daerah.

0 komentar: