TALANG UBI, PALI, 4 FEBRUARI 2026 – Balai Desa Suka Damai menjadi saksi pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan aparatur keamanan, saat Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai menghadiri Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar Rabu (4/2) kemarin. Kegiatan yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat desa ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Hadir dalam musyawarah tersebut Camat Talang Ubi Atmo Maryono, Kepala Desa Suka Damai Rianto Rusli, Ketua BPD Sastra Dinata, Babinsa Serka Febrianto, Bhabinkamtibmas Briptu Ryan Avianto, beserta perangkat desa, anggota BPD, dan Pendamping Desa Dedi Candra. Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya sekadar keberadaan fisik, melainkan bentuk nyata komitmen Polri untuk mengawal jalannya proses musyawarah agar berlangsung dengan aman, transparan, dan penuh akuntabilitas – terutama dalam pengambilan keputusan strategis yang akan berdampak pada kehidupan seluruh masyarakat desa.
Melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa peran Polri dalam acara seperti ini adalah memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai aturan, sekaligus mencegah potensi konflik dan penyimpangan sejak dini.
"Musdessus bukan sekadar acara rutin, melainkan forum penting yang menjadi jantung dari pemerintahan desa. Setiap langkah keputusan yang diambil haruslah terbuka, bertanggung jawab, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas – bukan kelompok tertentu. Kehadiran Bhabinkamtibmas di sini adalah untuk memberikan pendampingan dan pengawasan agar tidak ada celah yang menyebabkan persoalan hukum atau konflik di kemudian hari," tegas Kapolres dalam pesannya.
Menutup kegiatan yang berjalan kondusif tersebut, AKP Ardiansyah mengajak seluruh komponen desa untuk terus menjaga sinergi dan stabilitas lingkungan. "Kami menghimbau semua pihak – mulai dari perangkat desa, BPD, hingga masyarakat umum – untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya. Ingatlah, stabilitas desa adalah pondasi utama bagi keberhasilan pembangunan yang merata dan berkualitas," pungkasnya dengan penuh semangat.

0 komentar: