Terkait pelayanan kelistrikan, APM menegaskan bahwa pemadaman yang berulang dan tanpa pemberitahuan jelas sangat mengganggu aktivitas harian warga hingga roda perekonomian daerah. Masyarakat mengharapkan keandalan pasokan listrik ditingkatkan agar tidak lagi merugikan rumah tangga maupun pelaku usaha.
Selain itu, APM juga menyoroti belum optimalnya penyerapan putra-putri daerah di lingkungan PLN Prabumulih. Adisusanto meminta pihak manajemen memberikan porsi yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal yang memenuhi syarat dan kompeten, agar manfaat pembangunan di wilayah ini turut dirasakan warga setempat.
"Kami berharap PLN merespons aspirasi ini secara serius dan membuka ruang komunikasi yang berkelanjutan bersama masyarakat," ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian menyeluruh atas kedua persoalan tersebut. APM menegaskan akan terus memantau dan menyuarakan kepentingan publik, mendorong setiap permasalahan dibahas secara transparan hingga ditemukan solusi yang adil dan memuaskan masyarakat Kota Prabumulih.

0 komentar: