PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR – Mengantisipasi potensi banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah beberapa hari terakhir, Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah meningkatkan langkah-langkah kewaspadaan di berbagai daerah rawan bencana.
Pada hari Senin (26/1/2026) pagi, pihak Polsek Penukal Utara melakukan pemantauan langsung debit air di wilayah hukumnya, sesuai perintah Plh Kapolsek Penukal Utara IPDA Ahmah Kurdi Pratama, S.Sos., M.Si. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut fokus pada lima desa yang dianggap berpotensi terdampak banjir.
Kelima desa yang menjadi sasaran pemantauan adalah Desa Tempirai Induk, Tempirai Utara, Tempirai Selatan, Tempirai Timur, serta Desa Lubuk Tampui. Empat desa dalam kawasan Tempirai Raya terletak di sekitar perairan Danau Padang Tempirai, sedangkan Desa Lubuk Tampui berada di sepanjang aliran Sungai Deras yang kerap mengalami luapan saat musim hujan.
“Setelah melakukan pengecekan langsung ke lapangan, kondisi hingga saat ini menunjukkan seluruh desa dalam keadaan aman dan tidak ada dampak banjir. Debit air juga tercatat cenderung surut, sehingga situasi umumnya kondusif,” jelas IPDA Ahmah Kurdi Pratama.
Pemantauan dilakukan oleh sejumlah personel termasuk AIPDA Fitriawan, BRIGPOL Rico Karnando, dan BRIPTU Irsan, yang masing-masing melakukan pengawasan di wilayah binaan Bhabinkamtibmas masing-masing.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui Plh Kapolsek Penukal Utara, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan tetap menjaga siaga tinggi, terutama di wilayah dataran rendah yang berisiko lebih besar.
“Wilayah Tempirai Raya memiliki kondisi geografis di dataran rendah yang dikelilingi lahan rawa dan Danau Padang Tempirai yang terhubung dengan Sungai Musi serta Sungai Penukal. Sementara Desa Lubuk Tampui berada di bantaran Sungai Deras. Kondisi ini membuat kawasan tersebut memerlukan pengawasan ekstra saat musim hujan tiba,” ujar AKBP Yunar.
Kapolres juga menekankan pentingnya kerja sama antar sektor dalam menghadapi ancaman banjir. “Kami telah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran untuk melakukan pemantauan secara teratur dan melaporkan setiap perkembangan dengan cepat. Selain itu, kami juga mendorong sinergi dengan BPBD Kabupaten PALI dan pemerintah daerah terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan menjamin keselamatan seluruh masyarakat,” tambahnya.
Polres PALI melalui Polsek Penukal Utara menegaskan komitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. “Kami akan terus melakukan pemantauan secara intensif dan siap mengambil tindakan cepat jika terjadi kenaikan debit air yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat maupun mengancam keselamatan mereka,” pungkasnya.

0 komentar: