Rabu, 21 Januari 2026

Lima Desa di Tanah Abang Terdampak Luapan Sungai Lematang, Polres PALI Lakukan Monitoring Berkelanjutan

PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR (PALI) – Meningkatnya debit air Sungai Lematang akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir mendorong Polres PALI untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan patroli intensif di Kecamatan Tanah Abang. Pada Rabu (21/1/2026) pagi, Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., langsung memimpin personel untuk memantau situasi terkini di sepanjang bantaran sungai.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa lima desa mengalami dampak luapan air sungai, yaitu Desa Curup, Sukaraja, Tanah Abang Selatan, Tanjung Dalam, dan Modong. Ketinggian air yang menggenangi wilayah tersebut berkisar antara 5 hingga 105 sentimeter. Sebagai kabar baik, hingga saat ini belum ditemukan korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan.

"Pada pagi hari ini, kita pantau debit air Sungai Lematang kembali naik sedikit, sekitar 5 hingga 10 sentimeter di beberapa titik. Namun kondisi permukiman warga masih relatif aman karena sebagian besar rumah di bantaran merupakan rumah panggung," jelas AKP Arzuan.

Sebagai tindak lanjut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Tanah Abang mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. "Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala dan koordinasi dengan sektor terkait. Bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, segera laporkan jika ada peningkatan debit air yang cukup signifikan," tegas Kapolres.

Polres PALI juga menegaskan komitmen untuk selalu siap memberikan bantuan dan mengambil langkah cepat sesuai dengan perkembangan situasi, serta akan terus menginformasikan setiap perkembangan terkait kondisi Sungai Lematang kepada masyarakat.

0 komentar: