Senin, 16 Maret 2026

Gerakan Pangan Murah Banyuasin Hadir di Kecamatan Sembawa, Bantu Stabilkan Harga Jelang Idul fitri


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

SEMBAWA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah dan Pelayanan Prima Terpadu Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok jelang Idul Fitri, bertempat di Halaman Kantor Desa Lalang Sembawa,Senin (16/03/2026).

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga menggandeng berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk turut meramaikan dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Mewakili  Bupati Banyuasin, Staf Ahli Bupati Salni Fajar menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah dan Pelayanan Prima Terpadu merupakan agenda rutin Pemkab Banyuasin dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat jelang Idul Fitri.

“Agenda ini akan terus kami laksanakan, terlebih menjelang Lebaran, di mana biasanya harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Pemkab Banyuasin berkomitmen untuk menggelar gerakan pangan murah di berbagai desa dan kecamatan se-Kabupaten Banyuasin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin, Masitaliana, S.P., mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang stabil.

“Kami dari Pemkab Banyuasin akan terus berupaya dan berkomitmen untuk bekerja sama dalam menyukseskan gerakan pangan murah ini, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Banyuasin,” katanya.

Salah satu warga Lalang Sembawa, Agus, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat terbantu. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini terus berjalan lancar dan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang stabil,” tutupnya.



*Man*

Sabtu, 14 Maret 2026

Gerakan Pangan Murah Polres Banyuasin: Sinergitas TNI-Polri, Kejari, dan Bulog untuk Stabilkan Harga Beras


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

Banyuasin – Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, Polres Banyuasin menggandeng Bulog Cabang Kanwil Sumsel Babel menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di halaman Pospol Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, pada hari Jumat, 13 Maret 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.H., S.I.K., M.Si., dan turut dihadiri oleh perwakilan TNI dari Babinsa setempat, perwakilan Kejaksaan Negeri Banyuasin, serta Lurah Talang Kelapa.

Hadir pula mendampingi Kapolres, Kapolsek Talang Kelapa beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara TNI-Polri, aparat penegak hukum, dan pemerintah kelurahan dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program Polri untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga beras di pasaran.

"Hari ini kita bersama Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk memastikan masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Ini adalah bentuk sinergitas Polres Banyuasin dengan Bulog dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus bukti kehadiran Polri untuk masyarakat. Kami juga mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari TNI, Kejari, dan pemerintah kelurahan yang turut menyukseskan acara ini," ujar AKBP Risnan Aldino saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Banyuasin bersama Bulog menyediakan beras dalam jumlah cukup dengan harga yang disubsidi, sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga eceran di pasaran. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, mereka berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mendapatkan beras murah tersebut.

Kapolsek Talang Kelapa menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memotong rantai distribusi yang dapat memicu kenaikan harga. "Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah hukum Polsek Talang Kelapa, khususnya sekitar Pospol Kenten, bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang bersahabat. Semoga ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Bulog Cabang Kanwil Sumsel Babel menyatakan apresiasinya atas kerjasama yang solid dengan jajaran Polres Banyuasin serta dukungan dari berbagai instansi. Menurutnya, sinergitas ini sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah, terutama menjelang momen-momen tertentu yang rawan kenaikan harga.

Lurah Talang Kelapa juga menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap gerakan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Perwakilan Kejari Banyuasin yang hadir turut mengapresiasi langkah Polres Banyuasin yang melibatkan berbagai elemen dalam menjaga stabilitas pangan.

Gerakan Pangan Murah di Pospol Kenten pada 13 Maret 2026 ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang rencananya akan dilaksanakan di titik-titik lain di wilayah Kabupaten Banyuasin. Polres Banyuasin berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam aspek ketahanan pangan, demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran seluruh aparat dan instansi, serta terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.



*Man*

Jumat, 13 Maret 2026

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Pangan Murah, 135 Ton Beras Disalurkan Jelang Lebaran


 Realitaterkini.com๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡ 

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di 47 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dalam program tersebut, Polda Sumsel bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 135,5 ton beras kepada sekitar 20.325 warga sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat pagi.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog wilayah Sumselbabel.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memiliki hubungan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang momentum Idul Fitri menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial masyarakat. Karena itu Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sandi Nugroho.

Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Kapolda menjelaskan bahwa pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota.

Di lokasi pemusatan Gudang Bulog Sukamaju Palembang, Perum Bulog menyediakan sekitar 10 ton beras yang dikemas dalam puluhan ribu paket untuk masyarakat.

Setiap pembelian beras juga disertai bonus bahan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula, atau kecap sebagai bentuk dukungan tambahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumselbabel Mersi Windrayani menyampaikan bahwa Gudang Bulog Sukamaju memiliki kapasitas penyimpanan hingga sekitar 21.000 ton beras.

Saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 16.000 ton, serta minyak goreng sebanyak 259.560 liter.

Bulog juga tengah menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 968.499 penerima manfaat di Sumatera Selatan dengan total alokasi sekitar 19.369 ton beras pada periode Februari hingga Maret 2026.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berperan penting dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.

Ia menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus mencegah panic buying di masyarakat.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” ujar Herman Deru.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kebutuhan dasar, termasuk pangan,” kata Nandang.

Melalui Gerakan Pangan Murah yang menjangkau puluhan ribu warga di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Polda Sumsel menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil.


*Man*